Gelar Fazzio Youth Project di Seluruh Indonesia, Yamaha Rangkul Para Generasi Muda

August 15, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Tingginya antusias masyarakat Indonesia yang semakin meluas terhadap Yamaha Fazzio Hybrid-Connected, membuat Yamaha ingin semakin mendekatkan produk unggulan Classy Yamaha melalui aktivitas Fazzio Youth Project (FYP). Aktivitas ini akan diselenggarakan secara nasional secara serempak di seluruh Indonesia mulai bulan Agustus 2022 hingga Oktober 2022.

“Fazzio Youth Project adalah rangkaian aktivitas yang mewakili karakter Yamaha Fazzio Hybrid-Connected sebagai white canvas untuk mendukung kreativitas sekaligus karakter generasi masa kini yang semakin aktif, dinamis, dan akrab dengan dunia digital. Sebagai bentuk apresiasi, Yamaha juga menyediakan beragam hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah untuk para pemenang di seluruh Indonesia. Kami harap melalui rangkaian aktivitas ini dapat memberikan pengalaman menyenangkan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung pembelajaran dan memberikan kesempatan bagi para generasi muda untuk Semakin di Depan dalam berprestasi melalui challenge, edukasi, hingga kompetisi,”ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing – Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Rangkaian aktivitas FYP ini menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia, khususnya para konsumen yang senantiasa memberikan respon positif terhadap Yamaha Fazzio Hybrid-Connected. Dengan gaya berkelas dan karakter masing-masing para konsumen Yamaha Fazzio Hybrid-Connected ditantang untuk membuktikan kehandalan teknologi Blue Core Hybrid serta kecanggihan fitur Y-Connect dengan mengeksplorasi tempat menarik dan berkelas sebanyak-banyaknya, menempuh jarak sejauh mungkin, serta mencari konsumsi bahan bakar paling efisien. Melalui aktivitas yang dikemas dalam Hybrid Digital Challenge ini, para peserta dapat membagikan pengalaman berkendara berkelas bersama keunggulan Yamaha Fazzio Hybrid Connected melalui foto menarik atau video terbaik.

FYP bersama produk Yamaha Fazzio Hybrid-Connected yang melibatkan konsumen generasi muda, termasuk anak sekolah dalam berkreativitas, maka juga diramaikan oleh para pelajar SMA/ SMK di seluruh Indonesia dalam aktivitas Connected High School Contest. Selain memberikan edukasi, juga mengasah pengetahuan para pelajar dengan kompetisi antar pelajar secara nasional dimana para pelajar yang telah mengikuti Yamaha Class dapat mengikuti kompetisi berjenjang mulai dari tahap sekolah, kemudian ke tahap regional, dan mewakili sekolah sekaligus areanya ke tahap nasional. Selain itu, seluruh pelajar sebagai generasi masa kini yang semakin akrab di dunia digital juga dapat menuangkan kreativitas dengan berpartisipasi dalam kompetisi digital antar sekolah.

Yamaha juga menyediakan beragam hadiah menarik untuk para peserta yang berpartisipasi serta hadiah untuk para pemenang FYP dengan total hadiah puluhan juta rupiah*, baik untuk pemenang Hybrid Digital Challenge dan Connected High School Contest.

Aktivitas FYP Hybrid Digital Challenge pertama kali akan hadir akhir pekan ini di kota Jakarta, Bandung, Bali, dan Makassar. Seluruh rangkaian acara FYP ini tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan COVID-19 yang dianjurkan pemerintah, serta menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Bagi peserta yang ingin mengikuti kompetisi atau informasi lebih lanjut mengenai Fazzio Youth Project (FYP) di Kota Anda, dapat mengikuti Instagram resmi Yamaha Indonesia @yamahaindonesia, menghubungi contact centre Yamaha di nomor (021) 2457 5555, atau mengunjungi dealer Yamaha terdekat di Kota kalian. (*/adv)

Pekan Olahraga Perbankan Semarakkan HUT RI dan Pererat Silaturahmi

August 15, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

SAMARINDA – Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) menggelar Pekan Olahraga Perbankan (Porbank). Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-77 dan mempererat silaturahmi antar insan perbankan di Kalimantan Timur

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Ricky P. Gozali, yang juga merupakan Ketua BMPD Kalimantan Timur menyampaikan kegiatan Porbank ini merupakan pelaksanaan Porbank pertama sejak dua tahun vakum karena pandemi COVID-19.

“Selain untuk memeriahkan dan memperingati HUT RI, Porbank diharapkan dapat bermanfaat untuk menjalin kembali kebersamaan dan juga sinergi yang baik dalam mendukung pemulihan ekonomi.” Kata Ricky saat  Opening Ceremony Porbank Tahun 2022 di Lapangan Futsal GOR Sempaja, Samarinda, Minggu (14/8/2022).

Ricky P Gozali mengharapkan peserta Porbank mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan suka cita dan penuh semangat di tengah persaingan yang terjadi. Seluruh peserta juga diminta tetap menjunjung sportivitas selama kegiatan Porbank berlangsung.

Porbank diharapkan dapat membangkitkan bakat dan talenta para insan parbankan dalam bidang seni dan olahraga sehingga bisa mewakili instansi dalam berbagai ajang bergengsi lainnya.

Porbank tahun ini berlangsung dari tanggal 13 Agustus dan puncaknya akan dilaksanakan pada 3 September 2022. Sebanyak 34 kontingen ikut ambil bagian yaitu Kantor Perwakilan BI Provinsi Kaltim, OJK Provinsi Kaltim dan 32 bank di wilayah Kota Samarinda.

Pertamdingan dibagi ke dalam 8 grup yang siap untuk memperebutkan medali pada berbagai cabang perlombaan. Cabang olahraga dan seni yang dilombakan pada Porbank tahun ini diantaranya adalah badminton, futsal, fotografi, smule, pemilihan putra putri BMPD. Berbagai permainan olahraga tradisional dan fashion show yang akan diperagakan pimpinan Perbankan. (*)

Merdeka atau Resesi

August 14, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Emak-emak KKSS Balikpapan tetap semangat menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI

BEBERAPA hari lagi kita merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022.  Angka menarik double 7.  Kata mitos, angka 7 itu angka keberuntungan. Satu saja sudah beruntung. Apalagi kalau 7-nya dua.  Pesohor sepakbola kebanggaan saya, Cristian Ronaldo dan David Beckham di Manchester United juga pakai  kostum nomor 7.

Nabi Muhammad SAW ketika melaksanakan Isra dan Mi’raj sampai ke langit ke-7 untuk menghadap Allah SWT. Jumlah hari kita dalam seminggu juga 7. Ketika kita  melakukan tawaf mengelilingi Kakbah, jumlahnya juga 7 kali. Umat Kristen juga meyakini angka 7. Dalam Alkitab ratusan kali angka 7 disebut.

Terlepas dari itu, hari ulang tahun ke-77 kemerdekaan kita tahun ini penuh makna. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi bahan perenungan. Pertama,  wabah Covid-19 yang belum berakhir. Kedua, di tengah kekhawatiran dunia adanya resesi global.  Ketiga, kita mulai memasuki tahapan Pemilu serentak 2024.

Karena itu tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI diarahkan untuk menjawab ketiga hal yang krusial tadi. “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.” Maksud sederhananya, apa yang kita alami selama dua tahun terakhir berkaitan dengan wabah Covid-19 bisa kita pulihkan lebih cepat lagi. Lalu kita bisa bangkit lebih kuat daripada kondisi sebelumnya.

Kemarin pagi, saya mendengarkan acara TvOne dialog Covid-19. Sang presenter bilang sebenarnya kita sudah capek dan bosan bicara wabah ini. Masyarakat juga memberi kesan sudah cuek. Prokes sudah sangat longgar. Bahkan ada yang sudah lupa.

Tapi fakta menunjukkan angka orang terpapar Covid naik lagi. Putri dan cucu saya di Jakarta baru saja dinyatakan positif.  Meski varian Coronanya tidak seganas Delta,  ada indikasi angka kematian naik lagi. Naik dua digit. Karena itu, ada babak baru lagi dalam vaksinasi. Sudah dibuka vaksin ke-4 setidaknya untuk petugas kesehatan. Padahal vaksin ketiga atau booster pertama saja belum terlalu sukses.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi beralasan vaksin ke-4 atau booster ke-2 dibutuhkan karena masa imunitas vaksin ke-3 atau booster ke-1 hanya bertahan 6 bulan. Jadi sudah waktunya divaksin lagi. Ditambah situasi terakhir sepertinya Covid kambuh lagi.

Kalau Covid bangkit lagi, bagaimana kita mampu cepat pulih? Padahal kita sudah merasakan dampak Covid selama 2 tahun. Tidak kurang 6 juta warga Indonesia yang dinyatakan positif terpapar dan 156 ribu orang kehilangan nyawa. Tidak saja korban manusia,  bahkan ekonomi kita pun sempat lumpuh. Dana pembangunan mau tak mau sebagian besar dihabiskan untuk biaya penanganan Covid.

“Biaya penanganan Covid sangat mahal. Sekitar Rp 200 triliun. Itu pun baru biaya perawatan, belum termasuk vaksinasi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani. Presiden Jokowi memerintahkan semua daerah melakukan refocusing anggaran. Artinya anggaran yang sudah disusun untuk kepentingan berbagai kegiatan pembangunan ditunda dulu. Anggarannya difokuskan dulu untuk kepentingan penanganan Covid.

Banyak ahli ekonomi menyebut pandemi Covid-19 menimbulkan resesi ekonomi yang dahsyat. Dan, baru saja akan pulih pada tahun 2022 ini, tahu-tahunya terjadi lagi perang Ukraina–Rusia yang membawa dampak baru. Pasokan energi dan pangan jadi tersendat, maka gelombang resesi global mulai melanda berbagai negara.

Srilanka sudah tumbang. Presidennya yang bernama Gotabaya Rajapaksa terpaksa kabur ke luar negeri. Ada yang bilang Pakistan bakal menyusul. Sementara Amerika dan Eropa juga mulai resah. Ribuan orang di negeri adidaya itu, tak berdaya melawan kenaikan harga energi dan pangan. Terpaksa mereka minta bantuan ke bank pangan sekadar untuk dapat makan.

Pemerintah dan Bank Indonesia meyakinkan bahwa Indonesia tidak akan jatuh separah  Srilanka. “Kalau ada yang bilang seperti itu, sakit jiwa itu,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Tapi dalam bahasa yang halus, Presiden Jokowi dalam berbagai pertemuan mengingatkan masyarakat untuk hati-hati. Sebab, kelangkaan kontainer, pangan, inflasi dan konflik Ukraina–Rusia memantik berbagai harga terutama BBM, LPG, dan pangan cenderung naik. “Hati-hati,” narasi yang kerap didengungkan Jokowi.

Meski Sri Mulyani, Luhut, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Miranda S Goeltom menyajikan angka-angka yang menunjukkan Indonesia memang bisa bertahan dalam menghadapi gelombang resesi global, toh keresahan rakyat di bawah tak cukup diredam dengan pernyataan itu. Sebab, setiap  masuk ke pasar wajah mereka cemberut.

“Amerika baru saja antrean. Tapi kita sudah lama antrean macam-macam,” kata emak-emak. Bahkan kesannya tak pernah berhenti. Jadi sudah seperti pemandangan sehari-hari kita antre. Mulai antre minyak goreng, LPG sampai antre BBM. “Sekarang antre solar subsidi sampai dua tiga hari,” kata seorang sopir truk besar di Km 15 Balikpapan-Samarinda.

Di tengah ancaman resesi global, kita juga mulai memasuki tahapan Pemilu serentak 2024. Sejak 1 – 7 Agustus mulai pendaftaran parpol. Lalu 14 Desember nanti penetapan parpol peserta Pemilu. Seperti kita ketahui  rilis dari Kemenkumham, ada 75 parpol yang telah berbadan hukum.

Apakah semua lolos verifikasi dari KPU? Kita tunggu saja. Tapi ada yang memperkirakan nantinya parpol peserta Pemilu 2024 tidak akan banyak bertambah dibanding Pemilu 2019, yang diikuti 16 parpol.

Yang kita perlu cermati dengan mata dibuka terang-terang adalah biaya Pemilu 2024. Yang sudah disepakati Pemerintah dan DPR, jumlahnya Rp 110,4 triliun terdiri Rp 76,6 triliun untuk KPU dan Rp 33,8 triliun untuk Bawaslu. Jumlah itu masih mungkin berkembang tergantung situasi lapangan. Belum lagi dana yang bakal dikeluarkan daerah, parpol, dan calon-calonnya.

Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan paslon Pilkada antara 25 sampai 30 miliar untuk jabatan bupati. Kalau pemilihan gubernur bisa ratusan bahkan triliunan rupiah.

Pemilu dan Pilkada serentak 2024, akan dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024 untuk pemilihan presiden dan wapres serta anggota legislatif (DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI dan DPR RI). Sementara tanggal 27 November 2024 untuk pemilihan 514 bupati/wakil bupati serta wali kota/wakil wali kota  serta pemilihan 33 gubernur/wakil gubernur se-Indonesia.

Di saat tidak gampang mempertebal kantong pendapatan negara melalui pajak, devisa dan pinjaman, pada saat yang sama kita juga harus mengeluarkan anggaran ratusan triliun rupiah demi kepentingan Pemilu, yang memang harus kita laksanakan. Ini memang konsekuensi dalam melaksanakan demokrasi dan memilih pemimpin langsung dari rakyat. Karena itu, kata Dirjen Bahtiar, ada dampak positif jika Pilkada tidak dilaksanakan secara langsung.

“JANGAN PILIH YANG BAYAR”

Lalu apa yang mesti kita lakukan dalam menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan ini? Seraya mendoakan para pahlawan bangsa, kita harus benar-benar melakukan berbagai hal sesuai tema HUT, “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.” Setidaknya ada 7 hal yang dapat kita lakukan.

Pertama, kita tetap harus konsisten melaksanakan protokol kesehatan atau prokes. Patuhi anjuran Pemerintah agar kita tetap melaksanakan vaksin booster 1 dan 2. Perilaku hidup bersih dan sehat tetap dibudayakan. Jangan sampai lengah. Apalagi muncul wabah lain, seperti cacar monyet (monkeypox), yang mulai meresahkan dunia.

Kedua,  perekonomian kita harus dijaga dan dijalankan dengan sehat. Spekulasi, manipulasi dan berbagai penyakit ekonomi jangan dibiarkan tumbuh subur. Utang kita jangan bocor, sebab jumlahnya sangat besar. Bayangkan Rp  7.000 triliun. Jadi harus benar-benar dimanfaatkan secara produktif.

Ketiga, Pemilu serentak harus berjalan lancar dan jurdil. Mereka yang terpilih adalah orang-orang yang berintegritas. Jangan terus dikembangkan semangat “pilih yang bayar.” Harusnya politik tanpa mahar. Sudah banyak pengalaman, belakangan kita menyesal gara-gara memilih karena “seratus atau dua ratus ribu rupiah.” Akibatnya, ada pemimpin yang merasa jadi raja. Soalnya dia bayar. Penggunaan anggaran harus hemat dan bersih. Jangan ada perpecahan. Karena mahal biaya pemulihannya.

Keempat, penyakit pembangunan lainnya harus dikikis. Jangan ada pemborosan dan manipulasi. Birokrasi harus berjalan bersih dan profesional. Tidak KKN, tidak berbelit-belit. Semua orang sakit hati, termasuk yang pernah diungkapkan Presiden Jokowi bagaimana rumitnya kalau berurusan soal  perizinan.

Kelima, harus kita rawat betul semangat persatuan dan kesatuan. Semangat bhineka tunggal ika harus benar-benar dipegang. Jangan hanya manis di bibir. Sebab, saat ini kita mudah sekali mencaci orang lain. Seakan negeri ini bebas dan tidak punya moral dan etika. Apalagi di zaman mudah main HP dan medsos.

Keenam,  kita jaga dan kawal betul anak cucu menjadi generasi penerus yang andal dan hebat. Zaman cepat sekali berubah dan menuntut orang-orang yang cerdas. Anak-anak kita kita jangan sekadar asyik di Citayam Fashion Week saja. Tapi harus juga bisa di Citayam Techno Week. Kemajuan teknologi sekarang bisa melebihi kemajuan berpikir manusia.

Ketujuh, jangan lupa terus berdoa dan berikhtiar. Sebagai umat beragama, kita meyakini doa kepada Tuhan Yang Mahakuasa bisa mengabulkan semua harapan kita. Tentu sambil berusaha semaksimal mungkin. Doa bisa menghindarkan kita dari berbagai marabahaya.

Mari kita merenung di Taman Makam Pahlawan. Jutaan syuhada terbaring di sana. “Aku yang terbaring di sini. Tak bisa bilang apa-apa. Tinggal kau yang memilihnya. Merdeka dan maju, atau terus dilanda Covid atau  Resesi.”(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Pemasangan Interkoneksi Header Pompa, Pelanggan Terdampak

August 14, 2022 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda dijadwalkan akan melakukan pemasangan Interkoneksi Header Pompa baru serta pemasangan Panel Pompa dan perubahan jalur kabel di intake Loa Bakung.

Direktur Teknik Ali Rachman didampingi Asisten Manager Kesekretariatan dan Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda Sendya Ibanez menyampaikan kegiatan tersebut akan dilakukan mulai pukul 08.00 Wita, Senin, (15/8/2022).

“Karena pekerjaan tersebut produksi air bersih khususnya di wilayah Loa Bakung akan dihentikan  hingga pekerjaan selesai,” kata Sendya Ibanez.

Wilayah yang terdampak antara lain Jalan Jakarta, Jalan Padat Karya Ujung, Jalan Manunggal, Jalan Teluk Ambulung, Jalan Flamboyan, Jalan Ir Sutami, Perumahan Carpotec dan Jalan Rapak Indah.

Sendya menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Ia mengimbau kepada masyarakat pelanggan untuk menampung air bersih sebelum penghentian produksi air akibat pemasangan pompa baru.

Untuk info dan gangguan, masyarakat dapat melakukan pelaporan dengan menghubungi contact center di hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536. (*/adv)

Kenalkan Kuliner Samarinda lewat Vlog, Cak Utha Ingin Bantu Lariskan Pedagang UMKM

August 14, 2022 by  
Filed under Profile

Tarunajaya Utama Putra (Cak Utha) saat beraksi di depan kamera. (ist)

SAMARINDA – Menjadi content creator di YouTube merupakan tren beberapa tahun belakangan. Lakon tersebut turut dijajal Tarunajaya Utama Putra, warga Ibu Kota Kaltim yang mengaku mencintai kuliner dan wisata khas Samarinda.

Lelaki yang akrab disapa Utha itu memulai mengunggah video di YouTube pada 2020 lalu dengan nama channel Cak Utha. Awalnya, ia membuat dua tema konten. Yakni podcast dan kuliner. Namun, menurut temannya, lebih baik fokus pada satu niche konten saja. Jika dicampur nanti YouTube bingung mau men-suggest-kan video kita ke penonton yang seperti apa. Kemudian saya putuskan fokus pada konten kuliner saja,” ucapnya saat diwawancara media ini beberapa waktu lalu melalui sambungan seluler.

Ia menyebut, Samarinda ini kaya akan kuliner yang enak dan variatif. Makanya Utha yakin tak akan kehabisan konten. Hal ini pun sejalan dengan tujuan ia membuat konten di dunia maya. Lelaki berbadan kekar ini ingin memperkenalkan wisata dan kuliner yang ada di Kaltim, terutama Samarinda supaya dapat lebih mendunia. Sebab internet merupakan area tanpa batas yang bisa diakses siapapun dan kapanpun juga. “Cukup ke Samarinda sudah bisa serasa keliling dunia. Maksudnya, hampir semua makanan dari Sabang sampai Merauke ada di Samarinda. Makanan Eropa dan Timur Tengah ada pula di sini. Video saya semoga menjadi referensi kulineran murah, enak, dan mantap di Samarinda bagi para turis,” papar lelaki yang bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Perhubungan Samarinda itu.

Untuk memproduksi video, ia hanya mengandalkan smartphone android yang dilengkapi microphone clip on kabel. Kemudian video disunting dengan aplikasi Kinemaster.

Dalam kontennya, Utha kerap mengungkap warung makan yang terpencil tapi ternyata masakannya enak, yang dalam istilah sekarang hidden gems. “Selain memperkenalkan kuliner Samarinda, juga ingin membantu memperkenalkan dan melariskan UMKM di Samarinda,” lanjutnya.

Namun perjalanannya sebagai vlogger pemula tentu tak selalu berjalan mulus. Pada saat pertama kali membuat video, ia mengaku sangat gugup dan malu. Ia kerap merekam melalui smartphone dari jarak 8 meter dan secara diam-diam dari warung.

“Saya takut mengarahkan kamera smartphone langsung ke wajah narasumber. Kalau mau bikin video harus cari waktu saat warung masih sepi. Tak berani bicara nyaring saat bikin video di depan orang banyak,” ungkapnya.

Setelah banyak berdiskusi dengan teman, saudara, dan istri, Utha menyimpulkan, kalau serius mau menjadi content creator, maka percaya diri adalah sebuah keniscayaan. Perlahan-lahan ia membangun kepercayaan dirinya. Hingga dalam beberapa bulan kemudian ia sudah menemukannya celahnya. “Intinya kalau mau percaya diri ya perbanyak bikin vlog saja, dan jangan lupa berdoa,” urainya.

Meski demikian, secara teknis lapangan ia mengaku kerap mengalami kendala. Semisal penolakan dari si pemilik warung. Kata Utha, penolakan itu lantaran si pemilik warung menolak karena takut warungnya bakal viral dan antre panjang.

Saat ini, channel YouTube-nya ada sebanyak 1.000 lebih subscriber dengan total 100 ribu lebih views. Untuk mencapai angka itu, ia mengaku butuh waktu setahun. Pertumbuhan channel-nya lambat, karena ia jarang upload. Dari 1.000 subscriber itu, penghasilannya masih 13 USD. Namun ia mengaku tak berfokus pada nominal uang dari adsense YouTube.

“Supaya subscriber channel saya naik, harus rajin upload, bikin thumbnail yang menarik, dan membuat judul yang bikin penasaran,” tuturnya.

Dari keseluruhan video yang telah di-upload, Balikpapan dan Tenggarong adalah lokasi syuting vlog kuliner terjauh baginya. “Ke Tenggarong meliput martabak India yang legend, di Balikpapan meliput bakso yang legend dan nasi kuning hidden gems,” kata Utha.

Menyantap berbagai jenis kuliner bukan berarti enak semua. Utha mengaku setiap mendapati makanan yang tak enak, ia tidak meng-upload video tersebut. “Prinsip saya, kalau makanannya tak enak, cukup tinggalkan saja. Diam, jangan kita kritik lalu disebar ke medsos. Saya tak tega melakukan itu. Bisa merusak rejeki orang. Makanya, yang masuk di channel YouTube saya pasti yang enak,” selorohnya. (hdd)

« Previous PageNext Page »

  • vb