Gadaikan Mobil Rental, Ajiran Ditangkap di Samarinda

August 3, 2022 by  
Filed under Berita

BATU– Menipu dengan berpura-pura menyewa mobil rental kemudian menggadaikan, Ajiran (23) asal Pujon Kabupaten Malang berhasil di tangkap Polres Batu di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin SIK menyebutkan perburuan tersangka setelah melakukan koordinasi dengan Polda Kaltim dan tersangka berhasil dibekuk di Samarinda. Ada mobil yang berhasil digadaikan pelaku.

“Modus pelaku, berpura-pura menyewa mobil rental untuk keperluannya, lalu ia sewakan atau gadaikan ke orang lain,” ujar Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin saat konferensi pers di Mapolres Batu, Rabu (3/8/2022).

Dari aksi yang dilakukan oleh pelaku dalam kurun waktu Januari sampai Maret 2022 ada 9 korban yang sudah melapor, dengan nilai kerugiannya mencapai sekitar Rp28 juta.

Setiap pemilik kendaraan rental menanyakan mobilnya, pelaku  berjanji segera mengembalikan dan membayar masa sewanya.

“Tapi janji pelaku tak pernah ditepati, para korban berupaya menghubungi tidak ada respons maupun jawaban dari pelaku hingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini kepada polres batu,” ungkap Kapolres.

Disebutkan, pelaku sempat kabur dan  diburu tim reskrim Polres Batu,  akhirnya berhasil diamankan oleh petugas di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengumpulkan barang bukti 6 mobil antara lain 3 Daihatsu Sigra, 2 Daihatsu Xenia, dan 1 Grand Max.

“Akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 378 dan 372 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” Pungkas Oskar. (buang supeno)

Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Plafon SMPN 1 Sangatta Utara

August 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Yulianus, bersama dua anggota dewan lainnya, Ramadhani dan Yan ketika melakukan pengecekan plafon yang jebol di SMPN 1 Sangatta Utara. (ricky)

SANGATTA– Setelah mendengar informasi terkaiT rusaknya plafon di ruangkan gedung SMPN 1 Sangatta Utara, Komisi D DPRD Kutim tidak begitu percaya sepenuhnya, sebelum melihat secara langsung. Dan, hal ini dibuktikan tiga anggota DPRD saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (2/8/2022) di sekolah lanjutan pertama yang dinilai cukup favorit di masyarakat tersebut.

“Ternyata benar, plafon di ruang sekolah jebol. Saya juga heran. Sekolah favorit, namun sebagian ruangnya memprihatinkan. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, jika secepatnya ditangani dengan baik,” kata Yulianus Palangiran, usai menyaksikan plafon yang jebol di SMPN 1 Sangatta Utara itu.

Dia meminta Pemkab Kutim, dalam hal ini Dinas Pendidikan selaku instansi teknis, untuk mengambil langkah cepat memperbaiki kondisi tersebut. Pihaknya ikut prihatin dan bertanggung jawab selaku wakil rakyat. Sebab, dunia pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun DPRD.

Politikus Partai Demokrat itu menyebut, setiap warga negara termasuk para siswa berhak memperoleh  hak yang sama dalam pendidikan, termasuk siswa SMPN 1 Sangatta Utara. Sehingga sarana dan prasarana penunjang yakni gedung sekolah sudah selayaknya juga diperoleh yang baik.

Hal itu kata Yulianus, supaya sejalan misi Kabupaten Kutim terkait pendidikan yakni “Kutim Cemerlang” (Cerdas, Merata dan Prestasi Gemilang).

“Untuk menuju kesana diperlukan daya dukung pendidikan yang memadai. Termasuk gedung sekolah yang layak dan sarana maupun prasarananya juga harus baik, sehingga siswa nyaman dan tenang saat menimba ilmu di sekolah,” terang Yulianus. (adv)

Faisal Dukung Rencana Pembangunan Stadion Mini di Desa Bumi Rapak

August 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Faisal Rachman

SANGATTA– Turnamen sepakbola yang digelar di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), Kaltim dinilai memiliki dampak positif. Selain memunculkan pemain berbakat juga menjadi hiburan masyarakat setempat.

Yang menarik adalah, rencana Kepala Desa Bumi Rapak Padil Hidayat, ingin membangun stadion mini di desanya yang berstandar internasional. Modal awal rencana pembangunannya menggunkan Dana Desa (DD).

Langkah itu juga memperoleh respon positif Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, ketika membuka turnamen sepakbola di desa tersebut. “Saya menyambut baik rencana itu, sehingga akan membuat olahraga sepakbola di desa ini makin maju,” kata Ardiansyah.

Demikian juga anggota DPRD Kutim Faisal Rachman menyambut baik rencana Kades Bumi Rapak tersebut.  Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sangat mendukung rencana Kades Bumi Rapak yang bakal membenahi lapangan bola untuk menjadikan stadion mini dengan standar internasional.

“Tujuannya desa itu memiliki ikon seperti desa-desa lainnya. Ini merupakan gagasan bagus dan perlu didung semua pihak,” tambah Faisal yang juga sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kutim ini, Rabu (3/8/2022).

Apalagi katanya, Bupati juga sudah berjanji mendukung bakal dikomunikasikan. Tahap awal Kades sudah berencana dukungan dana melalui anggaran DD sebagai penggerak awal.

Mengenai turnamen sepakbola yang sedang dilaksanakan di Desa Bumi Rapak itu,  Faisal mengatakan, sangat mendukung. Sebab, kegiatan ini merupakan wadah untuk mencari pemain bola berbakat dari desa.

“Tidak menutup kemungkinan, akan muncul pemain bola dari desa menuju ke jenjang yang lebih luas, seperti tingkat kabupatan, bahkan bisa menjadi pemain nasional,” kata Faisal.

Terkait turnamen sepakbola yang saat ini sedang dilaksanakan,  Kades Bumi Rapak Padil Hidayat mengatakan, diikuti delapan klub sepak bola dari perwakilan masing-masing desa. Kegiatan itu berlangsung selama 11 hari, mulai 1 sampai 11 Agustus 2022. Tujuan dihelatnya pertandingan ini sebagai penyaringan atlet-atlet muda berbakat yang bakal mengikuti Bupati CUP nanti, sekaligus memeriahkan HUT ke 77 kemerdekaan RI.

“Hiburan masyarakat cuman satu yaitu olahraga. Karena dengan olahraga anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang negatif,” ucap Padil.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan kontribusi dalam turnamen ini. Terutama yang telah memberikan doorprize dan dukungan lainnya.(adv)

Pak Imdaad yang Mengajak Saya

August 3, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PUKUL 02.00 dinihari saya terbangun. Ada sepotong WA masuk ke HP saya. Ternyata kabar duka dari Jakarta. “Telah berpulang ke Rahmatullah, ayahanda H Imdaad Hamid bin Kadir Hamid pukul 00.30 WIB. Semoga diampuni dosa-dosanya. Aamiin.”

Kabar duka itu datang dari putra almarhum, Muhammad Dimyathie Riza disertai foto dirinya bersama sang ayahanda. Kabar terbaru jenazah diterbangkan dari Jakarta Rabu ini pukul 11.00 WIB dan tiba di Balikpapan sekitar pukul 14.00 Wita. “Jenazah disemayakamkan di rumah duka Jl Bhayangkara (Jalan Wiluyo Puspoyudho, samping kantor wali kota) dan selanjutnya ba’da Ashar disalatkan di Masjid Agung At Taqwa sebelum diberangkatkan ke pemakaman,” kata salah seorang kerabat almarhum.

Pak Imdaad meninggal dalam usia 78 tahun. Ia dilahirkan di Tenggarong, 5 Juli 1944. Istri beliau, Aji Syarifah Fauzan Azimah Hanum lebih dulu tiada. Buah perkawinan mereka, selain Riza, juga Mirza Imada Zulfhiqar, Nurfhareza Mu’thia Felayathie, dan Qamara Fathasya Naazila.

Ucapan dukacita sejak dinihari sudah ramai di media sosial. Pak Imdaad salah seorang pemimpin daerah yang banyak dikagumi. Dia sempat menjadi sekretaris daerah era Pak Tjutjup Suparna. Lalu berlanjut menjadi wali kota Balikpapan dua periode, sejak 2001 sampai 2011 setelah sebelumnya menjadi Asisten IV Gubernur.

Sekitar 4 jam sebelum mendengar kabar tersebut, saya sempat memperbincangkan Pak Imdaad dengan Gubernur Kaltim Isran Noor. Kebetulan saya bertemu Pak Isran yang menginap di Hotel Gran Senyiur. Selain Pak Imdaad, kami juga menyinggung Pak Awang Faroek. Kedua tokoh ini sama-sama kelahiran Tenggarong dan  menjadi pemimpin daerah yang layak diteladani. Visinya sangat maju ke depan. Punya semangat tinggi memajukan daerah.

“Innalillahi wa inna ilayhi raaji’uun, kita kehilangan tokoh kharismatik daerah yang banyak jasanya. Kita memberi hormat kepada almarhum seraya berdoa semoga Allah SWT menerimanya dalam keadaan husnul khatimah,” kata Isran setelah menerima kabar duka itu.

Pak Imdaad pencetus konsep Balikpapan Madinatul Iman. Kota modern, yang tetap agamis. Juga terinspirasi dari Piagam Madinah yang digagas Nabi Muhammad SAW. Kota yang mewadahi semua suku bangsa dan agama, yang hidup berdampingan dengan nyaman dan harmonis.

Selain itu, Pak Imdaad juga kepala daerah yang pro-lingkungan. Kebun Raya Balikpapan, enklosure beruang madu di Km 23, sekolah mangrove, Waduk Manggar, kota bersih, Adipura, dan Kalpataru adalah bagian pencapaian beliau.

Pada pemilihan gubernur Kaltim tahun 2013, Pak Imdaad sempat maju bersama Ipong Muchlissoni lewat jalur independen. Walau tidak berhasil, toh suara yang diraihnya sangat signifikan. Terpilih sebagai gubernur waktu itu adalah Pak Awang Faroek Ishak bersama Pak Mukmin Faisyal.

Sebelum Pak Imdaad, beberapa waktu lalu  kita juga kehilangan dua tokoh daerah lainnya. Yaitu Pak Hermain Okol, mantan sekda dan Plt Wali Kota Balikpapan (1989-1991) dan Pak Chaidir Hafiedz, yang pernah menjabat bupati Kutai dan wakil gubernur Kaltim.

SUDAH LAMA

Saya mengenal Pak Imdaad sudah lama. Dia senior saya di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, kampus Flores  Samarinda. Dia sempat menjadi dosen di sana. Adik beliau, Maruji Hamid yang lebih dulu tiada, satu angkatan dengan saya.

Komunikasi saya lebih intensif lagi ketika Pak Imdaad menjadi kepala Biro Humas Pemda Kaltim pada awal 1986. Waktu itu saya sudah menjadi wartawan, sehingga sering mewawancarai. Dia menjadi juru bicara yang andal di era Gubernur H Soewandi.

Setelah itu dia dipromosikan menjadi sekda Balikpapan selama 7 tahun. Sempat ditarik menjadi asisten di kantor gubernur dan  akhirnya menjadi wali kota. Bersamaan dengan itu, saya juga menyusul pindah ke Balikpapan menjadi pemimpin redaksi SKH ManuntungG (Kaltim Post). Jadi komunikasi intensif terbangun kembali.

Pak Imdaad suka bermain tenis. Kebetulan saya punya hobi yang sama. Kami sering bermain bersama. Ramai juga bermain dengan beliau. Namanya olahraga, semua mau menang. Di bulan puasa pun, terkadang kita tetap bermain tenis. Saya mengusulkan stadion tenis kita dinamai Stadion Tenis Imdaad Hamid atau bisa juga Stadion Persiba Batakan. Itu dibangun pada era Pak Imdaad.

Menjelang pemilihan wali kota periode kedua, tahun 2006, pasangan Pak Imdaad – Mukmin Faisyal berpisah di detik terakhir. Melalui CEO Kaltim Post Pak Zaenal Muttaqin,  secara mendadak Pak Imdaad meminta saya untuk mendampingi.

Itulah ceritanya sampai saya masuk ke pemerintahan. Dari wakilnya Pak Imdaad sampai menjadi wali kota dua periode. Saya benar-benar banyak belajar dari Pak Imdaad. Beliau benar-benar menguasai ilmu pemerintahan dan mengawal Balikpapan menjadi Kota Madinatul Iman, yang nyaman dihuni. Saya tak pernah berselisih paham dengan beliau. Nyaman sekali dalam menjalankan tugas.

“Dalam memimpin dan membangun kita harus amanah. Juga harus dekat dengan rakyat. Punya visi ke depan. Kota ini harus menjadi contoh bagi kota-kota lain,” begitu sebagian pesan Pak Imdaad kepada saya ketika saya meneruskan kepemimpinannya.

Saya bertemu Pak Imdaad terakhir kali beberapa bulan lalu ketika beliau pulang beberapa minggu ke Balikpapan. Walau suaranya kecil dan didera penyakit, tapi dia sempat tertawa ketika saya ceritakan hal-hal yang lucu. Saya ingatkan juga ketika bermain tenis saya mengalahkan Pak Imdaad dengan cara meneror wasit. Pak Imdaad tersenyum. Senyum seseorang yang husnul khatimah. Selamat jalan Pak Imdaad. Kullunafsin dzaiqotul maut. (*)

Makin Marak, Petualangan Outdoor Modern Lifestyle Gunakan Motor Sport Heritage Yamaha XSR 155

August 3, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Berkendara sepeda motor saat ini telah menjadi bagian dari lifestyle yang mengekspresikan kecintaan biker terhadap hobi maupun sebagai cara menikmati hidup bepergian ke tempat-tempat yang menyenangkan. Menggunakan motor stylish dengan banyak keunggulan sangat mendukung dalam memenuhi kebutuhan tersebut sehingga semakin enjoy menjalani kegiatan yang disukai.

Motor yang memadukan style retro dengan fitur dan teknologi modern yang kini digemari adalah XSR 155 yang sangat cocok untuk mendukung lifestyle pengendara, sehingga menjadi pilihan tepat bagi biker berkendara untuk gaya hidup. Salah satu aktivitas yang kerap dilakukan terkait hal tersebut adalah naik motor XSR 155 ke berbagai lokasi outdoor bernuansa alami. Motor sport heritage Yamaha ini terbukti mampu menambah keseruan pengalaman berkendara para pecinta aktivitas outdoor, karena dibekali banyak keunggulan yang mendukung kegemaran mereka tersebut. Selain itu tentunya kian meningkatkan lifestyle yang dibutuhkan dalam aktualisasi diri di dunia otomotif roda dua.

Seperti yang dilakukan oleh Gianjar Saribanon dan Hedi Rusdian sebagai pendiri BBQ Mountain Boys yang gemar beraktivitas di outdoor sebagai bagian dari lifestyle mereka. Kerap menyatu dengan alam, keduanya juga suka berpetualang menggunakan sepeda motor agar perjalanan terasa semakin nikmat. Dua pria asal Bandung itu lantas mencoba berkendara dengan motor XSR 155 untuk menjelajahi keindahan alam. Mereka menyusuri daerah Sukawana di Lembang Bandung, lalu sampai di Telaga Warna yang menyuguhkan hamparan pemandangan hijau.

BBQ Mountain Boys adalah lifestyle brand yang dibentuk oleh Gianjar Saribanon dan Hedi Rusdian untuk mengekspresikan kecintaan mereka terhadap dunia outdoor modern. Aktivitas mereka tersebut dipublikasikan di YouTube channel BBQ Mountain Boys. Mereka juga dikenal sebagai farmers (petani) kopi, pemilik restoran dan content creator yang telah menarik banyak fans dari Inggris, Amerika Serikat dan Jepang. Serta telah menjamu para selebriti lokal, chef, mixologists, dan band-band Indonesia ke kabin mereka di Lembang untuk berbagi pengalaman gaya hidup outdoor modern.

Yang terbaru, Gianjar Saribanon dan Hedi Rusdian pun ingin membagi cerita lain mengenai perjalanan mereka memakai XSR 155. Kegiatan outdoor favorit mereka kian asyik didukung keunggulan motor sport heritage Yamaha itu yang hadir menjadi pilihan tepat di masa modern ini. ”Selain naik motor XSR 155 bareng Hedi, saya juga pakai XSR 155 ke Sukabumi dan Kabupaten Bandung. Secara feeling pakai motor ini enak, dengan kapasitas mesin 155cc bertenaga terutama putaran bawah motor ini asyik. Riding di malam hari dari Sukabumi ke Bandung terbantu dengan lampu motor yang terang. Secara umum XSR 155 sudah mendukung keinginan saya untuk berkendara jarak jauh dan di jalanan gravel seperti di area Sukawana dan Telaga Warna. Lalu kehadiran XSR 155 terkait trend motor retro ada di era modern ini, menurut saya trend selalu berputar, kembali ke titik dimana orang-orang mencari model yang hits tapi tetap menyukai model-model heritage bahkan merombak motor modern dengan look yang lama. Di lingkungan dekat saya, rekan-rekan yang suka motor lebih sering merubah motor baru untuk tampil vintage. Jadi, melihat hal ini XSR 155 merupakan motor model retro yang cocok buat masa sekarang,” papar Gianjar Saribanon yang akrab disapa Gia.

 

Sementara itu, Hedi Rusdian juga mengungkapkan impresi positif mengenai XSR 155 yang mewakili karakter dia. ”Saya suka motor retro, ketika pakai XSR 155 secara fashion dan lifestyle cocok merepresentasikan personality saya, karena motor ini juga kombinasi desain retro dan fitur-fitur modern. Bagi saya keyword utama motor ini adalah kenyamanan, termasuk buat perjalanan jauh. Saat dibawa ke medan gravel bebatuan besar, motor ini bisa beradaptasi dengan baik. Untuk trek gravel seperti yang kami lewati, motor ini cukup friendly. Kehadiran XSR 155 di jaman modern ini dapat menjadi opsi buat biker yang ingin riding dengan lifestyle mereka. XSR 155 sesuai buat berkendara motor yang stylish, sejalan dengan dunia motor yang sudah berkembang ke fashion juga misalnya penggunaan outfit saat riding. Bagi saya, XSR 155 lebih ke kontemporer (masa kini), bisa mengekspresikan semua tentang city lifestyle dan outdoor lifestyle. Dan buat yang suka modifikasi motor, XSR 155 ibaratnya blank canvas (kanvas kosong) bagi orang-orang untuk berkreasi karena motor ini keren untuk dimodifikasi,” tutur Hedi Rusdian.

Pengalaman mengendarai XSR 155 yang memberikan kegembiraan bagi Gianjar Saribanon dan Hedi Rusdian memberikan kesan yang berbeda dalam menjalani hobi berpetualang di alam. Untuk melihat keseruan petualangan mereka bersama XSR 155, bisa kalian saksikan di link berikut : https://www.youtube.com/watch?v=DlpSYL3Y-yQ&t=638s

« Previous PageNext Page »

  • vb