Jaksa Agung RI Lantik Iman Wijaya sebagai Kajati Kaltim

June 12, 2024 by  
Filed under Berita

JAKARTA – Jaksa Agung RI ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yaitu Iman Wijaya di lantai 11 gedung utama Kejaksaan Agung RI Jalan Sultan Hasanudin No. 1 Kebayoran Baru Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Iman Wijaya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung di Jakarta, menggantikan Hari Setiyono yang mengakhiri jabatannya sebagai Kajati Kaltim sejak Maret 2024 yang lalu.

Pada waktu yang bersamaan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Roch Adi Wibowo juga dilantik oleh Jaksa Agung RI ST Burhanuddin sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta. Selanjutnya Jaksa Agung menunjuk Victor Antonius Saragih Sidabutar sebagai Wakil Kepala Kejati Kaltim.

Jaksa Agung Burhanuddin dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik hari ini dan menuturkan bahwa para pejabat tersebut merupakan pribadi-pribadi terpilih yang mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin dan menggerakkan roda bidang ataupun satuan kerja yang dipimpin dalam upaya mendukung terwujudnya visi dan misi Institusi Kejaksaan.

“Para pejabat yang saya lantik adalah insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang, serta penilaian yang obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Dalam rangka pelaksanaan tugas, Jaksa Agung memberikan beberapa pokok penekanan tugas yang harus segera disesuaikan dan dilaksanakan antara lain memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta menyeimbangkan dengan kemanfaatan, dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan;

Burhanuddini juga meminta kepala kejaksaan meningkatkan pengawasan melekat terhadap seluruh jajaran di satuan kerja masing-masing, pedomani Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022 tentang Meningkatkan Pengawasan Melekat pada Satuan Kerja

Pada kesempatan ini, Jaksa Agung juga mengingatkan prestasi Kejaksaan selama tiga tahun terakhir ini telah membawa Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat Indonesia.

Per tanggal 21 April 2024 lalu, Kejaksaan berada di urutan pertama sebagai lembaga penegak hukum paling terpercaya di angka 74,7% pada hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Menurut Jaksa Agung, capaian ini wajib disyukuri dan harus terus dijaga bersama-sama.

“Saya harap setiap pejabat yang baru saya lantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi nyata, bekerjalah menggunakan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran agar tindak-tanduk saudara selalu mendukung upaya menjadikan Kejaksaan sebagai Lembaga penegak hukum nomor satu, baik dari sisi penegakan hukum maupun pelayanan publik,” imbuh Burhanuddin.

Jaksa Agung juga mengingatkan agar jangan sekali-kali melakukan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang atas jabatan yang sedang diemban. Jaksa Agung pastikan jika ada penyelewengan, maka Jaksa Agung akan tindak tegas langsung.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian. “Saya berharap ke depan saudara-saudara akan tetap bersemangat meningkatkan kinerja, seraya selalu memberikan kontribusi positif dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya,” pungkasnya.

Hadir dalam acara pelantikan ini yaitu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Komisi Kejaksaan RI, Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung.(*/h)

APEKSI Sukses, PDAM Dapat Rp35 Miliar

June 12, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

RAKERNAS Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII di Balikpapan, 1-6 Juni 2024 dinilai sukses. Banyak wali kota yang memuji penyelenggaraannya memang wah. “Acara Apeksi ke-17 adalah rakernas terbaik selama ini,” ujar Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, yang juga Wali Kota Surabaya.

Peserta Rakernas APEKSI foto bersama Presiden Jokowi dan para menteri.

Menurut Eri, berkat jadi tuan rumah APEKSI, Balikpapan pasti semakin dikenal. “Insyaallah, Balikpapan akan lebih dikenal oleh seluruh wali kota yang hadir, sektor ekonominya meningkat dan bakal menjadi kota yang maju,” tambahnya.

Rakernas APEKSI XVII menjadi rakernas terakhir yang dihadiri Presiden Jokowi. Sebab, 20 Oktober nanti Jokowi selesai melaksanakan masa jabatan keduanya. Dia digantikan Prabowo Subianto, yang dilantik menjadi presiden ke-8 RI.

Tahun depan, 2025, APEKSI menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih pengurus baru. Tuan rumahnya Kota Surabaya. Kalau Kepala Negara datang, maka yang hadir adalah Presiden Prabowo. “Insyaallah kami siap,” kata Eri.

Rakernas APEKSI ke-17 memang meriah. Gala dinner-nya di halaman Pemkot dihibur oleh penyanyi dangdut Soimah Pancawati. Kemudian di sarasehan istri wali kota ditampilkan King Nassar. Lalu ada karnaval budaya diikuti 98 kota se-Indonesia. Ribuan warga sempat menyaksikan. Ada juga expo UMKM di halaman Dome.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang juga calon wakil presiden terpilih tampak hadir.  Putra sulung Presiden Jokowi ini selalu menarik perhatian. Gibran sempat bagi-bagi gantungan kunci di halaman Dome. Ratusan warga berebut untuk mendapatkannya.

Ketika membuka Rakernas, Jokowi memuji penghijauan di kota Balikpapan dan Surabaya. “Balikpapan menjadi kota yang saya senangi karena penghijauannya baik. Juga Surabaya. Saya tunggu kota-kota lainnya,” imbaunya.

Di sisi lain, Presiden juga menyoroti kota-kota yang mulai macet lalu lintasnya. “Saya dengar Balikpapan mulai macet ya,” tanyanya. Pertanyaan yang sama dia tujukan kepada Wali Kota Surabaya, Bandung dan Medan. “Sudah mulai macet ya?”

Jokowi mengingatkan kembali betapa pentingnya perencanaan kota, terlebih mengenai transportasi umum. “Semuanya sudah mulai macet. Oleh sebab itu, sekali lagi rencana kota mengenai transportasi massal harus benar-benar disiapkan,” tandasnya.

Dia sempat menanyakan apakah ada wali kota yang mampu membangun subway Mass Rapid Transit (MRT). “Tolong tunjuk jari, nanti saya berikan sepeda,” katanya membuat para wali kota tersenyum. Jokowi juga menawarkan ART (Autonomus  Rapid Transit) atau kereta otonom tanpa rel. “Bisa dibagi 50-50. APBD 50 persen, APBN 50 persen,” jelasnya.

Malam sebelum membuka Rakernas, Jokowi dan para menteri sempat menyapa masyarakat kota Balikpapan di pusat perbelanjaan Pentacity, kompleks Balikpapan Super Block (BSB). Sejumlah warga kesenangan bisa selfie atau swafoto dengan Presiden. “Masyaallah saya bisa foto dengan Bapak Presiden. Selama ini saya mengagumi lewat televisi saja,” ujar Elmi.

Di tengah suasana yang meriah acara Rakernas APEKSI, ada celetukan dari Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono. Dia menilai biaya penyelenggaraan Rakernas Rp16 miliar dari APBD itu terkesan boros, di tengah kesulitan warga kota, yang sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan distribusi air PDAM dengan lancar.

“Saya tergelitik dengan Rp16 miliarnya, sementara kinerja PDAM tidak kunjung bagus. Masih banyak warga yang belum menikmati air bersih. Jangan-jangan ada peserta atau pengunjung Rakernas yang tidak bisa mandi, Kan lucu itu,” kata Budiono, yang juga ketua DPC PDIP Balikpapan.

Ada juga beredar catatan dari wartawan kediritangguh.co di medsos. Dia menggugah wartawan media lokal menyorot sisi lain dari Rakernas APEKSI, yang menghabiskan dana APBD lebih dari Ro10 miliar.

Dia berkesimpulan pameran UMKM di Dome tidak banyak membawa dampak ekonomi, kecuali pada sektor perhotelan dan rental mobil. “Sangat disayangkan tidak ada acara table top untuk Kadin,” ucapnya.

Program acara masak memasak dengan olahan bahan baku ikan yang diikuti 90-an istri wali kota, menurut dia seyogianya melibatkan pengusaha lokal sebagai edukasi, sehingga mereka juga tahu tata cara mengolah  bahan baku ikan untuk mendapatkan nilai tambah.

PENJELASAN MUHAIMIN

Berkaitan dengan sentilan Budiono, Sekretaris Kota (Sekkot)  Muhaimin memberikan penjelasan sangat rinci. Menurutnya, anggaran Rp16 miliar itu sudah dibahas bersama Badan Anggaran DPRD di mana Budiono juga terlibat. ”Jadi harusnya clear, tidak ada masalah lagi,” katanya seperti dilansir TRIBUNKALTIM.CO.

Dia juga menegaskan bahwa kegiatan APEKSI dengan masalah air bersih PDAM adalah hal yang berbeda konteksnya. Jadi jangan diadu apple to apple. “Tidak pas dong,” tandasnya.

Menurut Muhaimin, anggaran Rp16 miliar itu akhirnya menguntungkan perekonomian lokal. Di antaranya untuk penyewaan kamar hotel dan mobil operasional bagi 98 wali kota. Termasuk juga pembuatan kaus, penyediaan makan minum, sewa tenda dan properti lainnya serta  kontrak dengan event organizer (EO) sebagai pengatur acara. Semuanya melibatkan pelaku usaha lokal.

“Itu kalau lihat tenda di Dome, kemudian di pasar tumpah di Teritip, Manggar, semuanya tenda UMKM. Itu siapa UMKM-nya? Semuanya orang Balikpapan. Jadinya uangnya juga diterima orang Balikpapan lagi,” jelasnya.

Begitu juga dengan multiplier effect yang didapat dengan kedatangan 4 sampai 5 ribu  tamu. Mereka membutuhkan berbagai pelayanan seperti penginapan, makanan, transportasi sampai oleh-oleh dan cenderamata. Ini juga para pelaku usaha lokal yang menikmati.

Tidak disebutkan berapa kontrak kepada pedangdut Soimah dan King Nassar. Kabarnya cukup besar juga. Kalau  yang ini uangnya pasti dibawa pulang ke Jakarta. Memang itu jalannya.

Ada yang usul tak ada salahnya Muhaimin atau Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) juga menjelaskan UMKM mana saja yang terlibat. Biar tak ada kecurigaan. Khawatir kalau yang mendapat order pelaku usaha tertentu saja.

Beda dengan Budiono. Wakil ketua DPRD lainnya, Laisa Hamisah dari PKS selain memberikan apresiasi kepada Pemkot Balikpapan, juga menilai gelaran Rakernas Apeksi memberikan manfaat bagi kota Balikpapan.

“Ini adalah kesempatan emas bagi Pemkot Balikpapan untuk bersinergi dengan berkolaborasi dengan pemerintah kota lainnya di Indonesia untuk sama-sama memajukan kota,” ujarnya kepada TRIBUNKALTIM.CO  di pemberitaan lain.

Diskusi dan pertukaran ide di APEKSI, tambahnya, akan membantu mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dan relevan untuk mengatasi isu-isu lokal.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengakui biaya Rakernas APEKSI mencapai Rp16 miliar. “Tapi keuntungan dari kegiatan itu lebih besar lagi,” jelasnya. Diperkirakan uang yang berputar dari ribuan tamu yang datang mencapai Rp40 miliar. “Hal itu menunjukkan potensi besar dari kegiatan tersebut dalam memajukan ekonomi lokal,” katanya seperti diberitakan rri.co.id.

Seorang warga bernama Musa dari Balikpapan Kota membela Budiono. “Saya kira maksud Pak Budiono baik. Kita jangan asyik dengan Rakernas APEKSI saja, sementara banyak warga kesulitan air bersih PDAM. Jadi harus berimbang perhatiannya,” jelasnya.

Entah kebetulan, Lintas Balikpapan dan media lainnya menyiarkan kabar baik untuk PDAM.  Pemkot berencana akan memberikan suntikan dana Rp35 miliar kepada Perumda Tirta Manuntung (PTMB) yang mengelola PDAM melalui APBD Tahun Anggaran 2024.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Agus Budi Prasetyo menjelaskan, dana tersebut sebagai tambahan penyertaan modal yang akan digunakan untuk rencana bisnis PTMB di antaranya untuk pemasangan pipa transmisi, pipa distribusi maupun pipa desalinasi.

“Kita masih menunggu usulan rincian dari PTMB berkaitan dengan digelontorkan dana tambahan penyertaan modal dari APBD 2024 itu,” kata Agus.

Seorang warga mengaku beberapa hari ini distribusi air PDAM mengucur lancar di rumahnya di Balikpapan Tengah. Selamat sukses Rakernas APEKSI! Selamat air lancar. Hujan juga makin sering turun. “Mudah-mudahan tidak ngadat lagi setelah Rakernas berlalu dan PDAM dapat dana 35 M,” katanya tersenyum.(*)

Pemkab Paser Luncurkan Internet Desa Gratis

June 11, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Pemkab Paser melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) meluncurkan program “Internet Desa Gratis” di 26 Desa di Kabupaten Paser. Peluncuran dilaksanakan, di Gedung Command Center DKISP Kabupaten Paser, Selasa (11/6/2024).

Kepala DKISP Kabupaten Paser Arif Rahman mewakili Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan, layanan internet desa gratis merupakan implementasi dari visi Paser Maju, Adil dan Sejahtera (MAS) melalui peningkatan sarana telekomunikasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Sebab dalam UU tersebut desa yang cerdas adalah desa yang mengikuti perkembangan zaman, mampu mandiri namun tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong dan spritualisme yang menjadi kekuatan nilai lokal.

“Dengan adanya internet desa gratis ini kehidupan masyarkat tidak lagi mengacu pada satu titik, namun masyarakat tetap bisa saling terhubung, karena masyarakat sudah memahami dan mampu berinteraksi dengan adanya pengembangan teknologi dalam berbagai informasi,” kata Arif Rahman, Selasa (11/6/2024). ).

Arif Rahman menuturkan, salah satu konsep pengembangan desa yang cocok untuk era saat ini adalah konsep Desa Cerdas yang merupakan pengembangan desa dengan memanfaatkan teknologi, baik untuk pelayanan publik dan pengembangan kawasan seperti infrastruktur teknologi informasi, teknologi komunikasi, transportasi, zonasi, irigasi, drainase dan drainase. energi. Desa cerdas tentunya akan membawa transformasi desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemanfaatan ruang digital desa secara berkelanjutan dan pemanfaatan data secara terintegrasi dapat membangun dan meningkatkan kualitas pemanfaatan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

“Dalam membangun desa cerdas harus mengacu pada tiga aspek yaitu aspek kebijakan, aspek potensi, permasalahan dan tantangan yang menghadap serta aspek prioritas,” ujarnya.

Dalam Permendesa Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa kata Arif Rahman, merencanakan dan membangun desa, berbagai kegiatannya harus diarahkan pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu sektor prioritas dalam penggunaan dana desa yang diprioritaskan untuk dapat mendorong pencapaian SDGs Desa. serupa Konsep Desa Cerdas dalam upaya mewujudkan 6 pilar desa cerdas, landasan utamanya adalah keterlibatan pemangku kepentingan dan membangun jejaring kemitraan, hal tersebut telah diterapkan Pemkab Paser melalui penerapan program internet gratis di 26 desa ini.

“Penerapan program internet gratis di 26 Desa penerapan tersebut merupakan kerjasama antara Pemkab Paser dengan PT. Indonesia Comnet Plus,”akunya.

Arif Rahman menambahkan, kerjasama tersebut merupakan salah satu komitmen Pemkab Paser dalam upaya mendorong agar tidak ada lagi daerah blank spot komunikasi di Kabupaten Paser. Pada kesempatan tersebut ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah desa dan duta digital desa yang telah melakukan pendampingan desa dalam peningkatan literasi digital masyarakat.

“Dengan adanya internet desa, warga desa bisa lebih bijak dalam bermedia sosial dan cerdas dalam mengelola informasi,” harapnya. (ADV)

Keep Going, Semangatnya Siswa SMKN 8 Samarinda Sambut Fazzio Youth Project Goes to School

June 11, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA– Program penggalian bakat para siswa yang digagas Yamaha Kaltim bertajuk Fazzio Youth Project (FYP) Goes to School menjadi momen yang sangat dinantikan banyak sekolah. Event yang dimotori PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) selaku main dealer Yamaha Kaltimtara tersebut kembali membuat heboh pelajar di Kota Tepian Samarinda.

Ya, FYP Goes to School kali ini bikin heboh para siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Samarinda. Saking hebohnya, hampir seluruh siswa di sekolah tersebut tumpek blek menyemarakkan kehadiran FYP.

Keseruan FYP kali ini pun mendapat respons positif dari Kepala Sekolah SMKN 8 Samarinda, Sri Hartono. Diterangkannya, adanya event FYP Goes to School memang momen yang pas di saat para siswa sedang menunggu pembagian raport.

“Dengan adanya (Fazzio Youth Project Goes to School) saya senang sekali, apalgi dilakukan di masa-masa anak tidak belajar secara formal dalam mengisi waktu waktu diantara selesai ujian sambil menunggu ambil raport,” ujarnya.

Lanjut Sri Hartono, FYP ini salah satu event yang bisa dimanfaatkan oleh para siswa maupun sekolah dalam menggali talent-talent siswa yang selama ini tidak bisa menyalurkan bakat pada jam-jam belajar di dalam kelas.

“Jadi ini memungkinkan anak-anak yang punya kepiawaian atau kepintaran menari, mungkin ini tempatanya, nyanyi, bermain gitar, ini lah tempatnya. Dari pembukaan tadi hampir seratus persen kalau tidak 90 persen, anak yang masih terdaftar hadir mengikuti semua kegiatan menandakan animo poistif adanya FYP,” imbuhnya.

Karena itu Sri Hartono berharap event Yamaha semacam FYP ini bisa teru berlanjut mengingat dampaknya yang positif buat tumbuh kembang siswa.

“Saya berharap ini bisa dilanjutkan sesuai dengan time yang pas, artinnya tidak mengorbankan jam belajar, jika memungkinkan potensi talent kalau sekarang hanya beberapa talent yang digali, kedepannya bisa lebih banyak lagi talentnya. Saya harap Yamaha tetap sebagai pendukung, apakah dalam bentuk support dan istilahnya Yamaha is on the right track, keep going. Buat yong lolos Tetap Semangat,” pungkas Sri Hartono

Semangat positif para siswa SMKN 8 ini juga diapresiasi guru yang juga coordinator lapangan, Hj. Noor. Dijelaskannya, kehadiran FYP garapan Yamaha ini sudah sangat tepat mengingat para siswa Sebagian besar tahu kualitas motor Yamaha sehingga dirasa pas dengan pengetahuan siswa.

“Siswa sangat antusias dengan (FYP) ini. Siswa ini kan banyak memiliki motor Yamaha, anak-anak ini sudah lebih tahu ternyata Yamaha ini punya kualitas yang bagus. Dan Alhamdulillah wasyukurillah karena adanya FYP Yamaha ini di SMKN 8 berarti untuk berkembang kedepannya sudah tau,” ungkap Hj Noor.

Dengan FYP ini lanjut Noor, membuat para siswa punya semangat mengikuti event tersebut, dan berharap pada tahun mendatang Yamaha kembali mengagendakan event serupa di SMKN 8 Samarinda.

“Karena memang ini ada manfaatnya buat anak-anak, dan Yamaha juga memiliki kualitas yang sangat bagus. Adanya event ini anak anak sangat mendukung, anak anak mulai dari seminggu yang lalu sudah bilang aka nada event Yamaha ini. Harapannya ke siswa yang lolos mudah mudahan anak-anak biosa maju dan bersaing dengan sekolah lain dan membawa nama sekolah ini,” terangnya. (*)

Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024: Bersama, Berkarya, Berkelanjutan

June 11, 2024 by  
Filed under Nusantara

JAKARTAAstra kembali menggelar Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024. Periode pendaftaran karya, resmi dibuka hari ini 10 Juni hingga 10 November 2024 mendatang. Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 mengangkat tema “Bersama, Berkarya, dan Berkelanjutan” yang dapat menjadi acuan bagi para pendaftar khususnya para pencinta fotografi serta karya tulis untuk mengikuti Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024.

Tahun ini, Lomba Foto Astra memasuki pelaksanaan tahun ke-16, sementara Anugerah Pewarta Astra memasuki pelaksanaan tahun ke-10. Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 masing-masing dibuka untuk dua kategori yaitu kategori wartawan dan kategori umum sehingga bisa diikuti oleh masyarakat luas.

“Astra mengajak masyarakat khususnya para pencinta fotografi serta karya tulis untuk ikut ambil bagian dalam Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 dengan mendaftarkan karya-karyanya. Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 diharapkan dapat menebarkan inspirasi bagi anak bangsa lainnya dengan menampilkan karya-karya yang menggambarkan kebersamaan dari mereka yang telah berkarya sepenuh hati untuk mewujudkan kehidupan keberlanjutan di Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Adapun foto-foto yang dapat didaftarkan dalam Lomba Foto Astra 2024 adalah beragam potret karya, objek, atau kegiatan yang menggambarkan tentang kontribusi positif masyarakat yang telah bersama-sama berkarya untuk saat ini dan masa mendatang.

Sementara itu, tulisan-tulisan yang bisa diikutsertakan untuk mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2024 adalah yang menceritakan kisah inspiratif tentang karya berkelanjutan dari para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards, penggerak Kampung Berseri Astra, atau penggerak Desa Sejahtera Astra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang dari masing-masing kategori, yaitu:

  • Juara 1: 4 Honda Em1 e: PLUS dan Sena Intercom Mesh 50R
  • Juara 2: 4 Honda ADV 160 CBS
  • Juara 3: 4 Honda Scoopy Prestige
  • Juara Harapan: 12 Insta360 Ace
  • Juara Favorit: 60 Wireless Earbuds Jabra Elite 4
  • Hadiah Hiburan Bulanan: 20 Smart Watch

Beberapa syarat dan ketentuan untuk mengikuti Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2024 di antaranya:

  • Peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI),
  • Karya yang diikutsertakan adalah milik sendiri, dan hasil karya harus sesuai dengan norma-norma sosial serta tidak mengandung unsur kekerasan, politik, pornografi, penghinaan, ataupun pelecehan terhadap SARA.

 

Untuk pendaftaran dan informasi selengkapnya dapat dilihat di www.astra.co.id. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb