Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Kaltim SIap Perjuangkan Kesejahteraan Petani

January 16, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ekti Imanuel menggelar reses atau serap aspirasi masyarakat masa sidang 1 tahun 2025 di kecamatan Linggang Bigung, Tering, Long Iram dan Barong Tongkok.

Saat melakukan reses di Kampung Rejo Basuki Kecamatan Barong Tongkok, politisi Gerindra ini mendapat sejumlah usulan dan aspirasi dari basis konstituennya yang hadir. Di antaranya peningkatan infrastruktur jalan pertanian.

Materi reses juga memfokuskan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) XI Petani Nelayan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 yang akan berlangsung 21-27 Juni 2025 di Kubar.

Ekti Imanuel

Ketua KTNA Kubar ini juga menaruh harapan agar keunggulan buah durian asal Long Iram, salah satu hasil pertanian yang akan dilombakan.

“Selain lomba hasil pertanian unggulan di Kubar, acara ini  menjadi ajang menimba ilmu produk pertanian dari kabupaten dan kota se-Kaltim,” kata Ekti yang juga Ketua DPC Partai Gerinda Kubar, saat reses di Balai Pertemuan Umum Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (15/1/2025).

Ekti mengaku banyak menyerap aspirasi masyarakat soal pembangunan pertanian. Seperti pupuk, bibit, dan peralatan pertanian seperti Jonder atau traktor roda tiga. Usulan warga ini memerlukan biaya besar.

Ekti mengungkapkan kendalanya yaitu pembiayaan yang dibatasi. Hal ini, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim nomor 49 tahun 2020 tentang tata cara pemberian, penyaluran dan pertanggungjawaban belanja bantuan keuangan pemerintah daerah. Bantuannya hanya dibatasi Rp2,5 miliar.

“Sementara usulan jalan tani melalui dana pokir (pokok pikiran) hanya berbentuk penunjukan langsung (PL) yang nominalnya di bawah Rp 200 juta,” terangnya.

Sehingga solusinya adalah kerja sama dengan Pemkab Kubar. Selain itu, Gubernur Kaltim yang baru hasil Pilkada 2024, bisa mencabut Pergub 49/2020 tersebut. Setidaknya bisa menambah angka maksimal itu lebih besar lagi. Sehingga bantuan pertanian yang dapat disalurkan lebih banyak, sesuai harapan pertanian.

“Setidaknya bisa memberikan bantuan kepada petani lebih besar. Misalnya kepada petani bantuan bibit Rp20 juta dan Rp30 juta untuk bantuan pupuk,” harapnya. (*)

Kampung Muara Begai Panen Perdana Budidaya Ikan Nila

January 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Panen perdana Ikan Nila di Kampung Muara Begai, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) merupakan salah satu program pemerintah  dalam menunjang ketahanan pangan. Program ini didukung PT. PAMA dan PT. TCM akan menjadi pusat percontohan bagi kampung lainya, di wilayah Kecamatan Muara Lawa.

Kepala Kampung Muara Begai Antonius mengatakan, program awal adalah penyerahan lahan 100 hektare oleh PT. Trubaindo Coal Mining (TCM) kepada Kampung Muara Begai. Lahan tersebut kemudian dikelola  salah seorang warga yaitu Adi yang berasal dari Kampung Muara Begai. Pihak kampung kemudian berkoordinasi dengan CSR PT. Pamapersada Nusantara, dan hasilnya seperti gayung bersambut.

“Karena lahan yang di serahkan oleh PT. TCM ke kami masih lahan kosong jadi kami koordinasi dengan pihak PT. PAMA  mengelola  tanah kosong ini,”kata Antonius, Kamis (9/1/2025).

PT PAMA kemudian siap membantu dengan bibit ikan nila. Empat kolam akhirnya dibuat dengan kapasitas ikan seribu bibit per satu kolam. Sehingga, total terdapat empat ribu bibit ikan nila bantuan dari CSR PT. PAMA ini.

“Atas nama warga Muara Begai Kami mengucapkan terima kasih kepada PT. PAMA,” ucapnya

Ia berharap kepada perusahaan yang tergabung dalam forum CSR PT. TCM bisa juga ikut berkolaborasi dalam pusat percontohan ini dengan budidaya lain  seperti ayam petelur, ayam potong, maupun ayam kampung dan juga bebek.

” Kami sangat berharap kepada semua pihak untuk ikut andil  agar tempat ini menjadi pusat percontohan  di Kecamatan Muara Lawa ini. “Dengan harapan apabila perusahaan sudah tidak ada lagi beroperasi disini kami sudah bisa hidup mandiri,”bebernya.

Camat Muara Lawa Edi Murhamdi menyampaikan, pada dasarnya pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan ini. Kegiatan seperti ini merupakan salah satu visi misi  Presiden Prabowo.  Ketahanan pangan ini merupakan program utama  Prabowo.

Ia berharap  semua forum CSR PT. TCM bisa ikut berpartisipasi meluangkan dana CSR nya untuk berkolaborasi dengan warga Muara Begai, agar kedepannya warga Muara Begai siap secara ekonomi saat perusahaan berhenti beroperasi.

“Saya juga berterimakasih kepada Petinggi Muara Begai atas pengelolaan tempat ini kepada orang yang tepat sehingga kolam ini bisa berhasil,” ungkapnya.

Sementara itu, Project Manager (PM) PT. PAMA, Saptodewo menyampaikan ucapan terimakasih kepada petinggi Kampung Muara Begai, dan PT. TCM sebagai owner  PT. PAMA. Tanpa adanya PT. TCM tidak mungkin ada PT. PAMA disini.

“Terimakasih kepada PT. TCM yang sudah memberikan tanah hibah kepada Kampung Muara Begai ini, sehingga kami bisa ikut ambil andil di dalamnya memberikan bibit dalam budidaya ikan ini,”ujarnya.

Ia menyebut, pengembangan budidaya ikan ini adalah salah satu wujud  mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan, terutama mendukung tercapainya Indonesia generasi emas tahun 2045 nanti dan di mulai dari sekarang.

“Dengan adanya program perdana yang kita lakukan ini kita sudah banyak ilmu dan masukan juga banyak pengalaman InsyaAllah kedepannya akan lebih baik lagi,”bebernya.

Dijelaskan, penebaran bibit ini dimulai dari bulan September tahun 2024 lalu, dan di bekali dengan pelatihan bagaimana cara membudidayakan ikan serta pembibitan dan penyerahan bibit hingga ke pendampingan.

“Tim CSR kami memang sangat intens dalam mendampingi hingga sampai ke tahap panen hari ini,”tandasnya.

Ia juga berharap kepada teman-teman forum CSR bisa bergabung dengan tim kami agar lebih solid dan bisa berkembang lebih besar lagi kedepannya..

Kasdim 0912, Mayor Inf. Agung Phudi Riyadi menyampaikan, kolaborasi itu memang penting, dalam rangka mensukseskan segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat.  Peran dan fungsi dari suatu nggaran yang tepat sasaran, sehingga tercapai apa yang dituju, dengan harapan tidak ada yg tumpang tindih, dan segala kebutuhan terpenuhi.

“Bagi kami orang Jawa mendapatkan lahan seperti ini sudah berpikiran ladang uang ini,”katanya.

Kenapa di bilang ladang uang, karena kalo di Jawa cari ladangnya yang susah, sementara disini sangat berlimpah, kalo di lihat potensi memang sangat banyak akan tetapi yang susah itu memulai nya.

“Karena kalau saya liat tidak berani memulai karena takut gagal,”ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Salkus mengatakan,  Dinas ketapang sangat menunggu ide dan gagasan kreasi dan inovasi dari semua pihak terkait dengan pengembangan ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Kutai Barat.

Dijelaskan, dari data yang ada, ketahanan pangan di Kubar ini sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak lintas sektor.oleh Ia  sangat bersyukur  pemerintahan Presiden Prabowo menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pemerintah pusat.  Semangat itu sudah ditransfer ke daerah.

Sektor pertanian menjadi yang terdepan bagi Kutai Barat menjadi sentra agro industri.

Kinerja  ketahanan pangan bisa dilihat  dari indek ketahanan pangan Kubar berada di peringkat 359 dengan nilai  dari 416 kabupaten yang ada di Indonesia. ‘Indeks ketahanan pangan masih rendah dan yang tertinggi Balikpapan,”tandasnya.

Perhatiani dengan cara kolaborasi dari semua sektor diharapkan bisa meningkatkan ketahanan pangan di Kubar .

“Ini tidak bisa dengan satu pihak, tapi harus keroyokan dari semua pihak lintas sektor,” katanya.

menurutnya barang pangan yang masuk ke Kubar masih banyak dari luar. Disebutkan, untum memenuhi kebutuhan beras masih mendatangkan  dari Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa.

Oemerintah sudah memayungi warga dengan beberapa regulasi, ada peraturan presiden nomor 81 tahun 2024, tentang percepatan penganeka ragaman pangan berbasis sumber daya lokal.

“Regulasi pemerintah ini kita sambut dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan sektor pertanian dan ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Kutai Barat,”bebernya. (arf)

Mengenal Restorasi Lahan Gambut melalui Agroforestri di Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia

January 15, 2025 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com — Belantara Foundation bekerja sama dengan Jejakin, Gojek, One Tree Planted dan Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Wono Lestari mengembangkan program Sumatra Peatland Restoration yang telah berjalan sejak pertengahan tahun 2022.

Program ini merupakan program perlindungan dan pemulihan atau restorasi lahan gambut melalui agroforestri di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Program ini juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, yang dirayakan setiap tanggal 10 Januari.

Pada tingkat global, peringatan ini dilakukan pertama kali pada 10 Januari 1872. Pada tingkat nasional, peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia dilakukan pertama kali di Indonesia pada 10 Januari 1993 masa kepemimpinan Presiden Soeharto.

Tujuan utama Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menanam dan merawat pohon sebagai salah satu aksi pelestarian alam dan lingkungan hidup yang ada di lingkungan sekitar.

Sampai saat ini, implementasi program yang telah dilakukan meliputi penyiapan dan penguatan kapasitas kelompok masyarakat, penyiapan bibit dan lahan, penanaman dan perawatan bibit tanaman multi manfaat sebanyak kurang lebih 32.392 bibit pada lahan seluas 45 hektar, pembangunan kebun bibit dan pondok kerja, serta melakukan monitoring dan evaluasi program.

Didukung oleh Jejakin, program ini telah menanam sebanyak 15.112 bibit, di lahan seluas 15 hektar. Jenis bibit yang ditanam mencakup tanaman multi-purpose tree species (MPTS) seperti pinang (Areca catechu), nangka (Artocarpus heterophyllus), jengkol (Archidendron pauciflorum), dan kopi robusta (Coffea canephora).

Desa Jati Mulyo dipilih karena merupakan wilayah perhutanan sosial (Hutan Kemasyarakatan/HKm) seluas 93 hektar. Lokasi Desa Jati Mulyo berdampingan dan berdekatan dengan Hutan Lindung Gambut Londrang yang merupakan bagian dari salah satu kawasan hidrologi gambut penting di Provinsi Jambi.

Beberapa kawasan di desa ini juga rentan terhadap kebakaran lahan gambut karena air permukaan yang lebih kering dan dekomposisi tanah gambut. Dengan demikian, mengembangkan program restorasi lahan gambut yang terdegradasi juga akan memperbaiki kondisi air dan mengurangi bahaya kebakaran di kawasan ini.

Selain itu, Desa Jati Mulyo dipilih untuk mendukung masyarakat dalam memperoleh manfaat jangka panjang dari lahan gambut. Dengan lebih dari 630 jiwa dan 230 kepala keluarga, program ini diharapkan memberikan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna mengatakan bahwa melalui skema perhutanan sosial, masyarakat lokal di Indonesia dapat memiliki hak untuk mengelola dan memanfaatkan, yang secara bersamaan dapat berkontribusi dalam memulihkan kawasan hutan.

Skema ini menawarkan kondisi yang memungkinkan untuk restorasi lahan gambut secara jangka panjang, tidak hanya selaras dengan agenda global dalam mitigasi perubahan iklim tetapi juga mampu mendorong peningkatan sosial-ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

“Salah satu cara untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemulihan lahan gambut terdegradasi adalah dengan mengajak mereka menanam jenis tanaman agroforestri atau MPTS (multi-purpose tree species) di lahan gambut terdegradasi. Selain tanaman agroforestri ini menyediakan banyak manfaat bagi masyarakat, antara lain sebagai sumber pangan, membantu dalam mengatur hidrologi, meningkatkan biomassa, memperbaiki kualitas tanah, dan meningkatkan produktivitas lahan yang terdegradasi.

Selain itu, juga dapat meningkatkan dukungan masyarakat terhadap upaya restorasi karena mereka akan mendapatkan manfaat langsung” kata Dolly, yang juga pengajar di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan.

Chief Growth Officer Jejakin, Sudono Salim mengatakan “Jejakin berkomitmen untuk mendukung program restorasi lahan gambut dengan menciptakan solusi keberlanjutan lingkungan berbasis teknologi. Dengan melibatkan masyarakat dalam penanaman tanaman agroforestri, kami tidak hanya berkontribusi pada pemulihan ekosistem yang rusak, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekonomi lokal.

“Selain itu, teknologi dari Jejakin memungkinkan monitoring pertumbuhan pohon yang ditanam secara real-time, sehingga memastikan transparansi dan keberlanjutan dalam program ini. Kami percaya, inovasi teknologi dan kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk mencapai dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktanhut Wono Lestari, Riyanto mengatakan bahwa program restorasi lahan gambut melalui agroforestri berbasis masyarakat yang dikembangkan bersama Belantara Foundation, Jejakin dan Gojek ini sangat membantu masyarakat dalam memanfaatkan dan mengelola lahan gambut yang terdegradasi secara lestari dan berkelanjutan untuk pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Belantara, Jejakin dan Gojek serta semua pihak yang konsisten memberikan pendampingan dan dukungan hingga saat ini. Semoga program berkelanjutan ini dapat memberikan manfaat serta berdampak positif bagi kelestarian lingkungan dan masyarakat di desa kami”, ujar Riyanto.(*)

 

 

Kapolda Kalsel Siap Kawal HPN 2025

January 15, 2025 by  
Filed under Nusantara

BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengapresiasi sekaligus mendukung penuh gelaran Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan yang akan digelar mulai 10-13 Februari mendatang di Banjarmasin dan Banjarbaru.

Kepastian dukungan ini disampaikan Kapolda  saat menerima audensi jajaran Pengurus PWI Kalimantan Selatan di Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Selasa (14/1/2025).

Dalam audiensi tersebut, Kapolda Kalsel langsung mengarahkan jajarannya untuk berkordinasi dengan panitia HPN  guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, baik dari kedatangan maupun kepulangan para peserta HPN 2025 dari seluruh Indonesia.

“Polda Kalsel dan jajaran siap mendukung dan mengawal pengamanan kegiatan HPN 2025 di Banjarmasin,” tegas Kapolda dihadapan para pejabat teras Polda Kalsel.

Dukungan ini disambut antusias oleh PWI Kalsel, Ketua PWI Zainal Helmi. Helmie memastikan Panitia HPN akan terus berkordinasi dengan Polda Kalsel terkait gelaran HPN, terutama saat rencana kegiatan Presiden di Puncak HPN di Banjarbaru.

“Terima kasih atas dukungan Pak Kapolda yang menjamin pengamanan pelaksanaan HPN di Kalsel, semoga semua rangkaian acara nanti berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

HPN 2025 dijadwalkan akan digelar di Banjarmasin dan Banjarbaru pada 10-13 Februari mendatang. Selain Agenda Hari Puncak HPN, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda Seminar Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara, Seminar Ekonomi Pancasila Prabowonomics, Summit Nasional Media Massa ‘Media Sustainability di Era Kecerdasan Buatan”,  Siwo Awards, Bakti Sosial dan beragam agenda lainnya. (**)

Bagaimana Peluang Pak Isran?

January 15, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

BANYAK yang bertanya terutama lewat WA group, bagaimana peluang Pak Isran di sidang Mahkamah Konstitusi? Pertanyaan itu muncul setelah mereka melihat penampilan Pak Isran dalam sidang perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) di Gedung MK Jl Merdeka Barat 6 Jakarta Pusat, Kamis (9/1) lalu.

Pak Isran datang ke MK sebagai pihak prinsipal. Sedang dalam proses persidangan dia diwakili kuasa hukumnya yang diketuai pengacara dan pengamat politik Dr Refly Harun. Di ruang sidang Refly didampingi asistennya Raden Violla Reininda Hafidz.

Sedang 5 anggota kuasa hukum lainnya dari Samarinda dikoordinir Dr Jaidun mengikuti sidang melalui daring. MK membatasi kuasa hukum yang boleh hadir langsung (luring) hanya 2 orang plus prinsipal. Lainnya termasuk pengunjung berada di luar mengikuti lewat layar TV atau zoom.

Sebagai termohon atau pihak yang digugat adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim. Sedang pihak pemberi keterangan adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim dan pihak terkait adalah pasangan calon (paslon) Pilgub Kaltim Nomor Urut 2 yaitu Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Gugatan yang diajukan Isran-Hadi sudah teregistrasi di MK dengan Nomor Perkara 262/PHPU.GUB-XXIII/2025. Gugatan diajukan 11 Desember dan perbaikannya pada 13 Desember 2024.

Makan siang yang lahap di apartemen Pak Isran di Sahid Jakarta

Seperti yang disampaikan Refly Harun di depan sidang, Isran-Hadi meminta MK menganulir Keputusan KPU Kaltim Nomor 149 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pilgub Kaltim 2024 dan mendiskualifikasi paslon No 2 Rudy-Seno atas sejumlah pelanggaran dan kecurangan.

Setidaknya ada 4 pelanggaran dan kecurangan yang dituduhkan ke alamat Rudy-Seno. Yaitu kartel politik, money politics, keterlibatan aparat atau struktur pemerintahan serta tidak netral atau tidak profesionalnya penyelenggara Pemilu.

Refly mengungkapkan pihaknya menemukan fenomena money politics yang luar biasa.  Dia menunjukkan ke majelis hakim MK satu bundel data berjudul: Laporan Pertanggungjawaban Siraman  Kabupaten Kutai Kartanegara Rudy Mas’ud-Seno Aji. “Ini baru satu kabupaten,” katanya.

Dalam bundel itu, tercantum ribuan nama orang di Kabupaten Kukar yang menerima money politics. “Di sini ada namanya, gambarnya, nomor HP serta ada KTP dan kartu keluarganya,” kata Refly meyakinkan hakim MK.

MASIH ADA SIDANG LAGI

Soal pertanyaan apakah gugatan PHP Kada Isran-Hadi diterima MK? Sebenarnya belum bisa dijawab. Soalnya proses persidangan di MK masih bergulir dan tidak otomatis langsung diputuskan.

Sidang PHP Kada melalui beberapa tahap. Sidang pertama atau pendahuluan untuk Pilgub Kaltim sudah berlangsung 9 Januari lalu, di mana pihak penggugat sudah menyampaikan alasan berikut alat bukti yang memperkuat gugatan.

Seminggu lagi tepatnya  tanggal 21 Januari berlangsung sidang lanjutan atau sidang kedua dengan mendengarkan jawaban dari KPU Kaltim sebagai termohon, Bawaslu Kaltim sebagai pihak pemberi keterangan serta Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai pihak terkait. Selain itu juga ada pengesahan sejumlah alat bukti.

Selanjutnya hakim panel MK akan menggelar rapat permusyawarahan hakim (RPH) antara tanggal 5-10 Februari. Lalu antara tanggal 11 – 13 Februari, hakim akan mengumumkan putusannya apakah perkara dilanjutkan atau tidak. Jadi ini semacam putusan sela, yang menentukan nasib gugatan.

Jika perkara dinyatakan gugur, maka tidak ada lagi sidang lanjutan dan  KPU Kaltim pun sudah bisa menetapkan secara resmi pemenang Pilgub Kaltim sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Tapi jika perkara dinyatakan hakim dilanjutkan, maka akan ada persidangan lagi.

Persidangan lanjutan itu dilaksanakan antara tanggal 14-28 Februari. Agendanya mendengarkan keterangan para saksi termasuk saksi ahli serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti tambahan.

Setelah itu, hakim panel MK kembali menggelar RPH untuk mengambil keputusan akhir. Pengucapan putusannya dilaksanakan antara 7-11 Maret 2025. Ini adalah putusan final, apakah Ketetapan KPU Kaltim No 149 Tahun 2024 tetap sah atau ada keputusan baru seperti tuntutan yang diajukan.

Hakim panel yang menyidangkan gugatan Isran-Hadi adalah Prof Arief Hidayat sebagai ketua dengan dua anggota yaitu Prof Anwar Usman dan Prof Enny Nurbaningsih. Tapi pada sidang pertama, Anwar Usman yang juga mantan ketua MK digantikan Ridwan Mansyur karena sakit. “Jika sudah sembuh hakim Anwar Usman akan ikut menyidangkan perkara kembali, tapi jika masih sakit maka dihadiri hakim pengganti,” kata Prof Arief.

Bagaimana peluang atau kans Pak Isran dalam memenangkan gugatan? Menurut Refly, gugatan mereka tidak menyinggung soal perolehan suara karena tidak mencapai syarat di Pasal 158. “Tapi kami mendalilkan gugatan kepada hal-hal yang sifatnya struktural, sistematis dan masif terutama yang terkait dengan politik uang,” jelasnya.

“Jadi yang dipersoalkan adalah TSM?” tanya hakim ketua. “Ya, ada empat hal yang kami persoalkan,” jawab Refly.

Seusai sidang pertama MK, saya sempat singgah ke apartemen Pak Isran di Sahid. Ada juga di sana Yayan Aliansyah, Adrian Hakim dan Dr Muhammad Nurdin, orang Kaltim yang sempat menjadi Dirjen dan Staf Ahli di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Tak ada yang berubah dari Pak Isran. Tetap ceria dan bersemangat. Kami bicara berbagai masalah termasuk soal Kaltim. “Saya tetap mencintai dan berjuang untuk Kaltim Berdaulat, salam untuk warga dan teman-teman semua,” ucapnya.

Selama ini Pak Isran memang banyak berada di Jakarta. Dia berkonsentrasi dengan tim penasihat hukum dalam rangka mempersiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan gugatan di MK.

Pertemuan di apartemen Pak Isran ditutup makan bersama. Menunya sesuai kesukaan saya. Ada sayur santan labu, iwak gembong goreng, telur dadar dan sambal. Sebelumnya ada beberapa camilan di antaranya pisang molen dan lapis legit. Ada juga buah manggis pengganti durian.

Saya bersama Yayan juga sempat bertemu dengan Ketua Tim Iswan Priyadi dan Irma Suryani. Kami sama-sama rindu makan sate sabang. Pak Iswan melahap 10 tusuk sate kambing. Dia minta bumbu kacang. Saya cuma 5 plus gulai. Lalu datang seorang pengamen. Dia menyanyikan lagu D’Masiv. Judulnya: Jangan Menyerah.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb