Pembangunan Kota Samarinda Dinilai Fakus Proyek Besar

May 29, 2025 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA  – Anggota DPRD Samarinda, Anhar, menyoroti arah pembangunan Pemkot Samarinda yang dinilai terlalu fokus pada proyek-proyek besar bernilai ratusan miliar, sementara kebutuhan dasar warga seperti listrik, air bersih, dan infrastruktur lingkungan masih terbengkalai.

Anhar mempertanyakan parameter keberhasilan pembangunan kota apakah ditujukan pada pembangunan gedung tinggi atau pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar

“Apakah tolok ukurnya hanya bangunan megah seperti Pasar Pagi delapan lantai atau Terowongan Samarinda? Sementara di bawahnya, masyarakat masih kesulitan air bersih dan listrik. Itu bukan keberhasilan,” tegas Anhar, Rabu (28/5/2025).

Anhar menjelaskan sejumlah proyek besar yang selama ini digarap Pemkot Samarinda seperti Terowongan Samarinda, Pasar Pagi 8 Lantai dan Teras Samarinda menelan biaya yang tidak sedikit, mencapai miliaran bahkan triliunan.

Dengan segala proyek tersebut, Anhar membandingkan dengan kondisi warga saat ini yang masih mengeluhkan beberapa persoalan bahkan untuk hal yang mendasar sekalipun seperti Kelurahan Bukuan yang belum terjangkau PDAM sejak 1990-an, jalan lingkungan di sejumlah RT yang rusak parah dan Sekolah-sekolah dengan fasilitas minim di pinggiran kota.

“Pembangunan harusnya menyentuh hajat hidup orang banyak, bukan sekadar jadi kebanggaan pejabat,” kritiknya.

Anhar turut menyentil proyek revitalisasi Pasar Pagi yang disebutnya harus dikaji ulang dampak ekonominya.

“Jangan sampai nasibnya seperti Tanah Abang, gedung megah tapi sepi pembeli. Kalau sudah habis ratusan miliar, harus ada perhitungan untung-rugi yang jelas,” ujarnya.

Dengan semua realita yang ada, Anhar mendesak Pemkot lebih memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat seperti Penyediaan air bersih dan listrik merata, Perbaikan jalan dan drainase serta peningkatan kualitas sekolah dan puskesmas.

“itu lebih penting karena langsung berdampak bagi masyarakat,” tutupnya. (mr)

Desa Segihan Pasang 17 Titik Lampu dan Bangun Pustaka

May 29, 2025 by  
Filed under Artikel

KUTAI KARTANEGARA — Upaya membangun ruang publik yang fungsional dan edukatif terus digenjot Pemerintah Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara. Salah satunya dengan menghadirkan fasilitas penerangan di sekitar lapangan dan pembangunan perpustakaan desa yang lokasinya strategis, tak jauh dari sekolah-sekolah.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi

Sebanyak 17 titik lampu penerangan kini sudah terpasang mengelilingi area lapangan desa. Fasilitas ini menjadi bagian dari pembenahan wajah desa sekaligus membuka akses terhadap kegiatan malam hari yang lebih aman dan nyaman.

“Kita ingin lingkungan desa lebih hidup, terutama saat malam. Penerangan ini bukan sekadar soal lampu, tapi tentang rasa aman, tentang harapan,” ujar Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, Rabu (28/5/2025).

Sementara itu, perpustakaan desa yang tengah disiapkan untuk menjadi ruang baca terbuka yang ramah bagi semua kalangan.  Lokasinya yang dekat dengan sekolah menjadi nilai plus—karena diharapkan bisa menjadi tempat singgah orang tua yang menunggu anak-anak mereka belajar.

“Bayangkan, para ibu yang menunggu anaknya sekolah bisa duduk dan membaca buku. Kita tidak hanya menunggu, tapi juga bertumbuh,” sambung Hendra.

Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari visi menjadikan Segihan sebagai minikota yang fungsional, inklusif, dan berbasis literasi. Panggung seni, taman, lapangan, hingga ikon desa pun telah masuk dalam skema penataan, yang diharapkan rampung menjelang akhir tahun. (intan/adv diskominfo kukar)

Desa Segihan Rancang Jadi Mini Kota

May 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Segihan, Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai merancang wajah baru desanya melalui konsep mini kota. Sebuah inisiatif pengembangan kawasan terpadu yang mengintegrasikan ruang publik, taman, pasar, perpustakaan hingga pentas seni. Konsep ini telah diinisiasi sejak jauh hari oleh pihak desa sebelum adanya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengungkapkan ide untuk membentuk kawasan desa yang memiliki fasilitas layaknya kota kecil ini bukan sekadar wacana, tetapi telah melalui perencanaan matang yang menyeluruh.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi

“Secara konsep, kami sudah menyiapkan dari awal: perpustakaan, pasarnya, tugu, lapangan, hingga panggung kesenian,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2025).

Program mini kota ini mengacu pada arahan pemerintah kabupaten yang menetapkan satu desa di setiap kecamatan sebagai percontohan kawasan terpadu. Namun, Desa Segihan justru sudah lebih dahulu bergerak. Kini, desa tersebut hanya tinggal menunggu percepatan realisasi dari sisi teknis dan anggaran.

Dari segi pendanaan, pembangunan bersumber dari berbagai pihak. Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perpustakaan mengalirkan bantuan melalui aspirasi, sementara tugu dan lapangan dirancang melalui Dana Desa.

Progres di lapangan terus berlanjut. Penerangan kawasan sudah mulai dipasang, dengan sekitar 17 titik lampu menghiasi area lapangan. Panggung terbuka dan taman pun disiapkan untuk mendukung kegiatan sosial dan seni masyarakat setempat.

Hendra Wahyudi berharap akhir tahun 2025 seluruh elemen mini kota itu sudah bisa dinikmati warga. (intan/adv diskominfo kukar)

Jasa Raharja Laksanakan Sosialisasi Safety Campaign dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat

May 29, 2025 by  
Filed under Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Kutai Timur, Jasa Raharja melakukan sosialisasi Safety Campign dan Pelatihan  Penanganan Gawat Darurat Kepada Masyarakat di Kecamatan Teluk Lingga Kab. Kutai Timur, Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para peserta tentang keselamatan lalu lintas. Hal ini karena angka kecelakaan yang cukup tinggi di wilayah ini sehingga Satlantas Polres Kutim bersama dengan Jasa Raharja Wilayah Kutai Timur berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan Program Safety Campign.

Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan pelatihan penanganan pertama gawat darurat kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan (PPGD) yang di sampaikan narasumber yang berkompeten di bidangnya dari tenaga medis, Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga pengajar mengenai pentinya pendidikan keselamatan lalu lintas, yang dapat disampaikan kepada masyarakat yang mengikuti sosialisasi ini.

Program ini juga merupakan komitmen Jasa Raharja untuk mendukung keselamatan lalu lintas di Indonesia. Selain itu juga untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga yang terkain dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi para pengajar. Diharapkan, kegiatan PPGD ini dapat mewujudkan keselamatan lalu lintas dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan di kalangan generasi muda.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Samarinda Patria Adiwibawa berharap melalui program ini tenaga pengajar dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan lalu lintas.

Jasa Raharja juga sebagai Member Of Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan. (**)

Warga Bukuan Curhat Air Bersih ke Anggota DPRD Samarinda

May 29, 2025 by  
Filed under DPRD Samarinda

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar menerima keluhan Warga dari RT 22, 41, dan 44 di Kelurahan Bukuan yang menyuarakan keluh kesah terpendam mereka terkait persoalan klasik yang belum juga terselesaikan yakni krisis air bersih.

Anhar berujar, Warga mengeluhkan sejak tahun 1990-an, mereka masih harus berjuang untuk mendapatkan akses air bersih. Sebagian besar masih mengandalkan sumur atau membeli air dari luar wilayah.

“Sabagat Ironi, mengingat status Samarinda sebagai ibu kota provinsi dengan anggaran daerah yang sangat besar,” ungkap Anhar, Rabu (28/5/2025).

Menanggapi keluhan tersebut, Anhar, politisi dari Fraksi PDIP, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai klaim pemerintah yang menyebut 90 persen wilayah Samarinda telah terlayani air bersih sebagai pernyataan yang tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.

“Faktanya, warga Bukuan dari dulu hingga sekarang masih kesulitan air bersih, ini bukan cerita baru,” tegasnya.

Anhar menambahkan, reses ini bukan hanya sarana menyerap aspirasi, tapi juga menjadi refleksi atas capaian dan arah pembangunan kota.

Menurutnya, pemerintah perlu mengkaji ulang prioritas pembangunan, dan mulai fokus pada kebutuhan dasar warga.

“Kita akan perjuangkan agar persoalan ini segera mendapat solusi konkret,” katanya.

Anhar menyampaikan jika suara rakyat benar-benar didengar dan jadi pedoman kebijakan, Ia meyakini wajah Samarinda bisa tercermin lebih adil.

“Karena pada akhirnya, pembangunan yang sejati adalah yang memanusiakan manusia,” pungkasnya. (mr)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1073818
    Users Today : 2213
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 10328
    Total Users : 1073818
    Total views : 10572747
    Who's Online : 69
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03