Komitmen Nyata Keberlanjutan Astra Agro Melalui Pelestarian Warisan Alam Kalimantan Timur

February 19, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Penajam Paser Utara – PT Sukses Tani Nusasubur (STN), yang menjadi anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) menerima piagam penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur sebagai perusahaan yang mengelola dengan baik Area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di area perkebunan. Penghargaan itu diserahkan dalam Rapat Koordinasi Perkebunan Kalimantan Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Anak usaha Grup Astra Agro tersebut melestarikan areal Goa Tolu Liang di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, sesuai dengan ekosistem alaminya. Kawasan lindung dengan formasi batuan karst yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun masih terjaga termasuk keberadaan sumber airnya. Hal tersebut menjadikan kawasan ini sebagai habitat krusial bagi keanekaragaman hayati setempat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolaboratif lintas sektor.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah berperan aktif mendorong kemajuan sektor perkebunan. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kunci pembangunan ekonomi daerah inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Disbun Kaltim, A. Muzakkir, juga mengapresiasi seluruh penerima penghargaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program dan kebijakan pembangunan perkebunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan perkebunan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra, pelaku usaha, aparatur, serta kelompok tani yang selama ini telah berkontribusi aktif. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan memperkuat peran masing-masing dalam mewujudkan perkebunan Kaltim yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ungkap Muzakkir.

Menanggapi penghargaan tersebut, Manajemen PT STN, Triputra mengatakan bahwa dalam perlindungan areal konservasi, perusahaan secara konsisten mengintegrasikan pendekatan berbasis sains melalui penerapan kriteria penilaian Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Dalam implementasinya, Perseroan berkomitmen untuk mengadopsi praktik terbaik yang diakui secara internasional dalam proses identifikasi, perlindungan, dan pengelolaan kawasan NKT, dengan mengacu pada toolkit Indonesia serta pedoman yang ditetapkan oleh High Conservation Value Network (HCVN).

“Kami akan berupaya untuk selalu membangun sinergi antara bumi dan komunitas lokal di sekitar area operasional, untuk satu Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, kajian NKT dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan aspek pelestarian keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis kawasan.

Pelestarian Gua Tolu Liang oleh PT STN saat ini menunjukkan kondisi ekologis yang alami dengan keberadaan pohon ulin dan meranti yang menjulang di antara vegetasi hutan, sementara rotan tumbuh alami tanpa terganggu. Beberapa jenis elang dan keluarga burung rangkong masih terlihat melintasi antar kepingan hutan yang ada, sementara owa kelawat masih terus bersautan di setiap pagi dengan ruang jelajah arboreal yang mereka miliki. Keberadaan satwa tersebut menjadi indikator bahwa fungsi ekologis kawasan masih bekerja dengan baik. Pengelolaan yang konsisten menjadi faktor penting dalam memastikan keseimbangan ekologis tetap terjaga dalam jangka panjang.

Sebagai informasi, konservasi Kawasan Bentang Alam Karst sesuai dengan Permen ESDM No. 17 Tahun 2012 tentang Penetapan Bentang Alam Karst. Beleid ini bertujuan untuk mengatur perlindungan Kawasan Bentang Alam Karst yang berfungsi sebagai pengatur alami tata air, melestarikan Kawasan Bentang Alam Karst yang memiliki keunikan dan nilai ilmiah sebagai objek penelitian dan penyelidikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan mengendalikan pemanfaatan Kawasan Bentang Alam Karst.

Sementara itu, Astra Agro menjalankan komitmen kebijakan keberlanjutan (Sustainability Policy), yang salah satunya adalah Nol Deforestasi (No Deforestation) dalam seluruh operasionalnya sejak 2015.

Kebijakan keberlanjutan ini menjadi DNA perusahaan yang wajib dipatuhi oleh seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan inti, plasma, hingga mitra pemasok pihak ketiga.
Pada kebijakan Nol-deforestasi (No deforestation), Astra Agro memiliki empat pokok utama. Pertama, tidak ada pembangunan di hutan Stok Karbon Tinggi (SKT). Kedua, tidak ada pembangunan di area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Ketiga, tidak melakukan pembakaran, dan keempat, mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) di perkebunan.

Sebagai informasi, area dengan Nilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV) adalah area-area di suatu bentang alam yang memiliki keunikan atau kepentingan yang sangat signifikan dalam konteks biologis, ekologis, hidrologis, dan sosial-budaya. (*)

PT Patra Drilling Contractor Perkuat Budaya Keselamatan melalui Pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation

February 19, 2026 by  
Filed under Nusantara

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, PT Patra Drilling Contractor (PDC) menyelenggarakan pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation. Program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh lini operasional.

Sebagai bagian dari PT Pertamina Hulu Energi selaku Subholding Upstream, PDC memandang penguatan safety leadership dan budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam mendukung kinerja operasional yang unggul dan berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya menyasar jajaran manajemen, tetapi juga melibatkan seluruh pekerja dan mitra kerja di lapangan sebagai garda terdepan operasional perusahaan.

Melalui pelatihan ini, perusahaan mendorong peningkatan kesadaran individu terhadap pentingnya keselamatan kerja sekaligus memperkuat peran setiap pekerja sebagai safety leader di lingkungan kerjanya masing-masing.

Assistant Manager HSSE Operation PDC, Ade Surya Febsandry, dalam paparannya menegaskan bahwa kepemimpinan dalam keselamatan harus dimulai dari diri sendiri sebelum memengaruhi orang lain.

“Safety leadership bukan hanya peran manajemen, tetapi tanggung jawab setiap individu. Ketika kita peduli dan berani saling mengingatkan, di situlah budaya keselamatan terbentuk dan memberikan dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajak memahami bahwa budaya keselamatan dibangun dari nilai, keyakinan, dan perilaku yang konsisten dalam menjalankan pekerjaan secara aman. Selain itu, peserta juga didorong untuk berani melakukan intervensi terhadap tindakan tidak aman, aktif saling mengingatkan, serta menjadikan keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya kerja sehari-hari.

Secara terpisah, Manager HSSE PDC, Bagus Uji Widihartono, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam memperkuat implementasi budaya keselamatan di seluruh area kerja.

“Sejalan dengan semangat Bulan K3 , PDC terus menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas kerja. Bagi kami keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari tercapainya target suatu proyek, tetapi juga dari kemampuan perusahaan memastikan seluruh pekerja dapat menjalankan tugas secara aman dan kembali dengan selamat,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation, PDC berharap para peserta dapat menjadi teladan sekaligus safety champion di lingkungan kerja masing-masing.

Pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya HSSE yang unggul, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.*

Perumdam Samarinda Sesuaikan Layanan Selama Ramadan 1447 Hijriah

February 19, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Pelayanan Perumdam Tirta Kencana (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda selama bulan Ramadan 1447 Hijriah mengalami penyesuaian.

Asisten Manajer Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Khaidir Fadly mengatakan, pelangan diharapkan dapat menyesuaikan waktu pelayanan berupa tatap muka dan loket pembayaran.

Selama Ramadan 1447 Hijriah, pelayanan tatap muka hari Senih hingga Kamis pada jam 08.00-15.30 Wita. Pada hari Jumat pada pukul 08.00-11.00 Wita. Sementara pelayanan loket pembayaran pada Senin hingga Kamis dilayani pukul 08.00-14.00 Wita. Sedangkan hari Jumat dilayani pukul 08.00 – 10.30 Wita.

Khaidir Fadly berharap selama masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lancar. Pelanggan juga dapat melakukan pelaporan melalui hotline 0541 – 2088100 atau melalui pesan pribadi WhatsApp ke 0811553536. (*)

Pemprov Kaltim Salurkan BST untuk 7.300 Penerima Manfaat

February 19, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud

SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan program Bantuan Sosial Terencana (BST) yang dilaksanakan pada tahun 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menghadirkan kesejahteraan merata di seluruh wilayah.

Tercatat, sebanyak 7.300 penerima manfaat di 10 kabupaten dan kota se-Kaltim telah menerima bantuan yang disalurkan melalui 112 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

“Tahun 2025 semua terealisasi. Ini wujud perhatian Pemprov Kaltim agar kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Rudy Mas’ud.

Dijelaskan Rudy, program BST difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan. Mulai dari makanan, sandang, hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas, serta menjadi bagian dari pelayanan dasar yang sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial.

Adapun 10 kabupaten/kota di Provinsi Kaltim yang menerima bantuan ini, antara lain  Samarinda sebanyak 29 LKS dengan 2.043 penerima manfaat.  Kutai Kartanegara dengan 16 LKS dan 976 penerima manfaat. Paser sebanyak 12 LKS dengan 959 penerima manfaat. Kutai Barat terdapat 5 LKS dengan 658 penerima manfaat. Berau sebanyak 10 LKS dengan 637 penerima manfaat. Balikpapan sebanyak 19 LKS dengan 621 penerima manfaat. Bontang sebanyak 7 LKS dengan 548 penerima manfaat. Kutai Timur sebanyak 8 LKS dengan 487 penerima manfaat. Penajam Paser Utara sebanyak 5 LKS dengan 299 penerima manfaat serta Mahakam Ulu sebanyak 1 LKS dengan 72 penerima manfaat.

Tak hanya panti pemerintah, BST juga menyasar panti sosial milik swasta dan lembaga masyarakat. Langkah ini memperluas jangkauan pelayanan sosial agar semua lapisan masyarakat merasakan manfaatnya secara adil.

Bantuan meliputi rehabilitasi sosial anak terlantar, lanjut usia, penyandang disabilitas, tuna sosial, hingga perlindungan korban bencana. Penyaluran dilakukan melalui enam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) panti sosial milik Pemprov Kaltim, bekerja sama dengan 112 LKS di berbagai daerah.

Harapannya, pemerataan kesejahteraan bukan lagi sekadar wacana, tetapi kerja nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat dari Samarinda hingga Mahakam Ulu.

“Pemerataan ini bukan hanya angka, tapi bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat Kaltim,” tutupnya. (*)

Aksi Pemkab Kukar Budayakan Gerakan ASRI

February 19, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi gotong royong serentak di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, serta kawasan umum.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang bersama jajaran pegawai membersihkan lingkungan perkantoran hingga rumah ibadah. Salah satu titik kegiatan berlangsung di Masjid At Taqwa, kawasan Perkantoran Bupati Kukar, Rabu (18/2/2026).

“Hari ini kita semua melakukan gotong royong di instansi pemerintah, BUMD, kawasan umum termasuk masjid. Tujuannya adalah untuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan dan untuk menggerakkan serta membudayakan Gerakan ASRI yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,” ujar Aulia Rahman Basri di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, gerakan ini memiliki dampak besar terhadap kualitas pelayanan publik. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah akan meningkatkan kenyamanan pegawai dalam beraktivitas sekaligus memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang mengurus pelayanan.

Ia menegaskan, kegiatan gotong royong tidak boleh hanya bergantung pada petugas kebersihan atau cleaning service. Partisipasi aktif seluruh pegawai dinilai penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan kerja.

“Kami menghimbau seluruh instansi pemerintahan maupun BUMD agar kegiatan gotong royong ini terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin, minimal setiap minggu,” tegasnya.

Gerakan Nasional Indonesia ASRI sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di seluruh daerah. Selain menciptakan lingkungan yang tertata, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif aparatur negara dan masyarakat terhadap pentingnya kebersihan sebagai bagian dari pelayanan prima.

Di Kabupaten Kukar, program ini direncanakan tidak hanya menyasar lingkungan perkantoran, tetapi juga fasilitas umum seperti taman kota, pasar, sekolah, dan rumah ibadah. Pemerintah daerah juga berencana menggandeng organisasi masyarakat, pelajar, serta komunitas lingkungan untuk memperluas dampak gerakan tersebut.

Dengan keterlibatan langsung kepala daerah, diharapkan semangat gotong royong dapat terus tumbuh dan menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di lingkungan Pemkab Kukar, sekaligus mendukung terciptanya daerah yang lebih tertib, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.(KK06)

« Previous PageNext Page »

  • vb