Kredit Paser Tuntas Dengan Bunga Nol Persen Resmi Berjalan

August 20, 2025 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Kredit Paser Tuntas dengan bunga nol persen, dikhususkan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Paser, resmi dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser.

Kredit Paser Tuntas secara resmi diluncurkan Bupati Paser, dr Fahmi Fadli, bersamaan dengan peresmian Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kabupaten Paser, di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Tanah Grogot, pada Rabu (20/8/2025) malam.

“Ini merupakan salah satu dari 11 program prioritas dalam Visi Misi Paser Tuntas. Ini menjadi bentuk nyata dukungan Pemkab Paser terhadap UMKM,” kata Fahmi.

Selama ini, para pelaku UMKM hanya mengandalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Maka, Kredit Paser Tuntas menjadi bentuk kepedulian Pemkab Paser terhadap masyarakat yang untuk mengembangkan UMKM.

Masyarakat dapat memanfaatkan Kredit Paser Tuntas dengan baik dan menggunakan fasilitas PLUT UMKM dengan bijak. Sehingga pemanfaatan apa yang diberikan pemerintah ini dapat berlangsung dengan maksimal.

“Manfaat peluang ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Fahmi. (adv dkisp paser)

PD Tidar Gerindra Kaltim Gelar Open Turnamen Catur

August 20, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Timur melalui organisasi sayapnya, Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (PD Tidar) Kaltim, kembali menggelar turnamen catur terbuka. Kegiatan bertajuk Gerindra Open Turnamen Catur 2025 ini berlangsung di Sekretariat Partai Gerindra, Jalan Kadrie Oening, Samarinda. Rabu (20/8/25).

Turnamen ini merupakan kali kedua PD Tidar Kaltim menyelenggarakan ajang serupa. Sebelumnya, kegiatan pertama digelar di Tenggarong, Kutai Kartanegara. Tingginya animo masyarakat membuat panitia kembali membuka kesempatan bagi pecinta olahraga otak itu untuk berkompetisi.

Ketua PD Tidar Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi menjelaskan, ajang ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta wadah pembinaan atlet catur di Kaltim.

“Komunitas catur di Kalimantan Timur ini cukup besar. Turnamen ini kami hadirkan sebagai ajang silaturahmi, sekaligus memberi jam terbang bagi para atlet maupun pecinta catur. Kami berharap ke depan bisa melahirkan bibit-bibit muda berbakat yang dapat mewakili Kaltim di berbagai ajang, mulai dari kejurda hingga kejurnas,” kata Reza.

Reza menambahkan, panitia awalnya hanya menargetkan 80 peserta. Namun, antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jumlah peserta membengkak menjadi sekitar 100 orang. Mereka datang dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Balikpapan, Kukar, dan Bontang. Turnamen ini bersifat terbuka, baik untuk atlet resmi Percasi maupun masyarakat umum.

“Kenapa catur? Karena olahraga ini digemari semua kalangan, dari tingkat bawah hingga atas. Dari event ini kita juga ingin membuktikan bahwa Partai Gerindra peduli dengan pengembangan olahraga, tidak hanya politik. Dan yang jelas, dari turnamen ini kita harap muncul atlet-atlet baru yang bisa masuk ke dalam pembinaan Percasi Kaltim,” tambahnya.

Wakil Gubernur Kaltim sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya turnamen ini. Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini sangat relevan dalam momentum peringatan 80 tahun Indonesia merdeka.

“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga menjadi ajang penjaringan talenta catur dari masyarakat. Siapa tahu dari sini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dibina oleh Percasi Kaltim. Ini satu hal yang membanggakan. Ke depan, kami berharap semua cabang olahraga bisa melakukan hal yang sama menjaring talenta dari masyarakat dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Seno.

Dengan adanya turnamen ini, Gerindra Kaltim menunjukkan komitmennya untuk dekat dengan masyarakat, khususnya melalui jalur olahraga. Selain mempererat silaturahmi, ajang ini juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru di Kaltim. (yud)

Jalan Hauling PT BBE di Jongkang Masih Bisa Dilalui Warga, Dinas ESDM Kaltim Tekankan Keselamatan

August 20, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Jalan hauling milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE) di kawasan Jongkang, Kutai Kartanegara, sempat menuai sorotan setelah perusahaan memasang spanduk bertuliskan larangan melintas. Jalur ini diketahui merupakan akses terdekat menuju Jongkang, Tenggarong, dan sekitarnya.

Untuk memastikan kejelasan status jalan tersebut, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur meninjau langsung lokasi pada Rabu (20/8/2025). Hasilnya, jalan hauling tersebut tetap bisa digunakan masyarakat, namun dengan catatan wajib mengutamakan keselamatan karena jalur itu merupakan lintasan utama kendaraan angkutan batu bara.

Raden Agah Wahyu, Kepala Teknik Tambang PT BBE menegaskan, pemasangan rambu dan spanduk bukan berarti melarang masyarakat melintas. Pemasangan dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan pertambangan dan regulasi dari Kementerian ESDM.

“Kita tahu semua, jalan hauling ini adalah area kritis pertambangan. Sesuai aturan, kita wajib memasang rambu-rambu atau peringatan. Jadi masyarakat masih boleh melintas, namun harus berhati-hati. Peringatan ini untuk keselamatan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan juga menyiapkan pos pantau di sekitar jalur hauling agar memastikan protokol keselamatan tetap berjalan.

Ahmad Yani, Asisten II Pemkab Kutai Kartanegara mengatakan, menurutnya, warga tetap bisa menggunakan jalan tersebut, tetapi harus lebih waspada.

“Pada prinsipnya jalan ini masih bisa dilewati masyarakat. Hanya saja, sesuai aturan dari Kementerian ESDM, rambu larangan harus dipasang. Jadi kepada warga yang melintas, tetap berhati-hati karena jalan ini digunakan untuk angkutan batu bara,” tegasnya.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, memastikan tidak ada pelarangan bagi masyarakat melintasi jalan sepanjang 200 meter tersebut. Ia menekankan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama.

“PT BBE hanya memasang peringatan sebagai bentuk pemenuhan aturan. Jalan ini tetap boleh digunakan masyarakat sebagai jalan pendekat ke Jongkang. Kami berharap warga memahami dan mematuhi protokol keselamatan. Intinya, tidak ada pelarangan, hanya kewaspadaan yang harus ditingkatkan,” katanya. (yud)

Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Waspada Hoaks “BPN Tanah Gratis”

August 20, 2025 by  
Filed under Nusantara

Harison Mocodompis

JAKARTA – Belakangan beredar informasi di platform TikTok mengenai akun yang menyebarluaskan hoaks “BPN Tanah Gratis”. Akun tersebut mengunggah video yang mengklaim adanya layanan pembuatan sertifikat tanah dan layanan balik nama tanah secara gratis hanya dengan mengklik tautan “daftarsekarang-v11.infokuresmidotcom” pada bio akun tersebut. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Tak ada program resmi yang menawarkan sertipikasi maupun balik nama tanah secara gratis, seperti yang disampaikan akun tidak resmi tersebut.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Harison Mocodompis, menyampaikan agar masyarakat berhati-hati terhadap akun media sosial yang tidak jelas sumbernya.

“Kami melihat banyak sekali akun TikTok @bpn_tanahgratis beredar. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh dengan akun media sosial tidak resmi yang menyebarkan klaim seperti ‘BPN Tanah Gratis’. Informasi dan layanan resmi hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian, yakni situs atrbpn.go.id dan akun media sosial resmi kami,” tegasnya saat ditemui di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (19/08/2025).

Ia menegaskan, konten menyesatkan yang beredar bukan hanya menimbulkan kebingungan, tetapi berpotensi disalahgunakan untuk tujuan penipuan. “Akun-akun palsu yang mengatasnamakan ATR/BPN bisa merugikan masyarakat sekaligus mencederai kepercayaan publik kepada lembaga. Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi,” ujar Harison Mocodompis.

Harison Mocodompis menjelaskan, pemerintah saat ini tengah menggencarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai upaya memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat di seluruh Indonesia. Melalui PTSL, masyarakat dapat memperoleh sertipikat tanah dengan proses yang mudah, cepat, dan biaya terjangkau sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. PTSL menjadi salah satu Program Prioritas Nasional yang terus dikerjakan Kementerian ATR/BPN.

“Jika masyarakat ingin mengetahui informasi resmi mengenai pendaftaran tanah, silakan menghubungi Kantor Pertanahan setempat atau memantau informasi melalui kanal resmi ATR/BPN. Saat ini, pemerintah memang sedang mempercepat penerbitan sertipikat tanah melalui program PTSL, tetapi prosedurnya jelas dan tidak melalui akun-akun pribadi di media sosial,” tutur Harison Mocodompis.

Kementerian ATR/BPN meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan akun media sosial mencurigakan yang menggunakan nama instansi. Hal ini merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat merugikan publik.

Untuk mendapatkan informasi pertanahan dan tata ruang yang benar, masyarakat dapat mengakses kanal resmi Kementerian ATR/BPN, yaitu melalui X (x.com/kem_atrbpn), Instagram (instagram.com/kementerian.atrbpn/), Fanpage Facebook (facebook.com/kementerianATRBPN), YouTube (youtube.com/KementerianATRBPN), TikTok (tiktok.com/@kementerian.atrbpn), serta situs web atrbpn.go.id dan ppid.atrbpn.go.id. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui WhatsApp Pengaduan di nomor 0811-1068-0000.

Masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap penyebaran hoaks, serta hanya mempercayai informasi yang bersumber dari kanal resmi Kementerian ATR/BPN. (LS/RT)

Program MALIKA PDC Ajak Masyarakat Kelola Jelantah

August 20, 2025 by  
Filed under Nusantara

RIAU – PT Patra Drilling Contractor (PDC) melalui misi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar Pelatihan dan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi dan Sabun dalam program Mari Kelola Jelantah Kita (MALIKA).

Pembukaan program berlangsung di Balai Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Kamis (7/8/2025).

Direktur Keuangan Patra Drilling Contractor Fitra Adriza menyampaikan, sebagai perusahaan jasa penunjang energi dan memiliki satu unit bisnis Food and Lodging Services (FLS), PDC menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah lumayan banyak.

“Melalui program CSR MALIKA ini, kami ingin mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar Fitra.

Inisiatif ini, Fitra menegaskan, tidak hanya fokus pada aspek keberlanjutan lingkungan, tetapi juga sosial dan ekonomi.Pelati han diberikan kepada warga sekitar agar mereka mampu mengolah minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai jual.

Program Pelatihan dilaksanakan di Desa Buluh Manis dan Desa Petani sejak 26 Juli 2025, diikuti 30 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, karang taruna, dan masyarakat sekitar.

Program MALIKA sejalan dengan pencapaian sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya SDGs Poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera dimana dapat mengurangi risiko kesehatan dari pembuangan limbah minyak jelantah yang sembarangan.

Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, poin 9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dan poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dimana ajakan mengelola jelantah untuk menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan limbah yang bijak dan berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik pelaksanaan program ini dan mendorong sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh dan ramah lingkungan.

“Kegiatan ini sejalan dengan agenda pembangunan daerah yang berorientasi pada ekonomi hijau dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” ucap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis H. Toharuddin.

Hal senada disampaikan Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy MR, yang menilai program ini berpotensi mendorong terbentuknya unit usaha baru di tingkat rumah tangga dan kelompok masyarakat.

“Pengelolaan minyak jelantah secara tepat tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang kerja dan wirausaha baru di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selama program Pelatihan dan pengelolaan minyak jelantah, para peserta diajarkan untuk penyulingan minyak, proses bleaching minyak, praktik pengolahaan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, sabun cair dan sabun batang, pengemasan produk, hingga manajemen usaha.

Program MALIKA bukan hanya sekedar tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh PDC akan tetapi ini merupakan wujud ajakan untuk masyarakat luas dan para pelaku industri untuk dapat mengelola jelantah menjadi rupiah. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb