Wakil Gubernur Kaltim Serukan Soliditas Lewat Makan Siang Bersama

June 8, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji, menggelar makan siang bersama kader Gerindra se-Kaltim dalam rangka memperkuat konsolidasi internal partai. Acara digelar di Kantor DPD Partai Gerindra Kaltim, Jalan Kadrie Oening, Samarinda Ulu, Sabtu (7/6/2025).

Pada kesempatan itu, Seno Aji menyampaikan rasa syukurnya atas capaian Partai Gerindra yang tahun ini berhasil menyembelih lima ekor sapi kurban. Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi sejak program kurban Gerindra Kaltim dimulai.

“Alhamdulillah, tahun ini Partai Gerindra bisa melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa selama kita berpartai di Kalimantan Timur. Kami sangat bangga dan mengapresiasi, kita bisa bersatu padu, saling bekerja sama untuk memberikan sebagian rezeki kita kepada kaum muslimin-muslimat yang memerlukan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, semangat berbagi dalam momen Idul adha ini tak terbatas pada umat Islam, tetapi juga menjangkau kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan.

“Lebih dari itu, kita juga memberikan kepada umat-umat yang membutuhkan selain umat Islam. Masih banyak umat yang memerlukan perhatian kita semua,” ucapnya.

Seno juga menyinggung peran Presiden terpilih Prabowo Subianto yang turut mendorong aksi sosial partai melalui distribusi hewan kurban. Tahun ini, sebanyak 11 ekor sapi kurban disalurkan ke seluruh kabupaten/kota se-Kaltim, jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya satu ekor.

“Presiden Prabowo Subianto—kemarin saya mewakili beliau untuk menyerahkan bantuan ke masyarakat berupa sapi kurban sebanyak 11 ekor. Tahun lalu hanya satu ekor di provinsi, tapi tahun ini satu ekor di provinsi dan masing-masing kabupaten/kota,” kata Seno.

Seno juga menyampaikan sejumlah agenda strategis ke depan, termasuk komitmen Gerindra terhadap pendidikan gratis dan program pembangunan 3 juta rumah di Indonesia, termasuk sekitar 20 ribu unit untuk Kaltim.

“Saat ini sudah keluar keputusan MK tentang pendidikan gratis. Kaltim menjadi satu-satunya provinsi yang memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak, dan ini bisa menjadi program nasional,” katanya.

Selain itu, ia menyebut Gerindra Kaltim akan aktif memperjuangkan solusi atas banjir di Samarinda dengan berkoordinasi bersama pemerintah pusat, termasuk upaya pengerukan Sungai Mahakam.

Seno menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya soliditas partai dalam menghadapi Pemilu 2029, serta dorongan agar kader-kader potensial dipersiapkan sejak dini untuk merebut kursi eksekutif dan legislatif di berbagai tingkatan.

“Kita berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, tahun 2029 kita bisa sama-sama berjuang. Kita ingin setidaknya menguasai enam kabupaten/kota dan menempatkan kader kita sebagai pimpinan dewan, bahkan kepala daerah,” pungkasnya. (yud/adv diskominfo kaltim)

Pesantren Daarul Falaah Jadi Harapan Baru Kaltim Bangun Generasi Berkualitas

June 8, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Upaya mencetak generasi unggul di Kalimantan Timur tak hanya dilakukan melalui jalur pendidikan formal, namun juga melalui lembaga-lembaga pendidikan berbasis Islam. Hal ini terlihat dalam peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Daarul Falaah, di kawasan Sempaja Utara, Samarinda, Sabtu (7/6/2025).

PPTQ Daarul Falaah yang telah dirintis sejak 2015 kini memasuki tahap pembangunan lebih luas di atas lahan wakaf. Pesantren ini menjadi simbol kolaborasi masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah dalam membangun pondasi pendidikan karakter di Kalimantan Timur.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya dukungan terhadap pendidikan berbasis Islam sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Anak-anak kita akan dididik dengan baik di pesantren Daarul Falaah ini. Mereka akan dibekali nilai-nilai Islami dan menjadi Hafiz Al-Qur’an yang kelak menyebar ke seluruh Kalimantan Timur, membawa pendidikan agama yang kokoh dan berakhlak mulia,” ujar Seno.

Ia menyoroti masih rendahnya kualitas SDM di Kalimantan Timur dibandingkan beberapa provinsi lain. Menurutnya, pesantren semacam ini memiliki peran strategis dalam mendongkrak kualitas generasi muda.

“Sumber daya manusia Kalimantan Timur masih berada rata-rata di bawah provinsi lain. Kami ingin, dalam tiga hingga lima tahun ke depan, kualitas SDM kita menyamai bahkan melampaui daerah lain. Salah satunya melalui pendidikan Islam seperti ini,” ungkapnya.

Pesantren Daarul Falaah sendiri berkembang dari kontrakan kecil di Jalan Wangi dengan hanya enam santri, hingga kini memiliki dua lokasi—di Jalan Wani Poros dan Saliki—berkat dukungan tokoh masyarakat dan donatur seperti H. Asnawi dan H. Bakri.

Kontribusi para tokoh tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur. Ia menyebut dukungan mereka sebagai bentuk amal jariyah yang akan membawa dampak luas dalam jangka panjang.

“Kami berterima kasih kepada Pak Abun dan para tokoh yang sudah lebih dahulu mendukung pembangunan pesantren ini. Ini adalah amal jariyah luar biasa, dan saya yakin akan banyak tokoh lain yang mengikuti jejak mulia ini,” tambah Wagub Seno.

Pimpinan PPTQ Daarul Falaah, KH. Sutanil Fadhlan Ma’ruf, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan umat Islam yang terus mengalir untuk mendukung keberadaan pesantren.

“Kami berangkat dari kontrakan kecil, hanya enam santri. Tapi kepercayaan umat Islam di Jakarta dan Kalimantan Timur membawa kami ke titik ini. Harapan kami, seperti Nabi Muhammad saat hijrah ke Yatsrib, sinar Islam juga bisa menyebar dari sini,” ujar KH. Sutanil.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pun memastikan komitmennya dalam mendukung pendidikan Islam yang berorientasi pada pembangunan karakter dan akhlak generasi muda. Wagub Seno berharap Daarul Falaah bisa menjadi model pesantren yang tidak hanya mencetak hafiz, tetapi juga generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. (yud/adv diskominfo kaltim)

Masjid Alam Semesta Jadi Simbol Kebersamaan Lintas Umat Lewat Penyaluran Hewan Kurban

June 8, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Masjid Alam Semesta Samarinda kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan di Kalimantan Timur. Dalam momentum Idul adha tahun ini, masjid yang digagas oleh keluarga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menerima 11 ekor hewan kurban yang berasal dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Penyerahan hewan kurban dilakukan Wakil Gubernur H. Seno Aji, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan solidaritas sosial di masyarakat.

Sebanyak 16 hewan kurban tersebut berasal dari unsur organisasi masyarakat, instansi pemerintah, hingga tokoh masyarakat. Delapan di antaranya disembelih langsung di Masjid Alam Semesta, sementara sisanya didistribusikan ke wilayah sekitarnya, termasuk daerah komunitas mualaf.

“Hari ini kita lakukan demi kemaslahatan umat. Kami serahkan kepada panitia dan pengurus Masjid Alam Semesta. Alhamdulillah, ada sebanyak 11 ekor totalnya,” ujar Wakil Gubernur Seno Aji.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan momen kurban sebagai sarana untuk memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kalimantan Timur. Menurutnya, daging kurban harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang agama.

“Kita ingin menjaga kerukunan umat beragama di Kalimantan Timur. Yang namanya fakir miskin itu tidak hanya umat Islam. Ini saatnya berbagi. Daging kurban bisa disampaikan kepada siapa saja yang berhak,” tambahnya.

Masjid Alam Semesta sendiri merupakan masjid yang dibangun atas inisiatif keluarga Seno Aji. Sejak awal pendiriannya, masjid ini rutin menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk ibadah kurban.

“Saya sendiri bersama keluarga ikut menginisiasi pembangunan Masjid Alam Semesta ini. Maka tidak ada salahnya setiap tahun kami juga berkurban di sini,” tuturnya.

Ketua Yayasan Masjid Alam Semesta, H. Samsudin, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemprov Kaltim dan Tim Penggerak PKK.

“Alhamdulillah pagi ini kami menerima sapi kurban dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan PKK. Semua penyembelihan berjalan lancar dan kita distribusikan kepada warga sekitar. Insyaallah membawa keberkahan untuk masyarakat,” ujar Samsudin.

Ia menjelaskan, total hewan kurban yang diterima tahun ini berjumlah 16 ekor, terdiri dari 10 sapi dan 6 kambing. Delapan sapi disembelih langsung di masjid, sedangkan sisanya disalurkan ke wilayah lain, termasuk ke komunitas mualaf dan non muslim. (yud/adv diskominfo kaltim)

Kurban Lima Sapi, Wakil Gubernur Kaltim Perkuat Konsolidasi

June 8, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Lima ekor sapi kurban diserahkan jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur dalam momen Hari Raya Idul adha 1446 Hijriah. Penyerahan dilakukan di Kantor DPD Gerindra Kaltim, Jalan Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (7/6/2025), oleh Wakil Gubernur Kaltim sekaligus Ketua DPD Gerindra, Seno Aji.

Kurban tahun ini menjadi rekor tertinggi yang pernah dicapai Gerindra Kaltim sejak program ini digulirkan tahun 2019. Penambahan jumlah hewan kurban dinilai sebagai cerminan soliditas dan kolaborasi yang semakin kuat di internal partai.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan sejak 2019. Tahun ini menjadi yang terbesar dalam hal jumlah hewan kurban, yakni sebanyak lima ekor sapi,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi lintas struktur menjadi kunci keberhasilan agenda tersebut, dari DPC hingga anggota fraksi dan pengurus daerah. Kurban disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui panitia kurban.

“Karena adanya sinergi dari seluruh unsur partai, kami sepakat menggabungkan kontribusi agar manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Timur. Kelima ekor sapi ini pun kami serahkan kepada panitia kurban untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak,” jelasnya.

Lima ekor sapi yang diserahkan merupakan hasil sumbangan bersama, termasuk dari dirinya pribadi, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kaltim, serta para kader lainnya.

“Ini adalah wujud dari semangat kebersamaan yang terus terjaga di internal Partai Gerindra. Kami ingin keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Tak hanya berbicara soal kurban, Seno juga menegaskan bahwa Gerindra memiliki visi jangka panjang untuk memperkuat pengaruh di tingkat lokal, seiring dengan posisi strategis sebagai partai pengusung presiden terpilih di tingkat nasional.

“Gerindra tentu berharap bisa memenangkan hati rakyat di Kalimantan Timur dan menambah jumlah perwakilan di parlemen ke depan,” ungkapnya.

Ia mendorong agar kegiatan sosial semacam ini ditingkatkan, baik dalam hal jumlah hewan kurban maupun sasaran penerima yang inklusif lintas keyakinan.

“Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban dari para anggota dewan maupun kader Gerindra semakin banyak. Daging kurban ini akan dibagikan tidak hanya kepada masyarakat muslim, tetapi juga kepada warga non-muslim yang membutuhkan, karena semangat berbagi tak mengenal sekat,” pungkasnya. (yud/adv diskominfo kaltim)

Ada Kuaci China di IIW

June 8, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PEKAN lalu ada International Industrial Week (IIW) 2025 digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Berlangsung 4 hari sejak 4 sampai 7 Juni. Padahal ada hari raya Idul Adha 6 Juni. Tapi pengunjung IIW tetap membludak. Mereka datang penuh antusias dari penjuru Tanah Air dan luar negeri.

Untuk masuk ke arena IIW kita harus antri. Cukup panjang. Pihak penyelenggara, Meorient Exhibition International (MEI) menyediakan ID Card setelah kita mengisi data di aplikasi yang disediakan.

Suasana lounge IIW, tempat bertemu buyer, pemasok dan produsen.

IIW adalah ajang pelaku industri manufaktur, logistik, pengemasan dan percetakan untuk saling memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis dan memperkuat kerja sama lintas sektoral.

IIW Indonesia 2025 menghadirkan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri serta beragam program pendukung seperti forum bisnis, business matching, seminar industri dan demo teknologi baru.

“Event ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama pengembangan rantai pasok industri nasional menuju era industri 5.0,” kata Binu, COO MEI dalam keterangan persnya.

Peserta terbesarnya datang dari China. Seolah IIW milik mereka. Menguasai semua lini industri. “Dengan kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump,  China berkeinginan memasarkan industrinya lebih besar lagi ke Indonesia. Jadi ini peluang emas,” kata Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Mahendra Rianto.

Direktur Ekskutif Universitas Mulia Balikpapan Dr Agung Sakti Pribadi (kanan) bersama Rektor UM Prof M Ahsin Rifa’i nampang di depan mobil listrik antik Yatian.

Menurut Mahendra, pihaknya siap menjadi enabler dari kegiatan industri China untuk memindahkan pabrik-pabriknya dari Tiongkok ke Indonesia. “Kami siap membantu industri mereka masuk ke kawasan industri kita. Itu target kita,” tambahnya.

Lebih jauh dia tegaskan, dengan mengadopsi teknologi industri Tiongkok di Indonesia, maka pelan-pelan industri Indonesia dapat belajar dan mampu mengembangkan produksi dan ekspor lebih luas lagi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Hari Noegroho dari Asosiasi Packaging Federation (IPF) dan Teguh Maianto dari Packaging Development Federation (PDF). Mereka mengakui industri kemasan dari China sangat merajai sehingga kita harus belajar dan mampu bersaing.

Kemasan apa saja dengan berbagai model, type dan bahan terutama dari plastik, kertas, karton, logam sampai bahan biodegradable bisa dilakukan oleh industri kemasan China. Mereka menjual mesinnya dengan harga terjangkau, sehingga banyak menarik perhatian pelaku industri di Tanah Air terutama industri makanan dan minuman.

Saya kaget di situ juga ada ditampilkan berbagai jenis makanan kuaci atau guazi (Bahasa Hanzi) dengan berbagai kemasan. Ada kuaci dari biji semangka, biji labu dan biji bunga matahari. Saya teringat masa kecil sering makan kuaci. Ternyata ini masih menjadi industri andalan di China.

Yang menarik perhatian stand Guangdong Yatian Industrial dari Conghua Districk, Guangzhou, China. Sejak 2001 Yatian mengembangkan mobil antik bertenaga listrik. Penampilannya seperti mobil Eropa masa lalu, tapi mesinnya bertenaga listrik. “Ya ini protoype mobil masa lalu tapi digerakkan dengan energi listrik,” kata Joanne Liao sebagai sales manager.

Yatian juga menampilkan mobil type lainnya, seperti golf car, hunting car sampai container. “Kami mencari patner pemasaran di Indonesia,” kata Liao.

TIM UNIVERSITAS MULIA

Meski IIW ajang pertemuan untuk para pelaku industri, Direktur Eksekutif Universitas Mulia (UM) Balikpapan, Dr Agung Sakti Pribadi  tetap antusias membawa tim UM menyaksikan pameran tersebut. “Ini penting untuk membuka wawasan kita termasuk dari kampus mengenai inovasi baru di industri,” katanya.

Ada Rektor UM Prof Ir M Ahsin Rifa’i, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Yusuf Wibisono, SE, MTI, termasuk tim Yayasan dan MBI yaitu Nurfalah Setiawan, Abdillah Taqwa, Budi Saputro, Arliendo dan Julimansyah.

Seperti kita ketahui, UM memiliki sejumlah progam studi (prodi) dari 3 fakultas yang ada. Bulan Februari lalu UM membuka 4 prodi baru yang siap mencetak generasi technopreneur yang handal. Ke-4 prodi baru itu adalah  S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Teknik  Sipil, S1 Teknik Industri dan S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian.

“Prodi baru itu banyak berkaitan dengan apa yang ditampilkan di pameran IIW Indonesia 2025,” kata Prof Ahsin.

Hampir setengah hari Dr Agung, Prof Ahsin dan Tim UM mengelilingi arena pameran yang dibagi dalam berbagai segmen. Mereka cukup lama diskusi di stand Dongguan Wanlida Energy (DWE) Co, Ltd. Ini perusahaan China yang fokus dalam pengembangan industri baterai lithium sebagai solusi kebutuhan energi di masa depan.

Mr Kenny, owner perusahaan tersebut bersama Mr Guo diundang Agung datang ke Balikpapan. Dia bersedia datang dan janji menjadwalkan setelah kembali ke Dongguan.

Dia mengaku tertarik datang ke Balikpapan karena dua alasan. Pertama, lihat kampus UM yang salah satu bangunannya berciri khas Tiongkok dan kedua karena posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). “Ini pasar menarik buat pemasaran produk DWE,” kata Mr Kenny.

Agung tertarik penggunaan baterai lithium dan panel solar untuk membangkitkan energi listrik di kampus UM. “Ke depan suka atau tidak, kita akan menggunakan energi terbarukan seperti panas matahari atau angin. Selain juga tuntutan lingkungan,” katanya penuh semangat.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb