Siapa Bilang IKN Mangkrak

August 19, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ISU Ibu Kota Nusantara (IKN) mangkrak terus mencuat. Ada yang bilang IKN sudah jadi kota hantu. Sepi dan mulai ditinggalkan ribuan pekerja dan para kontraktor. Karena itu sampai muncul usulan agar dijadikan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur saja. Soalnya biaya pemeliharaan bangunan yang ada mencapai Rp300 miliar.

Apa iya? Rasanya tidak. Soalnya dalam bulan Agustus ini sudah dua kali saya ke sana. Ikut dialog dan tebar benih ikan bersama 22 himpunan alumni perguruan tinggi negeri dan swasta se Kaltim serta menghadiri Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia, Minggu, 17 Agustus 2025.

Di kedatangan saya terakhir,  saya sengaja bermalam di Hotel Qubika Nusantara, hotel bintang 3 tak jauh dari Istana Garuda. Biar tahu denyut nadi IKN di waktu malam. Asyik juga menyaksikan menyaksikan Istana Garuda dan sejumlah perkantoran bertabur lampu di tengah hutan eucalyptus.

Cucu saya Jena dan Aby tanpa alas kaki bermain berlarian di jalan depan Istana. Kebetulan ibunya, putri saya, Aisyah Febria bekerja di Otorita IKN. “Mulus betul jalannya,” kata Jena kegirangan.

Saya ke IKN lewat jalan tol. Proyek infrastruktur itu memang belum selesai. Masih terus dikerjakan. Jadi tak ada tanda-tanda terhenti. Proyek sepanjang 47 km ini dikerjakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) PT Hutama Karya Persero (HK), PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Kalau rampung maka waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN hanya sekitar 40 sampai 45 menit. Jalan tol Balikpapan-IKN akan beroperasi penuh setelah seluruh jaringan Tol IKN Seksi 1A sampai 6C tersambung dengan target penyelesaian pada tahun 2028 yang akan datang.

Ketua APINDO Kaltim Dr Abriantinus (kiri) menghadiri Upacara 17-an di IKN.

Otorita IKN juga lagi memulai proses lelang dua proyek infrastruktur jalan di kawasan legislagtif senilai Rp982 miliar dan kawasan yudikatif senilai Rp1,94 triliun. Bersamaan itu juga dilakukan pelelangan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif.

Pembangunan dua kawasan ini menjadi bagian penting dari pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang disyaratkan Presiden Prabowo Subianto sebelum pindah resmi ke IKN. “Presiden minta kepada Kepala Otorita IKN Pak Basuki agar diselesaikan dalam waktu 3 tahun. Jadi tetap lanjut,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

Dari kejauhan saya lihat pembangunan Istana Wapres terus berjalan. Proyek ini sudah ditinjau langsung oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka, akhir Mei lalu. Kepala Otorita IKN Muhammad Basuki Hadimuljono (MBH) mentargetkan Istana Wapres rampung akhir tahun ini. Jadi tahun 2026 sudah bisa ditempati Gibran. Dan Gibran sendiri menyatakan siap berkantor di IKN.

Kunjungan pertama Gibran saat itu langsung mendarat di Bandara Nusantara. Ayahnya, Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendarati bandara tersebut dengan menggunakan pesawat kepresidenan RJ-85 pada 24 September 2024.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F Laisa, pembangunan tahap I Bandara Nusantara sudah selesai. Akan dilanjutkan lagi tahap II hingga 2027.

Berbagai fasilitas utama sudah bisa difungsikan. Mulai landasan hubung (taxiway), landasan pacu (runway), apron sampai terminal VIP dan VVIP. “Kami pastikan bandara ini sudah laik operasional,” kata Lukman.

Bandara Nusantara memiliki luas 621 hektare terletak 23 km dari Titik Nol IKN. Bisa melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380. Juga mampu melayani 1,6 juta penumpang per tahun.

Gibran juga sempat meninjau sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan. Selain Istana Wapres, dia juga meninjau proyek Jalan Tol Segmen 5B, RS Abdi Waluyo, pembangunan kampus Universitas Gunadarma, rumah susun ASN 1 serta pembangunan Masjid Negara dan Basilika. Progresnya rata-rata di atas 50 persen. “Jangan ada yang terlambat,” katanya berpesan kepada MBH.

Basuki dengan tegas membantah proyek IKN mangkrak atau tersendat. “Lihat saja semua berjalan sesuai rencana,” katanya terakhir kepada pengurus Himpuni. Bahkan pemerintah, jelasnya, sudah menyiapkan anggaran Rp48,8 triliun untuk tahap pembangunan berikutnya hingga 2028.

Untuk tahun 2026, pagu indikatif IKN mencapai Rp5,5 triliun dengan usulan tambahan Rp16,13 triliun dari APBN. Mulai 2025 semua proyek IKN langsung ditangani oleh Otorita IKN bukan kementerian teknis lagi.

Saat ini, pembangunan IKN telah menghabiskan dana sekitar Rp151 triliun, terdiri Rp89 triliun dari APBN dan Rp58,41 triliun investasi swasta. Total investasi IKN diperkirakan mencapai Rp460 triliun, yang sebagian besar diharapkan dari swasta.

Basuki juga memastikan kepindahan ASN yang sudah beberapa kali tertunda. “Kementerian PANRB telah merancang pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dari 15 kementerian ke IKN dalam waktu dekat ini,” jelasnya. Sementara itu 1.170 karyawan Otorita IKN sekarang sudah tinggal di sana.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim Dr Abriantinus juga memastikan pembangunan IKN terus berjalan. “Apa yang saya saksikan IKN tidak ada yang mangkrak. IKN harga mati bagi rakyat Kaltim,” kata dia, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh Dayak di Kalimantan.

JARANG GROUNDBREAKING

Isu tersendatnya IKN seakan sejalan dengan sikap Presiden Prabowo yang sejak dilantik 20 Oktober 2024 belum pernah meninjau secara langsung IKN di Sepaku. Bahkan dalam pidato kenegaraan juga tak disinggung secara khusus, meski Mensesneg sudah menegaskan bahwa IKN tetap lanjut atas perintah Presiden.

Karena Prabowo belum pernah datang, maka hampir tak ada kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan proyek baru di IKN. “Ya kalau hal itu memang terasa,” kata sejumlah pekerja di IKN.

Era Presiden Jokowi, hampir tiap bulan ada kegiatan di IKN. Karena itu suasana IKN terasa semarak dan sibuk terus. Seakan-akan IKN sudah resmi menjadi ibu kota negara meski Kepres-nya belum ditandatangani. Jokowi sendiri sempat bermalam di Istana Garuda.

Diakui ada sejumlah kegiatan usaha di Kaltim terutama di Balikpapan yang terpukul. Di antaranya perhotelan, penyewaan kendaraan, catering dan rumah makan serta penyelenggara kegiatan atau Event Organizer (EO). “Biasanya kami kewalahan melayani tamu-tamu dari IKN, sekarang ini agak berkurang,” kata Ketua Persatuan Hotel (PHRI) Balikpapan, Sugianto yang juga Direktur Hotel Platinum.

Meski berkurang, Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti yang juga bergerak di bidang EO dengan bendera Lexa Event  tetap bersyukur karena masih mendapat pekerjaan di IKN. “Alhamudulillah kami masih dipercaya mempersiapkan pelaksanaan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan di IKN terutama menangani konsernya Addie MS bersama Twilite Orchestra,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh TRIAD Event Balikpapan yang dikomandani Rizal, Indra dan Adi. Mereka diajak kerjasama oleh Malika Media Kreatif, pemenang vendor dari Jakarta.  “Kami senang dipercaya Otorita IKN melalui Malika Media ikut mempersiapkan perayaan 17-an di IKN mulai di lapangan upacara sampai Pesta Rakyat. Kami senang banyak belajar dan mendapat pengarahan dari Pak Bas yang hebat,” kata Rizal, yang juga Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Hipmi, pengurus KNPI dan Pemuda Pancasila Balikpapan.

Berkaitan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Gubernur Kaltim Haji Rudy Ma’ud (HARUM) menyatakan bahwa Kaltim kini berada di garis depan sejarah bangsa karena siap menyongsong kehadiran IKN sebagai pusat pemerintahan baru Republik Indonesia.

“Kami manargetkan Kaltim menjadi etalase Indonesia pada 2028 jika tak ada aral melintang. Jadi tak ada pilihan lain kecuali menyiapkan generasi emas yang cerdas, sehat dan berdaya saing,” begitu katanya dalam siaran pers yang beredar, Senin (18/8).

Di sela mengikuti acara di IKN, saya sempat makan ikan patin pindang di restoran Kampung Kecil sebelah Hotel Qubika. Sayang tak sempat menikmati kopi liberika, kopi lokal yang baru diperkenalkan Pak Bas pada gelaran Nusantara Liberica Coffee Exhibition di Sentra Massa IKN, Sabtu (9/8) lalu.

“Liberika ini sangat soft medium. Mengangkat pamor liberika dari pasar yang didominasi arabika dan robusta,” katanya sambil menghirup secangkir liberika. Ada pepatah kopi buat mereka yang memandang miring dan buru-buru tentang IKN. “Jangan buru-buru, kopi saja perlu waktu untuk sempurna.”(*)

Konsistensi Pembinaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska Ikut Yamaha BLU CRU Master Camp di Spanyol

August 19, 2025 by  
Filed under Olahraga

Komitmen Yamaha Indonesia melakukan pembinaan terhadap para pembalap konsisten dilakukan dalam jenjang bertahap di dalam dan luar negeri. Tidak hanya melalui kompetisi domestik maupun internasional, tetapi juga experience lainnya yang bertujuan untuk development pembalap. Salah satunya yang rutin diikuti adalah Master Camp bekerjasama dengan Yamaha Motor Europe.

Tahun ini giliran rider Yamaha Racing Indonesia yaitu Arai Agaska yang akan ikut serta dalam Yamaha BLU CRU Master Camp di Valencia Spanyol, 27-31 Agustus. Berlokasi di Aspar Motorsport Complex, 10 pembalap berusia 15-18 tahun dari 8 negara akan ambil bagian dalam Yamaha BLU CRU Master Camp 2025 ini.

Program ini menyediakan jalur yang jelas dan terstruktur dari tahap tingkat kompetisi nasional melalui kejuaraan Yamaha R3 regional hingga R3 BLU CRU World Cup. Dari situ, bisa menuju World Sportbike Championship (pengganti World Supersport 300 Championship di 2026), lalu ke World Supersport. Sampai puncaknya mencapai World Superbike atau bahkan MotoGP bersama Yamaha.

Kiprah Arai Agaska telah membawanya ke R3 BLU CRU World Cup musim ini. Rider muda asal Nusa Tenggara Barat itu tampil cemerlang meraih satu kali kemenangan race di Balaton Park Hungaria akhir Juli 2025 lalu, serta tiga podium masing-masing di Hungaria, Portimao Portugal dan Misano Italia. Hasil itu membantunya berada di peringkat 3 klasemen sementara dengan dua seri tersisa.

Bakal bergabung dengan Yamaha BLU CRU Master Camp membuat Arai Agaska sangat senang dan tak sabar menjalani berbagai aktivitas berharga yang memiliki value tinggi. ”Yamaha BLU CRU Master Camp akan memberikan banyak pengalaman untuk mendukung performa saya saat balapan. Juga menambah pengetahuan mengenai latihan fisik maupun ilmu dari pembalap-pembalap Yamaha yang berkompetisi di ajang dunia. Kesempatan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk semakin termotivasi meraih prestasi di ajang balapan. Juga meningkatkan kepercayaan diri membangun karir di dunia racing yang penuh tantangan, sehingga harus dijalani dengan positif dan mendapatkan support dari berbagai aspek misalnya experience mengikuti Yamaha BLU CRU Master Camp,” ungkap Arai Agaska.

Keikutsertaan Arai Agaska merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Yamaha Racing Indonesia membina para pembalap yang terbukti mampu berprestasi di panggung internasional. Sebelumnya, Aldi Satya Mahendra juara dunia World Supersport 300 tahun 2024 dan Wahyu Nugroho peraih dua podium di Asia Road Racing Championship 2025 juga telah mengikuti Master Camp Yamaha. Bahkan Aldi Satya Mahendra akan hadir pada Yamaha BLU CRU Master Camp sebagai mentor.

”Kami konsisten mengirim pembalap untuk mengikuti Yamaha Master Camp, termasuk tahun ini giliran Arai Agaska. Perjalanan karir balapan dia yang saat ini sudah sampai di tingkat dunia R3 BLU CRU World Cup serta meraih prestasi kemenangan race dan tiga podium merupakan bukti kesuksesan pembinaan Yamaha Racing Indonesia. Kami pun ingin menambah experience dia melalui pelatihan di Yamaha BLU CRU Master Camp. Ini akan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan knowledge dan memberikan inspirasi buat terus maju dan semangat meniti jalan di jalur dunia,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Deretan pembalap top kelas dunia juga bakal memberikan bimbingan dan motivasi kepada para peserta. Mereka adalah juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo dan Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP), Jack Miller dan Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP), Izan Guevara dan Tony Arbolino (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2). Selain itu, turut hadir juara dunia World Superbike enam kali Jonathan Rea (Pata Maxus Yamaha WorldSBK Official Team) bersama rekan setimnya juara dunia World Supersport 2020 Andrea Locatelli, juara dunia Moto2 2021 Remy Gardner (GYTR GRT Yamaha WorldSBK Team) dan Stefano Manzi (Pata Yamaha Ten Kate Racing) yang tengah memimpin klasemen sementara World Supersport 2025.

Selain itu, pelatih-pelatih ahli lainnya juga akan mengawasi training yang dijalani 10 pembalap peserta. Yaitu Julian Simon juara dunia FIM 125cc 2009 dan rider performance analyst Monster Energy Yamaha MotoGP team, Jules Cluzel multi-time WorldSSP race winner, dan Marco Belli spesialis flat track. Mereka akan memandu para peserta melalui jadwal yang padat namun memuaskan, termasuk sesi sirkuit, pengembangan keterampilan balap, pelatihan flat track, analisis teknis, sesi feedback pembalap, dan mentoring media. Untuk membangun kebersamaan dan membuat suasana makin seru, akan ada juga sesi karting dan WaveRunner khusus untuk memupuk semangat tim dan menjadikannya pengalaman tak terlupakan.

Yamaha BLU CRU Master Camp akan berlangsung di lingkungan paddock yang dirancang khusus di sirkuit Aspar, Spanyol. Di sana dilengkapi trek utama sepanjang 2,2 km, flat track, area teknis, ruang briefing, lounge pembalap, restoran, zona khusus media dan masih banyak lagi. Ini menghadirkan lingkungan belajar yang fun dan ideal bagi para pembalap muda. Yamaha BLU CRU Master Camp ini akan diakhiri dengan sesi Superpole-style time attack, yang memberikan kesempatan kepada pembalap untuk mengetahui progress pelatihan mereka, lalu ada seremoni penutupan acara untuk pemberian penghargaan buat performa pembalap. (**)

Erick Thohir Apresiasi Sumut Layak Jadi Kandang Timnas

August 19, 2025 by  
Filed under Sepakbola

MEDAN – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara khusus mengapresiasi warga Sumatera Utara selama perhelatan Piala Kemerdekaan 2025 berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, 12-18 Agustus 2025.

Pada laga penutupan turnamen yang berakhir Senin (18/8), sekaligus menobatkan Mali sebagai juara usai mengalahkan Timnas U17 dengan skor, 2-1, Erick memuji masyarakat Sumut yang disebutnya sebagai suporter sejati Timnas.

“Dengan segala kerendahan hati dan ketulusan untuk suporter timnas saya ucapkan terima kasih kepada warga Sumut. Ini dalam dua pertandingan terakhir Timnas U17, yang nonton di atas 21 ribu. Artinya suporter Sumut benar-benar fans sejati  karena untuk pertandingan internasional U17 tidak pernah ada yang sepadat seperti di Sumatera Utara ini,” ujar Erick Thohir usai pertandingan yang juga disaksikan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, Senin (18/8/2025).

Selain salut atas antusiasme warga Sumut, Erick juga memuji fasilitas stadion yang mampu menampung 25 ribu penonton sebagai arena yang melambangkan kemajuan sepak bola di provinsi tersebut.

“Ini menunjukkan keseriusan pak gubernur dan bupati yang terus membangun fasilitas sepakbola sehingga Sumatera Utara layak jadi kandang Timnas karena punya stadion bagus, pemerintah daerahnya support, dan fanatisme suporter yang luar biasa terhadap timnas,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain dukungan maksimal kepada Timnas, fasilitas dan keramahtamahan yang diberikan kepada tim-tim tamu dari negara lain menjadikan nilai tambah bagi Indonesia yang mampu menjadi tuan rumah yang baik. (**)

Dua Belas Warga Binaan Lapas II A Tenggarong Bebas Bersyarat

August 19, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati (Wabup) Kukar Rendi Solihin, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kukar, menghadiri pemberian remisi terhadap warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, dalam rangka peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2025, di Lapangan Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kukar, Minggu (17/8/2025).

Pada kegiatan ini, Bupati Aulia menyerahkan surat pemberian remisi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Kepada 12 orang warga binaan bebas bersyarat di lapas kelas IIA Tenggarong tersebut.

Kepala Lapas (Kalapas) IIA Tenggarong, Suparman menjelaskan bahwa Lapas Tenggarong diisi sebanyak 1.511 orang. 82 persen masyarakat Kukar dengan tingkat over kapasitas 363 persen. Karena kapasitas di Lapas Tenggarong itu 416 orang.

Lapas Perempuan Tenggarong sebanyak 370 orang, 20 persen masyarakat Kukar dengan tingkat over kapasitas 14 persen. Untuk Lapas perempuan hampir di setiap lapas di Kaltim tidak bisa digeser ke lapas perempuan. Karena memang lapas perempuan tidak mencukupi untuk jumlah hunian.

Sedangkan Lapas Anak Tenggarong sebanyak 75 orang, 12 persen masyarakat Kukar; dan hanya lapas anak yang tidak over kapasitas.

“Jumlah seluruh warga binaan yang ada di lapas Kukar berjumlah 1.956 orang,” jelasnya.

Suparman, mengatakan untuk remisi umum pada tahun ini berbeda, karena ada remisi Dasawarsa. Dimana dasawarsa ini 10 tahun sekali diberikan kepada warga binaan.

Remisi umum sebanyak 1.270 orang yang mendapatkan pada hari ini, remisi dasawarsa sebanyak 1.439 orang. Jadi setiap warga binaan mendapatkan remisi umum dan remisi dasawarsa.

Remisi ini adalah hadiah dari pemerintah bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat, administrasi dan subtansi.

Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan kenegaraan pada momen HUT Kemerdekaan RI, di setiap tahun dan prosesnya dilaksanakan secara serentak/bersamaan se Indonesia.

Selain itu, kata Kalapas terkait dengan pelaksanaan program Pembinaan Kepribadian, di lapas kelas IIA Tenggarong telah berdiri Pesantren Taubatan Nasuha.

Kemudian, dari segi keterampilan ada juga Band Warga Binaan, Seni Tari dari Lapas Perempuan, dan bimbingan baca Al quran dari Lapas Anak. Warga binaan ini di dekatkan dengan kegiatan keagamaan, karena kegiatan keagamaan inilah yang paling bisa menyentuh hati mereka.

Sehingga ketika mereka keluar paling tidak punya ilmu yang di dapatkan, minimal bagi keluarganya. Pada 2024 warga binaan lapas kelas IIA Tenggarong telah melahirkan hatam Al quran.

Selanjutnya, terkait pelaksanaan program Pembinaan Kemandirian 13 Akselerasi Kementrian Keimigrasian dan Pemasyarakatan RI. Dimana salah satunya adalah Ketahanan Pangan dan UMKM, dan lapas Tenggarong telah bekerja sama dengan swasta yang saat ini dalam proses, penggarapan pembuatan tempat hunian di perkebunan.

Setelah berhasil nanti, hasilnya akan di jual ke pihak ketiga untuk kebutuhan warga binaan sendiri. Karena target kedepan ini semua bisa berjalan dengan baik, di lapas kelas IIA Tenggarong.

Kemudian, paling utama adalah terkait dengan pelayanan kesehatan di sini, dan lapas kelas IIA Tenggarong sendiri mempunyai, Poli Klinik Pratama yang hanya penanganan sementara bagi pasien warga binaan.

“Tetapi kami mengucapkan terima kasih pemerintah daerah telah ikut membantu kami, ketika warga binaan harus di rujuk ke rumah sakit dan Ini sudah berjalan sangat luar biasa. Namun kami berkeinginan seandainya, Klinik Pratama ini bisa menjadi Klinik Utama tentunya sangat luar biasa bagi Lapas yang ada di Tenggarong,” demikian harapan Kalapas IIA Tenggarong tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar berkomitmen untuk bersama-sama dengan Lapas Kelas IIA, Lapas Perempuan, dan Lapas Anak-anak untuk memberikan pembinaan yang terbaik bagi warga binaan di Tenggarong.

Tadi sudah disampaikan oleh Kalapas IIA Tenggarong bahwa membutuhkan Klinik disini, nanti bisa dibicarakan tehnisnya seperti apa kedepannya.

Kemudian, lapas ini juga membutuhkan Aula untuk kegiatan keseharian, dan kegiatan yang sifatnya untuk orang banyak karena lapas ini belum memiliki aula.

“Sekali lagi kami berkomitmen nanti sampaikan saja suratnya, mudah-mudahan 2026 bisa dibantu dibangunkan aula untuk lapas IIA Tenggarong,” tegas Bupati Aulia.

Selanjutnya, Pemkab Kukar sadar apa yang disampaikan oleh Kalapas Tenggarong, bahwa 80 persen warga binaan yang tinggal di lapas Tenggarong adalah masyarakat Kukar.

Karena, kata Bupati Aulia mereka juga bagian dari tanggung jawab pemkab Kukar. Visi Misi besar Kukar Idaman tidak berlaku diskriminatif, tetapi visi misi besar Kukar Idaman berlaku untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kukar.

Kemudian, juga tadi disampaikan masalah Ketahanan Pangan dan UMKM nanti silahkan berkoordinasi dengan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan serta Koperasi dan UKM Kukar. Supaya bisa masuk dan membantu bagaimana cara pemberdayaan di lapas, agar bisa lebih dioptimalkan.

“Kami berharap, ketika keluar dari lapas ini mereka malah bisa menjadi teladan, dan contoh di tengah tengah masyarakat,” demikian harapan Bupati Aulia. (kk05)

Sambut 80 Tahun Kemerdekaan, Disdikbud Kaltim Dorong Penguatan Peran Guru

August 18, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA -Perayaan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) merespon peran sentral guru sebagai ujung tombak pendidikan. Dalam sebuah wawancara, Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menekankan kualitas pendidikan di masa depan sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi para guru.

Armin mengungkapkan, guru harus menjadi ujung tombak yang tajam, artinya tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dengan efektif di lapangan.

Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin

“Kesiapan guru, kompetensi guru, pendampingan pembelajaran, hingga ketersediaan sarana prasarana (sarpras) merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Armin.

Dikatakan Armin, memiliki fasilitas lengkap tidak akan berarti jika guru tidak mampu memanfaatkannya secara optimal. Untuk itu, Armin menegaskan perlunya penguatan bagi para guru, salah satunya melalui pelatihan yang fokus pada praktik.

“Jangan sampai terjadi ada guru, ada siswa, tapi tidak ada pembelajaran,” tegasnya, mencatat bahwa fenomena ini masih ditemui secara kualitatif di beberapa tempat.

Disdikbud Kaltim memiliki harapan besar agar pendidikan di Bumi Etam mengalami percepatan dan lompatan kualitas. Guna mencapai visi tersebut, Armin menekankan bahwa guru harus berkolaborasi secara sinergis. Kolaborasi ini sejalan dengan visi besar Kaltim Emas 2045 yang dicanangkan oleh Gubernur. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan Kaltim dapat melahirkan generasi emas yang siap menyambut masa depan. (mrd)

« Previous PageNext Page »

  • vb