Bazar UMKM Jangan Hanya Kamuflase

May 20, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

KONGBENG – Wakil Ketua DPRD 2 H Arfan memberikan apresiasi pelaksanaan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng. Dia memberikan apresiasi kegiatan itu, lantaran dinilai memberikan nilai prositif.

“Bazar ini jangan hanya kamuflase. Harus benar-benar dimanfaatkan  supaya dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” kata Arfan usai acara pembukaan kegiatan tersebut Jumat (19/5/2023).

Dikatakan Arfan, bazar ini dibuat Pemkab Kutim untuk mencapai target  meningkatkan perekonomian, khususnya UMKM. Jadi ia berharap bazar yang digelar di 18 titik tersbut dapat berjalan lancar, sukses dan sesuai harapan yang ditargetkan. Maka dari perlu pula dukungan oleh pihak kecamatan sampai semua pihak di kecamatan untuk memeriahkan bazar.

Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan

“Camat juga harus punya motivasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya,” ucapnya.

Menurutnya bazar UMKM ini hendaknya melibatkan UMKM lokal, sehingga perekonomian masyarakat di Kutim juga ikut terdampak dalam kegiatan tersebut. Sebab, salah satu tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kutim.

Seperti diketahui, Pemkab Kutim melakukan roadshow bazar UMKM di 18 titik di seluruh Kutim. Salah satunya di Kecamatan Kongbeng dan sebagain lainnya telah terlaksana di sejumlah daerah, termasuk di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan beberapa waktu lalu.

Langkah itu kata Arfan, sebagai upaya Pemerintah Kabupatan Kutai Timur (Pemkab) Kutim) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dia berharap, gelaran bazar UMKM ini bisa memberikan dalam positif terhadap perekonomian masyarakat. (adv)

AD dan Masyarakat Bersihkan Lingkungan Desa Pendem

May 20, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Dohar Alutsista Arhanud TNI AD melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan jalan dan normalisasi saluran irigasi pertanian di area Bumi Lumbung Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, Jumat ( 19/5/2023 ).

Koordinator kerja bakti  Kapten Arh Akhmad Zainuri mengatakan, kegiatan ini melibatkan warga masyarakat Desa Pendem selama 2 hari yaitu tanggal 17 dan 19 Mei 2023.Ini merupakan bentuk bergotongroyong/kerjasama bersama masyarakat.

Komandan Dohar Alutsista Arhanud Kolonel Arh Ardian Patriamengungkapkan Dohar Alutsista Arhanud TNI AD merupakan satuan pelaksana Pussenarhanud yang memiliki Tupok melaksanakan Asistensi Teknik dan pemeliharaan Alutsista Arhanud TNI AD di seluruh Indonesia.

Satuan Dohar Alutsista Arhanud adalah Satuan Non Komando Kewilayahan, akan tetapi satuan Dohar juga memiliki program kegiatan untuk mewujudkan TNI AD yang terlatih dan profesional serta memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat melalui kegiatan yang terpadu dan melibatkan seluruh Komponen Bangsa yaitu dengan melaksanakan program kegiatan Karya Bakti TNI.

“Karya Bakti Satnonkowil yang  dilaksanakan  ini bisa membantu dan mendukung Satkowil dan Pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu percepatan pembangunan di daerah dalam mewujudkan stabilitas wilayah,” pesan Ardian.

Karya Bakti TNI Satnonkowil Dohar Alutsista Arhanud semester I TA 2023 meliputi kegiatan non fisik melaksanakan diskusi tentang pentingnya menjaga/memelihara lingkungan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat serta kegiatan fisik melaksanakan pembersihan lingkungan khususnya jalan dan normalisasi saluran irigasi pertanian disekitar area Bumi Lumbung Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Sementara Kades Pendem Tri Wahyuwono Efendi menyampaikan terima kasih kepada TNI AD khususnya Dohar Alutsista Arhanud atas dilaksanakannya kegiatan Karya Bakti TNI Satnonkowil di desanya.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan, ” pungkas Tri Wahyuwono.(Buang Supeno/adv )

Rangga Nuke Leonardo dan Nur Fadia Aguspika Wakil Kaltim Paskibraka Nasional 2023

May 20, 2023 by  
Filed under Berita


Nur Fadia Aguspika dan Rangga Nuke Leonardo Wakil Kaltim Paskibraka Nasional 2023 foto bersama Agus Hari Kesuma Kadispora Kaltim (foto : ist)

SAMARINDA –  Proses seleksi paskibraka nasional tingkat Provinsi Kaltim yang dilaksanakan di Hotel Aston Samarinda, selama tiga hari, 17-19 Mei 2023, telah menghasilkan dua orang peserta yang dinyatakan lolos seleksi.

“Dua orang peserta seleksi yang dinyatakan lolos sebagai Wakil Kalimantan Timur adalah Rangga Nuke Leonardo asal Kota Balikpapan dan Nur Fadia Aguspika asal Kota Bontang,” sebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur Agus Hari Kesuma, Jumat (19/5/2023).

Sebelumnya sebanyak 40 orang pelajar yang berasal dari 10 Kabupaten dan Kota se Kaltim mengikuti seleksi paskibraka nasional tingkat provinsi Kaltim.

Tim Seleksi berasal dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Korem 091 Aji Surya Natakesuma, Polresta Samarinda, Himpunan Psikologi Indonesia Kaltim, Badan Kesbangpol Kaltim, serta Rumah Sakit AW Syahranie.

Materi seleksi meliputi Pengetahuan Intelegensia Umum, Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Kesehatan, Samapta, Baris Berbaris, Seleksi Kepribadian (Psikotes, wawancara, Penelusuran Minat, Bakat, dan Penelusuran Rekam Jejak di Media Sosial) dan Administrasi.

Agus menjamin proses seleksi paskibraka nasional berjalan dengan sportif tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Wakil Kaltim yang terpilih adalah mereka yang memang layak dan pantas berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh tim. Tidak ada pihak manapun yang boleh mengintervensi hasil, apalagi saat ini sudah menggunakan aplikasi yang dikeluarkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila,” ujarnya.

Ia pun berharap peserta yang lolos seleksi dapat membawa nama baik Kaltim di tingkat nasional.

“Selamat buat Rangga Nuke Leonardo dan Nur Fadia Aguspika dan buat yang tidak terpilih anda tetap harus bangga karena anda akan mengibarkan bendera merah putih di tingkat provinsi mewakili kabupaten kota masing-masing,” tutupnya.(hel/adv)

 

 

 

Jamaah Jumatan di Al Jabbar

May 20, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Kang Emil melambai ke jamaah yang datang ke Masjid Al Jabbar

DATANG ke Bandung  beberapa hari lalu, saya sempatkan jumatan di Masjid Al Jabbar, kemarin. Sejak dari Balikpapan sudah saya niatin datang ke sana. Rasanya tidak pas juga sebagai ketua Masjid Agung At Taqwa, saya belum pernah singgah ke masjid yang dibangun dan dirancang langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil tersebut.

Masjid Al Jabbar adalah salah satu masjid baru yang viral di jagat maya. Banyak dibicarakan umat Islam di Tanah Air. Terutama dari kemegahan, keunikan dan biaya pembangunannya. Selain Masjid Raya Sheikh Zayed Solo hadiah dari putra mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Saya terkagum-kagum ketika memasuki gerbang Masjid Al Jabbar. Auranya memang luar biasa. Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare di kawasan Kecamatan Gedebage itu, didesain agak beda dengan masjid-masjid di Tanah Air, yang umumnya memiliki kubah. Al Jabar tanpa itu. Alasan Ridwan Kamil tak ada dalil yang mewajibkan membangun masjid harus ada kubahnya. Malah kubah sering membuat suara jadi bergema.

“Inspirasi masjid ini adalah datang dari rumus matematika. Di bawah ada 10 bentuk kurva, di atasnya lima, kemudian jadi empat, jadi dua dan atasnya satu,” kata Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil seperti diberitakan detikJabar.

Dia menjelaskan, Al Jabbar juga berarti asmaul husna. Artinya mahaperkasa dan mahajuara. “Selain itu, nama Jabar juga akronim dari Jawa Barat,” tambahnya.

Masjid Al Jabbar juga populer disebut “masjid terapung.”  Karena dikelilingi danau retensi sebagai penyerap air yang datang dari utara menuju selatan kawasan kota Bandung. Danau yang mengelilingi masjid itu, sempat dijadikan “kolam renang” oleh anak-anak yang bermain di sana.

Seperti Al Zayed, Al Jabbar juga dipenuhi jamaah dan tamu wisata religi dari berbagai penjuru Tanah Air. Ribuan orang datang tiap hari. Hampir tiap sudut tak ada yang kosong. Daya tampung masjid ini bisa mencapai 50 ribu orang. Dilengkapi juga dengan museum sejarah Islam, sejarah Rasulullah dan 25 Nabi serta perkembangan Islam di Nusantara.

“Saya senang datang ke masjid ini. Selain bisa beribadah, juga menambah pengetahuan dan keimanan saya dengan mengunjungi museum sejarah Islam dan Rasulullah,” kata Ibu Salmah, jamaah yang datang dari Kalimantan Selatan.

Luar biasa rasanya bisa salat Jumat di Al Jabbar. “Kita di sini seperti di sarang lebah. Pasrah dengan kehendak Yang Kuasa,” kata sang khatib. Khotbahnya cukup singkat tapi mengena. Saya terpana karena sebagian besar jamaah Al Jabbar anak-anak remaja dan pemuda.

Tak ada laporan keuangan dari pengurus. MC hanya mengantar sebentar langsung azan. Saya lihat ada juga beredar beberapa kotak sedekah, tapi tidak dilakukan secara masif. Saya yang berada di saf 10 tak melihat ada kotak amal yang lewat di depan saya.

Tempat berwudhu di halaman Masjid Al Jabbar yang canti

Masjid Al Jabbar diresmikan akhir tahun 2022 tepatnya Jumat, 30 Desember. Biaya pembangunannya disebut Kang Emil sebesar Rp 1 triliun, yang disisihkan dari APBD Jabar. Urusan biaya ini yang dipersoalkan sejumlah warga termasuk LSM Beyond Anti-Corruption (BAC). Mereka mempersoalkan Pemda Jabar tidak transparan. Karena  ditemukan fakta bahwa anggaran pembangunan Al Jabbar bisa mencapai Rp 1,6 triliun.

BAC membuat petisi. Dan mendapat dukungan tidak kurang dua ribu orang. “Itu artinya masyarakat menaruh perhatian terhadap masalah pembiayaan pembangunan Al Jabbar. Kami teruskan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dilakukan audit,” kata Dedi Hariyadi, Koordinator BAC.

Ridwan Kamil menjelaskan, pembangunan Masjid Al Jabbar merupakan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dan aspirasi jutaan warga Jabar terutama umat Islam. “Tidak ada masalah penggunaan APBD karena itu kewenangan penyelenggara negara. Biasa dana APBD untuk membangun rumah ibadah, tidak saja masjid, juga gereja, pura dan rumah ibadah lainnya,” tambahnya.

SUDAH 10 MASJID

Saya berteman dengan Kang Emil ketika kami sama-sama menjadi wali kota. Sama-sama menjadi pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Bahkan Ridwan Kamil pernah menjadi wakil ketua Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) di mana ketuanya dipercayakan kepada saya.

Sebelum merintis karier di jalur politik, Ridwan Kamil dikenal sebagai  seorang arsitek berkelas dunia. Setelah lulus dari ITB, dia mengambil masternya di University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Lalu menempuh program doktor di Dong-a University.

Dia sempat bekerja dan menjalankan profesinya sebagai arsitek di negeri Paman Sam. Lalu pulang ke Bandung mendirikan Urbane bersama teman-temannya. Urbane adalah firma yang banyak diberikan kepercayaan merancang desain berbagai bangunan, sehingga beragam penghargaan berhasil diraih.

Monumen tsunami Aceh yang bertema “Rumoh Aceh as Escape Hill” adalah karya Ridwan Kamil. Ia berhasil memenangi sayembara tingkat internasional pada tahun 2007 dalam rangka mengenang peristiwa dahsyat tsunami Aceh pada tahun 2004, yang merenggut sekitar 230.000  jiwa.

Saya bersama dua petugas Masjid Al Jabbar

Berkat kepopuleran dan kecerdasannya Kang Emil pada tahun 2013  didorong mengikuti Pilwali Kota Bandung dan menang. Jalan politik semakin terbuka sehingga tahun  2018 dia terpilih sebagai gubernur Jabar. Saat ini nama Kang Emil disebut-sebut juga sebagai salah satu calon wakil presiden.

Dari catatan yang ada, sudah 10 masjid yang didesain Kang Emil. Selain Al Jabbar juga Masjid Al-Irsyad (Bandung Barat),  Masjid Raya Asmaul Husna (Tangerang), Masjid Al-Safar (Rest Area Km 88 Tol Purbaleunyi), Masjid Raya Al-Azhar (Sumarecon, Bekasi), Masjid Jami’e Darussalam (Tanah Abang), Masjid Al-Kamil (Kabupaten Sumedang), Masjid Baiturahman (Yogyakarta) dan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna (Makassar).

Selain di Tanah Air, Kang Emil juga  mendesain kembali Masjid Syeikh Ajlin di Gaza, Palestina yang hancur karena serangan Israel. Pembangunan kembali masjid tersebut merupakan hasil urunan bersama masyarakat Indonesia sebanyak Rp20 miliar. Akhir November tahun lalu, Masjid Ajlin sudah bisa dipergunakan kembali.

Kang Emil juga tengah merancang pembangunan Masjid Al-Mumtadz di Kawasan Cimaung, Kabupaten Bandung. Masjid ini dibangun di samping kawasan Islamic Center Baitul Ridwan, berdekatan dengan makam mendiang putranya, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril). Sesuai namanya, masjid tersebut dibangun untuk mengenang Eril yang tewas tenggelam ketika berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, 26 Mei 2022 lalu.

“Dear Eril. Rumah akhirmu berada di sebelah masjid. Masjid yang bertempat di kampung ibumu. Masjid yang didesain dan sedang dibangun oleh ayahmu. Dan, yang terpenting, masjid ini dinamai seperti namamu, Masjid Al-Mumtadz, yang dalam Bahasa Arab artinya terbaik,” begitu kata Ridwan Kamil dalam unggahan Instagramnya.(*)

 

DPK Kaltim Lakukan Kerja Sama dengan DPK Kutai Kartanegara

May 20, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

TENGGARONG – , DPK Kaltim mmelakukan perjanjian kerja sama dengan DPK Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai upaya meningkatan sinergitas dengan masing-masing Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten/Kota, Jumat (19/5/2023).

Kerja sama antara DPK Kaltim dan DPK Kutai Kartanegara menyepakati kerjasama perihal pengelolaan bidang perpustakaan dan kearsipan. Dilanjutkan supervisi dan pembinaan mengenai pengelolaan sistem informasi pendataan pendayagunaan perpustakaan kabupaten dan kota Kalimantan Timur.

“Kerja sama ini menjadi gerbang kemajuan perpustakaan dan kearsipan. Apalagi, Kutai Kartanegara merupakan wilayah dengan nilai historis yang kuat. Pengelolaan arsip dan literasi sejarah sangat penting untuk ditingkatkan pengelolaannya guna merawat sejarah untuk terus lekat dalam ingatan,”kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim  Muhammad Syafranuddin saat melakukan visitasi ke DPK Kutai Kartanegara didampingi Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama, Hj. E. Mustika Wati.

DIkatakan, upaya pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan guna memperhatikannya jalannya pengelolaan perpustakaan dan kearsipan. DPK Kaltim siap lakukan pembinaan, pendampingan, serta hal-hal apapun yang diperlukan oleh daerah. (adv dpk kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb