IPA Tirta Kencana Kuras Bak Sedimentasi, Pelanggan Diminta Tampung Air

May 5, 2025 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Daerah Air Minum  (Perumdam) menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA)  Tirta Kencana, Selasa – Kamis, 6-8 Mei 2024  mulai pukul 08.00 Wita sampai selesai .

Asisten Manajer Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Khaidir Fadly menyampaikan, selama pengurasan tersebut berdampak pada proses produksi dan layanan aliran distribusi dari IPA Tirta Kencana kepada pelanggan dihentikan. Pemeliharaan rutin pengurasan sedimen bak dan reservoir sudah menjadi agenda rutin di IPA Tirta Kencana.

Saat pengurasan  gangguan aliran distribusi jalur IPA Tirta Kencana  yang  terdampak wilayah Kota, Wilayah Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Dadi Mulya, Kelurahan Bugis, Kelurahan Bandara, Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Pelita, Kelurahan Pasar Pagi, Kelurahan Pelabuhan, Kelurahan Karang Mumus, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kelurahan Sungai Pinang Dalam dan sekitarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur IPA tersebut  untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi terganggu,” terang Khaidir Fadly.

Untuk Informasi dan pelaporan hubungi Call Center Hotline 0541 2088100 atau Chat WA 0811553536 (*)

Kukar Bebas Status Desa Tertinggal

May 4, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto menyatakan, tidak ada lagi desa di Kukar yang berstatus tertinggal. Hal ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Perkembangan ini terlihat dari peningkatan status seluruh 237 desa di Kukar, dengan 87 di antaranya telah mencapai status desa mandiri. Arianto menegaskan bahwa sejak 2022, tidak ada lagi desa tertinggal maupun sangat tertinggal di wilayah tersebut.

“Ini adalah hasil kerja keras bersama, mulai dari perangkat desa hingga dukungan lintas sektor di pemerintah daerah,” ujarnya.

Arianto

Saat ini, terdapat 24 desa berkembang yang sedang dibina untuk naik status menjadi desa maju, bahkan dipersiapkan menuju desa mandiri. Sementara itu, desa-desa lainnya telah mencapai status desa maju, membuktikan bahwa seluruh wilayah desa di Kukar telah keluar dari kategori tertinggal.

DPMD Kukar terus mendorong percepatan peningkatan status desa melalui pembinaan intensif, sosialisasi indikator baru Indeks Desa, serta pendampingan program di lapangan.

Dikatakan, Pemkab Kukar ingin desa berkembang segera naik kelas. Selain itu, upaya strategis dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antarsektor, terutama dalam pemenuhan infrastruktur dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pendekatan holistik ini didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat dan transparansi pengelolaan dana desa.

Ke depan, fokus pembangunan desa akan diarahkan pada penguatan UMKM lokal dan perluasan akses digital, guna membuka pasar lebih luas bagi produk-produk desa.

Dengan sinergi yang terus dibangun, Kukar menargetkan seluruh desanya mencapai kemandirian penuh dalam waktu dekat.

“Kami ingin seluruh desa berkembang segera naik status. Pembinaan terus kami lakukan agar target ini tercapai,” pungkas Arianto. (adv/diskominfo-kukar)

Sekda Kukar Ingin Muara Badak Kembangan Usaha Perikanan

May 4, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretariat Daerah (Sekda) Sunggono Sunggono menyarankan agar kecamatan Muara Badak lebih banyak membuat produksi ikan. Menurutnya, wilayah ini yang berada di wilayah pesisir kaya akan hasil laut. Pemkab Kukar akan membantu terkait hal hal yang dibutuhkan untuk usaha perikanan ini sebagai dorongan agar Muara Badak terus maju.

Saran tersebut disampaikan Sunggono saat menutup  Pelatihan Penyusunan dan Review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)  Bagi Aparatur Pemerintah Desa , Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Muara Badak 2025 , Sabtu (3/5/2025) di Hotel IBIS Samarinda.

Sekda mengatakan, RPJMDes memiliki hubungan yang erat dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten, karena keduanya adalah dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah yang saling berkaitan dalam sistem pemerintahan yang berjenjang.

“RPJMDes harus menyesuaikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten,” ujarnya.

Maka melalui pelatihan ini, para peserta satu pemahaman bahwa Desa tidak bisa melakukan kegiatan pembangunan sesuka hatinya. Tujuannya agar pembangunan desa tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi mendukung tujuan pembangunan daerah secara keseluruhan oleh karena itu Keselarasan Arah dan Kebijakan Pembangunan antara desa dan kabupaten harus tertuang dalam dokumen ini.

Selain itu Program kegiatan di desa yang dibiayai dari APBD Kabupaten (misalnya melalui Dana Alokasi Khusus, program lintas sektor, atau bantuan keuangan daerah) harus terintegrasi dalam RPJMDes. Dengan demikian, perencanaan desa dapat mendukung program strategis kabupaten.

Sekda berpesan Pesan agar setelah kegiatan itu lakukan pengkajian dokumen RPJMD Kabupaten, pahami visi, misi, dan prioritas program daerah.

Masukkan hasil review dan penyelarasan dalam Bab Analisis Arah Kebijakan RPJMDes. Tujuan utamanya agar terjadi keselarasan antara RPJMD dan RPJMDes sehingga proses Pembangunan dapat berjalan sesuai arah dan tujuanya yang nantinya dituangkan dalam rencana kerja tahunan setiap Desa.

Pelatihan yang digelar sejak 1 Mei 2025 ini merupakan salah satu agenda Pemerintah daerah Dalam rangka Optimalisasi peran Aparatur Desa sebagai pelayan masyarakat, tentunya dalam Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa diharapkan bisa menerbitkan dokumen yang berkualitas.

Sekda mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini diharapkan nantinya kegiatan ini bermanfaat bagi para pemangku kepentingan dan khususnya Pemerintah Desa di Kecamatan Muara Badak dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara pada umumnya.

Hadir pada acara itu Camat Muara Badak Beserta Jajaran, seluruh Kepala Desa Se Kecamatan Muara Badak, Ketua BPD se Kecamatan Muara Badak beserta anggota. (kk04/adv diskominfo kaltim)

Sampoerna Fest 2025 Sambangi Samarinda, Dorong Literasi Keuangan Digital Lewat Edutainment

May 4, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) kembali menggelar Sampoerna Fest sebagai upaya mendorong literasi keuangan digital di tengah masyarakat. Kegiatan pembuka dari rangkaian Sampoerna Fest tahun 2025 ini diselenggarakan di GOR Kadrie Oening, Samarinda. Sabtu malam (3/5/2025).

Mengusung konsep edutainment festival, Sampoerna Fest menghadirkan kolaborasi antara edukasi finansial dan hiburan.

Masyarakat yang hadir tidak hanya mendapatkan informasi dan pemahaman tentang pengelolaan keuangan, tetapi juga dihibur dengan penampilan musisi ternama seperti Juicy Luicy, The Changcuters, Hindia, Feast, serta musisi lokal Elpapito dan Davy Jones.

“Melalui penyelenggaraan roadshow pertama tahun ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mengenalkan kembali layanan digital Bank Sampoerna, termasuk Sampoerna Mobile Saving,” ujar Henky Suryaputra, Finance & Business Planning Director Bank Sampoerna.

Menurut Henky, Sampoerna Fest telah menjadi program unggulan yang konsisten digelar sejak lebih dari setahun terakhir dan sebelumnya sukses dihelat di Surabaya, Pontianak, Semarang, dan Palembang. Antusiasme masyarakat pun disebut turut mendorong peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Sampoerna yang mencapai Rp13,3 triliun sepanjang 2024 atau tumbuh 4,1% secara tahunan.

Dalam gelaran di Samarinda, Bank Sampoerna menghadirkan 15 tenant UMKM sebagai bagian dari komitmen mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Selain itu, bank juga memberikan edukasi langsung seputar perencanaan keuangan, termasuk melalui kerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Universitas Mulawarman yang bertindak sebagai Savings Agent.

“Sampoerna Fest bukan sekadar festival musik. Kami ingin literasi keuangan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda,” kata Oktavia Laksmi Wardani, Lending & Fintech Product & Partnership Division Head Bank Sampoerna.

Sebagai bentuk apresiasi, Bank Sampoerna juga mengumumkan pemenang program undian Sampoerna Mobile Saving periode Januari–Maret 2025, dengan hadiah utama senilai Rp100 juta. Undian berskala nasional ini akan terus berlanjut di kota-kota berikutnya sepanjang tahun.

Branch Manager Bank Sampoerna Samarinda, Emmanuel N. Yonathan, menambahkan, gelaran ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran dan pemanfaatan layanan Bank Sampoerna, terutama di Kaltim.

“Kami ingin menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan memberikan kontribusi pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah ini,” tuturnya

Sementara itu, inisiatif Band Submission yang turut digelar pada acara ini berhasil memilih Re;five sebagai musisi lokal terpilih untuk tampil di panggung utama. Program ini bertujuan membuka ruang kreativitas generasi muda di daerah untuk menembus panggung nasional.

Melihat animo masyarakat yang tinggi dengan jumlah pengunjung yang disebut mencapai lebih dari 10 ribu orang, Bank Sampoerna berencana terus melanjutkan Sampoerna Fest di kota-kota lain, termasuk Makassar dan Pekanbaru dalam waktu dekat. (yud)

Peringati Hari Buruh, Grup Astra Agro Lakukan Kegiatan Ini di Hari May Day

May 4, 2025 by  
Filed under Nusantara

KALTIM – Hari Buruh, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei dikenal juga sebagai May Day merupakan momentum menghormati perjuangan serta kontribusi para pekerja di seluruh dunia. Buruh memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan, seperti jam kerja yang manusiawi, kondisi kerja yang layak, dan perlindungan sosial, serta dirayakan sebagai hari libur nasional melalui berbagai kegiatan seperti aksi damai, seminar, hingga kegiatan sosial yang menekankan pentingnya peran buruh dalam pembangunan bangsa.

Memperingati Hari Buruh Internasional Tahun 2025, PT Waru Kaltim Plantation (WKP) yang merupakan Grup PT Astra Agro Lestari Tbk. melaksanakan kegiatan donor darah di Polibun PT WKP pada Sabtu (3/5/2025). Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara PT WKP dengan Mabes (Mari Bersedekah) Community, Serikat Pekerja Mandiri, dan Instalasi Laboratorium RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 WITA hingga 15.00 WITA ini diikuti masyarakat dari desa ring-1 perusahaan, yaitu Desa Bangun Mulya, Kelurahan Waru, Desa Api-api, dan Desa Sesulu. Sebanyak 38 peserta terdaftar dalam kegiatan ini, dengan total 36 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan darah di RSUD RAPB.

Administratur PT WKP, Eko Andrianto, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekitar serta mendukung ketersediaan pasokan darah yang aman dan cukup untuk kebutuhan medis.

“Donor darah ini adalah hasil kolaborasi antara PT WKP, Mabes Community, Instalasi Laboratorium RSUD RAPB, dan Serikat Pekerja Mandiri. Darah yang terkumpul akan dikelola oleh RSUD RAPB untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2025 yang kami selenggarakan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata perhatian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat desa ring-1, dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dukungan dan apresiasi juga datang dari perwakilan Instalasi Laboratorium RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten PPU, Dwi Anggraini Kartika Sari, Amd. Kes., Teknisi Pelayanan Darah, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang telah terjalin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Waru Kaltim Plantation dan Mabes Community atas undangannya dalam kegiatan donor darah ini. Kegiatan ini sangat membantu dalam memenuhi stok darah di RSUD RAPB. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut demi masyarakat Penajam yang lebih sehat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, PT Waru Kaltim Plantation berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam aspek kesehatan, serta mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat dan stakeholder lainnya. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb