Jangan Lupa Belimbur

September 30, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Acara belimbur sebelum Covid sebagai simbol penyucian diri

JANGAN lupa datang ke Tenggarong, Minggu (2/10) besok. Erau Adat Pelas Benua 2022 yang sudah berlangsung 14 hari memasuki puncaknya. Ada upacara turun naga ke Sungai Mahakam dilanjutkan ritual belimbur, yaitu acara siram-siraman. Pasti Seru dan berkesan.

“Belimbur juga menandai ditutupnya  pesta Erau sebagai upacara adat di Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura,” kata Sekretaris Kesultanan  Awang Yacoub Luthman.

Beberapa warga yang pernah mengikuti acara belimbur mengaku punya kenangan dan kebahagiaan sendiri berbasah ria. Maknanya sangat dalam. “Memang belimbur dimaksudkan penyucian diri agar kita dijauhkan dari berbagai macam penyakit dan mara bahaya,” tambah Awang Yacoub.

Sesuai dengan jadwal, sedikitnya ada 5 kegiatan adat yang berlangsung Minggu besok mulai pukul 10.00. Diawali dengan Ngalak (pengambilan) air tuli di  Desa Kutai Lama, Anggana. Lalu diteruskan dengan Ngulur Naga, Beumban, Begorok, Sultan Turun ke Tangga Titi dilanjutkan belimbur.

Malam hari masih berlangsung acara di Keraton. Mulai bapelas, pemberian gelar, dan penampilan tarian keraton. Meski acara erau sudah ditutup, Senin (3/10) pagi masih ada satu acara lagi, yaitu merebahkan tiang kayu.

Perlu diketahui, Kutai Lama adalah desa legendaris dalam perjalanan sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara dengan raja pertamanya Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325). Pada abad XVI Kutai Kartanegara menjadi kerajaan Islam setelah raja ke-6, Aji Mahkota dan putranya Aji Pangeran Dilanggar (raja ke-7) memeluk agama Islam.

Pada abad XVII Kerajaan Kutai Kartanegara berganti nama menjadi Kerajaan atau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai hasil peleburan dua kerajaan setelah raja ke-8, Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa (putra Aji Dilanggar) berhasil menguasai Kerajaan Kutai Martadipura, kerajaan Hindu tertua yang berdiri sejak abad V di Muara Kaman.

Sampai sekarang Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tetap eksis. Penobatan sultan dilakukan lagi. Ini berkat gagasan yang dibangun oleh Bupati Kutai Drs H Syaukani Hasan Rais pada tahun 1999.

Karena itu pengambilan air tuli atau air suci  dari Kutai Lama, Anggana dianggap penting bagi keberkahan warga Kutai. Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Pangeran Aji Muhammad Arifin akan menyiramkan air tuli kepada tokoh dan warga menandai dimulakannya adat belimbur.

Mengingat banyaknya warga termasuk wisatawan yang datang dan memenuhi halaman Museum Mulawarman, maka ritual belimbur dibantu semprotan air yang dilakukan petugas damkar dengan menggunakan mobil penyemprot air.

Panitia biasanya mengingatkan warga agar acara belimbur berlangsung lancar dan khidmat, maka tidak boleh menggunakan air yang kotor atau air yang dapat membahayakan warga lainnya. “Mereka yang disiram air memang tidak boleh marah, tapi kita semua juga harus menjaga etika dan kesopanan,” kata Alvionita Budiaris,  Duta Wisata Kukar 2021.

Ia juga mengingatkan kepada semua tamu dan warga yang mengikuti acara belimbur, agar barang-barang berharga dan peka dengan air seperti telepon genggam disimpan dengan rapi dan aman, sehingga tidak terjadi hal yang merugikan.

MENGULUR NAGA

Sebelum dilaksanakan belimbur, Sultan Kutai bersama Bupati Kutai Drs Edi Damansyah dan pejabat lainnya akan memimpin upacara mengulur naga. Ritual  yang penuh suasana  magis ini tentu menjadi tontonan menarik.

Ngulur Naga ke Sungai Mahakam

Dua ekor replika naga berwarna-warni yang sudah disemayamkan tujuh hari tujuh malam  akan digotong oleh 17 laki-laki yang berpakaian adat Kutai menuju Sungai Mahakam, yang ada di depan keraton dengan dipimpin Dewa Belian sambil membawa perapen.

Naga yang menggunakan ketopong atau mahkota itu, diiringi pula oleh empat pangkon laki dan empat pangkon bini serta seorang pembawa molo atau guci guna mengambil air tuli. Di setiap sisi kiri dan kanan, ada pula prajurit pengawal yang membawa tombak.

Setelah Dewa Belian melaksanakan upacara ritual, naga yang dibawa dengan arak-arakan kapal akan ditenggelamkan. Di bagian kepala dan leher yang terdapat kalung harus dipotong oleh pengiring. Kemudian bagian ekornya dibawa kembali ke keraton dan disemayamkan untuk mengulur naga pada setahun yang akan datang.

Dalam acara pembukaan, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi dan Bupati Edi Damansyah mengajak masyarakat untuk menyaksikan acara Erau 2022, erau pertama setelah dua tahun tak bisa dilaksanakan akibat wabah Covid-19. “Jadikan ini momentum untuk tahun kunjungan wisata Kaltim dan Kukar,” kata Wagub.

“Etam semua siap menyambut setiap tamu dan wisatawan yang datang ke Tenggarong,” kata Alvionita dan teman-temannya. Tunggu apa lagi, segera datang ke Kota Raja. Cuma sehari maha.(*)

 

*) Rizal Effendi

– Wartawan Senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Polres Batu Sosialisasi Ops Zebra 2022

September 29, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Jajaran Satlantas Polres Batu  menggelar  acara ‘Sosialisasi Ops Zebra 2022’ bertempat  di Jalan Diponegoro, No.1, Temas, Kota Batu, depan Mall Batos, Kamis (29/9/2022).

Sosialisasi dilakukan Kasat Lantas AKP Lya Ambarwati dan Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin beserta jajaran Satlantas Polres Batu dengan membagikan selebaran kepada pengendara roda dua dan empat yang berisi himbauan adanya operasi Zebra Semeru 2022.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menyebutkan operasi Zebra 2022 menitikberatkan pada  beberapa tindakan pelanggaran lalu lintas diantaranya pengendara dan penumpang sepeda motor wajib menggunakan helm SNI. Kemudian, pengguna lalu lintas wajib mematuhi rambu lalu lintas, dilarang keras melawan arus. Pengemudi juga dilarang menggunakan handphone saat berkendara, dilarang berkendara dibawah pengaruh alkohol dan narkoba, dilarang berkendara melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.  Anak-anak dibawah umur dilarang mengendarai kendaraan bermotor, pengendara R4 atau lebih wajib memakai Safety belt/sabuk pengaman, sepeda motor tanpa kereta samping dilarang membawa penumpang lebih dari 1 (satu) orang.

“Tindakan yang kami kenakan pada para pelanggar ketentuan rambu-rambu lalu lintas tentunya mengedepankan tindakan dengan pola humanis dan persuasif, selain tindakan langsung dari anggota juga melalui ETLE,” tutur AKBP Oskar.

Disebutkan dari hasil evaluasi angka pelanggaran masih banyak di 7 jenis pelanggaran tersebut.

“Terkait jumlah angka kecelakaan terbanyak didominasi oleh berkendara dengan melebihi batas kecepatan yang telah ditetapkan, sehingga dengan adanya Operasi Zebra ini diharapkan dapat menekan atau mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

AKBP Oskar berharap, dengan adanya giat acara operasi zebra ini angka fatalitas lakalantas dapat berkurang, “Sosialisasi ini sekaligus juga kami mengimbau dan berpesan, jagalah keselamatan/kenyamanan berkendara baik pada diri sendiri, orang lain maupun keselamatan dan kenyamanan bersama,” Lanjutnya.

Kasat Lantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati menyebutkan operasi zebra 2022 mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Presisi”.  Kegiatan itu akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tangal 3 sampai dengan 16 Oktober 2022 di seluruh wilayah Indonesia

Kasat Lantas menyebutkan data kecelakaan Lalulintas di wilayah hukum Polres Batu sejak 1 Januari sampai 28 September 2022 sebamyak 193 kasus dengan korban meninggal 33 orang, Luka berat 1 oramg dan luka ringan 234 orang. Kerugian material Rp357 Juta.

Jumlah laka lantas yang terjadi pada periode yg sama Thn 2020  berjumlah : 129 kasus, meninggal 14 orang, luka berat 6 orang dan luka ringan159 orang, kerugian materi mencapai Rp.359 Juta.

” Jika dibanding antara kasus kecelakaan lalin tahun 2022 dengan tahun 2020 ada kenaikan 64 kasus atau 49,61% ” ungkap AKP Lya Ambarwati.

Sementara pelanggaran lalulintas pada periode 1 Januari sampai 28 September 2022 tercatat 55 pelanggaran, tilang 5 dan teguran 50. Jika dibandingkan dengan kasus serupa tahun 2021, jumlah pelanggaran lalin sebanyak 22 dilakukan tilang 10 dan teguran 11

“Jadi tahun 2022 pelanggaran lalin terjadi kenaikan. Semoga dengan dilaksanakan operasi zebra menekan jumlah kecelakaan maupun pelanggaran lalin, ” pungkas Kasat Lantas. (Buang supeno)

Pameran Ekonomi Kreatif ‘Inacraft Borneo’ akan Hadir di Kaltim

September 29, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

SAMARINDA – Rencana Pameran Ekonomi Kreatif ‘Inacraft Borneo 2022’ yang akan di gelar di Kaltim diapresiasi dan didukung oleh pemerintah provinsi Kaltim. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor melalui sambutan tertulis, yang dibacakan HM. Syirajudin Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, saat membuka acara Silaturahmi Keluarga Besar Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) dan Sosialisasi Pameran Inacraft 2022 dan 2023 di ruang Rapat Tepian Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (28/9/2022).

Disebutkan, Inacraft saat ini telah menjelma menjadi sebuah pameran yang tidak saja bergengsi, tapi secara tidak langsung ikut menggerakkan perekonomian Indonesia. Dari waktu ke waktu, Inacraft menjadi salah satu primadona bagi para perajin atau pengusaha kriya, bahkan ditunggu para buyers dan peminat handicraft mancanegara.

“Pameran Inacraft akan meningkatkan produktifitas para perajin dan pengusaha di bidang kerajinan di Kalimantan Timur termasuk memberi dampak naiknya nilai ekspor kerajinan tangan Indonesia,” ujarnya.

Lanjutnya, Inacraft ini menunjukkan bahwa karya Indonesia terbukti menjadi salah satu primadona komoditi non migas yang tahan banting. Ini terbukti saat krisis ekonomi dan pandemi Covid-19 datang menghempas, para perajin tak lantas gulung tikar.

”Inacraft akan hadir di Kaltim, saya berharap hadirnya Inacraft melalui Asephi Kaltim mampu menjembatani pelaku usaha handicraft dalam memperoleh akses pembiayaan serta membuka pasar, khususnya pasar ekspor handicraft. Apalagi, Kaltim berkomitmen untuk mewujudkan transformasi ekonomi dari unrenewable resources ke renewable resources,” harapnya.

Semua akan berhasil dengan tekad dan dukungan semua kalangan terutama masyarakat dalam membangun wilayah dan budaya produktivitas dengan sumber daya yang dimiliki. Baik, sumber daya alam maupun kemampuan perseorangan, lembaga, badan.

Ia juga menyampaikan Kaltim memiliki potensi yang besar karena memiliki banyak produk yang tidak dimiliki daerah lain, seperti bawang tiway, ulap doyo, tumpar, kulit kayu jomo dan manik-manik.

”Informasi-informasi tersebut merupakan potensi besar yang harus kita tingkatkan dan kembangkan, saya yakin dengan Pameran Inacraft Borneo ini akan membuat kapasitas para pelaku usaha terutama yang tergabung dalam Asephi Kaltim bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan promosi dan peningkatan ekspor handicraft Kaltim,” kata Isran.

Hj Rinda Wahyuni Andi Harun – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda dan Asmadi atau akrab disapa Babe – Gekrafs Kaltim

Silaturahmi dan sosialisasi ini dihadiri Ketua Asephi Dr H Muchsin Ridjan, Direktur PT Mediatama Bina Kreasi Umi Noor Wijiati, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asephi Prov Kaltim Fanti Wahyu Nurvita, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun, Ketua Dekranasda Mahulu Yovita Bulan Bonifasius, Gekrafs Kaltim Asmadi atau akrab disapa Babe.

Perwakilan dari Disperindagkop UMKM, Dekranasda Kaltim, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, perwakilan Dinas Pariwisata, Dispora, Bank Indonesia, Bankaltimtara, Bank Mandiri, Perusda, PHM Pertamina, perwakilan Pupuk Kaltim dan Asephi seluruh Kalimantan. (ap/red)

Kominfo Kota Samarinda Ajak Masyarakat Manfaatkan Teknologi Digital

September 29, 2022 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA –Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat memanfaatkan teknologi digital masyarakat sehingga bisa meningkatkan ekonomi.

“Literasi digital adalah pengetahuan seseorang atau pengguna dalam memanfaatkan media digital. Media digital yang dimaksud ini meliputi  jaringan internet, alat komunikasi, dan lain sebagainya. Maksud pengetahuan tersebut adalah kemampuan untuk mengumpulkan, menggunakan, dan memanfaatkan media digital secara bijak,” kata Kepala Bidang Pengelolan Pelayanan Informasi Euis Eka Aprilyani saat menjadi Narasumber di Aula Kecamatan Sambutan, Kamis (29/9/2022) pagi.

Dikatakan, internet rupanya bisa meningkatkan produktivitas seseorang untuk  pengembangan kapasitas diri. Namun, berlama-lama berselancar di internet sangat tidak baik, apalagi hanya untuk hal negatif dan tidak berguna.

Untuk menjadi lebih produktif, ia menyarankan, pengguna harus mengenali potensi diri, menjadikan potensi tersebut sebagai produk digital, dan konsisten mengembangkan potensi tersebut.

Dicontohkan, sosok Jerome Pouline, mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kuliah di Jepang jurusan Matematika. Ia kemudian membuat konten vlog sehari-hari di Jepang. Vlognya tersebut disukai  masyarakat Indonesia dan  dari membuat konten video  tersebut ia mendapatkan penghasilan yang cukup besar.

Selain itu ada juga dengan cara lain seperti berbisnis di marketplace, merupakan satu platform yang menawarkan produk dan layanan dari banyak penjual dan dapat dibeli secara online.

“Tidak perlu mempunyai tempat berjualan yang strategis bapak ibu sudah bisa memulai bisnis dari sekarang. Tidak perlu berfikir keras untuk promosi karena ada media sosial sebagai tempat promosi kita,” ungkapnya.

Dengan hadirnya program Peningkatan Literasi Digital diharapkan bisa mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Kegiatan ini ditujukan bagi para komunitas yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet. (KMF/adv)

Pancasila dari Lumajang

September 29, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan  Rizal Effendi

MENJELANG peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2022, ada “insiden” dramatis dari Lumajang, kabupaten yang bertetangga dengan Probolinggo dan Jember, Jawa Timur, dua pekan lalu. Sang ketua DPRD setempat, H Anang Akhmad Syaifuddin (49) mengundurkan diri gara-gara tidak hafal Pancasila. Insiden ini kontan jadi viral di mana-mana terutama di media sosial dan layar televisi.

Ceritanya bermula ketika Anang menemui para  demonstran aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dia diminta memimpin pembacaan Pancasila. Sepertinya tidak pakai teks. Tak dinyana, dia tersendat ketika membacakan sila keempat. Sampai dua kali. Tentu saja suasana jadi heboh. Apalagi di zaman sekarang, tidak ada hal yang terlewat dari kamera HP. Maka ramailah di dunia maya.

Menebus rasa bersalahnya, Anang menyampaikan pengunduran diri sebagai ketua DPRD. “Saya pikir dengan saya mengundurkan diri, maka tidak ada kegaduhan lagi, eh malah sebaliknya tambah ramai,” keluh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini kepada wartawan.

Anang terpilih sebagai ketua DPRD Lumajang, setelah dalam Pemilu 2019, partainya meraih 10 kursi sebagai suara terbanyak. Anang juga didaulat kader PKB sebagai ketua DPC di daerahnya. Dia menempuh pendidikan sarjananya di IAIN, yang kini menjadi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Anang menjelaskan, dia bersikukuh mundur demi menjaga muru’ah DPRD Lumajang. Selain itu, ia juga tak mau mewariskan rasa malu kepada  anak-anaknya. “Saya ingin menjaga wibawa DPRD sekaligus tak ingin mewariskan rasa malu kepada anak-anak saya. Jejak digital ‘kan tidak bisa dihapus,” katanya.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq sambil menangis menyesalkan pengunduran diri Anang. Demikian juga 8 fraksi di DPRD Lumajang sepakat menolak. Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengapresiasi sikap Anang. “Saya menghargai sikap tanggung jawabnya. Tapi apakah pengunduran dirinya diterima atau ditolak, akan kita bahas,” tandasnya.

Meski pengunduran dirinya belum resmi diterima, nyatanya Anang sudah bertindak lebih jauh. Mobil dinas Toyota Fortuner FRZ warna hitam dengan nomor polisi N 1182 BS itu, yang biasa dipakainya, sudah dikembalikan ke DPRD. “Ya masa saya sudah mengundurkan diri, tapi mobil masih saya pakai? Kan itu tidak pantas,” katanya.

Yang juga menarik dari Anang, laporan harta kekayaannya kepada KPK minus Rp 643 juta per Januari 2022 seperti diberitakan Tribunnews.com. Unik juga. Sebab, asetnya hanya Rp 57 juta terdiri dari dua aset tanah bernilai Rp 35 juta serta kas dan setara kas Rp 22 juta. Sedang utangnya Rp 700 juta lebih. Bahkan pada LHKPN tahun 2021, minusnya di atas Rp 1 miliar.

Beragam komentar muncul  menanggapi soal pengunduran diri Anang. Sebagian pihak memuji sebagai contoh sikap kesatria  seorang anak bangsa. Tapi sebagian juga menyesalkan dan memahami apa yang terjadi sebenarnya sangat alami. Dalam situasi grogi, orang bisa lupa. Itu diakui sendiri oleh Anang.

“Seseorang dinilai Pancasilais bukan dari kemampuannya menghafal. Tapi dilihat dari sikap penghayatan dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari,” komentar seorang nitizen.

Ketika saya  menjadi wali kota selama 10 tahun, setiap memimpin pengucapan Pancasila saya selalu menggunakan teks tertulis. Bahkan pada teks sila ke-4, protokol juga menandai di penggalan kalimat mana saya harus jeda atau berhenti sejenak untuk memberi kesempatan kepada peserta upacara ikut mengucapkan. Baru diteruskan lagi.

Semula saya pikir Anang Akhmad Syaifuddin ada darah banjarnya. Tapi saya  lihat dari profil pribadinya, Anang asli orang Lumajang.  Nama Anang atau Nanang banyak disematkan kepada lelaki Banjar. Teman saya, Nanang Sulaiman saat ini menjadi anggota DPD RI dapil Kaltim menggantikan KH Muhammad Idris yang meninggal dunia. Pengecualian juga dengan   musisi  dan politisi Anang Hermansyah. Dia juga bukan orang Banjar, melainkan kelahiran Jember.

BAHAN PERENUNGAN

Meski tidak ada kaitannya, peristiwa Lumajang penting juga menjadi bahan perenungan kita menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Seperti kita ketahui, Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan Pemerintah untuk mengenang peristiwa pemberontakan G30S/PKI, yang terjadi pada tanggal 30 September 1965.

Akibat peristiwa itu, 6 perwira tinggi dan satu perwira pertama TNI Angkatan Darat terbunuh. Mereka adalah  Jenderal TNI (Anumerta) Achmad Yani, Letnan Jenderal (Anm)  TNI Raden Soeprapto, Letjen TNI (Anm) Siswondo Parman, Letjen TNI (Anm)   Mas Tirtodarmo Haryono,   Mayor Jenderal TNI (Anm) Sutoyo Siswomihardjo, Mayjen TNI (Anm) Donald Isaac Panjaitan, dan Kapten CZI (Anm) Pierre Andreas Tendean. Mereka yang menjadi martir ini kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi.

Menteri Koordinator Pertahanan dan Keamanan/Kepala Staf Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Menkohankam/Kasab) Jenderal TNI Abdul Harris Nasution lolos dari penculikan. Tapi ajudannya, Pierre Tendean dan menyusul anaknya yang masih balita, Ade Irma Suryani Nasution tewas diterjang peluru saat pasukan Tjakrabirawa datang menyergap.

Mayjen TNI Soeharto selaku panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ditugasi melakukan operasi pemulihan. Selain menangkapi para gembong pemberontakan, dia juga membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI), yang dituduh sebagai dalang di balik pemberontakan dan penculikan itu. Puncaknya pada 11 Maret 1966 dia mendapat mandat dari Soekarno, yang kemudian dikenal dengan istilah Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)

Pembubaran PKI dikuatkan lagi dengan Ketetapan (Tap) MPRS Nomor XXV/MPRS/1966, yang menyatakan PKI sebagai organisasi terlarang. Selain itu, Pemerintah juga melarang setiap kegiatan  untuk menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme. Soeharto sendiri akhirnya ditetapkan MPRS sebagai presiden menggantikan Soekarno.

Sampai sekarang masalah pengamalan dan penghayatan Pancasila belum selesai. Presiden Jokowi bahkan sampai membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang diketuai Prof Drs KH Yudian Wahyudi, MA, Ph.D, yang sebelumnya Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Sedang ketua dewan pengarahnya, ditunjuk mantan presiden Prof Dr (HC) Hj Megawati Soekarnoputri.

Dalam  perjalanannya, BPIP beberapa kali menjadi kontroversi dengan pernyataan dan programnya. Tentu semua orang berharap  BPIP benar-benar bisa membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tentu kita berharap kasus Anang tidak terulang lagi. Salah mengucapkan teks Pancasila memang tidak nyaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi jangan juga menjadi bahan hujatan agar seseorang tersingkir atau disingkirkan.

Bicara  soal hafal menghafal Pancasila, saya jadi teringat joke yang sering saya sampaikan kepada teman-teman. Saya bilang, ada seorang kepala daerah, yang pertama kali memimpin upacara bendera. Dia berlagak tak perlu ada teks tertulis, sebab katanya sudah hafal di luar kepala. “Kan mulai SD kelas 1 kita sudah disuruh menghafal Pancasila, masak masih perlu pakai teks,” katanya mantap.

Begitu pembacaan dilakukan, di luar dugaan tiba-tiba hilang ingatannya pada teks ke-4 seperti dialami Ketua DPRD Lumajang. Dalam keadaan panik, sang kepala daerah mendapat akal baru. Secara spontan dia berucap. “Empat dan lima tidak ada perubahan.”  Kontan peserta upacara riuh. Dia cepat-cepat meninggalkan upacara sebelum wartawan datang menyerbu. Hari ini “no comment.”(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan Senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2022)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1070605
    Users Today : 3022
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 7115
    Total Users : 1070605
    Total views : 10543241
    Who's Online : 32
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02