Andi Harun Sudah Tergusur?

May 8, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

BAKAL calon gubernur (Bacagub) Kaltim 2024 sampai saat ini masih 3 orang. Isran Noor (IN), Mahyudin, dan Haji Rudy Mas’ud (Harum). Belum ada tanda-tanda ada tambahan. Padahal kalau dari jumlah kursi di DPRD Kaltim, sangat memungkinkan 5 pasangan calon yang muncul. Pada Pilgub Kaltim 2018 lalu, ada 4 pasangan yang maju.

Yang masih kita tunggu sikap PDIP, yang biasanya langganan mengusung  calon. Tapi suasana kebatinannya  memang beda. Karena PDIP Kaltim kali ini berdasarkan hasil Pileg 2024 hanya di urutan ke-3 dengan perolehan 9 kursi. Jadi tidak bisa mengajukan calon sendiri kecuali berkoalisi.

Dari 3 bacagub tadi, baru Harum yang jelas perahunya. Ketua DPD Golkar Kaltim dan anggota Komisi III DPR RI itu,  sudah pasti menggunakan perahunya sendiri, yang meraup 15 kursi di DPRD Kaltim. Sudah lebih dari cukup dari batas persyaratan 11 kursi.

Sedang IN dan Mahyudin belum dapat dipastikan. Mereka sama-sama masih di simpang jalan, apakah menggunakan jalur perseorangan atau jalur partai. Tentulah mereka melihat perkembangan yang terjadi ke depan dan lihat kesiapan dukungan.

Lalu ke arah mana partai-partai yang ada? Sebagai catatan kita, hasil Pileg 2024 untuk DPRD Kaltim, Golkar meraih 15 kursi,  Gerindra 10, PDIP 9, PKB 6, PAN 4, PKS 4, Nasdem 3, Demokrat dan PPP sama-sama 2 kursi.

Jika Harum berhasil menggaet Sekretaris DPD Gerindra Kaltim Seno Aji sebagai wakilnya (cawagub), maka pasangan Harum-Seno sudah mengantongi 25 kursi. Itu hampir separuh dari jumlah kursi yang ada di DPRD Kaltim.

Dalam pemberitaan TRIBUNKALTARA.COM, Partai Golkar Kaltim tengah membangun koalisi besar. Harum tidak ragu-ragu ikut mendaftar di sekretariat PDIP, PKB, Nasdem, dan Demokrat. “Atas instruksi Pak Rudy Mas’ud, semua partai kita ajak untuk dikompromikan dan dinegosiasikan jangan sampai ada yang terlepas di Pilkada ini,” kata Sudarno, wakil ketua Bidang Media.

Kalau Harum berhasil merengkuh keempat partai itu, maka koalisi Golkar sudah mencapai 45 kursi. Itu berarti sisa 10 kursi. Sudah pasti, tidak cukup lagi buat IN dan Mahyudin untuk menggunakan perahu partai untuk maju. Kecuali jalur perseorangan atau independen.

Tapi apakah itu memang terwujud? Kita masih menunggu perkembangan ke depan. Karena IN dan Mahyudin juga melakukan pendekatan yang sama. Mereka tidak tinggal diam. Ketiganya sama-sama raja. Sama-sama sakti. Sama-sama kuat lobinya. IN Si Raja Naga, Harum si Raja Minyak, dan Mahyudin si Raja Ayam.

Dari kubu IN terdengar kabar mereka bisa merebut 18 kursi. Yang kita tahu IN juga dekat dengan Prabowo. Jadi meski Harum sebagai ketua Tim Kemenangan Prabowo-Gibran di Kaltim, IN juga punya andil memenangkan Prabowo. Dia menggelar beberapa kali kampanye, yang mendukung pasangan No 2. Karena itu siapa yang mendapat surat rekomendasi dari Prabowo masih tanda tanya.

IN dan Mahyudin juga hadir di acara pertemuan DPP PKB di Jakarta. Malah kabarnya ketika nama Isran Noor disebut, applaus para undangan bergema memberi apresiasi. Itu pertanda IN mendapat perhatian khusus. Sementara saya lihat ada juga foto pertemuan khusus Mahyudin dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, yang akrab dipanggil Bang Zul. Tapi IN juga mendaftar di sini.

Isran di depan pendukungnya di Muara Wahau, Kutim.

Dari Posko Isran-Hadi di Jl Arif Rahman Hakim Samarinda dilaporkan, mereka sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 295.251 surat dukungan (surduk). Tersebar di 10 kabupaten/kota. Jadi sudah melampaui persyaratan KPU, yang ditetapkan 236.185 surduk jika melalui jalur perseorangan.

Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady mengatakan, meski surduk yang mereka kumpulkan sudah lebih dari cukup, toh penentuan jalur mana yang bakal dijalani belum diputuskan. “Nanti Rabu (8/5) ini ada statement buat media. Akan kita umumkan keputusan langkah politik paslon kebanggaan kami, Isran-Hadi,” tandasnya.

Kalaulah benar Isran-Hadi akan mengumumkan perahunya sekarang, maka ada kemungkinan mereka menggunakan jalur perseorangan atau independen. Soalnya partai-partai masih dalam masa pendaftaran dan belum ada isyarat segera memutuskan siapa calon atau paslon pilihan mereka. Tapi namanya Si Raja Naga, bisa saja yang diumumkan benar-benar kejutan.

KIBARKAN “HARUS”

Di kalangan keluarga besar Golkar di daerah ini mulai beredar desain wajah Harum bersama Seno Aji,  sekretaris  DPD Gerindra Kaltim, yang juga wakil ketua DPRD Kaltim. Tagline-nya menarik juga. “Rakyat Kaltim HARUS Sejahtera dan Mandiri.

HARUS itu akronim perpaduan nama Harum dan Seno Aji. Jadi visinya membuat Rakyat Kaltim Sejahtera dan Mandiri. Maknanya tidak jauh berbeda dengan Kaltim Berdaulat 2 milik Isran-Hadi dan Kaltim Keren dari Mahyudin. Kalaupun beda, biasanya dari penajaman program prioritas yang mereka tetapkan.

Sejauh ini belum ada komentar terbaru dari Ketua DPD Gerindra Kaltim, Andi Harun (AH), yang juga wali Kota Samarinda apakah Seno Aji sudah direstui secara resmi oleh Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto. Dan bagaimana nasib pencalonan AH sendiri baik di Pilgub ataupun di Pilwali Samarinda.

Kabar terbaru beredar di kalangan anggota DPRD Kaltim di Karang Paci, kalau tongkat komando Gerindra Kaltim sudah atau dalam proses lepas dari AH. Budisatrio Djiwandono, anggota DPR RI dapil Kaltim yang juga keponakan Prabowo sepertinya ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt). Sayang belum didapat konfirmasi dari berbagai pihak terkait berita ini.

Kalau Harum benar sudah satu chemistry dengan Seno Aji, itu berarti tinggal Mahyudin yang  belum menentukan siapa pendampingnya. Beberapa waktu lalu, wakil ketua DPD RI ini menemui Rusmadi Wongso, wakil wali kota Samarinda. Ada yang menduga ini pertanda “perkawinan baru” setelah HARUS.

Mahyudin meminta kepada tim dan simpatisannya untuk bersabar. “Saya lagi terus melakukan langkah-langkah politik untuk memastikan perahu yang kita naiki menuju Pilgub 24 November mendatang,” jelasnya.

Dia tetap optimis “Kaltim Keren” bisa berkibar di panggung Pilgub Kaltim. Mahyudin salah seorang politisi Kaltim terbaik yang mampu bersaing di Jakarta. Dia pernah menjadi wakil ketua DPP Golkar dan wakil ketua MPR RI.

Untuk diketahui, jadwal Pilkada Serentak 2024 di antaranya waktu pemenuhan persyaratan perseorangan  ke KPU 5 Mei – 19 Agustus, Pendaftaran Paslon 27 – 29 Agustus, Pelaksanaan Kampanye  25 September – 23 November, Masa Tenang 24 – 26 November serta Pelaksanaan Pemungutan Suara pada 27 November 2024. Siapa yang menang? Sabar ya, Mas?(*)

Desa Bendang Raya Miliki Posyandu Lansia

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Desa Bendang Raya bekerja sama dengan Posyandu dengan menghadirkan Program Posyandu Lansia yang digelar terpusat di Kantor Desa Bendang Raya. Posyandu ini diperuntukkan khusus para lansia yang mengecek kesehatannya tiap tahun secara gratis.

Pengecekan kesehatan dilakukan oleh bidan dari Puskesmas Mangkurawang, beserta kader-kader Posyandu dari Desa Bendang Raya.

“Selain kegiatan posyandu lansia, kita juga sering kegiatan posyandu anak dan balita, itu setiap bulan pasti ada,” tutur Kepala Desa (Kades) Bendang Raya, Muhammadin, Selasa (7/5/2024).

Ia mengatakan, Program Posyandu Lansia selalu disambut antusias oleh masyarakat di desanya. Pemeriksaan dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun.

“Dengan program seperti ini warga yang sudah lansia tidak harus turun langsung ke rumah sakit untuk cek kesehatan, bisa menghemat biaya,” sebutnya.

“Kegiatan yang seperti ini yang di harapkan masyarakat baik dari desa maupun dari pemerintah daerah Kukar,” sambungnya.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting dilakukan untuk membantu para lansia mengontrol kesehatannya dan mengetahui penyakit yang kemungkinan diderita.

“Namanya lansia itukan perlu adanya pengontrolan, makanya kita melaksanakan kegiatan posyandu lansia,”tandasnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Pemdes Sungai Meriam Gandeng TP PKK Edukasi Kelola Sampah pada Warga

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

ANGGANA – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) rutin memberikan pembinaan dan pelatihan pengolahan sampah kepada Ibu Rumah Tangga (IRT).

Upaya ini dilakukan untuk membantu menyukseskan salah satu program prioritas Desa Sungai Meriam, yakni menangani sampah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Meriam, Sariati mengatakan, PKK Desa Sungai Meriam sangat aktif dalam melakukan pembinaan terhadap IRT dalam pengolahan sampah.

“Penanganan masalah sampah ini menjadi program prioritas kami, karena sampah ini bisa menimbulkan banyak masalah nantinya,” ujarnya, Selasa (7/5/2024).

Sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan akan disulap menjadi kerajinan, seperti kain sisa produk jahitan dan plastik bungkusan makanan. Bahkan, ada 20 bantuan mesin jahit yang didistribusikan untuk IRT yang aktif memanfaatkan sampah daur ulang.

“Tahun kemarin kita jadikan salah satu program prioritas, dan tahun ini juga masih sama. Masalah sampah tidak akan dilupakan dan akan menjadi prioritas sampai ke depannya,” tegasnya.

Selain kerajinan, sampah lain seperti kardus, botol-botol, dan bungkus rokok juga akan dimodifikasi menjadi barang yang memiliki nilai jual. Dia ingin masyarakat bisa lebih peduli pada lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Semoga masyarakat Desa Sungai Meriam nantinya menjadi masyarakat yang sadar akan kebersihan lingkungan, sadar akan lingkungan hidup yang sehat,” harapnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Diduga Terjadi Tindak Pidana Korupsi, RSUD AW Syahrani Digeledah Kejaksaan Tinggi Kaltim

May 7, 2024 by  
Filed under Berita

Tim penyidik Kejati Kaltim saat melakukan penggeledahan di RSUD AW Syahrani Samarinda

SAMARINDA – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana KHusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melakukan upaya paksa berupa penggeledahan dan penyitaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Kota Samarinda, Selasa 7 Mei 2024.

Toni Yuswanto, SH, MH – Kasi Penerangan Hukum Kejati Kaltim mengatakan Penggeledahan ini berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Nomor : Print-02/O.4.5/Fd.1/04/2024 tanggal 29 April 2024.

Dikatakan, proses penggeledahan dilakukan selama kurang lebih 3 jam sejak pukul 11.00 Wita s/d 14.00 Wita dan dari kegiatan penggeledahan, telah didapati beberapa dokumen dan barang bukti elektronik berupa 2 (dua) unit CPU.

“Terhadap Dokumen/Surat/Barang Bukti Elektronik (BBE) selanjutnya telah dilakukan penyitaan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Nomor : Print-01/O.4.5/Fd.1/04/2024 tanggal 2 April 2024 dan seluruhnya dibuatkan Berita Acara Penyitaan dan Tanda Terima,” tulis Toni.

Dijelaskan, kegiatan penggeledahan dan penyitaan tersebut dilakukan, sehubungan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) tahun anggaran 2019 – 2022 pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Kota Samarinda berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Nomor : Print-05/O.4/Fd.1/02/2024 tanggal 29 Februari 2024.

Disebutkan, kasus posisi singkat, RSUD AW. Sjahranie Kota Samarinda setiap tahunnya merealisasikan Belanja Pegawai yang bersumber dari APBD, dimana salah satunya digunakan untuk membayar gaji pokok pegawai yang berstatus PNS, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk pegawai yang berstatus PNS.

Diduga dalam kurun waktu tahun 2018 s/d 2022 telah terjadi manipulasi data penerima TPP sehingga pembayaran TPP (Tambahan penghasilan Pegawai) dilingkungan RSUD AW. Sjahranie Kota Samarinda yang ujungnya dipergunakan untuk kepentingan pribadi, dimana akibat perbuatan tersebut didapatkan potensi kerugian keuangan Negara sebesar lebih kurang 6 Milyar

“Tujuan dilakukannya penggeledahan dan penyitaan adalah untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti dalam rangka kepentingan pembuktian perkara serta guna membuat terang tindak pidana yang terjadi,” pungkasnya.(*/h)

Bupati Kutai Kartanegara Sampaikan Tiga Poin Penting Pada Pembukaan Karya Bhakti dan Latsitarda Nusantara

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Karya Bhakti dan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-XLI (44) di Kukar, Selasa (7/5/24) di Lapangan Sepak Bola Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.  Pembukaan Latsitarda juga ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan peralatan tugas secara simbolis berupa cangkul kepada perwakilan peserta.

Peserta Latsitarda yang berjumlah 385 orang ini akan disebar di empat Kecamatan di Kukar yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Muara Kaman dan Loa Kulu. Adapun tema kegiatan ini yaitu “Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara Menuju Kaltim Maju dan Unggul”.

Hadir saat itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kukar, Komandan Batalyon Taruna, Sekretaris Daerah H Sunggono dan Jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kukar, Pamen Pendukung, sejumlah Camat beserta Forkopimcam.

Bupati mengucapkan terima kasih atas penghormatan sebagai salah satu daerah yang dijadikan sebagai lokus Latsitarda ke-44, diharapkan seluruh peserta dapat menimba ilmu dan pengalaman yang sangat berarti selama di Kukar, manunggal bersama rakyat dan memperkuat proses pembangunan daerah yang lebih sinergi dan harmoni.

Ada tiga poin penting yang disampaikan Edi terkait arah kebijakan Pemkab Kukar, dan dapat dijadikan sebagai pengetahuan awal kepada seluruh peserta Latsitarda, pertama yakni Pemkab Kukar berfokus pada proses Pembangunan Ekonomi Berbasis Non Ekstraktif. Dengan berupaya secara konsisten untuk membangun sektor Pertanian dalam Arti Luas sebagai kekuatan masa depan perekonomian yang ditopang pula oleh sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ke dua, Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan sebagai Modal dasar dalam Pembangunan Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing. Pemkab Kukar memahami bahwa kekuatan pembangunan pada masa yang akan datang bukan hanya dari sumber daya alam, namun harus diiringi dengan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, unggul dan berakhlak mulia. Sedangkan dari aspek kesehatan memperkuat peran keluarga dalam meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan dengan mendorong Posyandu menjadi lebih aktif sebagai pusat layanan kesehatan dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Selanjutnya yang ke tiga yaitu memperkuat pembangunan berbasis pemberdayaan. Pemkab Kukar melakukan serangkaian upaya strategis dalam memberikan ruang kepada masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilki secara produktif, baik sumber daya alam, ilmu pengetahuan, aset dan modal sosial, sebagai kekuatan pokok dalam proses pembangunan yang lebih membumi. Salah satu program yang di laksanakan selama 3 tahun terakhir adalah Rp 50 Juta per RT. Dimana RT sebagai lembaga terkecil yang berada di masyarakat dapat menjadi trigger proses pembangunan yang lebih harmoni, tepat sasaran dan berbudaya gotong royong. Selain daripada itu terdapat beberapa program pemberdayaan yang ditujukan untuk penguatan kapasitas petani, nelayan, pekebun, peternak, UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif, yang keseluruhannya menjadi satu kesatuan dalam memberdayakan potensi ekonomi masyarakat secara produktif, kolaboratif dan berdaya saing.

Edi mengatakan tiga arah kebijakan pembangunan tersebut, saat ini telah berjalan ditengah-tengah masyarakat dengan baik, dan telah memberikan pengaruh yang signifikan pada kinerja pembangunan secara makro, yakni kemiskinan yang mengalami trend positif, bahkan kemiskinan ekstrem yang menjadi target nasional 0% pada tahun 2024, telah dicapai oleh Kukar pada tahun 2023 yang lalu, selanjutnya pertumbuhan ekonomi Kutai Kartanegara tumbuh sebesar 5,13% tertinggi selama lima tahun terakhir.

Namun demikian, banyak hal yang perlu diperkuat dan perbaiki secara berkesinambungan, dan Pemkab Kukar tidak dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan secara parsial, namun harus secara komprehensif dengan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh stakeholders, dan dalam hal ini keberadaan para taruna dan kadet, praja yang berjumlah 385 Orang, tentunya akan memberikan warna dan semangat tersendiri bagi masyarakat Kukar.

Ia meyakini Interaksi yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan diharapkan mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, mengingat kegiatan ini wujud dari kemanunggalan Peserta Latsitarda dengan masyarakat, sehingga tercipta silaturahmi yang kuat dan mampu meningkatkan kembali semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk itu saya berpesan agar selalu menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya masyarakat agar segala yang dilaksanakan dapat dijalankan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” demikian ujarnya. (kk04)

« Previous PageNext Page »

  • vb