Telkomsel Nyalakan Semangat Indonesia di HUT ke-80 RI

August 18, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Telkomsel terus menghadirkan pelayanan terbaik yang merata hingga pelosok negeri, memastikan setiap pelanggan dapat merasakan manfaat konektivitas tanpa batas. General Manager Household Consumer Business Region Kalimantan Telkomsel Fahmy Rojali melayani pelanggan di GraPARI Balikpapan

JAKARTA – Memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan tema utama Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Telkomsel mengukuhkan komitmennya untuk terus memajukan bangsa. Tema nasional tahun ini selaras dengan tema Telkomsel dalam merayakan kemerdekaan, yakni “Nyalakan Semangat Indonesia”, yang merupakan perwujudan nyata dari peran Telkomsel sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan dengan menyatukan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat melalui solusi teknologi terdepan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengucapkan Dirgahayu ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.  Semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi Telkomsel untuk terus berkontribusi memajukan bangsa. Melalui Nyalakan Semangat Indonesia, kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mewujudkan masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi untuk menciptakan masa depan gemilang.

Digital Enabler Indonesia selama 30 Tahun

Selama 30 tahun, Telkomsel konsisten menghubungkan masyarakat Indonesia melalui jaringan lebih dari 280.000 BTS yang menjangkau 97% populasi, melayani 158,4 juta pelanggan mobile dan 10 juta pelanggan IndiHome-B2C, serta menghadirkan inovasi produk seperti SIMPATI yang berevolusi menghadirkan ragam digital benefit untuk pelanggan, Telkomsel Halo, IndiHome dan Telkomsel One. Komitmen terhadap konektivitas terdepan juga tercermin dari perluasan jaringan 5G secara contiguous yang diperkuat dengan pemanfaatan artificial intelligence (AI) secara end-to-end di 56 kota/kabupaten sepanjang akhir 2024 hingga 2025, termasuk wilayah strategis seperti Bandung, Batam, Makassar, Surabaya, Jabodetabek, Bali, hingga Ibu Kota Nusantara, dengan dukungan lebih dari 3.000 BTS 5G. Upaya-upaya tersebut mengantarkan Telkomsel meraih enam penghargaan internasional dari Ookla® Speedtest Awards™ di Q1-Q2 2025.

Sebagai digital enabler, Telkomsel juga mendorong inovasi melalui:

  • Pengembangan platform digital nasional: Layanan seperti MAXStream, Langit Musik, Dunia Games, dan LinkAja telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup digital masyarakat.
  • Penyediaan solusi korporasi (Enterprise): Pemanfaatan layanan Mobility Insight (MSIGHT), Digital Advertising (DigiAds), Internet of Things (IoT), dan layanan berbasis data lainnya untuk meningkatkan efisiensi operasional mitra bisnis.
  • Pengelolaan ekosistem inovasi: Melalui anak perusahaan INDICO yang mengelola bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, serta Telkomsel Ventures yang mendukung pertumbuhan startup digital Indonesia.
  • Tata kelola digital: Inisiatif Telkomsel Jaga Data yang merupakan perwujudan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk meningkatkan keamanan digital nasional.
  • Pelopor optimasi AI: Merupakan satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang menjadi salah satu pendiri Autonomous Networks di dunia yang diluncurkan pada ajang Digital Transformation World 2023, serta menjadi yang pertama yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) di Indonesia melalui penggunaan Autonomous Network dan virtual assistant seperti Veronika dan TED untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
  • Pelopor 5G: Pertama yang mengomersilkan layanan 5G di Indonesia bagi pelanggan individu dan sektor industri seperti smart mining dan telesurgery.

Inisiatif Sosial dan Lingkungan untuk Pembangunan Masyarakat yang Berkelanjutan

Telkomsel tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan sosial yang berkelanjutan melalui berbagai program dan inisiatif berdampak, antara lain:

  • Pendidikan (IndonesiaNEXT, Internet BAIK, dan Telkomsel Jaga Cita)

IndonesiaNEXT adalah program peningkatan keterampilan digital berskala nasional untuk mempersiapkan talenta muda siap industri dengan lebih dari 96 ribu mahasiswa pendaftar, dari lebih dari 800 universitas, serta lebih dari 7 ribu sertifikasi digital yang diberikan; sedangkan Internet BAIK merupakan inisiatif literasi digital yang membekali pelajar, guru, dan orang tua dengan etika serta pemanfaatan teknologi secara bertanggungajwab dengan total lebih dari  41 ribu peserta di 35 provinsi; sementara inisiatif Telkomsel Jaga Cita hadir mendukung pendidikan yang adaptif, inklusif, dan merata di Indonesia.

  • Digital Citizenship (NextDev)

NextDev merupakan inkubator startup digital tahap awal yang mendorong inovasi inklusif dan berkelanjutan. NextDev telah menarik lebih dari 6 ribu startup untuk mendaftar, hingga kini melahirkan 152 alumni yang mengikuti inkubasi, dengan 13 startup berkolaborasi bersama Telkomsel dan 8 startup melanjutkan ke akselerasi Tinc.

  • Pemberdayaan Komunitas (DCE & Baktiku Negeriku)

Digital Creative Entrepreneur (DCE) membina UKM melalui pelatihan, mentoring, dan akses ke market, serta telah menjangkau 1050 UKM. Baktiku Negeriku yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa di Indonesia, telah member dampak pada  120 agent of change (AOC)  dan pemangunan  digital center di 30 desa.

  • Filantropi (TERRA & Telkomsel Sambungkan Senyuman)

TERRA adalah unit siaga bencana Telkomsel yang fokus pada pemulihan jaringan dan bantuan kemanusiaan yang telah melibatkan lebih dari  600 relawan yang menjangkau 175 komunitas, sementara Telkomsel Sambungkan Senyuman telah memberikan dukungan kepada ragam komunitas lokal di berbagai momen, menghadirkan aksi nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

  • Kepedulian Lingkungan (Telkomsel Jaga Bumi)

Melalui inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, perusahaan mengambil langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, mulai dari pengelolaan limbah, program carbon offset, hingga penanaman mangrove di berbagai wilayah Indonesia sesuai prinsip ESG. Program ini telah mendaur ulang lebih dari 75 ribu paving block, 30 ribu phone holder, 10 ribu tempat sampah, serta menanam 25 ribu pohon mangrove yang membantu menyerap emisi karbon.

 

Rayakan Kemerdekaan dengan Ragam Program Spesial

Dalam rangka merayakan HUT ke-80 RI, Telkomsel menyiapkan berbagai program spesial:

  • Jejak Semangat Indonesia: Menghidupkan kembali jejak perjuangan dengan sentuhan digital. Telkomsel menghadirkan kegiatan tur jalan kaki di Jakarta dan D.I. Yogyakarta bersama komunitas pemandu lokal, Jakarta Good Guide dan Jogja Good Guide. Sebanyak 30 pelanggan terpilih di tiap kota menelusuri titik ikonik sejarah kemerdekaan, program ini diperkaya aktivitas interaktif di MyTelkomsel seperti MyTelkomsel Quiz, sebagai perwujudan semangat 30 tahun Telkomsel yang menghubungkan negeri melalui kolaborasi dan inovasi.
  • Penawaran produk spesial HUT RI untuk ragam segmen pelanggan:
  • Prabayar: Paket Merdeka– Paket kuota 8GB untuk 5 hari, hanya Rp17 ribu; Surprise Deal– Harga spesial dengan kuota besar plus langganan WeTV dan Amazon Prime Video selama 30 hari.
  • Pascabayar: Halo+ for Independence Day – Pelanggan Halo+ mendapat bonus kuota 17GB selama 3 bulan dan diskon tagihan Rp17 ribu; Halo x Lazada 8.8 – Diskon spesial 17% dan kuota ekstra 17GB selama 3 bulan untuk pelanggan baru Halo melalui Lazada.
  • U: Pesta Merdeka – Selebrasi kemerdekaan bersama by.U dan para content creator, dimeriahkan dengan perlombaan seru, seperti Lomba Mancing Manja, Lomba Layangan, Merdeka Ride, selebrasi dari by.U dilengkapi dengan pelaksanaan upacara kemerdekaan yang diikuti oleh pelanggan by.U.
  • IndiHome & Orbit: Promo Merdeka IndiHome – harga spesial untuk pelanggan baru IndiHome selama 3 bulan pertama; Surprise Deal Orbit – Harga spesial dengan kuota besar, hanya berlaku pada 17 Agustus.
  • Digital Lifestyle: Telkomsel Short Movie – Paket video vertikal drama eksklusif di MyTelkomsel; MLBB & FF Special Independence – Promo Free Fire untuk pengguna baru, Buy 1 Get 1, serta harga spesial di MLBB dengan bonus Diamond.
  • MyTelkomsel: Hadiah Pol-Polan Kemerdekaan di MyTelkomsel dengan berbagai benefit, termasuk Cashback Nampol, Kirim Barang Spesial Kemerdekaan via Pos Aja, dan Lari Spesial Kemerdekaan.

“Kami meyakini penyediaan konektivitas yang merata dan inovasi teknologi merupakan kunci untuk membentuk masyarakat berdaya saing tinggi. Dengan semangat ini, kami optimis untuk terus memperkuat bangsa dalam menyongsong Indonesia yang maju, dengan rakyat sejahtera, bersatu berdaulat,” pungkas Nugroho.

Disdikbud Paser Laksanakan Gerak Jalan Gembira 2025

August 18, 2025 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser melaksanakan lomba Gerak Jalan Gembira 2025, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).

Kepala Disdikbud Paser, M Yunus Syam mengatakan, perlombaan ini menjadi salah satu upaya Disdikbud Paser untuk mendukung perwujudan Visi Misi Paser Tuntas, Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.

Yakni dalam Visi Unggul yang bermakna terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) kompetitif, terampil, menguasai teknologi informasi, produktif, sehat, mandiri, dinamis, kreatif, inovatif, jujur, beretika dan mempunyai integritas sehingga dapat memenangkan persaingan.

Kemudian, salah Misi Paser Tuntas, yakni mewujudkan inovasi, iptek, ekonomi produktif berbasis sumber daya lokal. Meningkatkan daya saing SDM yang unggul. Perlombaan ini bertujuan untuk membentuk karakter para anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA.

“Pada dasarnya ini merupakan hiburan rakyat. Tapi didalamnya terdapat pembelajaran, terutama pembentukan karakter anak-anak. Yang berani tampil itu, paling tidak dia memiliki nyali, memiliki keberanian, itu adalah pembentukan karakter,” kata Yunus, Senin (18/8/2025).

Yunus mengatakan, lebih dari 100 peserta mengikuti Gerak Jalan Gembira Disdikbud Paser 2025 ini. dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA sederajat, serta kategori OPD dan Umum.

Yunus mengucap syukur atas keikutsertaan sekolah-sekolah yang berasal dari kecamatan lainnya di Kabupaten Paser pada pelaksanaan Gerak Jalan Gembira pada tahun ini. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya hanya sekolah-sekolah dari Kecamatan Tanah Grogot saja.

“Semakin tahun semakin banyak pesertanya. Terutama peserta OPD dan Umum semakin meningkat,” ucap Yunus.

Dengan demikian, Yunus mengharapkan pelaksanaan perlombaan Gerak Jalan Gembira pada tahun berikutnya, dapat berlangsung dengan lebih meriah lagi, yang diiringi dengan bertambahnya jumlah peserta yang mengikuti mengikuti. (adv dkisp paser)

Yamaha Grand Filano Stylish on the Road Meriahkan HUT ke-80 RI di Samarinda

August 18, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Puluhan peserta dengan motor Yamaha Grand Filano melakukan rolling city mengunjungi sejumlah ikon Kota Samarinda.

SAMARINDA – Suasana peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Samarinda semakin semarak dengan digelarnya acara Yamaha Grand Filano Stylish on the Road, Minggu (17/8/2025) yang di selengarakan serentak di 7 kota di seluruh Indonesia.

Puluhan peserta yang mengikuti rolling city (konvoi atau riding bareng) di kota Samarinda, yang dimulai dari Yamaha Sentral Samarinda di Jalan Agus Salim – Taman Samarendah – Tepian Mahakam, Awang Long , Jalan Sutomo – Jalan S. Parman, dan berakhir di Café Tigris, Jalan Belatuk.

Peserta rolling city di Museum Taman Samarendah, Samarinda

Tidak hanya sekedar berkendara, peserta juga diajak melihat sejumlah ikon Kota Samarinda seperti Museum Kota Samarinda, Taman Samarendah, dan Perpustakaan Kota. Momen ini menjadi pengalaman berbeda bagi peserta karena dapat menikmati nuansa sejarah dan budaya lokal, yang jarang mereka rasakan dalam kegiatan berkendara sehari-hari.

Kemeriahan berlanjut di Cafe Tigris, tempat digelarnya berbagai rangkaian acara, mulai dari upacara bendera, perlombaan khas 17 Agustusan, hingga hiburan yang menambah suasana semakin semarak. Lomba makan kerupuk, joget balon, hingga kelereng berhasil mengundang tawa peserta, apalagi dengan hadiah menarik yang disiapkan, mulai dari uang tunai hingga satu unit telepon genggam.

Brand Manager PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) area Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Rachmad Santoso, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen setia Yamaha.

“Hubungan dengan konsumen tidak berhenti setelah pembelian unit. Melalui acara ini kami ingin tetap merangkul, mendengar masukan, sekaligus memberikan pengalaman berbeda yang lebih berkesan,” ujarnya.

Rachmad menambahkan, pemilihan rute yang melewati ikon kota juga menjadi upaya memperkenalkan sejarah Samarinda kepada generasi muda.

“Kami ingin anak-anak muda lebih mengenal akar sejarah Samarinda. Jadi rolling city ini bukan sekadar keliling, tetapi ada cerita di setiap titik yang dikunjungi. Harapannya, kecintaan pada Indonesia dimulai dari daerahnya sendiri,” jelasnya.

Salah satu peserta yang juga pengguna Yamaha Grand Filano, Fitri (33), turut membagikan pengalamannya. Ia mengaku sudah menggunakan Grand Filano selama tujuh bulan dan merasa puas dengan performanya.

“Motornya nyaman banget, bensinnya irit. Walaupun bodinya besar tapi tetap ringan, jadi perempuan pun enak pakainya. Bagasinya luas, bisa muat banyak belanjaan, dan joknya lebar sehingga lebih nyaman dipakai sehari-hari,” ungkap Fitri menuturkan keseruan mengikuti acara ini.

“Seru banget, bisa jalan-jalan bareng komunitas, ketemu teman-teman baru, sekaligus merayakan 17 Agustus. Rasanya lebih berkesan karena bukan hanya berkendara, tapi juga ada kebersamaan dan pengalaman baru,” tambahnya.

Dengan menggabungkan konsep kebersamaan, sejarah lokal, serta pengenalan produk unggulan, Grand Filano Stylish on the Road bukan hanya menjadi ajang promosi motor, tetapi juga ruang silaturahmi antara Yamaha dengan konsumennya. Yamaha berharap kegiatan semacam ini terus memperkuat komunitas, sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang stylish, nyaman, dan penuh makna. (lia)

IKWI Kaltim Hidupkan Semangat Kemerdekaan Melalui Lomba

August 18, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Ketua IKWI Kaltim, Asriani

SAMARINDA – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kalimantan Timur menggelar lomba 17-an untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di halaman Sekretariat PWI Kaltim, Minggu (17/8/2025).

Ketua IKWI Kaltim, Asriani, mengatakan ada tiga lomba yang dilaksanakan, yaitu melempar balon sambil melipat sarung, joget rebutan botol, dan memasukkan pulpen ke dalam botol.

“Pesertanya sekitar 15 orang. Walaupun sederhana, tapi antusiasnya luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski sebagian besar peserta sudah tidak muda lagi, namun tetap semangat mengikuti perlombaan.

“Terpenting adalah kebersamaan, bukan soal menang atau kalah,” tambahnya.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan arisan bulanan IKWI yang rutin digelar setiap bulan. Biasanya, pada momentum khusus seperti Hari Kartini dan HUT RI, kegiatan arisan ditambah dengan acara lain agar lebih berkesan.

Selain arisan dan lomba, IKWI Kaltim juga aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya bakti sosial pada bulan Ramadan yang digelar bersama organisasi perempuan lainnya di Kalimantan Timur.

“Kami ingin menjaga silaturahmi dan semangat kekeluargaan di antara anggota,” kata Asriani dan berharap IKWI Kaltim tetap kompak dan solid. (lia)

“Harga Mati” Upacara di IKN

August 18, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA ikut upacara 17-an di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (17/8). Ini yang kedua kalinya setelah upacara yang sama digelar tahun lalu. Hanya saja suasana upacaranya agak berbeda. Tidak semegah seperti 17 Agustus 2024.

Waktu itu upacara nasional memang dipusatkan di IKN. Pertama kali tidak di Jakarta. Presiden ke-7 Jokowi langsung bertindak sebagai inspektur upacara. Semua pemimpin lembaga negara diboyong. Paskibrakanya juga gabungan dari siswa teladan se-Indonesia. Semua tertuju ke IKN.

Tahun ini Upacara Detik-Detik Proklamasi kembali ke Istana Merdeka Jakarta. Presiden Prabowo Subianto yang memimpin. Wapres Gibran Rakabuming Raka juga di sana. Sedang di IKN, upacara dipimpin Kepala Otorita IKN Muhammad Basuki Hadimuljono (MBH), mantan menteri PUPR pada era Jokowi.

Spanduk besar Presiden Prabowo Subianto di upacara HUT ke-80 Kemerdekaan di IKN

Tapi saya tetap hadir di IKN. Ada sekitar 3.000  warga Kaltim terutama warga sekitar IKN yang diundang. Ada juga beberapa

tokoh masyarakat, ketua adat, dan sultan. Tapi Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin tidak terlihat. Tahun lalu sultan Kutai itu mengaku tak menerima undangan, meski Presiden Jokowi waktu itu mengenakan busana adat Kesultanan Kutai.

Bagi orang Kaltim IKN sudah harga mati. Jadi upacara 17-an di IKN tahun ini dianggap sama kelasnya seperti di Jakarta. Sebab UU No 3 Tahun 2022 yang sudah diubah dengan UU No 21 Tahun 2023 menetapkan ibu kota negara adalah IKN, meski Keppresnya belum ditandatangani Prabowo.

Bersama pelawak Parto Patrio mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan di IKN

Agar tidak terburu-buru, saya dan rekan Zaenal Abidin bermalam di Hotel Qubika Nusantara. Sekalian mau mencoba menginap di IKN. Hotel bintang 3 dengan kapasitas 200 kamar ini agak unik. Soalnya dibangun dari kontainer bekas yang disusun-susun ke atas. Investasinya Rp100 miliar dan pertama kali ditempati dan diresmikan pada 17 Agustus tahun lalu.

Ternyata enak juga tidur di Qubika. Berada di dalamnya kita tidak merasa itu bekas peti kontainer. Petugasnya juga ramah dan menarik. “Saya pindahan dari Balikpapan,” kata Alfian. Hanya saja tarifnya mendadak melonjak. Hari biasa sekitar Rp700 ribu per malam. Hari besar yang ramai naik dua kali lipat.

Saya sempat bertemu Rektor Uniba Dr Isradi Zainal dan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Agus Rubiyanto. Ternyata mereka juga menginap di Qubika. Kami sempat sarapan sama-sama. Sama-sama dukung IKN. Saya juga sempat bertemu pelawak Parto Patrio. Dia bersemangat mengikuti upacara di IKN. “Kehormatan bisa diundang ke sini,” katanya bersemangat.

Di samping hotel ada Kampung Kecil. Itu semacam restoran. Masakannya cukup enak. Ada pindang patin dan bebek bakar. Hanya saja porsinya besar-besar. Pesan ayam harus satu ekor. Tidak ada yang potongan. Dan bayar di depan.

Upacara di IKN digelar di Lapangan Plaza Seremoni. Kalau tahun lalu langsung di lapangan utama yang persis di depan Istana Garuda. Basuki yang mengenakan rompi dan kopiah manik suku Dayak tampil sebagai inspektur upacara.

Sedang yang bertugas sebagai pengibar bendera adalah 38 purna Paskibraka dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun lalu. Bertindak sebagai komandan upacara Kol CPM Joni Kuswaryanto dan perwira upacara Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaaan Masyarakat Alimuddin.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih diiringi

lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana khidmat dan menegangkan ketika personel Paskibraka mengerek bendera di tiangnys. BMH dan undangan memberi aplaus selesai penaikan bendera yang berlangsung lancar.

Selanjutnya pembacaan teks Pancasila oleh Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Mia Amalia, pembacan Pembukaan UUD 1945 oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Thomas Umbu Pati serta teks Proklamasi oleh anggota DPD RI Dapil Kaltim Yulianus Henock Sumual. Ditutup dengan pembacaan doa dipimpin Ketua MUI PPU KH Abu Hasan Mubarak.

Begitu upacara selesai, masyarakat berebut berfoto di lapangan. Kepala Otorita BMH jadi rebutan untuk selfie karena tak ada pejabat tinggi lain dari Jakarta. Sorenya di tempat yang sama BMH kembali memimpin upacara penurunan bendera.

Malam tadi digelar Pesta Rakyat dengan menampilkan band Padi Reborn. Basuki yang memang hobi bermain musik juga ikut tampil bersama Padi. Dia memang piawai menggebuk drum. Ada juga tampil Twilite Orchestra dipimpin musisi dan komponis terkenal Addie MS.

Selain itu ada juga berbagai atraksi budaya dan hiburan rakyat. Di situ juga digelar kios-kios UMKM yang menjajakan berbagai aneka kuliner serta beragam cenderamata.

IKN TETAP LANJUT

Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia di IKN digelar selama 3 hari.  Diawali dengan aksi penanaman pohon secara massal oleh keluarga besar pegawai Otorita IKN pada 15 Agustus lalu. Ada seribu orang lebih yang terlibat. “Penanaman wajib hukumnya di IKN sebagai bukti ini kota berkelanjutan yang hijau dan sejuk,” kata Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Dr Myrna A Safitri.

Selanjutnya pada Jumat tengah malam, 16 Agustus digelar Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa. Twilite Orchestra dan paduan suara yang dipimpin Addie MS juga tampil di sini.

Taman Kusuma Bangsa berada di Bukit Bendera di depan Istana Garuda dan Plaza Seremoni. Di situ ada patung pendiri bangsa, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Puncak peringatan tentu saja pada Minggu kemarin, 17 Agustus 2025 ditandai dengan penaikan dan penurunan bendera sampai malamnya ditutup dengan Pesta Rakyat yang meriah. Basuki sempat bikin kuis dengan berbagai hadiah menarik. Dia sempat tanya arti Nusantara dan perancang Istana Garuda.

“Perayaan HUT ke-80 RI di IKN ini menjadi wujud nyata semangat ‘Kota Dunia untuk Semua’ – sebuah kota yang dibangun untuk seluruh rakyat Indonesia, dimiliki bersama dan dirayakan bersama,” kata Basuki sebelumnya.

Sementara itu, dalam pidato kenegaraan dan penyampaian Rancangan APBN 2026 pada Jumat (15/8) lalu, Presiden Prabowo hanya sekali menyinggung soal IKN. Dia menyinggung soal IKN ketika menyebut peran presiden ke-7 Joko Widodo. “Beliau merintis pembangunan Ibukota Negara Nusantara,” katanya begitu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan kepada wartawan menyebutkan,  dalam RAPBN 2026 ada anggaran Rp6,3 triliun untuk pembangunan IKN. Sementara Basuki mengusulkan tambahan sebesar Rp16,13 triliun.

Dalam keterangan terpisah di Gedung DPR, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan pembangunan IKN dalam waktu 3 tahun.

“Tak ada masalah. IKN lanjut, IKN lanjut sebagaimana sudah diputuskan Bapak Presiden bahwa pembangunan IKN tetap dilanjutkan dan diminta Kepala Otorita IKN, dalam hal ini Bapak Basuki, diberi target dalam 3 tahun ke depan,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan.

Menurutnya, Otorita IKN harus menyelesaikan seluruh perangkat yang dibutuhkan berkaitan dengan kepentingan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. “Penyelesaian seluruh perangkat yang dibutuhkan menjadi syarat kita akan pindah,” tandasnya.

Sebelum pulang ke Balikpapan, saya dan Pak Zen makan dulu di warung seafood Ko Acang. Saya dimasakin palumara kepala kakap, cumi tepung dan udang. “Sekarang agak sepi  tidak seperti di zaman Pak Jokowi dulu yang ramai banget. Mudah-mudahan Pak Prabowo mau datang, biar ramai lagi yang makan,” katanya penuh harap.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb