Pemkab Paser Dinilai Cukup Baik Tingkatkan Literasi Masyarakat

July 20, 2023 by  
Filed under Paser

Kasrani

PASER – Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Paser Kasrani menilai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sudah cukup baik dalam meningkatkan literasi masyarakat di wilayahnya.

“Program yang sudah dilakukan oleh Pemkab Paser, harus dilakukan inovasi dan langkah perbaikan. Jangan pernah puas dengan program yang sudah ada,” tegas Kasrani lagi, Rabu (19/7/2023).

Ia mencontohkan, program pojok baca di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu sangat bagus sekali. Apalagi di OPD pelayanan umum, masyarakat sambil menunggu antrian mereka bisa membaca. Ini perlu didorong terus agar bisa dikembangkan.

“Kami berharap ada penilaian kepada OPD yang memiliki perpustakaan terbaik,” harapnya.

Kemudian juga, dalam membuat program saat ini tidak bisa lari dari digitalisasi. Maka, bagaimana Pemkab Paser untuk menghadirkan perpustakaan itu, termasuk pojok baca digital di setiap stakeholder. Bukan hanya di OPD saja, tapi juga harus sampai ke kecamatan dan desa. Sekarang tentu tidak ada alasan jaringan dan sebagainya, karena sebagian besar desa sudah mempunyai jaringan.

“Sekarang sudah zaman digital, anak-anak tidak terlepas dari penggunaan teknologi. Bagaimana cara kita untuk hadir di dalam teknologi untuk menarik minat baca,” bebernya.

Ia menjelaskan, usaha pemerintah sudah baik, tetapi perlu terus ditingkatkan menyesuaikan perubahan jaman. Kalau dahulu, dengan hadirnya perpustakaan sampai desa sudah cukup. Berbeda dengan kondisi sekarang, buku harus diperbanyak, kemudian harus dihadirkan program digitalisasi.

“Jangan sampai program ini hanya sekedar program, tapi harus lakukan evaluasi dan perbaikan. Kemudian, berikan penghargaan kepada mereka, sehingga ada motivasi. Misalnya perpustakaan sekolah terbaik, berikan penghargaan,” jelasnya.

Dikatakannya, pemerintah memang harus hadir untuk meningkatkan literasi. Sebab hal ini menjadi kewajiban bersama. Masyarakat harus membiasakan karena kalau sudah terbiasa maka akan menjadi budaya.(adv-dpk kaltim)

Restoran Tertinggi di Samarinda, Lahirkan Menu Asian Fusion

July 19, 2023 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Salah satu restoran tertinggi di Samarinda, SkyHouse Restaurant melahirkan menu cita rasa Asia dengan sentuhan lokal. Restoran yang berada di lantai 18 Hotel Mercure, Jalan Mulawarman Samarinda ini berharap, kehadiran menu tersebut menambah pilihan bagi para pelanggannya di Kota Tepian ini.

“Banyak tamu mencari makanan Indonesia, terutama nasi. Jadi kita coba ciptakan kreasi menu nasi dipadu daging atau ayam agar lebih ramah untuk lidah masyarakat local,” sebut Estetika Putri, Marketing & Communication Manager Mercure & ibis Samarinda, Selasa (18/7).

Total 10 menu baru yang siap ditawarkan Sky House. Di antaranya Nasi Campur Yakimeshi, Sate Ayam Ponorogo, Iga Bakar Sambal Ijo, Steak Teriyaki, SkyHouse Roll, Striploin Fuyunghai, Mie Goreng Salmon, serta Mie Kuah SkyHouse. Ada juga McBurn Chicken Steak dan Chicken Cordon Bleu.

“Kreasi menu baru ini sangat unik karena terdiri dari perpaduan makanan berbagai negara seperti Jepang, Korea, Cina, dan tentunya Indonesia,” sebut Hendricus Yulianto, Executive Chef Mercure Samarinda.

Ia mencontohkan Nasi Campur Yakimeshi. Menu ini unik karena terdiri nasi goreng khas Indonesia, dipadukan beef katsu khas Jepang, serta ayam panggang saus bulgogi khas Korea. Semua bercampur dalam satu piring. Varian menu baru ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp 88 ribu hingga Rp 188 ribu.

Sky House Restaurant di rooftop Hotel Mercure Samarinda ini dibuka sejak Desember 2022. Ada dua pilihan lokasi jika ingin menikmati sensasi di atas ketinggian Kota Samarinda dengan pemandangan Sungai Mahakam dan pusat Kota Samarinda ini. Untuk yang tertutup di lantai 17 sementara yang terbuka di lantai 18. (*)

Perpustakaan Samarinda Beri Kenyamanan dan Wifi Gratis

July 19, 2023 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA  – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Samarinda terus meningkatkan pelayanan guna memaksimalkan jumlah pengunjung perpustakaan. Salah satunya dilengkapi dengan jaringan internet atau wifi gratis. Saat ini, perpustakaan milik DPK Samarinda memiliki 43.223 eksemplar buku dengan 23.203 judul.

Kepala DKP Kota Samarinda, Erham Yusuf mengatakan, masyarakat umum yang hendak membaca buku ataupun melakukan aktivitas lainnya seperti mahasiswa yang mengerjakan tugas kuliah dan semacamnya bisa memanfaatkan fasilitas di perpustakaan ini.

“Layanan perpustakaan kita buka untuk umum, tidak hanya yang sudah menjadi anggota, namun juga untuk warga yang ingin mendaftar sebagai anggota baru perpustakaan,”kata Erham.

Aktivitas peminjaman buku dapat dilayani di gedung perpustakaan kota di bagian barat gedung DPK. Peminjaman koleksi buku bisa dilakukan bagi pengunjung yang telah menjadi anggota perpustakaan dan memiliki kartu anggota.

“Untuk mendaftar menjadi anggota cukup mengisi formulir dan melampirkan kartu identitas, jadi silakan datang dan berkunjung ke sini,” pinta Erham.

Koleksi buku di perpustakaan kota terdiri dari buku fiksi dan non fiksi, hingga buku referensi berbagai macam bidang ilmu pengetahuan. Terkait pembenahan dan perbaikan bangunan belum lama ini, Erham memastikan telah rampung.(adv-dpk kaltim)

Isran Noorr Bawa Isu Minyak Sawit ke Belanda

July 19, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

DENHAAG – Isu minyak sawit dibawa Gubernur Kaltim Isran Noor ke Belanda. Pasalnya, hingga saat ini, Indonesia masih kerap mendapatkan ‘teror’ dalam bisnis kelapa sawit dari negara-negara Eropa.  Mereka  berulang kali membawa isu lingkungan dan pengrusakan hutan.

“Menurut saya, ini bukan persoalan lingkungan dan pengrusakan hutan, tapi kompetisi,” kata Isran Noor di Kedutaan Besar Republik Indonesia Denhaag, Senin (17/7/2023)

Alasan Isran Noor, bila dibandingkan dengan minyak matahari yang banyak diproduksi di Eropa, sawit lebih ramah dari sisi lingkungan. Pertama karena sawit bisa bertahan hidup selama 25 tahun, bahkan 30 tahun.  Selama itu pula, sawit tetap menjadi pohon, meski homogen.

Kalau bunga matahari, setiap enam bulan dipanen. Saat itu hutan dibuka kembali, karena harus dipanen.

“Kalau sawit tidak. Selama 25 tahun dia akan tetap menjadi pohon untuk menahan hantaman panas matahari, penguapan terbatas dan kalau ada air hujan  dia akan menyerap air,” beber Gubernur Isran Noor.

Persaingan yang diyakini Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia itu adalah tentang produktivitas dan produksi. Sebab satu hektare sawit sama dengan 10 hektare minyak matahari.  Jadi sesungguhnya, minyak matahari tidak mungkin bersaing dengan minyak sawit.

Ditegaskan juga bahwa penanaman sawit juga selalu mengacu pada kaidah-kaidah lingkungan. Salah satunya, sawit tidak ditanam di kawasan hutan, tapi kawasan nonkehutanan, yakni areal penggunaan lainnya (APL). Sayangnya, banyak kelompok-kelompok di dalam negeri yang justru memberikan data dan informasi yang salah ke Eropa.

Gubernur mengungkapkan produksi crude palm oil (CPO) Indonesia mencapai 55 juta ton per tahun. Sebesar 20 juta ton digunakan untuk keperluan dalam negeri sebagai bahan baku minyak goreng dan biodiesel. Sisanya diekspor.

“Dari 35 juta ton ekspor itu, hanya 8 persen yang diekspor ke Eropa, kecil sekali. Kalau saya dijadikan juru runding pemerintah, tidak usah saja ekspor ke Eropa,” sindir Gubernur.

Menjawab keluhan Ketua Umum APPSI itu, Duta Besar (Dubes) Republik  Indonesia Denhaag Mayerfas meminta agar produksi dan ekspor CPO ke Belanda  dan Eropa tetap dilanjutkan.

“Tanpa sawit, mereka pasti sulit. Beberapa waktu lalu, ketika kita stop dua bulan, mereka (Eropa) teriak,” kata Dubes Mayerfas.

Belanda sendiri kata Mayerfas, menjadi partner utama perdagangan Indonesia  di Eropa. Tahun lalu ekspor Indonesia mencapai USD 65 miliar dan surplus sebesar USD 5 miliar. Belanda juga merupakan investor terbesar Eropa ke Indonesia, termasuk besarnya kunjungan wisatawan ke Tanah Air. Jumlahnya berkisar 250 ribu per tahun. Wisatawan dari Belanda berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia, bukan hanya Bali.

“Jadi lanjutkan saja sawitnya Pak Gubernur. Yang  pasti,  Belanda akan terus memberi banyak nilai tambah secara ekonomi untuk Kaltim dan Indonesia,” tutup Mayerfas.

Hadir bersama Gubernur Isran Noor, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ma’mun Amir, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Sekda Kaltim Sri Wahyuni dan Ketua Dewan Pakar APPSI Prof Ryas Rasyid. (sam)

Isran Noor Pimpin Kunjungan APPSI ke Belanda

July 19, 2023 by  
Filed under Berita

DENHAAG – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) memimpin studi perspektif ke Belanda dan Swiss, 17-22 Juli 2022.

Tiba di Bandara Schiphol Amsterdam jelang tengah hari, Senin (17/7/2023), Isran Noor langsung memimpin rombongan APPSI menuju Jalan Tobias Asserlaan 8, 2517 KC, Denhaag. Gubernur dan rombongan APPSI langsung disambut Duta Besar  (Dubes) Indonesia di Denhaag Mayerfas.

“Selamat datang Pak Gubernur dan seluruh rombongan,” sapa  Dubes Mayerfas di Aula Nusantara, Senin sore.

“Terima kasih atas kunjungannya. Jika ada kerja sama nyata yang perlu ditindaklajuti, kami akan segera tindak lanjuti. Misalnya soal SDM, energi dan lain-lain,” kata Dubes Indonesia Mayerfas di Aula Nusantara  yang berasal dari Sumatera Barat itu.

Dijelaskan Mayerfas, penduduk Belanda yang berdarah Indonesia berjumlah sekitar 1,7 juta orang. Sementara dengan berbagai alasan, seperti pernikahan dan kemudahan berusaha, terdapat sekitar 600.000 orang yang mengubah paspor Indonesia menjadi Belanda.

“Orang Belanda yang lahir di Indonesia ada sekitar 10 persen dari jumlah penduduk sekarang,” ungkap Dubes Mayerfas.

Di Belanda pun ada tidak kurang dari 400 restoran dimiliki orang Indonesia. Maka di Belanda dibuatlah persatuan pengusaha Indonesia di Belanda yang beranggotakan sekitar 600 orang. Selain itu, juga terdapat 77 kelompok/organisasi warga Indonesia di Belanda.

“Itu yang banyak kami tangani, agar bagaimana semua bisa terlindungi di sini, termasuk yang menjadi diaspora kita. Setidaknya sekitar 100 pelayanan masyarakat yang kami lakukan setiap hari dalam berbagai urusan, seperti pembuatan paspor dan hal lain yang diperlukan,” tambah Mayerfas.

Gubernur Isran Noor mengungkapkan rencana kunjungan kerja ini sebenarnya sudah terprogram cukup lama, sekitar tujuh tahun lalu.

“Pertama, kita ingin belajar untuk meningkatkan kerja sama antarpemerintah dan sekaligus pemerintah daerah dan pemerintah Belanda,” kata Isran Noor.

Sebagai mitra strategis pemerintah pusat, APPSI lanjut Gubernur, akan menyampaikan hal-hal yang secara regulasi mungkin belum diatur, tetapi hal itu penting dan banyak hal lainnya.

“Misalnya saja soal investasi, bisnis atau usaha. Semua itu ada peran pemerintah daerah. Semua yang diurus Jakarta, semua komoditinya itu ada di daerah-daerah,” jelas Gubernur.

Belanda sendiri kata Gubernur menjadi bagian dari sejarah pemerintahan di Indonesia.

Saat kunjungan ini Isran Noor hadir bersama Ketua Dewan Pakar APPSI Prof Ryas Rasyid, Anggota Dewan Pakar APPSI Prof Muchlis Hamdi, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ma’mun Amir, Asisten II Setda Provinsi Papua Suzana Dewijana Wanggai dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Maluku Dominggus Nicodemus Kaya.

Sedangkan dari Kaltim tampak mendampi Sekda Sri Wahyuni dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah Pemprov Kaltim. Hadir juga Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, para Wakil Ketua DPRD Kaltim M Samsun, Seno Aji, Sigit Wibowo, Ketua Komisi III Veridiana Huraq Wang dan Anggota DPRD Kaltim Ekti Imanuel.

Selasa (18/7/2023), rombongan APPSI akan melakukan kunjungan ke The Association of Provinces of the Netherlands (Interprovicial Overleg/IPO/Asosiasi Pemerintah Provinsi) dan International Cooperation Agency of the Association of Netherlands Municipalities (Vereniging van Netherlandse Gemeenten/VNG/Asosiasi Pemerintah Kabupaten/Kota).

Rombongan juga akan datang ke Penitiary Arnhem (Lembaga Pemasyarakatan Arnhem) dan kunjungan ke Dutch Probation & Workplace Community Center.  (sam)

« Previous PageNext Page »

  • vb