Divif 2 Kostrad Laksanakan Latihan Posko Latgabut Linud TA 2022

September 15, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia menyelenggarakan Latihan Gabungan Utama Lintas Udara (LATGABUT LINUD) TA 2022,Rabu (14/09/22).

Satuan Divisi Infanteri 2 Kostrad melaksanakan Latihan ini betempat di Gedung Sandoyo Madivif 2 Kostrad, Singosari, Malang. Kegiatan rangkaian latihan yang dimulai dari tanggal 12 sampai dengan 14 September 2022.

Hadir dalam acara tersebut, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Syafrial, bertindak sebagai Pangkogasgab Linud, Marsma TNI Tahyodi,  bertindak sebagai Wadirlat, Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad Brigjen TNI Mohammad Fadjar,  sebagai Kaskogasgab Linud Irdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Bahram, Brigjen TNI Arkamelvi Karmani,  bertindak sebagai Katimlai serta para Pejabat teras Madivif 2 Kostrad dan yang tergabung sebagai pelaku

Rangkaian Latihan yang di awali dengan Latihan Posko ini, kemudian  dilanjutkan dengan Latihan Lapangan Latgab Utama Linud tanggal 15 sampai dengan 18 September 2022 yang bertempat di daerah Sengkol, Lombok Tengah, NTB.

Dalam kegiatan Latihan Posko ini, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan, “Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta kemampuan dalam melaksanakan operasi Linud guna mengatasi serta menanggulangi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional yang diperkirakan akan terjadi,” tuturnya.

“Latihan Posko ini, interoperabilitas Angkatan menjadi hal yang strategis. Selain itu seluruh satuan dan Alutsista yang digunakan harus teruji dihadapkan dengan medan yang sebenarnya,” sambungnya.

“Demikian pula dengan doktrin, prosedur dan organisasi satuan. Oleh karenanya, seluruh satuan dan personel yang terlibat harus mampu melaksanakan seluruh materi yang dikembangkan, mulai dari tahap perencanaan, persiapan pelaksanaan geladi posko sampai dengan pelaksanaan latihan penerjunan nanti di Lombok Tengah, NTB,” pungkas Pangdiv.

Disebutkan Pangdivif 2 kostrad Mayjen TNI Syafrial, satuan Divisi Infanteri 2 Kostrad sebagai satuan yang terbesar dan terkuat ini telah mendapat mandat dari pucuk pimpinan TNI yaitu Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Mari kita semua harus bisa menuntaskan tugas mulia ini dengan profesional dan optimal,” pungkasnya. (Buang Supeno/adv)

Yamaha Rangkul Generasi Muda melalui Fazzio Youth Project, Ini Tanggapan Para Pelajar

September 15, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Yamaha menghadirkan Fazzio Youth Project (FYP) dengan rangkaian aktivitas selama bulan Agustus – Oktober 2022. Dimulai dari Hybrid Digital Challenge yang telah diramaikan Lebih dari 200 konsumen Yamaha Fazzio Hybrid-Connected diseluruh Indonesia. Dengan gaya berkelas dan karakter masing-masing, para konsumen Yamaha Fazzio Hybrid-Connected diberikan tantangan untuk membuktikan kehandalan teknologi Blue Core Hybrid serta kecanggihan Y-Connect saat mengeksplorasi tempat menarik dan ikonik di seluruh Indonesia. Kemudian membagikan pengalaman berkendara berkelas bersama keunggulan Yamaha Fazzio Hybrid Connected melalui foto menarik atau video terbaik di sosial media dengan hastag #FazzioYouthProject.

Melanjutkan Fazzio Youth Project (FYP) di bulan Agustus 2022, Yamaha menggelar Connected High School Contest selama bulan September hingga Oktober 2022. Berbeda dengan Hybrid Digital Challenge yang diramaikan oleh konsumen pengguna Yamaha Fazzio Hybrid-Connected, salah satu rangkaian FYP ini diramaikan oleh para pelajar SMA/SMK se-Indonesia.

“Seluruh rangkaian aktivitas Fazzio Youth Project (FYP) menjadi salah satu Langkah Yamaha untuk mendekatkan produk unggulan Classy Yamaha sekaligus menanggapi antusias seluruh masyarakat Indonesia yang semakin tinggi terhadap Yamaha Fazzio Hybrid-Connected. Kami harap FYP dapat menjadi wadah positif dalam berkarya bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para konsumen dan generasi muda yang senantiasa memberikan tanggapan positif terhadap Yamaha Fazzio Hybrid-Connected,”ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing – Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

 Yamaha merangkul kebutuhan konsumen generasi muda, khususnya para pelajar SMA/ SMK di seluruh Indonesia dalam aktivitas Connected High School Contest. Bersama produk unggulan Yamaha Fazzio Hybrid-Connected, acara ini memberikan kesan positif dari para peserta. Salah satunya Nandiva Aurelia (17) peserta dari kelas XII IPA Sekolah SMAN 08 Tangerang yang menyukai produk Yamaha Fazzio Hybrid-Connected setelah mengikuti edukasi dan kompetisi praktik safety riding “Motornya nyaman karena enteng saat dikendarai, bahkan lebih enteng dari motor yang biasa saya pake dengan kapasitas mesin yang lebih rendah. Tarikannya kuat tapi tetap halus, keren sih. Tampilannya juga stylish pas buat cewe atau cowo, apalagi yang tipe LUX abu-abu keliatan premium banget,”tuturnya senang

Sebagai produsen sepeda motor, Yamaha mengutamakan edukasi safety riding baik teori maupun praktik yang dikemas menarik untuk membangun gaya dan mindset berkendara tepat sedari dini Menambah keseruan, Yamaha memberi kesempatan para pelajar untuk menuangkan ambisi dan kreativitas dengan mengikuti kompetisi antar pelajar secara nasional. Diawali dengan Yamaha Class, peserta dapat mengikuti kompetisi berjenjang mulai dari tahap sekolah, kemudian ke tahap regional, dan mewakili sekolah sekaligus areanya ke tahap nasional. Selain itu, seluruh pelajar sebagai generasi masa kini yang semakin akrab di dunia digital juga dapat menuangkan kreativitas dengan berpartisipasi dalam kompetisi digital antar sekolah.

Selain produk Yamaha Fazzio Hybrid-Connected, acara FYP Connected High School Contest yang diramaikan lebih dari 100 SMA/SMK juga menuai tanggapan positif, seperti diungkapkan Prajnananda Bahusatya (17) pelajar kelas XI SMA Fons Vitae 1 Jakarta yang mengaku senang dengan hadirnya Fazzio Youth Project di sekolahnya, “Senang banget ada acara Fazzio Youth Project di sekolah, apalagi ada praktek safety riding naik motornya juga jadi makin seru. Saya juga ga kepikiran bisa menang dan ga nyangka juga bisa wakilin sekolah ke Tahap Regional. Semoga Yamaha semakin sukses, konsisten berinovasi dan lebih sering adain acara seperti ini,”tutur pemenang FYP Connected High School Contest Tahap Sekolah

Yamaha juga menyediakan beragam hadiah menarik untuk para peserta yang berpartisipasi serta hadiah utama dengan total hadiah puluhan juta rupiah untuk para pemenang FYP Connected High School Contest. Seluruh rangkaian acara FYP ini tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan COVID-19 yang dianjurkan pemerintah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Fazzio Youth Project (FYP) di Kota Anda, dapat mengikuti Instagram resmi Yamaha Indonesia @yamahaindonesia, menghubungi contact center Yamaha di nomor (021) 2457 5555, atau mengunjungi dealer Yamaha terdekat di Kota kalian. (*/adv)

Unmul  dari Lo Beng Long

September 15, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Rektor Unmul Prof Masjaya di depan ribuan mahasiswa Unmul

UNIVERSITAS Mulawarman (Unmul) merayakan hari jadinya atau Dies Natalis ke-60, tanggal 27 September ini. Berbagai kegiatan tengah dilaksanakan. Tapi yang perlu dicatat, ini dies natalis terakhir bagi Prof Dr H Masjaya, M.Si karena sebentar lagi jabatan rektornya sudah berakhir. Dia bakal digantikan Dr Ir H Abdunnur, M.Si, yang sekarang ini masih duduk sebagai wakil rektor Bidang Umum, Sumberdaya Manusia, dan Keuangan.

Prof Masjaya  sudah 8 tahun memimpin Unmul. Atau dua periode masa jabatan. Tanggal 20 Oktober nanti berakhir masa tugasnya. Selanjutnya Abdunnur, putra ulama KH Sabranity yang  berusia 55 tahun  akan dilantik menjadi rektor  ke-9 atau ke-13 Unmul kalau dihitung dengan masa kepemimpinan presidium pada awal berdirinya Unmul.

“Ya saya akan dilantik bulan Oktober nanti,” kata Abdunnur. Dia menjadi rektor pertama asli dari kandang Unmul sendiri.  Dia alumnus Fakultas Pertanian tahun 1990. Satu fakultas dengan Gubernur Dr Isran Noor dan mantan gubernur Kaltara Dr Irianto Lambrie serta Wakil Wali Kota Samarinda Dr Rusmadi Wongso. Dalam pemilihan rektor 11 Agustus lalu, Abdunnur meraih suara terbanyak mengungguli calon lainnya Prof Bohari Yusuf dan Dr Idris Mandang.

Ketika saya kuliah, rektornya Prof Sambas Wirakusumah (1972-1980). Kemudian diganti Prof Sutrisno Hadi bersamaan pindahnya kampus utama dari Flores ke Gunung Kelua.  Saya sendiri tak sempat menikmati suasana kampus baru. Sambas boleh dibilang rektor pertama setelah era presidium. Dia banyak memajukan Unmul termasuk penetapan Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unmul, yaitu hutan tropika humida dan lingkungannya (HBT+L).

Ada 8 agenda utama, yang dilaksanakan Unmul dalam dies natalisnya yang bertema “Unmul Hebat, Kaltim Berdaulat, IKN Kuat.” Mulai even golf, talkshow, Unmul mengaji (22/9), Expo “Education and Bazar,” (22-25/9), wisuda (24/9), jalan sehat (25/9), reuni akbar alumni (25/9), rapat senat terbuka (27/9) dan malam sarasehan (27/9).

Serta sejumlah program menarik berlabel “60,” di antaranya 60 lulusan SMA/SMK bebas tes masuk Unmul, 60 mahasiswa berprestasi dan kurang mampu bebas UKT satu semester, 60 penghargaan Mulawarman Awards kepada birokrat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, 60 penghargaan Alumni Berdedikasi, Publikasi Terbaik dan Mitra Kerjasama Berjasa, 60 karya penelitian dan pengabdian dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah penyangga, desa binaan/KKN tematik dalam rangka program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Saya  ikut bersemangat menyambut 60 Tahun Unmul. Maklum saya mendapat tugas baru dari teman-teman alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Saya didaulat menjadi ketuanya. Otomatis ke depan banyak berkomunikasi dengan kampus terutama fakultas. Saya seakan back to campus. Apalagi Dekan FEB Ibu Prof Dr Hj Syarifah Hudayah, M.Si meminta agar peran alumni bisa lebih meningkat lagi untuk kemajuan fakultas dan adik-adik mahasiswa.

Pada masa kepemimpinan Dr Meiliana, IKA FEB memberikan bantuan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa FEB berprestasi dan tidak mampu. “Alumni FEB sangat banyak dan menempati sejumlah posisi penting di berbagai tempat, kita dorong dan gugah mereka untuk memperhatikan fakultas dan adik-adik mahasiswa,” katanya.

Sekarang ini, Unmul merupakan perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa terbesar di Kalimantan. Bayangkan jumlah mahasiswanya mencapai 37 ribu orang lebih. Lebih besar dari penduduk Kecamatan Samarinda Kota. Bahkan melebihi jumlah penduduk Kabupaten Tana Tidung, Kaltara yang tercatat 25.584 jiwa (2020).

Puluhan ribu mahasiswa itu, kuliah pada 14 fakultas dan satu program pasca-sarjana. Mulai Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, sampai Fakultas Kehutanan yang menjadi salah satu kebanggaan Unmul.

Zaman saya dulu hanya ada 4 fakultas, dua fakultas yaitu Ekonomi dan Ilmu Sosial (Sospol) di Kampus Flores di Jl Flores dan 2 fakultas lagi, Pertanian dan Kehutanan di Kampus Sidomulyo di Jl Biawan.

Fakultas Ekonomi dan Sospol adalah pecahan dari Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan. Sempat didirikan juga Fakultas Teknik dan jurusan Sosiatri Fak Sospol di Balikpapan. Tapi hanya dua tahun berjalan ditutup karena kesulitan dana dan tenaga. Begitu juga Fakultas Pertambangan.

ADA BENANG MERAH

Unmul punya benang merah dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Maklum embrionya lahir berkat tangan Gubernur Abdoel Moeis Hassan. Dia mengajak bupati dan tokoh masyarakat terlibat. Maka tanggal 7 Juni 1962   berdirilah Perguruan Tinggi Mulawarman (PTM) bersamaan dengan yayasannya.

Yayasannya melibatkan Dorinawati Samalo alias Ny Lo Beng Long sebagai bendahara. Dia ibunda pengusaha Ronald Lolang pemilik CV Samalo dan bioskop Mahakama dulu di Kawasan Pelabuhan dekat Tepekong. Berkat Ny Lo Beng Long, Unmul diberi hibah rumah panggung bergaya Melayu dan Eropa, yang dijadikan kampus pertama di Jl Flores. Lokasi itu sekarang menjadi kampus Fakultas Ilmu Budaya dan Balai Bahasa.

Dulu di situ ada sekretariat Dewan Mahasiswa. Juga Radio Kampus Unmul. Keduanya ditutup Rektor Sambas ketika saya dan teman-teman menggelar aksi demo menentang KNPI masuk GBHN dan pembangunan Taman Mini Indonesia Indah.

Dalam perjalanannya, PTM  ditingkatkan dan diubah namanya menjadi Universitas Kalimantan Timur (Unikat) oleh Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Thoyib Hadiwidjaja. Tapi belakangan dikembalikan lagi jadi Universitas Mulawarman oleh Presiden Soekarno pada 23 April 1963. Sedang tanggal 27 September 1962 ditetapkan sebagai tanggal berdirinya Universitas Mulawarman atau Unmul.

Sepuluh tahun perjalanan awal Unmul (1962-1972), selalu dipimpin ketua presidium. Mulai Sayid Mochsen (Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kaltim), Gubernur Abdul Moeis Hasan, Gubernur Kol Soekadijo  sampai Gubernur Abdoel Wahab Sjachranie.

Rektor ke-3 Unmul Dr HM Yunus Rasyid, MA (1988-1997) banyak terlibat sejak pendirian Unmul. Selain itu ada nama Saleh Nafsi, SH yang pernah menjadi bupati Pasir (sekarang Kabupaten Paser), Drs Achmad Dahlan, bupati Kutai ayahanda  almarhumah Wirasni Dahlan (istri Sekprov Kaltim Syaiful Teteng) dan almarhum Dr Erwin Resmawan (dosen Fisipol), Ny Djumantan Anang Hasyim (istri mantan wali kota Samarinda Drs Anang Hasyim), Letkol Ngoedio, Bc.Hk (wali kota Samarinda) dan Drs Anwar Chanani (ayahanda mantan wakil wali Kota Balikpapan Heru Bambang).

Nama lain yang pernah menjadi rektor Unmul adalah Prof Rachmad Hernadi (1997-2006), Prof Achmad Ariffien Bratawinata (2006-2010),  dan Prof Zamruddin Hasid (2010-2014), senior saya di Fakultas Ekonomi.

Saya bangga menjadi alumnus Unmul, meski sempat nyaris DO karena keasyikan jadi aktivis dan wartawan. Di rumah, saya punya dua jaket kuning almamater. Unmul termasuk salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Akreditasinya A. Pernah berada di peringkat 48 dari 3320 kampus di Tanah Air. Atau peringkat 30 dari 150 universitas terbaik di negeri ini. Banyak kemajuan diraih Unmul pada era Masjaya. Apalagi dia juga duduk sebagai tim ahli di lembaga transisi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bagi saya Unmul penuh kenangan. Saya pernah main teater dan baca puisi. Menjadi penyiar radio kampus. Pernah ditahan Laksusda/Kopkamtib gara-gara demo. Mendirikan koran mahasiswa. Dan pemain brigde yang andal bersama Arthur, Anjar, dan Maruji Hamid, adik mantan wali kota Balikpapan Imdaad Hamid. Beberapa “murid” brigde saya masih main di kampus di antaranya Dr Fitriadi dan Dr Omar Dhani.

Ada satu lagi kebanggaan saya. Bersama 3 mahasiswa lainnya mewakili fakultas, saya pernah mengikuti program KKN Indonesia Timur di Sulawesi Selatan bersama mahasiswa kampus lain di antaranya Unhas, IKIP Makassar, Unsrat Manado, Unlam Banjarmasin, dan Unhalu Kendari.

Karena saya dari Samarinda, saya ditempatkan di satu desa terpencil di Kabupaten Pinrang. Nama desanya Kassa, Kecamatan Patampanua. Waktu itu belum ada jalan darat. Saya harus naik perahu ketinting menyusuri Sungai Saddang, yang tembus ke Enrekang. Tak jauh dari Toraja.

Yang sempat membuat saya ketakutan, desa itu belum ada listrik. Penerangannya kalau malam pakai lampu petromaks atau stronkeng (stormking). Setengah malam gelap gulita. Saya takut hantu padahal di sana konon banyak parakang, hantu jadi-jadian. Kaya hantu kuyang. Bayangkan si takut hantu itu, bertahun-tahun kemudian menjadi wali kota Balikpapan.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur.

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Turnamen Bulutangkis PB Taruna Jaya Cup, Pasangan PKN Taklukan Bara Lestari

September 14, 2022 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Turnamen Bulutangkis PB Taruna Jaya Cup yang memperebutkan Piala Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Samarinda, hari kelima berlangsung sangat seru, mempertandingkan 8 partai dengan sistem gugur dengan Reli Point Games 42, tanpa Yus, yang berlangsung Rabu malam (14/9/2022) di lapangan bulu tangkis out door PB Taruna Jaya di Jalan DI Panjaitan Gang. Taruna Jaya Sungai Pinang Samarinda.

Dalam Mempertemukan tim Kevin/Bagas dari PB Mahulu melawan Ilham/Oji dari PB Sahabat, Ahmad/Ndung (BBC) melawan Sessu/Edi (Perikanan), Fahmi/Irsal Aditya (Puspa Juwita) melawan Septian/Rizky (Suwandi),  Bennet/Boni (Inti Jaya) melawan Agung/Bimo (Taruna Jaya), Khaidir/Aidil (Bara Lestari) melawan Adi/Salam (PKN), Gupran/Zaeni (Perum Unmul) melawan Jali/Aldi (SD Lingai), Fahmi/Guntur (AWS) melawan Sugiaman/Sahri (Racok) dan partai terakhir di hari ke lima mempertandingkan pasangan Aat/Angga (Voorvo) melawan Romi/Gunawan (Puspa Juwita).

Teguh Prayitno (tengah) manager tim PKN

Babak seru pertandingan pasangan Khaidir/Aidil (Bara Lestari) melawan Adi/Salam (PKN), dengan skor 42-26 dimenangkan pasangan Adi/Salam dari PKN (Partai Kebangkitan Nusantara) dipimpin wasit Edi Purnama.

Menurut manager PB PKN Teguh Prayitno timnya menurunkan dua pasangan, antara Lain Iwan/Arif, dan pasangan Adi/Salam. “Pasangan Iwan/Arif sudah kalah melawan Zaeni/Firli dari Perum Unmul. Ini tinggal berharap di pasangan Adi/Salam semoga bisa sampai final,” kata Teguh Prayitno yang juga Kader Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Kota Samarinda.

Turnamen yang digelar selama 10 hari, dari tanggal 9-19 September 2022 setiap hari dimulai sejak pukul 20.00 hingga selesai mempertandingkan 8 partai setiap harinya menjadikan hiburan tersendiri bagi warga sekitar, karena pelaksanaan di tempat lapangan yang terbuka.(adv/pkn)

Perumdam Tirta Kencana Gelar Diklat Manajemen Air

September 14, 2022 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Samarinda menggandeng PD Perpamsi dan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma menggelar Diklat Manajemen Air Minum Berbasis Kompetensi, 12-17 September 2022. Diklat ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi karyawan di bidang air minum

Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda Nor Wahid Hasyim melalui Asisten Manajer Kesekretariatan dan Humas Sendya Ibanez menyampaikan, kegiatan ini tak hanya diikuti pegawai Perumdam Tirta Kencana Samarinda saja, namun juga dari PDAM lainnya di Kaltim.

“Tujuannya tentu saja meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan. Dengan basis kompetensi diharapkan standar pelayanan yang diberikan bisa sama,” ujarnya.

Hal ini penting, karena tuntutan pelanggan akan kualitas air bersih semakin tinggi, tak hanya cakupan layanan distribusi, juga termasuk kelancaran hingga kualitas air yang didistribusikan.  Sebagai penyedia jasa air bersih, tidak bisa tidak kompetensi karyawan perusahaan air minum harus terus ditingkatkan untuk mengimbangi tuntutan tersebut.

Harapan lainnya, mereka yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam bidang kerja masing-masing, termasuk menularkan ilmu tersebut kepada rekan kerjanya. (adv/vr)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1750157
    Users Today : 2496
    Users Yesterday : 3720
    This Year : 686667
    Total Users : 1750157
    Total views : 14766825
    Who's Online : 49
    Your IP Address : 216.73.217.119
    Server Time : 2026-05-05