IPA Gunung Lingai Lakukan Perbaikan Gutter Sedimen

April 21, 2025 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Instalasi Pengolahan Air  (IPA) Gunung Lingai dijadwalkan melakukan perbaikan gutter sedimen, Rabu dan Kamis (23-24/4/2025).

“Pengurasan akan berimbas pada gangguan pengurangan debit produksi,” kata Asisten Manajer Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Khaidir Fadly.

Diperkirakan imbas pekerjaan pengurasan ini beberapa wilayah dari jalur tersebut akan mengalami gangguan distribusi. Adapun wilayah yang terganggu aliran distribusi selama pengurasan antara lain Joyomulyo dan sekitarnya, Belimau, Jalan Kebon Agung, Jalan DI Panjaitan, Jalan Damanhuri serta pelayanan booster Panjaitan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur aliran  IPA yang sedang dikuras tersebut  untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi dihentikan sementara” terang Khaidir Fadly.

Untuk informasi dan pelaporan hubungi Hotline 0541-2088100 atau Chat WA ke 0811553536 (*/adv)

Pemkot Samarinda Gelar Rakor Stunting dan Pengentasan Kemiskinan

April 21, 2025 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan yang digelar di Ruang Rapat Mangkupalas, Lantai II Balai Kota Samarinda. Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat lintas sektor, mulai dari Asisten II Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), Kabid Perkim, Dirut Perumdam Tirta Kencana, Dirut RSUD IA Moeis, para camat dan lurah se-Kota Samarinda, serta kepala puskesmas dari enam wilayah di kota ini.

Dalam arahannya, Saefuddin menegaskan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) hingga ke level puskesmas dan posyandu dalam upaya menurunkan angka stunting di Samarinda.

Ia menyebut, stunting di Kalimantan Timur masih berada di angka 21 persen lebih secara nasional, dan perlu segera ditekan.

“Harapan kita ke depan angka stunting bisa turun. Ini harus bersinergi dari OPD sampai puskesmas dan posyandu. Penanggulangan harus dilakukan secara benar, mulai dari proses survei hingga intervensi,” ujarnya.

Saefuddin juga menekankan pentingnya pendekatan dari hulu ke hilir, mulai dari remaja, masa pernikahan, kehamilan, menyusui, hingga usia anak-anak. Menurutnya, penanganan komprehensif sejak dini adalah kunci penurunan angka stunting secara signifikan.

“Remaja harus menjadi perhatian sejak awal. Dari sebelum menikah, kehamilan, menyusui, hingga tumbuh kembang anak, semua harus dijaga,” katanya.

Terkait target penurunan stunting tahun ini, Saefuddin menyebut akan menyerahkan kepada tim teknis untuk merumuskan capaian yang realistis. Ia menekankan pentingnya batas waktu yang jelas dalam mengevaluasi hasil kerja.

“Saya minta kepada teman-teman untuk menyelesaikan ini dalam satu tahun. Kita lihat nanti pencapaian penurunannya berapa,” ujarnya. (yud)

LPTQ Kaltim Evaluasi Peserta TC Tahap III

April 21, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim hari ini (19/4) melakukan evaluasi para peserta Training Center (TC) Tahap III calon peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional, di Asrama Haji, Balikpapan.

Kegiatan TC berlangsung mulai  tanggal 16, dan berakhir tanggal 20 April 2025. Menghadirkan 8 (delapan) orang pelatih tingkat nasional dan beberapa pelatih lokal, Kalimantan Timur.

Pelatihan diikuti 54 peserta dalam berbagai cabang yang akan dilombakan pada gelaran  STQH ke 28 Tingkat Nasional di Kendari pada  Bulan Oktober 2025 yang  akan datang.

Ketua II LPTQ Kaltim, yang  sehari-hari bertugas sebagai Kepala Biro Kesra Setda Prov Kaltim, Dasmiah saat memimpin rapat evaluasi berharap selama pelatihan, peserta benar-benar menunjukkan semangat dan performa yang optimal. Ia menginginkan gelar juara umum pada MTQ Nasional ke-30 Tahun 2024 bisa dipertahankan pada ajang STQH Tingkat Nasional yang akan datang.

Senada dengan Dasmiah, Ustadz Hajarul Akbar selaku koordinator pelatih juga berharap agar para peserta TC berlatih dan berlatih dengan sungguh-sungguh, berdisiplin serta berdoa memohon kepada Allah SWT, agar dapat terpilih untuk menjadi kafilah Kaltim dalam ajang STQ Tingkat Nasional ke 28 yang akan datang.

Selain evaluasi, kemarin (18/4) juga dilakukan rapat persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim, dipimpin Ketua Harian LPTQ Kaltim Muhammad Syirajuddin yang sehari-hari menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov Kaltim.

Hadir pada Rapat Persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim yang akan berlangsung pada Bulan Juni 2025 di Sangatta, Kutai Timur, Ketua III, Jauhar Efendi, Sekretaris  LPTQ, Maslekhan, Bambang Iswanto, Ardiansyah dan Etty Susanti serta para pengurus LPTQ lainnya. (MJ)

Gubernur Kaltim Luncurkan Program Gratispol

April 21, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Seno Aji resmi meluncurkan Program Gratispol di Plennary Hall Gelora Kadrie Oening Samarinda, Senin (21/4/2025).

Enam paket program yang diluncurkan yaitu pertama pendidikan gratis jenjang SMA/SMK/MA, SLB, D3, S1, S2, hingga S3. Kedua, pelayanan kesehatan gratis dan bermutu. Ketiga, umrah dan perjalanan spiritual gratis bagi marbut masjid dan penjaga rumah ibadah. Keempat, gratis seragam sekolah. Kelima, bantuan biaya administrasi kepemilikan rumah gratis untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Keenam internet gratis setiap desa.

“Semoga segala ikhtiar kita, insyaallah menjadi  langkah yang membawa berkah dan manfaat bagi kemajuan Kalimantan Timur,” buka Gubernur Harum usai peluncuran program Gratispol.

Rudi Mas’ud mengatakan, peluncuran Program Gratispol ini menjadi momen yang sangat bersejarah, karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Ibu Kita Kartini sendiri dikenal sebagai pahlawan dan pejuang emansipasi wanita dengan warisan besarnya, Habis Gelap Terbitlah Terang.

“Saya berdiri di sini tidak lebih sebagai pelayan masyarakat Kalimantan Timur,  yang ingin membuat Kalimantan Timur hidup lebih baik, lebih sejahtera dan lebih bermanfaat,” ucap Gubernur Harum disambut aplaus ribuan hadirin yang memadati Plennary Hall Samarinda.

Gubernur juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu seluruh proses hingga Program Gratispol bisa resmi diluncurkan hari ini. Terkhusus kepada Tim Transisi Gubernur dan semua OPD yang telah berkontribusi mendukung terlaksananya peluncuran Program Gratispol ini.

Program Gratispol adalah program Rudy-Seno, dan hari ini sudah menjadi program Kalimantan Timur yang selaras Asta Cita Presiden. Dia berharap segala upaya ini akan menjadi ladang amal jariyah, amal saleh dan amal sosial bagi semua.

Khusus Gratispol untuk pendidikan gratis, diakuinya baru akan berlaku sejak tahun ajaran baru sekitar Juni-Juli 2025, namun Program Gratispol sudah akan dimulai dengan sejumlah pelatihan dan bimbingan teknis untuk industri, calon pelajar dan calon mahasiswa.

Langkah itu dilakukan agar Kaltim bisa segera sejajar dengan Jakarta dan kota-kota lain di Asia.

Rudy juga menyinggung pentingnya penyiapan bonus demografi sejak sekarang. Hal ini pun selaras dengan Program Gratispol yang diluncurkan hari ini.

“Kita harus bisa memanfaatkan bonus demografi kita. Kalau kita gagal menyiapkan bonus demografi, maka kita akan menjadi provinsi yang diisi orang-orang tua,  miskin dan tanpa pengetahuan,” kata gubernur.

Ia mengajak bersatu padu mewujudkan Kalimantan Timur Emas yang sejahtera, terbebas dari ketidakmampuan dan kemiskinan. Itulah mengapa Program Gratispol ini menjadi prioritas.

Saat ini, persentase anak-anak Kaltim yang mengenyam bangku kuliah hanya sekitar 12 persen. Sementara standar negara maju sekitar 20 persen.

“Kalau 5-10 tahun ke depan Kaltim bisa mencapai 25-30 persen, insyaallah Kalimantan Timur hakkul yakin akan mampu berkompetisi di level nasional, bahkan internasional,” yakin Rudy Mas’ud.

Di sisi lain, di wilayah kewenangan pendidikan kabupaten dan kota, Gubernur Harum juga mengajak para bupati dan wali kota juga memberikan perhatian tinggi untuk pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP. Sementara provinsi memberikan pendidikan gratis untuk jenjang SMA/SMK/SLB dan  S-1 hingga S-3.

“Tahun ini Rp750 miliar kami siapkan. Tahun depan insyaallah Rp2,1 triliun. Tahun ini mahasiswa baru dulu, tahun depan Gratispol buat semuanya. Begitu juga seragam sekolah. Tahun ini kelas X dulu, tahun depan kelas X dan XI,” tegas gubernur.

Dalam momen tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama Pemprov Kaltim dengan  pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta. Penandatanganan kesepakatan juga dilakukan bersama BPJS Kesehatan. Selain itu juga diserahkan secara simbolis bantuan seragam sekolah, bantuan biaya administrasi rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta bantuan umrah/perjalanan religi gratis untuk marbut dan penjaga rumah ibadah.

Acara dihadiri Wakil Gubernur Seno Aji, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta ratusan pelajar SMA/SMK. (sam)

Wakil Bupati PPU Inginkan Pasar Lebih Bersih dan Prioritaskan Pedagang Lokal

April 21, 2025 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional Kelurahan Nenang, Senin (21/4/2025. Ia menekankan pentingnya penataan pasar yang lebih teratur, bersih, dan berkeadilan bagi seluruh pedagang, dengan prioritas utama diberikan kepada warga lokal.

Didampingi sejumlah pejabat daerah, Abdul Waris berinteraksi langsung dengan para pedagang dan mendengarkan aspirasi serta keluh kesah. Dalam dialog yang hangat, ia menanyakan masa berjualan para pedagang di pasar tersebut. Seorang pedagang mengungkapkan telah berjualan bertahun-tahun tanpa adanya praktik pungutan liar.

Terkait tarif sewa kios, pedagang tersebut menjelaskan adanya kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per bulan. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati menilai kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran, mengingat adanya kontribusi pemerintah daerah dalam peningkatan fasilitas pasar.

“Naik sedikit tidak masalah. Pemerintah juga sudah membantu, setidaknya sekitar lima belas ribu untuk penambahan fasilitas. Yang terpenting, semua harus jelas dan sesuai dengan kuitansi,” tegas Abdul Waris.

Abdul Waris juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar sebagai faktor krusial dalam menciptakan lingkungan belanja yang nyaman bagi pengunjung.

“Jika pasar kumuh dan jalanan semrawut, pembeli pasti enggan datang. Sebaliknya, jika tertata rapi, pengunjung akan senang berbelanja, dan pedagang pun ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Abdul Waris juga memberikan peringatan tegas terkait keberadaan kios yang tidak dimanfaatkan. Ia menyatakan bahwa kios-kios tersebut akan dibongkar dan dialihkan kepada pedagang lain yang lebih membutuhkan, dengan prioritas diberikan kepada warga PPU yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Penajam.

“Kios yang kosong lebih baik dibongkar saja. Banyak warga kita yang ingin berjualan tetapi tidak memiliki tempat. Kita prioritaskan untuk warga kita sendiri, terutama yang ber-KTP Penajam,” tandasnya.

Sorotan tajam juga diberikan terhadap kios-kios tidak aktif yang diketahui dimiliki oleh pedagang dari luar daerah, seperti Balikpapan.

 

“Jika sudah berbulan-bulan tidak digunakan, apalagi pemiliknya dari luar daerah, maka akan kita berikan kepada warga Penajam. Kita bukan tidak ingin Penajam ramai, tetapi manfaatnya harus jelas untuk masyarakat lokal,” tuturnya.

Abdul Waris mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pedagang dari luar daerah yang dinilai tidak memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal.

“Kalau orang luar hanya membawa kotoran ke sini, lalu uangnya dibawa keluar, kita yang dirugikan. Kita harus mengutamakan mereka yang benar-benar warga kita,” katanya dengan nadaConcern.

Ia memastikan bahwa seluruh pedagang di Pasar Nenang harus merasa aman dan terlindungi. Jika ada indikasi praktik yang merugikan oleh petugas pasar, Abdul Waris meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan langsung kepadanya.

“Jika ada yang merasa diperlakukan tidak adil, silakan laporkan kepada saya. Datang ke kantor, cari Pak Waris. Kami akan menindak tegas siapa pun yang menyalahgunakan wewenang,” tegasnya.

Di penghujung sidaknya, Abdul Waris menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah untuk terus berupaya menata pasar tradisional agar menjadi lebih tertib, teratur, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal. (hm)

« Previous PageNext Page »

  • vb