Farida: Saya Aman di Istanbul

February 13, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Farida Baderun dan Sarah di Turkiye

ADA postingan di Facebook dari Syam Bachrie, orang Balikpapan yang sekarang bermukim di Amerika Serikat. Dia menanyakan kondisi Farida Baderun, Putri Manuntung 1996 yang tinggal di Turkiye. Tentu berkaitan dengan gempa besar yang terjadi di sana.

Dia sempat waswas karena tak ada jawaban dari Farida. Baru belakangan ibu satu anak ini menjawab. “Ya Allah saya baru baca,  Om. Alhamdulillah, Om, saya dan putri saya Sarah aman,” katanya.

Karena aman, dia dan anaknya bepergian ke Casablanca, kota terbesar di Maroko. Kota yang didirikan oleh para saudagar Spanyol itu, juga pernah terkena gempa bumi di tahun 1755. Dalam keadaan hancur, kota itu dibangun kembali oleh Sultan Alawi. “Biar menambah wawasan sambil berlibur,” katanya.

Farida sudah beberapa tahun tinggal di negeri Turkiye. Dia menemani anaknya, Sarah yang kuliah di  Universitas Teknik Timur Tengah (METU), Ankara. Sarah sendiri tinggal di Istanbul sambil bekerja di sana. Mereka berjauhan karena Sarah tinggal di kompleks kampus.

Perlu diketahui, Ankara adalah ibu kota negara Republik Turkiye. Sedang Istanbul dikenal sebagai kota terbesar di negara itu, yang dulu dikenal sebagai Konstantinopel, ibu kota  kekaisaran Bizantium  dan Kesultanan Utsmaniyah.

Karena posisinya di antara benua Eropa dan Asia, maka kebudayaan dan populasi penduduk Istanbul  sangat beragam. Lebih 15 juta orang bermukim di sana, karena itu kota ini disebut salah satu kota di Eropa yang terpadat, sekaligus menjadi kota terbesar ke-15 di dunia.

Menurut Farida, Ankara dan Istanbul aman dari gempa. Lokasi gempa cukup jauh sudah berbatasan dengan Suriah. Kota-kota yang kena gempa itu di antaranya Kahramanmaras, Gaziantep, Diyarbakir, Hatay, Adana, Adiyaman, Kilis, Sanliurfa, Osmaniye dan Malatya.

“Kota-kota itu sudah pernah saya kunjungi, 16 jam jika ditempuh lewat darat dan dua jam jika melalui penerbangan,” jelasnya.

Kahramanmaras yang mempunyai luas 14,327 km2 terletak di selatan negara Turkiye. Provinsi  yang aslinya bernama Maras pernah menunjukkan kegagahan  pada masa perang kemerdekaan, sehingga kemudian diberi gelar “Kahraman” yang berarti pahlawan dalam bahasa Turki.

Kompleks Masjid Afsin Seven Sleepers  adalah salah satu situs terpenting di kota ini. Ada museum arkeologi di dalam benteng, tempat patung Het dipajang. Daya Tarik lain bagi pengunjung yang datang adalah es krimnya. “Saya suka sekali,” kata Farida.

Ketika mendengar adanya gempa besar di Provinsi Kahramanmaras dan sekitarnya serta baratlaut Suriah, Farida mengaku  kaget juga. Dari siaran televisi dan media sosial, dia mengetahui gempa terjadi Senin (6/2) sekitar pukul 04.17 subuh waktu setempat.

Kekuatan gempa ternyata sangat dahsyat, mencapai magnitudo 7,8. Sehingga banyak menelan korban jiwa akibat runtuhnya rumah dan bangunan. “Saya ngeri dan sedih juga melihatnya seraya berdoa semoga mereka yang meninggal ditempatkan Allah SWT di sisiNya,” katanya.

Dari laporan Kedutaan Indonesia, ada dua WNI yang meninggal akibat gempa Turki. Yaitu Nia Marlinda dan bayinya berusia satu tahun. Suaminya warga Turki juga tewas. Selain itu 10 orang dikabarkan dalam perawatan di rumah sakit. Sementara itu ada 123 WNI di daerah gempa sudah dievakuasi ke Ankara.

“Orang-orang Kaltim yang tinggal di sini semuanya  aman,” kata Farida. Soalnya tidak banyak. Selain dia dan putrinya, ada juga  Dina, Dewi, Kiki dan Elyn. Mereka semua sudah berkeluarga dan punya dua anak.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi memerintakan duta besar (Dubes) Lalu Muhammad Iqbal berkantor sementara di Adana, salah satu kota yang terdampak. Hal itu guna mempermudah misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa termasuk warga Indonesia.

PALING DITAKUTI

Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB  Dr Irwan Meilano mengungkapkan, gempa di Turki termasuk gempa besar yang sangat merusak. “Ini termasuk fenomena gempa yang paling ditakuti oleh para ahli gempa,” katanya seperti dirilis itb.ac.id.

Pusat gempa Turki berada dekat permukaan tanah yaitu sejauh 18 km. Lalu ada gempa susulan yang tak kalah dahsyatnya. Sebelas menit kemudian terjadi gempa susulan 6,7 dan beberapa jam kemudian datang lagi gempa susulan kedua dengan kekuatan 7,5.

Gempa Turki sekarang merupakan gempa  terbesar di Turki setelah gempa dahsyat sebelumnya pada Desember 1939 yang berkekuatan magnitude 7,8 di timur laut Turki.

Laporan terkhir menyebutkan jumlah warga yang meninggal di wilayah Turki sudah mencapai  24.617 jiwa dan 3.575 lagi di Suriah. Sehingga total yang meninggal sudah mencapai 28.192 orang. Sedang korban yang terluka mencapai 80.104 orang.

Angka ini sudah melebihi jumlah korban gempa dan tsunami di Fukushima, Jepang pada 2011, yang merenggut 18.400 jiwa. Tapi masih di bawah gempa bumi dan tsunami di Aceh, 26 Desember 2004 yang menewaskan 227.900 orang. Atau gempa bumi di Tangshan, Cina tahun 1976, yang menelan korban 242.000 jiwa.

Lembaga pemeringkat, Fitch Rating melaporkan bahwa gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah  diperkirakan menimbulkan kerugian ekonomi mencapai 4 miliar US dolar atau sekitar Rp 60 triliun.

Sejumlah negara termasuk Indonesia mengirimkan bantuan. Tapi yang menarik bantuan dari Taiwan. Presiden Tsai Ing Wen dan wakilnya William Lai ikhlas menyumbangkan gajinya sebulan untuk gempa Turki. Selain bantuan resmi dari negaranya. Tsai digaji  13.300 dolar AS atau sekitar Rp201 juta.

Ada tuduhan bahwa musibah gempa bumi di Turki adalah hasil rekayasa teknologi dari  High-frequency Active Auroral  Research Program (HAARP) milik Amerika Serikat.

Sebuah postingan di Facebook mengungkapkan bahwa fasilitas riset HAARP di Alaska  bisa mengendalikan cuaca bumi.  Caranya dengan menggunakan partikel logam bergetar di atmosfer  dengan gelombang radio, demikian dikutip dari Canberra Times.

Gempa bumi di Turki membuat Presiden  Recep Tayyip Erdogan di ujung tanduk. Sebab banyak warga Turki yang marah. Penanganan pasca bencana dinilai lambat dan sangat menambah penderitaan korban. Padahal Turki akan melaksanakan pemilihan presiden pada 14 Mei mendatang.

Meski ada gempa, arus wisatawan Indonesia ke Turki sepertinya tidak menurun. “Sekarang ini ada 6 grup lagi terbang ke sana,” kata Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi, yang beberapa waktu terakhir ini sering membawa rombongan tur ke sana.(*)

Hujan Deras, Jembatan Dusun Gerdu Tulungrejo Terputus

February 12, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU –Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 12.00 membuat jembatan bambu di dusun Gerdu Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji kota Batu terputus.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan putusnya jembatan bambu dengan dimensi panjang 15 meter, tinggi 8 meter dan lebar 10 meter menyebabkan putusnya jembatan penghubung antara warga RT.01 dan RT.02.

“ Memang hari minggu sejak pagi curah hujan dengan intensitas tinggi di Batu, menyebabkan ambrolnya plengsengan non tehnis penyangga jembatan bambu yang ada dusun Gerdu Desa Tulungrejo “ tegas Agung Sedayu yang dihubungi melalui pesan whatsapp, Minggu ( 12/2/2023 ) siang.

Ambrolnya plengsengan jembatan menyebabkan terputusnya jalan penghubung  warga R.,01 dan RT.02 juga terputusnya aliran air bersih. Saat ini petugas sudah memasang garis penanda keamanan agar warga tidak melintas.

Agung menyebutkan, upaya yang dilakukan  saat ini mengkaji secara cepat penanganannya, dengan melakukan koordinasi dengan perangkat setempat . Selain itu dilakukan kerja bakti pembersihan material jembatan bambu serta pemberian bantuan logistik  dengan melibatkan BPBD Kota Batu, Perangkat Desa Tulungrejo,  Bhabinkamtibmas Desa Tulungrejo, Babins Desa Tulungrejo,  FPRB Desa Tulungrejo, Agen Bencana Prov. Jawa Timur, Relawan BPBD Kota Batu serta warga masyarakat.

“Kami imbau kepada warga untuk berhati – hati saat musim hujan dan segera lapor jika ada bencana alam longsor, “ pungkas Agung Sedayu. (bs )

 

PDGI Malang Raya Gelar Family Gathering dan Talkshow

February 12, 2023 by  
Filed under Kesehatan

BATU– Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Malang Raya menggelar Family Gathering, Senam dan Talkshow dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 PDGI yang jatuh pada 24 Januari, dipusatkan di Graha Pancasila, Minggu (12/02/2023).

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PDGI Malang Raya, drg. Kartika Trisulandari,  menjelaskan  sesuai tema HUT ” Peran PDGI dalam Transformasi Kesehatan Menghadapi Tantangan Global”, maka PDGI tidak boleh tinggal diam dan harus selalu mengikuti era digital dalam pelayanan kepada masyarakat.

Acara Peringatan HUT PDGI yang ke-73 ini konsepnya family gathering, yaitu menyambung silaturrahmi dan keakraban. Namun, sekaligus juga meng-upgrade ilmu kita melalui seminar/talkshow. Isi talkshow-nya terkait transformasi digital yang bisa dipraktekkan untuk dokter gigi.

Sementara itu Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyoroti tentang pentingnya sosialisasi tentang kesehatan gigi kepada masyarakat.  Ia  berharap adanya PDGI terus memberikan banyak manfaat ke depan, akan terjalin komunikasi antara dokter gigi dan masyarakat. Dokter gigi terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami harap PDGI terus bersinergi dengan pemerintah, apalagi Kepala Dinas Kesehatan kami adalah Ketua PDGI cabang Malang,” kata Aries. (bs)

Ribuan Warga Samarinda Meriahkan Jalan Santai

February 12, 2023 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Ribuan warga Samarinda memeriahkan jalan santai yang diadakan Pemerintah Kota Samarinda dalam rangka  perayaan HUT Kota dan Pemkot Samarinda di halaman GOR Segiri Samarinda,  Minggu (12/02/2023).

Selain warga, Walikota Samarinda Andi Harun,, Wakil Walikota Samarinda Rusmadii, FORKOPIMDA, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Kabag, Dirut BUMD, Camat dan Lurah Se-Kota Samarinda turut melakukan jalan santai yang dimulai pukul 07.00 Wita.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kota Samarinda Muslimin menyampaikan,  jalan santai ini diikuti sebanyak 15 ribu peserta. Sselain jalan santai, kegiatan juga dirangkai dengan makan gratis yang diadakan oleh Pemkot Samarinda.

Panitia mencetak sebanyak 35 ribu kupon dan terbagi seluruhnya. Sementara makan gratis disiapkan sebanyak  15 ribu kue dan 5 ribu makanan berat  bagi masyarakat yang mengikuti jalan santai.

“Kita siapkan agar masyarakat betul-betul menikmati hari ulang tahun Kota Samarinda yang ke 355 dan hari ulang tahun Pemerintah Kota Samarinda yang ke 63,” terang Muslimin.

Sementara Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pemerintah kota akan membangun trotoar di berbagai tempat. Kemudian juga akan memperlebar jalan  Agus Salim hingga ke Jalan Abul Hasan. Demikian juga jalanDr Soetomo hingga kantor pos di Jalan Awanglong .

Acara jalan santai yang diadakan Pemkot ini menyediakan banyak hadiah yang menarik seperti paket umroh, sepeda motor, kulkas, sepeda gunung serta hadiah hiburan lainnya. (ain)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Lakukan Koordinasi Peningkatan Mutu Kompetensi SMK

February 12, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengupayakan sinkronisasi dan harmonisasi peraturan perundangan dengan melakukan koordinasi lintas sektor untuk memberikan penguatan dan peningkatan mutu kompetensi Lulusan SMK, termasuk untuk Lulusan SMK Bidang Kesehatan.

Tahun ini, Diskbud Kaltim untuk peningkatan mutu lulusan SMK telah menyiapkan bantuan anggaran sertifikasi kepada kurang lebih 26.000 ribu peserta didik kelas XIII dan Kelas XIV yang akan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian pada semua bidang keahlian.

“Sebanyak  1.500 diantaranya adalah peserta didik kelas XIII dari Bidang Kesehatan, yang pelaksanaanya akan di dorong melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) SMK dan Jejaringnya dengan mengoptimalkan 16 LSP P1 SMK yang sudah mendapatkan Sertifikat Lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” kata Kepala Bidang Pembinaan SMK Surasa saat mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskbud) Provinsi Kalimantan Timur membuka  Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi SMK Kesehatan (FKSK) Kalimantan Timur di Hotel Grand Verona Samarinda, Sabtu (11/2/2023).

Rakor FKSK membahas Reposisi SMK Bidang Kesehatan dan Penyelenggaraan Uji Sertifikasi Kompetensi Tahun 2023.  Terkait Penguatan Lulusan SMK Bidang Kesehatan, Diskbud Kaltim akan melakukan Koordinasi lebih lanjut utamanya dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur yang berperan penting dalam menyusun proyeksi pengembangan, jenis, kompetensi (job title), dan lokasi fasilitas kesehatan yang bisa ditempati bekerja oleh lulusan SMK Bidang Kesehatan. Jelas menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur, Jaya Mualimin menyampaikan lulusan SMK bidang Kesehatan dalam nomenklatur yang tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 80 Tahun 2016 sebagai implementasi Undang – undang RI Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan disebut sebagai Asisten Tenaga Kesehatan yang telah lulus Pendidikan di bawah jenjang diploma tiga dan setiap Asisten Tenaga Kesehatan yang telah lulus Pendidikan wajib mengikuti uji kompetensi serta hanya dapat melakukan pekerjaannya di bawah supervisi Tenaga Kesehatan.

“Sebagai langkah awal, Dinkes Kaltim akan melibatkan peserta didik SMK bidang kesehatan untuk membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan, utamanya kegiatan – kegiatan Promotif dan preventif, khususnya dikalangan peserta didik,” kata Jaya Mualimin.

Langkah berikutnya yang akan dilakukan Dinkes Kaltim untuk memberikan penguatan terhadap posisi lulusan SMK bidang Kesehatan adalah bersama-sama dengan Diskbud Kaltim menyusun proyeksi pengembangan, jenis, kompetensi (job title), dan lokasi fasilitas kesehatan yang bisa ditempati bekerja lulusan SMK Bidang Kesehatan.

“Bila diperlukan kita akan mengusulkan Peraturan Gubernur sebagai dasar hukum bilamana Peraturan Perundangan di atasnya belum mengakomodir keberadaan lulusan SMK bidang Kesehatan” ujarnya menambahkan.

Ketua Forum Komunikasi SMK Kesehatan Kaltim (FKSK) sekaligus Ketua Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI) Koordinasi Wilayah Kalimantan Timur, Syamsuddin Mallala menyampaikan Forum ini dibentuk tanggal 27 Desember 2022 dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Diskbud Kaltim pada tanggal 31 Januari 2023. Forum ini bertujuan untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi diantara kepala SMK di Kaltim baik negeri maupun swasta yang mengelola bidang keahlian Kesehatan dalam rangka mendorong dan mengawal kebijakan – kebijakan pemerintah daerah untuk peningkatan kompetensi lulusan dan pengakuan fasilitas kesehatan tempat lulusan bekerja.

“Apresiasi dan penghargaan mewakili kepala SMK yang hadir pada Rakor ini saya ucapkan kepada kepala Diskbud Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK, Kepala Dinkes Kaltim atas kehadiran dan dukungan nyata yang diberikan kepada peserta didik dan lulusan SMK bidang Kesehatan” ujar Syamsuddin Mallala.

Rakor dihadiri 43 peserta dari 19 SMK dari 31 SMK yang terhimpun dalam Forum  terdiri dari Kepala Sekolah, Kepala Program Keahlian dan Kepala Tempat Uji Kompetensi. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb