HUT “Kepala Suku” RSPB

May 30, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

DIREKTUR Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB)  dr M Noor Khairuddin, Sp.B, MPH didaulat seakan menjadi seorang kepala suku, lalu diarak naik becak. Itu terjadi di halaman RSPB Minggu (28/5) kemarin, mewarnai perayaan hari ulang tahun sang ahli bedah yang ke-56. Khairuddin  lahir, tumbuh berkembang, sukses  berkarier di Balikpapan. Dalam  lingkungan keluarga dekatnya pria berkumis lebat berpostur tinggi besar ini disapa dengan panggilan sayang “Nunung”.

“Selamat ulang tahun, Pak dokter Khairuddin. Kami semua senang di bawah kepemimpinan Bapak. Sehat dan sukses,” kata sejumlah karyawan, tim manajemen,  dokter dan tenaga kesehatan RSPB lainnya serempak.

Khairuddin tampak gagah dan bahagia mengenakan baju adat Dayak. Dia memang sudah hampir tiga tahun menjadi “kepala suku” di RSPB. Dia diangkat sebagai direktur RSPB menggantikan dr Syamsul Bahri, 8 Juli 2020. Sebelumnya Khairuddin wakil direktur. Saat itu saya masih menjabat wali kota.

“Pak Khairuddin diberi pakaian adat karena beliau putra daerah. Jadi selalu punya komitmen yang tinggi membangun daerahnya sendiri. Sengaja kita naikkan becak, supaya beliau tetap sebagai pemimpin yang merakyat dan selalu membela kepentingan rakyat,” kata Bu Lisa, Humas RSPB.

Dokter spesialis bedah lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini kaget ketika saya datang di sela perayaan. Sengaja saya bawakan kado berupa sekeranjang pisang mahuli dan tomat, yang saya panen dari depan rumah saya di Balikpapan Regency. Paket yang sama pernah saya kirim juga ke dr Elies Pitriani Sp.P, yang saya anggap seperti keluarga sendiri.

Saya banyak berutang budi kepada dr Khairuddin. Termasuk ketika saya menjadi wali kota sibuk menangani pandemi Covid-19. Saya hormat karena dr Khairuddin sangat peduli dan mau bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Dia bersama tim dokter lainnya juga menangani istri, menantu, dan dua cucu saya yang tersengat wabah Covid saat itu.

Perayaan HUT Khairuddin dirangkai dengan HUT ke-36 RSPB. RSPB yang berdiri di atas tanah seluas 34 hektare lebih itu, diresmikan oleh Dirut Pertamina Brigjen TNI Dr Ibnu Sutowo pada era Presiden Soeharto, 4 April 1987. Ibnu Sutowo juga yang membangun  kompleks Banua Patra termasuk Lapangan Merdeka.

Meski kelasnya masih setingkat di bawah RSUD Kanujoso milik Pemprov Kaltim, toh RSPB diakui sebagai salah satu rumah sakit rujukan terbaik tidak saja bagi  pekerja Pertamina dan keluarga, tetapi juga masyarakat umum. “Rasanya kelasnya beda kalau dirawat di RSPB,” kata seorang pasien.

Tiga hari lalu ada komentar seorang keluarga pasien bernama Ernita. “Terima kasih RSPB sudah melayani  kedua orang tua saya dengan baik. Padahal sudah mondar-mandir ke RS yang lain, tapi tak ada yang bisa. Pas ke Pertamina, langsung dilayani rawat inap. Pelayanannya juga oke,” katanya begitu.

“Mungkin ini RS yang menerima pasien BPJS dengan pelayanan terbaik. Semua staf ramah. Semoga tetap seperti ini. Kita patut bersyukur Balikpapan punya RS seperti ini,” kata Goeij.

Setidaknya ada 10 dokter spesialis dengan segudang pengalaman bertugas di RSPB. Ada dokter Muhammad Iqbal yang dikenal sebagai spesialis jantung, ada dr Alvarez, spesialis othopedi yang sering muncul di medsos, ada dr Aspian Noor, ahli obstetri dan ginekologi yang juga suami Kepala Dinas Kesehatan Kota dr Andi Sri Juliarty alias dr Dio. Selain itu ada dr Sentot, spesialis bedah onkologi, dr David, spesialis jantung dan pembuluh darah serta dr Rahmat, spesialis  plastic surgery.

Dengan mengenakan kaus merah, keluarga besar RSPB larut dalam keriangan dan  suka cita HUT. Ada sejumlah lomba digelar dengan disediakan berbagai hadiah. Mulai lomba band, lomba masak antarunit, lomba poster edukasi, lomba membuat video ucapan HUT RSPB, lomba futsal putra/putri, lomba tenis meja sampai lomba PUBG.

Saya mendapat kehormatan menerima bagian nasi tumpeng pertama dari dr Khairuddin. Bahkan pulangnya diberi 4 kotak kue. Cucu saya, Defa yang lagi latihan sepak bola di Lapangan Merdeka suka sekali. “Terima kasih, Kai, selamat ulang tahun dokter Khairuddin,” katanya gembira.

TETAP DI BALIKPAPAN

Menurut dr Khairuddin, dia sempat ditawari “hijrah” ke kantor korporasi di Jakarta. “Tapi saya minta izin tetap di Balikpapan untuk menuntaskan pembangunan dan pengembangan RSPB dan fasilitas kesehatan lainnya,”jelasnya.

Salah satunya mengembangkan klinik kesehatan milik Pertamina di Panorama, Rapak menjadi rumah sakit type C.  “Kalau di sana sudah rampung dan sudah beroperasi, maka RSPB akan kita kembangkan dan tingkatkan lagi,” kata Khairuddin.

Ada beberapa program pengembangan RSPB yang tengah dipersiapkan. Antara lain dibukanya Klinik Fertilitas bekerjasama dengan Morula IVF Indonesia, hyperbaric chamber, MCU one stop-service, perubahan ruang kamar rawat inap secara menyeluruh serta membuka klinik tumbuh kembang anak.

Sekarang ini RSPB dilengkapi pelayanan rawat inap termasuk kelas super VIP, instalasi gawat darurat (ICU/ICCU/PICU/NICU), kamar operasi, gedung layanan sport medicine, Cardiac Center, Eye Center, Diabetes Center, pelayanan poli, apotek dan fasilitas penunjang lainnya seperti laboratorium, rontgen dan CT Scan, USG4D, EEG, fisioterapi serta endoskopi.

RSPB juga punya fasilitas pendaratan helikopter untuk melayani pasien rujukan, yang biasanya dari pekerja Pertamina atau perusahaan pendukungnya di anjungan lepas pantai atau yang bekerja di daerah pelosok.

Khairuddin menyadari dengan adanya proyek perluasan kilang Pertamina (RDMP) Balikpapan dan dimulakannya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), maka keandalan pelayanan RSPB sangat dibutuhkan. Bahkan menjadi tuntutan untuk terus ditingkatkan.

Menurut dia, RSPB memiliki visi menjadi penyelenggara layanan kesehatan yang prima, terpercaya, serta memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di Kaltim. Selamat ulang tahun dr Khairuddin, sukses dan terus mengabdi untuk kepentingan rakyat banyak. Dan selamat ulang tahun juga untuk RSPB yang hebat dan terpercaya.(*)

Semesta Academy Beri Motivasi Jajaran Binmas Polda Kaltim

May 30, 2023 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN – Tak sekedar memberikan pembekalan secara teknis, jajaran kepolisian yang menjalankan fungsi pembinaan masyarakat (Binmas) juga diberikan semangat dan motivasi oleh trainer dari Semesta Academy, Endro S Efendi CHt., CT., CPS.

“Menjalankan fungsi Binmas ini memang tidak mudah. Selain harus bersentuhan dengan masyarakat, yang juga tidak mudah adalah bagaimana menghadapi komandan,” kata Endro ketika berbicara di depan para polisi di Gedung Mahakam Markas Polda Kaltim, Senin (29/5) tadi.

Praktisi teknologi pikiran yang juga alumni PPRA 57 Lemhannas RI ini sengaja dihadirkan di sela kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) yang diikuti tidak hanya secara langsung, namun juga secara online melalui zoom oleh para petugas polisi yang menjalankan fungsi Binmas di lingkungan Polda Kaltim.

Dalam paparannya, Endro mengajak para aparat untuk menjalankan tugasnya dengan hati tenang dan nyaman. Beberapa teknik terapi berbasis teknologi pikiran pun diajarkan oleh Endro, agar para anggota, bisa membereskan berbagai perasaan tidak nyaman dalam menjalankan tugasnya.

“Ketika bapak dan ibu sudah bekerja dengan baik, ikhlas dan hati nyaman, percaya saja, rezeki akan datang dengan sendirinya. Rezeki tentu tidak harus berupa uang. Kita dan keluarga selalu sehat, itu juga rezeki yang tidak bisa dinilai harganya,” ujar Endro.

Sementara itu, Direktur Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi (KBP) Anggie Yulianto Putro, S.H., S.IK, menyampaikan, sengaja mengundang pembicara dari Semesta Academy untuk memberikan semangat dan pencerahan pada jajarannya.

“Ibarat handphone, anggota ini harus diisi lagi baterainya biar terus semangat. Kalau Binmas semangat, masyarakat bahagia,” ujarnya. Ia berharap, citra polisi di mata masyarakat juga harus ditingkatkan, karena saat ini sedang mendapat ujian yang tidak mudah.

“Karena itu, anggota yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, harus tetap fokus dalam menjalankan tugas melayani, mengayomi dan melindungi,” sebut Anggie.  (*)

JAM-Pidum Setujui Permohonan 3 Kasus Restorative Justice dari Kejati Kaltim

May 29, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

JAKARTA – Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Dr. Fadil Zumhana menyetujui 18 permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative dan 3 kasus diantaranya berasal dari Kejaksaan Tinggi Kaltim.

Adapun 3 permohonan penghentian penuntutan di wilayah hukum Kejati Kaltim yaitu :

  1. Tersangka Muhammad Bismar bin Umar dari Kejaksaan Negeri Penajem Paser Utara yang disangka melanggar Pasal 362 KUHPjo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP tentang Pencurian.
  2. Tersangka jefri Samaa alias Jefri anak dari Frans Samaa dari Kejaksaan Negeri Nunukan yang disangka melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.
  3. Tersangka Baso Mulyadi alias Adi bin Baso Muhammad Amin dari Kejaksaan Negeri Samarinda yang disangka melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

“Alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan karena telah dilaksanakan proses perdamaian dimana Tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf, tersangka belum pernah dihukum, tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana,” sebut Fadil Zulhama – JAM Pidum melalui siaran pers Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Senin (29/5/2023).

Selain itu, ancaman pidana denda atau penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun, tersangka berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya, proses perdamaian dilakukan secara sukarela dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan, danintimidasi, tersangka dan korban setuju untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan karena tidak akan membawa manfaat yang lebih besar, pertimbangan sosiologis, masyarakat merespon positif.

Selanjutnya, JAM-Pidum memerintahkan kepada Para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif sesuai Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 danSurat Edaran JAM-Pidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif sebagai perwujudan kepastian hukum.(*)

 

Eksplorasi Tiga Danau, Dispar Kaltim Ajak Puluhan Penggiat Pariwisata

May 29, 2023 by  
Filed under Wisata

Vivaborneo.com, Samarinda – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) kembali mengundang puluhan peserta untuk mengeksplorasi obyek “Wisata Tiga Danau”. Dispar Kaltim terus mendorong wisata tiga danau ini sebagai obyek wisata unggulan Kaltim di masa depan.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata  Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kaltim mengatakan,  maksud dari keseluruhan kegiatan ini adalah menginformasikan kepada masyarakat luas melalui metode pengenalan destinasi wisata secara luas kepada calon wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

“Kita terus terkenalkan objek pariwisata Kaltim agar dikenal masyarakat juga di daerah lain selain itu juga menumbuhkan image bahwa Kaltim layak sebagai daerah tujuan wisata (DTW) melalui tulisan para jurnalis, blogger, influencer, selebgram serta Youtubers dan operator perjalanan tut and travel,” ujar Restiawan Baihaqi pada Senin (29/3/2023).

Baihaqi berharap para dapat menikmati sekaligus menyebarluaskan informasi wisata Tiga Danau ini kepada masyarakat luas.

Peran peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi wisata ekowisata yang ada di Kaltim, tepatnya Danau Melintang dan Semayang di Kabupaten Kutai Kartanegara serta Danau Jempang di  Kutai Barat.

Diakui Baihaqi, jika perjalanan Tiga Danau tahun ini memangkas waktu dari 3 hari 2 malam pada tahun sebelumnya menjadi lebih singkat 2 hari 1 malam di tahun ini.

“Kami ingin melihat bagaimana umpan balik peserta terhadap waktu yang kita berikan. Bagaimana saran dan masukan dari peserta. Kita ingin wisata Tiga Danau ini menjadi obyek wisata unggulan Kaltim,” ujar Baihaqi.

Adapun acara family trip ini diantaranya mengunjungi Desa Terapung Desa Enggelam, Desa Melintang, dan menginap di Desa Muara Muntai, Kutai Kartanegara. Hari kedua, peserta akan diajak ke desa adat Lamin Mancong dengan menyusuri Danau Jempang yang masuk dalam administrasi Kabupaten Kutai Barat.

“Selamat mengeksplor tiga danau terluas di Kaltim yaitu Danau Semayang, Melintang dan Danau Jempang. Semoga berkesan dan selamat kembali sampai tujuan,” ucap Baihaqi saat melepas peserta di halaman Kantor Dispar Kaltim, Samarinda.(Vb/Yul)

 

Kota Batu Raih E-Purchasing Awards Jawa Timur

May 29, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Pemerintah Kota Batu meraih  E-Purchasing Awards Jawa Timur, yakni peringkat 5 daerah dengan transaksi terbesar dalam pemanfaatkan barang dan jasa melalui Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo).

E-Purchasing Awards Jawa Timur diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, pada acara E-Purchasing Awards Tahun 2023 yang diselenggarakan di Grand City Convention and Exhibition Surabaya, Senin  (29/5/2023).

E-Purchasing Awards Tahun 2023 mengambil tema Jawa Timur Bangkit Lebih Kuat dengan Transformasi Digital Pengadaan Barang dan Jasa.

Raihan ini sangat membanggakan, terutama dalam membangkitkan transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta membangun transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kebanggaan bagi kita hari ini menerima E-Purcasing Awards Jawa Timur. Ini merupakan komitmen kita untuk menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel,” ungkap PJ Walikota Batu Aries Agung Paewei usai menerima penghargaan.

E-Purchasing dalam pengadaan barang dan jasa, baik melalui e-katalog dan toko daring (Jatim Bejo Jawa Timur Belanja Online) yang merupakan salah satu upaya agar transparansi dalam pengadaan barang  dan jasa.

Secara transparan sistem ini diimplementasikan ke seluruh proses pengadaan, mulai dari perencanaan kebutuhan, penilaian terhadap vendor atau supplier hingga tahap pembayaran.

Proses yang transparan ini membuat lebih mudah untuk berinvestasi dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Berdasarkan data LKPP, Kota Batu secara nasonal, merupakan salah satu dari 10 kota dengan Indeks E-Purchasing Terbesar yaitu 23,94%. Angka Indeks E-Purchasing tertinggi diperoleh dari Indeks Transaksi Toko Daring mencapai 41,39% atau Rp 17,9 Milyar, selanjutnya Indeks Transaksi Non Katalog Lokal 28,23% dan Indeks Transaksi Katalog Lokal 2,20%.

Di Jawa Timur, untuk Indeks Transaksi Toko Daring, Kota Batu masuk 5 besar terbesar bersama dengan Kota Surabaya, Kota Malang dan Kota Kediri.

Sementara itu, daerah lain di Jawa Timur yang mendapatkan E-Purchasing Awards yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Sidoarjo.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan misi besar provinsi dan daerah di Jawa Timur adalah untuk menumbuhkan UMKM melalui pengadaan barang dan jasa. Jika dahulu hanya 50 juta produk, maka dengan e-purchasing, saat ini sudah ada 200 juta produk UMKM Jawa Timur yang dapat diakses.

“Saya rasa sistem dan ekosistem ini akan meningkatkan UMKM semakin tumbuh. Makin tumbuh makin inklusif, makin tumbuh makin berkurang kemiskinan, makin tumbuh makin berkurang pengangguran dan makin tumbuh makin meningkat kesejahteraan,” Ungkap Guberbur.

Kegiatan E-Purchasing Awards diawali laporan kegiatan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, paparan Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi, terkait Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa melalui E-Purchasing (Toko Daring dan E-Katalog), dan juga menghadirkan secara daring Niken Ariati, Koordinator Strategi Nasional Pencegahan Korupsi KPK RI, dengan materi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi dengan Peningkatan Transaksi melalui Toko Daring dan E-Katalog.

Dalam paparannya, Niken menjelaskan jika sistem e-purchasing masih memiliki kelemahan dalam pencegahan korupsi. Oleh karena itu, ke depan akan dilakukan penambahan tools pencegahan korupsi. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah melebihi target dalam penggunaan e-purcashing sebagai provinsi dengan transaksi terbanyak.

Provinsi Jawa Timur, juga meraih penghargaan dengan Pengelola Katalog Elektronik Lokal dengan Jumlah Etalase Terbanyak secara Nasional. Selamat bagi penerima E-Purcashing Awards Jawa Timur.(Buang Supeno/adv )

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1188005
    Users Today : 3704
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 124515
    Total Users : 1188005
    Total views : 11294611
    Who's Online : 46
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23