Posyandu Anggrek 8 dari Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong Berjuang Jadi Posyandu Terbaik

May 6, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Kecamatan Tenggarong akan diwakili Posyandu Anggrek 8 berjuang dalam lomba posyandu terbaik tingkat kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Camat Tenggarong, Sukono yakin Posyandu andalan Kukar ini bisa memenangkan lomba tingkat kabupaten.

Sukono menyebutkan dalam penyelenggaraan lomba posyandu ini, kerja sama dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan. Mulai dari kecamatan, kelurahan, PKK, hingga tim posyandu sendiri, semua pihak berperan aktif untuk memastikan bahwa persyaratan administrasi, dokumentasi, dan lapangan dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami bersyukur bahwa kegiatan kemarin berjalan lancar berkat kerja sama yang baik dari semua pihak. Kekurangan yang ada telah berhasil terpenuhi dengan baik,” ujar Sukono.

Tim penilai dari kabupaten telah melakukan penilaian terhadap Posyandu Anggrek 8 pada tanggal 24 April lalu. Tim penilai terdiri dari perwakilan PKK Kabupaten, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kesehatan, serta gugus Kukar Idaman dan Pendekar Idaman.

“Saya yakin bahwa Posyandu Anggrek 8 akan menjadi yang terbaik dalam lomba posyandu tingkat kabupaten ini. Kami menantikan hasilnya dan berharap dapat mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara di tingkat provinsi,” tambah Sukono dengan optimis.

Dengan dukungan dan kerja keras dari seluruh tim, Posyandu Anggrek 8 siap untuk memberikan yang terbaik dalam lomba posyandu tersebut. Semoga prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi upaya peningkatan kesehatan masyarakat setempat. (Adv)

Sinergi dan Apresiasi: Momentum Halal Bi Halal dan Konferensi Kerja PWI Malangraya di Balaikota Among Tani Kota Batu

May 6, 2024 by  
Filed under Nusantara

BATU – Keluarga besar PWI Malangraya, Sekolah Jurnalisme Indonesia Jatim, Wartawan Siaga Bencana, dan Siwo PWI Malangraya berkumpul di Gedung Graha Pancasila Balaikota Among Tani Kota Batu untuk merayakan acara halal bi halal dan menggelar konferensi kerja tahunan, Sabtu (4/5/2024).

Pj.Walikota Batu, Aries Agung Paewai, memohon maaf lahir batin atas nama Institusi Pemerintah Kota Batu serta keluarganya. Aries mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang telah terjalin baik dengan jajaran PWI Malang, menyatakan media sebagai pilar keempat demokrasi di Kota Batu telah tumbuh dan berkembang subur berkat kontribusi media tersebut.

Aries juga mengakui pentingnya kritik dan saran yang disampaikan media terhadap kegiatan di Pemkot Batu sebagai bagian dari tugas dan kewajaran, serta menegaskan bahwa tanpa kritik dari media, pemerintah tidak akan maju.

“Tanpa media yang mengkritisi, kami tidak akan maju, karena media merupakan kepanjangan kami dalam melengkapi kekurangan kami,” tandasnya.

Aries mengakui keterbatasan dalam memberi pelayanan terhadap media dalam berbagai hal, namun tidak ada niatan untuk menganak emaskan media tertentu. Pemerintah selalu berupaya menjalin semuanya dengan baik dan tetap jalin sinergisitas dengan semua ” papar.

Ketua PWI Malangraya, Cahyono, mengucapkan terima kasih kepada Pj.Walikota Batu atas fasilitas yang diberikan untuk acara halal bi halal dan konferensi kerja PWI tahun 2024.

Cahyono juga menyebutkan jumlah anggota PWI Malangraya mencapai 170 orang dan konferensi kerja adalah kewajiban pengurus PWI Malangraya yang dilaksanakan setiap tahun diantaranya untuk merancang kegiatan, termasuk pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfi Hakim, menyatakan kebanggaannya terhadap aktivitas PWI Malangraya yang selalu tampil di depan serta penyelenggaraan UKW yang terbanyak bahkan ada  raker segala.

“Padahal raker ini hanya untuk PWI Provinsi namun PWI Malang raya, luar biasa. Ini membuktikan konsistensinya pengurus dalam menyusun program kerja dan tertata” tegas Lutfi Hakim.

Acara halal bi halal dan konferensi kerja PWI Malangraya ini dihadiri oleh seluruh anggota PWI serta sejumlah tokoh masyarakat seperti mantan Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, kepala dinas Kominfo Ony Ardiantoro, Ketua PP Batu Hensro, sekretaris APEL Batu Andi Faisal, dan Humas Jatim Park Group Titik.  (Buang Supeno)

Pemkab Paser Beri Kendaraan Roda Dua Pada Petugas Peternakan

May 5, 2024 by  
Filed under Paser

PASER–Pemerintah Kabupaten Paser memberikan 26 unit kendaraan roda dua kepada petugas peternakan untuk mendukung tugas mereka dalam bekerja. Adanya kendaraan ini diharapkan dapat mendukung kerja dan meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang peternakan.

“Dengan kendaraan tersebut, diharapkan petugas menjadi terbantu dalam melaksanakan pekerjaannya. Sehingga pekerjaan lebih efektif,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Katsul Wijaya di Tanah Grogot, Senin (6/5/2024).

Menurut Katsul, kendaraan tersebut diperlukan untuk mendukung keberhasilan petugas di lapangan. Petugas perlu bergerak cepat di saat masyarakat membutuhkan pelayanan khususnya pemeriksaan hewan di desa-desa.

Katsul menyampaikan pesan kepada petugas yang dibekali kendaraaan itu agar dapat memaksimalkannya dengan baik. Ia meminta mereka untuk menjaganya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Diakuinya jumlah kendaraan yang diberikan belum mencukupi kebutuhan petugas secara keseluruhan di lapangan. Pemda Paser telah menerima usulan tambahan kendaraan melalui instansi terkait yaitu Dinas Perkebunan dan Perternakan.

“Informasinya ada usulan lagi 15 kendaraan,” pungkasnya. (Adv)

Bahayanya Besi Runcing Itu

May 5, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEBENARNYA saya enggan mengomentari beberapa  proyek infrastruktur di Balikpapan. Semua orang sudah tahu dan sering menggunjing.  Tapi sudah lama hati saya mengganjal karena terkait dengan keselamatan manusia. Ini soal proyek drainase atau peningkatan pembangunan saluran air atau parit tertutup di Jl Ruhui Rahayu, sekitar kawasan RSS menuju persimpangan Dome.

Saya tahu proyek itu memang tidak beres. Kabarnya dikerjakan CV Kertajaya Sejahtera dengan nilai kontrak Rp8,9 miliar. Waktunya 180 hari atau setengah tahun. Harus jadi di akhir tahun 2023. Sudah diperpanjang dan didenda tapi tak kunjung selesai. Akhirnya diputus kontrak dan sampai saat ini belum dikerjakan kembali.

Besi-besi runcing yang sangat membahayakan di Jl RSS Ruhui Rahayu

Dengan kondisi yang ada sekarang, proyek itu memang sangat membahayakan keselamatan. Seharusnya ada langkah darurat yang harus ditempuh agar benar-benar tidak menimbulkan korban.

Ada tiga hal yang saya lihat berbahaya bagi warga yang melintas di kawasan itu. Baik yang jalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan terutama roda dua. Saya waswas karena bisa mengundang kecelakaan atau insiden fatal, yang bisa sampai merenggut jiwa.

Pertama, soal belum adanya pemasangan besi manhole atau besi penutup saluran pembuangan yang ada di trotoar. Sampai saat ini hanya ditutup dengan kayu papan reng yang tidak terlalu kuat konstruksinya. Malah sudah ada yang patah. Bahkan ada 3,-4 lubang tidak ditutup sama sekali. Saya khawatir sekali bisa membuat orang terutama anak-anak terperosok ke bawah.

Kedua, adanya badan jalan berlubang, patah dan terancam longsor akibat pekerjaan pemasangan dinding saluran yang tidak sempurna. Setidaknya ada dua titik yang saya lihat. Di antaranya di tikungan dekat Musholla An Nur. Saya waswas kalau ada yang terperosok terutama di saat air meluap dan menutup lubang tersebut. Di sekitar badan jalan yang ambruk itu tak ada dipasangi tanda pembatas bahaya.

Ketiga, yang sangat mengerikan adanya pemasangan besi struktur dinding drainase yang dibiarkan ujungnya tetap terbuka. Padahal ujungnya tajam-tajam. Kondisi seperti ini bisa kita lihat di ruas pekerjaan drainase di depan lapangan  kuliner. Kira-kira sepanjang 50 sampai 100 meter. Pemandangan itu sudah berbulan-bulan.

Bulu kuduk saya merinding membayangkan kalau ada pejalan kaki atau pengendara sepeda motor yang terloncat ke saluran drainase itu. Apa jadinya? Sangat mengerikan sekali. Badannya bisa tertancap besi konstruksi. Sementara di kawasan itu hanya ditutup dengan pembatas jalan berwarna orange (road barrier fiber) dari Dishub, yang tidak terlalu rapat.

Di situ memang ada 2 plang pengumumam hati-hati. Satu dibuat UPTD Drainase & Bozem DPPU. Tertulis: “Hati-hati!!! Ada Pekerjaan.”  Satunya lagi dari Satlantas, bertulis : “Hati-hati!!! Kurangi Kecepatan Kendaraan Anda. Jalan Dalam Perbaikan.” Tapi apalah artinya.

Ada yang usul plang dari DPU itu ditambahi narasinya. “Hati-hati!!! Ada pekerjaan terbengkalai. Kontraktornya sudah di-black list. Tinggal kita yang menanggungnya. Jangan lewat di sini dulu.”

LANGKAH DARURAT

Saya tidak tahu cara pandang dan kepekaan aparat. Baik dari Pemerintah Kota (wali kota) sampai Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan (Dishub),  Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) atau dari instasi lain seperti satuan lalulintas (Satlantas). Bisa juga ketua RT, Kelurahan atau LPM setempat.

Apa tidak pernah dibahas atau saling mengingatkan? Apa tidak ada langkah sementara yang bisa dilakukan? Kok semua jadi cuek? Atau sudah pernah dirapatkan dan dibahas, tapi tak jelas solusinya. Jadi ya terserah apa jadinya.

Kalau menurut saya keadaan itu sangat berbahaya. Keselamatan manusia dipertaruhkan. Kalau sampai kejadian (tentu tidak kita inginkan), maka Pemerintah Kota bisa digugat warga. Bahkan kalau sampai ada korban jiwa, reaksi warga bisa lebih parah lagi.

Saya tidak mengikuti lagi mekanisme apa yang harus dilakukan Pemerintah Kota jika ada proyek yang putus kontrak dan sekarang membahayakan keselamatan orang banyak. Apa bisa dilakukan crash program, percepatan penyelesaian atau ada langkah lain sesuai ketentuan?

Kalau proyek itu baru diteruskan dengan tender ulang pada  APBD Perubahan 2024 (karena ada tambahan biaya), maka lanjutan pekerjaan itu di lapangan bisa jadi baru dilaksanakan bulan September mendatang menunggu pengesahan APBD Perubahan. Bayangkan ada waktu sekitar 5 bulan dengan keadaan seperti sekarang.

Sekali lagi keadaan itu selain membuat ketidaklancaran jalan dan lalu lintas berlangsung sangat lama, juga semakin membuka peluang terjadinya insiden atau hal yang tidak kita inginkan. Juga kondisi badan jalan yang longsor bisa semakin parah, melebar dan jangan-jangan putus sama sekali.

Apakah kondisi seperti ini bisa di-cover dengan anggaran atau belanja tidak terduga (BTT). Nah ini yang harus dikaji lebih mendalam. Sebab BTT yang bersumber dari APBD merupakan belanja untuk keadaan darurat bencana, keperluan mendesak serta pengembalian atas kelebihan penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya yang telah ditutup. Sepertinya kriteria ini tidak masuk, walaupun ada kategori keperluan mendesak.

Mengutip dari Kabargupas.com, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gunung Bahagia, Ervan Dahri pernah mengungkapkan, proyek itu pernah dilanjutkan kontraktor lain dengan sifat pengerjaan penunjukan langsung atau PL. Nilainya di bawah Rp200 juta. Jadi tetap tidak bisa menyelesaikan secara keseluruhan.

“Kami sangat menyayangkan pengerjaan proyek drainase itu tidak selesai, karena merugikan dan membahayakan warga,” tandasnya.

Dia memperkirakan tahun 2024 ini Pemerintah Kota Balikpapan akan melaksanakan tender ulang atau tender kelanjutan agar proyek terbengkalai itu bisa rampung seperti diharapkan masyarakat.

Sudarto, warga di sekitar proyek meminta kepada Pemerintah Kota melakukan beberapa langkah darurat. Di antaranya memeriksa dan memperbaiki kembali penutup darurat yang dipasang di atas lubang inspeksi di trotoar.

Sementara lubang di badan jalan akibat longsor harus segera ditutup dulu dengan plat besi. Dan harus diambil upaya sementara agar lubang tidak melebar. Mungkin bisa ditumpuki karung pasir atau tindakan teknis lainnya.

Langkah yang sangat penting adalah menutup besi-besi tajam yang menancap di dinding drainase. Caranya, sangat mungkin ditutup dengan plywood tebal. Jadi bagian atasnya tertutup dan sudah tidak terlalu membahayakan lagi. Atau besi-besi itu segera dipotong.

Selain itu, pembatas  jalan semacam road barrier fiber harus ditambah dan dipasang rapat-rapat. Sehingga semakin menutup kemungkinan orang mengalami insiden sampai tertancap besi, yang sangat kita takutkan.

Di awal tahun 2024, saya sempat baca pemberitaan di TRIBUNKALTIM.CO. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Alfiyah Rizky Juliana dan Kepala DPU Rita mengakui salah satu penyebab keterlambatan dalam pengerjaan proyek itu karena lambatnya dikeluarkan rekomendasi rekayasa lalu lintas.

Tapi sumber lain juga menyebutkan kualitas kontraktor pelaksana juga dipertanyakan. Apa jadinya kalau begini? Sepertinya masyarakat pasrah menerima kenyataan ini. Itu sudah!(*)

Serius Menuju Kaltim1, Rudi Ajukan Formulir ke Partai Demokrat dan PDI Perjuangan

May 5, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA- Pertarungan Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur tahun 2024 menjadi ajang yang ditunggu masyarakat Kaltim, salah satu calon gubernur yang telihat serius mempersiapkan diri yaitu H.Rudi Mas’ud  ketua DPD Golkar Kaltim. Hal tersebut dibuktikan kala dirinya menjadi kandidat Calon Gubernur pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran dukungan di DPD Partai Demokrat, Jalan Juanda Samarinda, Sabtu,(04/05/2024)

Sudarno, wakil Ketua Golkar Kaltim bid Media dan sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Golkar Kaltim didampingi Sabir Ketua Bapilu Golkar, dan Fajar Darmasan Wakil Bendahara menyampaikan pihaknya optimis dengan majunya Rudi Mas’ud sebagai Bakal Calon Gubernur Kaltim, terlebih dengan banyaknya dukungan partai pengusung yang mendukung pencalonan Rudi Mas’ud.

“Saya yakin, dengan dukungan partai lain akan bersama-sama meraih kemenangan menuju pilkada Kaltim,” ucapnya.

Sudarno menambahkan, terlebih pada pesta demokrasi ditingkat nasional Demokrat dan Golkar merupakan partai yang sama-sama mendukung Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sehingga ditingkat daerah, hal tersebut diyakini akan tetap terjalin dengan baik. Selain itu, Sudarno juga menyampaikan salah satu partai yang memperoleh kursi terbanyak yaitu PDIP juga menjadi partai yang akan menerima pengembalian formulir dari Rudi Mas’ud.

Di DPD PDIP, rombongan disambut Marten Apuy selaku Wakil Bidang Organisasi didampingi Som Kepala Sekretariat PDIP Kaltim. Marten menyampaikan, keseriusan Rudi Mas’ud dengan kembali mengembalikan formulir merupakan sesuatu yang baik. Dan diharapkan kedepan akan bisa menjadi koalisi dan meraih kemenangan.

“Kami termasuk dalam partai yang memperoleh kursi terbanyak, sehingga kami sangat menyambut baik keseriusan teman-teman. Dan kedepan koalisi yang dibentuk dapat meraih kemenangan,” pungkasnya.(Tatta)

« Previous PageNext Page »

  • vb