Komitmen Pemkab Kutai Timur Tingkatkan Infrastruktur Desa

August 5, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

TELUK PANDAN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) berkomitmen meningkatkan infrastruktur di Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan, dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan jalan di desa tersebut, yang dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pengumuman ini disampaikan Camat Teluk Pandan Anwar, setelah mendampingi Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam kunjungan kerja di daerah tersebut pada Jumat (2/8/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi sungai dan danau yang diusulkan oleh pemerintah desa untuk direklamasi.

“Insyallah, jalan-jalan di sini sudah siap untuk ditingkatkan dengan dana anggaran sebesar Rp 1 miliar,” ujar Camat Anwar yang dibenarkan oleh Sekretaris Desa Danau Redan, Arifuddin, usai menutup acara Festival Muharram.

Selain anggaran untuk peningkatan jalan, Camat Anwar juga menyatakan bahwa Bupati Ardiansyah Sulaiman menyetujui rencana normalisasi sungai dan danau di kawasan tersebut.

“Bupati dalam kunjungan kerjanya ingin melihat langsung Danau Redan, yang selama ini beliau ketahui tetapi belum pernah dikunjungi. Setelah melihatnya secara langsung, beliau setuju bahwa diperlukan kebijakan untuk normalisasi sungai dan danau,” tambah Camat Anwar.

Normalisasi sungai dan danau ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi para petani yang telah mencetak sawah di sekitar wilayah tersebut. Dengan normalisasi, aliran air diharapkan lebih lancar sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Rencana normalisasi ini direncanakan akan mulai dilaksanakan pada 2025 mendatang.

“Normalisasi ini akan sangat bermanfaat bagi para petani yang mengandalkan aliran sungai untuk mengairi sawah mereka. Dengan aliran yang lebih baik, potensi hasil panen bisa meningkat secara signifikan, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” jelas Anwar.

Peningkatan jalan di Desa Danau Redan juga akan memudahkan akses transportasi dan distribusi hasil pertanian. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, para petani dapat lebih mudah mengirimkan hasil bumi mereka ke pasar-pasar yang lebih luas. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.

“Dukungan pemerintah ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Ardiansyah Sulaiman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur, terutama di daerah pedesaan. Bupati berharap agar proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Danau Redan dan sekitarnya,” pungkas Anwar. (**)

Ardiansyah Sulaiman Resmikan Listrik 24 Jam di Sempayau

August 5, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

SANGKULIRANG – Pasca meresmikan listrik 24 jam di Desa Rantau Panjang Kecamatan Telen, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kembali meresmikan listrik 24 jam di Desa Sempayau Kecamatan Sangkulirang, Minggu (4/8/2024).

Prosesi penyalaan listrik ditandai di salah satu rumah warga dengan menekan tombol meteran. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman tampak didampingi Ketua TP PKK Kutim, Sekcam Sangkulirang Cipto, Kepala Desa Sempayau Muhammad Sofendi, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang Dody Suhendra, hingga jajaran Forkopimcam yang hadir.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan akhirnya listrik 24 jam hadir di desa tertua yakni Sempayau ini.

“Saya mengambil pepatah Habis Gelap Terbitlah Terang. Selamat untuk warga Sempayau yang akhirnya menikmati listrik 24 jam ini bukti komitmen Pemkab Kutim melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA) menghadirkan layanan infrastruktur dasar yakni listrik di desa. Dengan listrik ini lebih efisien, praktis dan murah dibandingkan dengan pakai genset yang memerlukan BBM,” sebutnya.

Ardiansyah memberi apresiasi 2 tahun PLN yang memiliki gerak cepat dengan mengaliri listrik. Satu persatu desa terang benderang, meskipun masih ada kecamatan terjauh yakni Sandaran.

“Sebenarnya PLN sudah siap namun karena wilayah usaha perusahaan ini yang menghambat padahal 5 desa di sana sudah siap dialiri tapi karena wilayah usaha perusahaan itu juga listrik sampai saat ini tidak ada listrik tapi mudah-mudahan ada progres,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sempayau mengutarakan alhamdulillah berterima kasih kepada Pemkab Kutim dan PLN yang sudah merekomendasikan beberapa bulan lalu akhirnya listrik Sempayau menyala.

“Ini kebanggaan tersendiri buat kami akhirnya warga kami bisa menikmati listrik PLN hari ini,” tegasnya.

Senada, Sekretaris Camat Sangkulirang Cipto menegaskan tentunya ini perjuangan panjang visi misi bupati mengaliri listrik ke seluruh desa.

“Gardu induk dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) PLN sudah dibangun dan saya harap semua desa di Sangkulirang dilintasi juga untuk dialiri ke desa desa sampai ke Desa Peridan dan Tanjung manis. Ini mandiri energi seperti desa yang lain,” singkatnya.

Terakhir, Manager PLN UP3 Bontang Dody Suhendra melaporkan untuk listrik Desa Sempayau, pihaknya akan mengaliri 200 KK.

“Kami sudah membangun 8 gardu kapasitas dengan kapasitas 6 Kva kebutuhan Desa Sempayau. Fokus kami, yakni menerangi seluruh negeri. Tolong dijaga keselamatan listriknya dan warganya jangan dipanjat fasilitas tiang jaringan PLN karena berbahaya. Dan jika ada pohon yang dekat jaringan listrik yang cukup menganggu laporkan ke PLN,” tegasnya. (fj)

Bupati Kutai Timur Resmikan Kantor Desa hingga Penyalaan Listrik PLN

August 5, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

TELEN – Saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Desa Rantau Panjang Kecamatan Telen, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara simbolis meresmikan Kantor Desa Rantau Panjang dilanjutkan dengan penyalaan listrik untuk fasilitas umum 24 jam hingga peletakan batu pertama sarana olahraga, Minggu (4/8/2024).

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman turut didampingi Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang Dody Suhendra, Anggota DPRD Kutim Yan, Camat Telen Petrus Ivung, Kepala Desa Rantau Panjang Supianto Alang hingga jajaran Forkopimcam yang hadir serta undangan lainnya.

Ardiansyah Sulaiman mengatakan Pemkab Kutim terus berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur terutama di desa-desa. Nah, dalam hal ini Desa Rantau Panjang sudah memiliki kantor desa yang representatif.

“Dalam pembangunan Pemkab Kutim selalu mengedepankan sinergitas. Dan inilah salah satu buah dari sinergitas antara Pemkab Kutim dengan Pemkec Telen dan Pemdes Rantau Panjang. Saya pesankan agar gedung ini dirawat dengan baik, dan yang paling penting berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita,” tegas Ardiansyah.

Sementara untuk penyalaan listrik untuk fasilitas umum 24 jam di Desa Rantau Panjang, Ardiansyah turut mengucapkan selamat atas sudah masuknya listrik PLN 24 jam walaupun ini awal yang dialiri listrik adalah fasilitas umum terlebih dahulu.

“Mohon bersabar, karena baru mulai Senin ini aliran listrik akan diproses dipasang  pada Senin (5/8/2024) oleh kontraktor yang bekerja sama dengan PLN. Saya minta kepala desa bisa mengawalnya dalam pemasagannya nanti. Dan dari data yang saya terima sudah ada 27 rumah di Desa Rantau Panjang yang akan dialiri listrik PLN 24 jam,” urainya.

Bupati kembali menegaskan betapa pentingnya listrik untuk desa.  Adanya listrik akanmembantu anak-anak belajar dengan mudah. Kehadiran listrik dan era digital kebanyakan lewat daya dukung listrik.

Ardiansyah berpesan kepada warga Desa Rantau Panjang untuk hati-hati dalam menggunakan listrik. Dijaga baik dan dirawat, jangan lupa perhatikan kabel serta gunakan kabel yang berkualitas mengantisipasi terjadinya kebakaran karena arus pendek.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat  kepada warga Desa Rantau Panjang yang akan menikmati listrik 24 jam dari PLN,” ujar  Ardiansyah.

Senada, Manager PLN UP3 Bontang Dody Suhendra menegaskan ini langkah nyata PLN bersinergi dengan Pemkab Kutim dalam misi menerangi hingga pelosok negeri.

 

“Kami berkomitmen penuh dalam melistriki desa-desa di Kutim asalkan ada perintah resmi dari Pemkab Kutim melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA), kami langsung action bergerak ke lapangan,” tegasnya dalam sambutan.

Sementara itu, Kepala Desa Supianto Alang turut mengucapkan terima kasih atas dedikasi PLN sudah mengaliri listrik 24 jam di desanya.

“Terima kasih atas dukungan PLN, tahun ini kami bisa merasakan listrik 24 jam dan ini sangat mendukung fasilitas umum yang baru saja diresmikan bupati yakni Kantor Desa Rantau Panjang yang dibangun dengan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 1,4 miliar dan kami turut mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa oleh Pemkab Kutim selain kantor desa, kami juga membangun sarana olahraga untuk masyarakat yang menggunakan anggaran sebesar Rp 1 miliar,” sebutnya.

Terakhir, Camat Telen Petrus Ivung dalam laporannya jika Desa Rantau Panjang langsung 24 jam dinyalakan listrik PLN.

“Tidak perlu menunggu lama, desa kami langsung diberikan perhatian. Terima Kasih Pemkab Kutim dan PLN.

Selanjutnya, ke depan Kecamatan Telen ini akan bisa sempurna jika jembatan nanti bisa terbangun segera.

“Sekarang progresnya dalam pemasangan pondasi dan pengadaan kerangka baja. Nantinya jika tersambung Desa Marah Haloq dan Lung Melah memudahkan akses masyarakat dalam menggerakkan sektor perekonomian warga. Dan terakhir ada progres Jalan Poros Batu Redi masih 2 kilometer saja yang baru berproses dilakukan perbaikan dan nantinya disambung dengan pembangunan 6 kilometer jalannya bisa tuntas tahun ini dan tahun depan bisa menambah aspal,” paparnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman turut meninjau progres pembangunan sarana olahraga Desa Rantau Panjang. (fj)

Bupati Kukar Resmikan Jembatan Desa Rebaq Rinding

August 5, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

MUARA MUNTAI – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah didampingi Camat Muara Muntai Mulyadi meresmikan Jembatan Desa Rebaq Rinding Kecamatan Muara Muntai, Minggu (4/8/2024).

Peresmian jembatan sepanjang 252 meter dengan lebar 4 meter itu ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Edi Damansyah yang juga didampingi Kepala Desa (Kades) Rebaq Rinding M Asnan.

Jembatan dengan kontruksi kayu ulin itu dibangun dengan menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2023 senilai Rp 1 Milyar dan dikerjakan secara swakelola. Edi Damanyah menyebutkan salah satu komitemen pemerintahannya program penguatan pembangunan pedesaan.

Edi menjelaskan, di desa ada tiga sumber pendanaannya yaitu Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) dan bagi hasil pajak.

“Itulah yang ditetapkan dalam APBD desa, dan kami tambah lagi Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD),” ujarnya.

Edi mendorong dari BKKD itu bisa menangani berbagai hal terkait pembangunan desa, agar tidak mengalami hambatan dan cepat prosesnya.

“Saya setuju jalan jembatan di Muara Muntai ini dicor, agar tidak berisik kalau dilewati, karena saya pernah mengalami tidur disini kalau ada kendaraan lewat berisik betul jalannya, dan usulan untuk pengecoran jalan disini sudah lama disampaikan dan menjadi pembahasan kami,” tambahnya.

Karena untuk kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik sudah terpenuhi, Edi berharap agar Kepala Desa berinovasi sesuai perkembangan masyarakat didesanya.

“Lakukan inovasi sesuai perkembangan masyarakat, jangan terpaku dengan yang sudah ada, lakukan hal – hal yang sesuai kebutuhan masyarakat” harapnya.

Diungkapkannya Muara Muntai termasuk salah satu Kecamatan yang perkembangan ekonominya baik. Sektor perikanan menjadi sektor unggulan masyarakat, tinggal bagaimana yang selama ini budaya tangkap alami terus dijaga dengan baik.

“Namun masih ada permasalahan yaitu masih adanya oknum masyarakat yang kurang bijak dalam menangkap ikan, seperti menyetrum, meracun dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu Kades Rebaq Rinding M Asnan menyampaikan pelebaran jalan yang dilakukan sudah berjalan sesuai rencana, tinggal kurang lebih 400 meter mencapai titik yang terakhir menyambung jalan yang sudah ada.

“Permintaan dari masyarakat pak, kami berharap setelah selesai pelebaran nanti dilakukan pengecoran,” pintanya. (kk01)

Gregoria Mariska Sumbang Medali Pertama Tim Indonesia

August 5, 2024 by  
Filed under Berita

Gregoria Mariska Tunjung

PARIS  – Pebulutangkis Gregoria Mariska menyumbangkan medali pertama buat Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, Gregoria dikalahkan An Se-Young 21-13, 11-21 dan 16-21 di babak semifinal yang digelar di Port de la Chapelle Arena. Di semifinal lainnya, Carolina Marin dari Spanyol unggul di gim pertama 21-14 atas wakil China He Bing Jiao, namun ia mengalami cedera saat gim kedua berjalan 10-8.

Kondisi ini membuat Carolina Marin tidak dapat melanjutkan pertandingannya di semifinal dan Gregoria memastikan medali perunggunya.

“Tadi aku lagi stretching, terus Marin jatuh, kebetulan hari ini aku ada tes juga, jadi aku tidak sempat lihat keputusannya bagaimana, cuman katanya diputuskan Retired,” ucap Gregoria.

Ini merupakan medali pertama tunggal putri Indonesia setelah terakhir Maria Kristin mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008. Selain itu, ini juga menjadi catatan manis untuk tunggal putri yang tak pernah luput membawa pulang medali setelah lolos ke semifinal.

“Tentunya puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yah, atas kehendaknya atas ridhonya juga, setelah sekian lama kita tidak dapat medali di tunggal putri sekarang alhamdulillah Jorji bisa dapat medali perunggu. Ini juga berkat tim yang bagus, bukan karena saya sendiri, kalau saya lihat PBSI timnya sudah bagus, ada Tim Ad Hoc yang diisi oleh orang-orang yang kompeten di dalamnya, yang memang dibentuk oleh bapak Fadil, tujuannya untuk menjaga tradisi medali,” kata Herli Djaenudin, pelatih tunggal putri PBSI.

Sementara itu Chef de Mission (CdM) Anindya Bakrie mengungkapkan rasa syukur atas perolehan medali pertama Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Ia berharap ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet Tim Indonesia lain yang masih berjuang untuk mendapatkan medali di Olimpiade Paris 2024 ini.

“Menyesalkan musibah yang dialami Marin, semoga lekas pulih. Untuk Gregoria luar biasa perjuangannya, ini menjadi inspirasi bagi semua atlet bahwa apapun itu kita tidak boleh menyerah sampai di ujung. Ini kebanggan buat kita. Besok akan ada medals ceremony dsn bendera Indonesia berkibar,” ujar CdM Anindya Bakrie.

Sementara ujar Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersyukur BWF sudah mengumumkan secara resmi bahwa Jorji atau Gregoria Mariska resmi meraih medali perunggu tunggal putri Olimpiade Paris 2024,”

“Perjuangan yang begitu luar biasa yang ditunjukkan oleh Jorji sampai akhir. Ini adalah sebuah ganjaran, medalinya Jorji itu bukan dikasih tapi sebuah perjuangan yang ganjarannya medali. Saya bilang tadi ke Pak Fadil, semua pasti ada hikmahnya. Allah tidak mungkin memberikan medali kepada orang yang salah,” imbuhnya.

 

Di Olimpiade Paris 2024, Tim Indonesia berpartner dengan Aice yang juga merupakan Olympic Partner, Li-Ning, Didit Hediprasetyo Foundation, Lavani Jewelry, Kings Travel, Samsung. Serta didukung oleh On Point, Oakley, Canon Indonesia dan Lumix Indonesia.  (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb