Dispora Kukar Matangkan Tahap Lanjutan Perbaikan Stadion Aji Imbut

November 30, 2025 by  
Filed under Olahraga

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

Tenggarong – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan rencana perbaikan lanjutan Stadion Aji Imbut tetap berjalan melalui usulan anggaran tahun 2026.

Langkah ini ditempuh karena sejumlah pekerjaan struktural tidak dapat ditangani dalam tahun anggaran berjalan akibat kebutuhan biaya dan teknis yang cukup besar.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa perbaikan komponen utama stadion memerlukan proses yang tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Ia menegaskan bahwa beberapa titik struktur terutama besi lengkungan dan bagian atap harus ditangani dengan perencanaan khusus.

“Untuk tindak lanjut, kita akan menunggu penganggaran berikutnya yang khusus diarahkan pada perbaikan besi lengkungan dan beberapa titik atap,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, pekerjaan struktural semacam ini tidak dapat dipaksakan tanpa analisis teknis yang tepat. Aji Ali menjelaskan bahwa pada tahun ini Dispora hanya dapat mengerjakan perawatan dasar berupa pengecatan sebagai bentuk pemeliharaan awal. Sementara pekerjaan yang membutuhkan perlakuan teknis mendalam harus dijadwalkan ulang.

“Untuk atap sendiri sifatnya lebih ke pembersihan, sementara besi-besinya harus dibersihkan dulu baru dilakukan pengecatan ulang,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa tahapan tersebut harus dikerjakan dengan benar agar hasil perbaikan bertahan lama.

Dalam penyusunan usulan anggaran 2026, Dispora menyesuaikan rencana perbaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Kendati demikian, Aji Ali memastikan bahwa perhatian terhadap Stadion Aji Imbut tidak berubah dan tetap menjadi salah satu fokus utama lembaganya.

“Dengan kondisi anggaran seperti sekarang, tentu kita harus realistis,” katanya.

Ia menilai bahwa penyelesaian bertahap adalah pilihan paling rasional. Sehingga pihak Dispora pun terus  komitmen Dispora untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis stadion tetap diperjuangkan dalam perencanaan tahun depan.

Ia berharap perbaikan struktural dapat dituntaskan secara bertahap ketika kebutuhan anggaran telah terpenuhi.

“Insyallah Allah untuk pekerjaan lanjutan pastinya akan kita usulkan kembali di tahun depan,” tutupnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Dispora Kukar Dorong Penguatan Sinergi OPD untuk Majukan Pembinaan Olahraga Sekolah

November 30, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menilai bahwa kemajuan olahraga di tingkat sekolah tidak dapat dilepaskan dari kuatnya kolaborasi antarlembaga pemerintah.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai fondasi utama yang memungkinkan pembinaan olahraga berjalan lebih terstruktur sejak usia dini.

Aji Ali menjelaskan bahwa arah pembinaan tidak akan maksimal bila dijalankan secara terpisah. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja antara Dispora dan Dinas Pendidikan menjadi poros penting dalam memadukan pembinaan teknis dengan ruang belajar di sekolah.

“Hubungan kerja antar OPD sangat menentukan arah pembinaan,” tuturnya, Minggu (30/11/2025).

Menurut dia, kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler di bawah Dinas Pendidikan menjadi pintu masuk utama pengembangan berbagai cabang olahraga.

Ia menilai peran masing-masing OPD saling melengkapi, termasuk dalam memberikan motivasi kepada para pembina olahraga di sekolah. Aji Ali mencontohkan apresiasi yang diberikan Dinas Pendidikan kepada para guru dan penggiat olahraga sebagai bukti bahwa sinergi antarlembaga berjalan positif.

“Apresiasi terhadap penggiat olahraga tidak harus selalu datang dari Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.

Ia menekankan, dukungan OPD lain menjadi penting untuk menjaga ekosistem pembinaan tetap hidup. Lebih lanjut, Aji Ali menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang awal pembentukan minat dan kemampuan dasar siswa terhadap olahraga.

Jalur pendidikan dinilai sebagai tempat paling ideal untuk memastikan proses pengenalan berjalan sesuai aturan dan kebutuhan pembinaan.

“Pengenalan olahraga secara terstruktur dan sesuai aturan pun dilakukan melalui ranah pendidikan,” ucapnya.

Baginya, sinergi lembaga harus menjaga agar pembinaan olahraga tetap berada dalam koridor yang terarah.

Menutup penjelasannya, Aji Ali menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Dinas Pendidikan dalam memberikan penghargaan kepada pembina dan penggiat olahraga dari berbagai cabang.

Ia berharap semakin banyak OPD ikut mendukung agar pengembangan olahraga di Kukar dapat berlangsung lebih kokoh dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini memang harus terus dijalankan, dan kami di Dispora sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang turut memberi penghargaan,” tutupnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Guru Jadi Motor Penggerak Olahraga Pikbol

November 30, 2025 by  
Filed under Olahraga

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

TENGGARONG – Perkembangan olahraga pikbol di sekolah-sekolah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai melaju pesat berkat peran kuat para guru sebagai penggerak utama di lingkungan pendidikan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni menegaskan, sekolah kini menjadi pusat pertumbuhan pikbol yang paling aktif di daerah.

Aji Ali menyampaikan, para guru, baik yang mengampu mata pelajaran olahraga mau pun mata pelajaran lain, menjadi pihak yang pertama kali memperkenalkan dan membimbing siswa dalam permainan ini.

“Keterlibatan guru sangat diperlukan dalam pengembangan olahraga,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kedekatan guru dengan siswa membuat proses pembinaan berjalan lebih efektif dan terarah.

Menurutnya, fokus sosialisasi pikbol memang diarahkan ke sekolah karena tenaga pendidik dianggap paling siap menyerap pola permainan sebelum menularkannya kepada peserta didik.

“Wilayah sosialisasinya memang lebih banyak menyasar di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Ia menyebut pendekatan tersebut memudahkan proses adaptasi hingga pemahaman teknik dasar pikbol.

Aji Ali menilai pesatnya minat siswa serta terbentuknya komunitas pikbol di sejumlah sekolah menjadi indikator kuat bahwa pembinaan di tingkat satuan pendidikan berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa dinamika tersebut memperlihatkan ruang tumbuh yang sehat bagi olahraga baru tersebut.

“Perkembangan pikbol selama ini juga tumbuh paling pesat di lingkungan sekolah,” kata dia.

Menjelang momentum Hari Pendidikan, Aji Ali menilai penghargaan bagi guru dan penggiat pikbol di sekolah sebagai langkah yang tepat. Ia mengatakan, dedikasi para tenaga pendidik tidak hanya memperkenalkan olahraga baru, tetapi juga membuka peluang lahirnya atlet masa depan.

“Sangat tepat jika para penggiat pikbol yang aktif bisa membina siswa di sekolah dan kita diberikan apresiasi,” tutupnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Dispora Kukar Siap Penuhi Tetapkan Strategi Prioritas Atlet Jelang Porprov 2026

November 30, 2025 by  
Filed under Olahraga

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

TENGGARONG – Di tengah penyesuaian anggaran daerah tahun 2026, Dispora Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan fokus pembinaan atlet tetap berjalan melalui strategi prioritas yang lebih terarah.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menegaskan, kebutuhan atlet menjadi bagian yang tidak boleh terganggu meski pemerintah daerah melakukan efisiensi.

Aji Ali menjelaskan bahwa situasi fiskal memang menuntut perangkat daerah merancang ulang rencana kerja, namun sektor olahraga harus tetap dijaga karena berkaitan langsung dengan prestasi daerah.

“Kita terus tekan khusunya kualitas pembinaan tidak boleh berkurang meski kondisi keuangan belum sepenuhnya pulih,” tegasnya, Sabtu (29/11/2025).

Dispora Kukar telah mengajukan anggaran prioritas untuk memastikan kebutuhan utama atlet khususnya urusan latihan dan kesiapan teknis jelang Porprov tetap terpenuhi.

Aji Ali menyebut bahwa dukungan anggaran menjadi faktor penting agar Kukar tidak tertinggal dalam persaingan.

Ia menambahkan bahwa komitmen kepala daerah turut memperkuat arah pembinaan atlet. Menurutnya, meski terjadi pengurangan anggaran, tekad untuk menjaga stabilitas persiapan tidak berubah dan tetap dilakukan secara bertahap serta efisien.

Aji Ali memastikan seluruh tahapan yang masih memungkinkan tetap dijalankan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh memadamkan semangat pembinaan.

“Betul memang ada pengurangan anggaran, tapi persiapan tetap kita akan usahakan akan tetap berjalan,” tandasnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Jejak Tenang Desa Penglipuran, Tradisi Bukan Sekadar Romantisme

November 30, 2025 by  
Filed under Wisata

BANGLI — Perjalanan sore dari Denpasar menuju Bangli serasa teka-teki kesabaran. Kendaraan mengular sejak Padangsambian, merayap kembali di Kesiman, lalu menanjak pelan di jalur berkabut menuju dataran tinggi. Langit berputar dari biru ke kelabu, seakan mengabari ada sesuatu yang layak disambut di ujung rute itu.

Tujuan kami, Desa Adat Penglipuran, kawasan Bali Aga yang sering disejajarkan dengan Shirakawa-go karena keteraturan tata ruangnya. Namun jauh sebelum predikat “desa terbersih di dunia” menjadi stempel wisata modern, Penglipuran sudah lama teguh berdiri pada satu pijakan kuno ngelingang, mengingat. Mengingat asal-usul, mengingat leluhur, mengingat jalan pulang.

Nama Penglipuran lahir dari kata pengeling (mengingat) dan pura (tempat suci). Itulah petunjuk paling sederhana untuk memahami desa ini: ia bukan hanya ruang tinggal, melainkan ruang kembali. Penduduknya merupakan keturunan Desa Bayung Gede, salah satu desa tua yang sejak abad ke-14 konsisten menjaga adat seperti menjaga denyut nadi sendiri.

Memasuki gerbang desa, jalur paving lurus terbentang seperti penggaris yang menuntun pada ketertiban. Rumah-rumah tradisional berjajar simetris, masing-masing dengan angkul-angkul serupa. Tidak ada kabel semrawut, tidak ada bangunan yang berani menentang awig-awig keteraturan di sini bukan dipaksakan, tetapi disepakati.

Kunjungan kali ini bertepatan dengan Hari Raya Galungan. Penjor masih tegak di setiap halaman, wisatawan berjalan pelan mengikuti arus jalur utama, dan aroma dupa lembut menetap di udara campuran antara perayaan dan ketenangan.

Di tengah keramaian, seorang wisatawan asal Samarinda, Melisa, berhenti sejenak untuk mengambil foto di depan angkul-angkul. Kesan pertamanya lugas namun berlapis kekaguman.

Melisa sudah mengunjungi beberapa tempat di Bali. Menurutnya, Penglipuran ini berbeda. Rapi, adem, dan nggak ada yang dibuat-buat.

“Seperti masuk ke masa lalu tapi nggak kehilangan kenyamanan,” ujarnya.

Tak jauh dari pintu masuk, kami menyewa pakaian adat kebaya, kamen, dan selendang prada untuk perempuan, baju safari putih, kamen, dan udeng untuk laki-laki. Ada sensasi halus yang muncul seolah baru setelah mengenakan busana adat itulah kaki kami betul-betul melangkah ke cerita Penglipuran.

Kami menuruni jalur utama perlahan, berhenti berfoto, menyapa warga, dan membiarkan cahaya sore memantul lembut dari permukaan paving yang masih basah sisa hujan. Setiap langkah terasa seperti membaca halaman buku yang ditulis oleh waktu.

Aroma durian lokal kemudian datang dari warung kecil di sisi jalan. Seorang ibu menawarkan durian yang baru dibelah sore itu, manis, lembut, dengan wangi yang sulit ditolak setelah perjalanan panjang. Kami duduk di bale-bale bambu, berbagi tawa sambil menunggu rintik terakhir turun dari langit.

Momen itu sederhana, tapi justru menjadi penutup yang paling utuh. Jika Ubud ibarat jantung seni Bali modern, maka Penglipuran adalah denyut yang lebih tua, lebih sunyi, lebih teratur, dan lebih setia pada ingatan.

Menjelang magrib, desa berubah. Lampu dari pekarangan menyala satu-satu, suara langkah wisatawan melambat, udara tinggi Bangli mengirim seberkas dingin. Di titik ikonik tengah jalur utama, kami berhenti sekadar membiarkan keheningan bekerja tanpa perlu dijelaskan. (intan Tarbiatul Wardah)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1071084
    Users Today : 3501
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 7594
    Total Users : 1071084
    Total views : 10548333
    Who's Online : 53
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02