Urgensi Literasi Digital dan Kritik Konstruktif

April 15, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Ali Kusno

SAMARINDA – Menanggapi dinamika informasi di ruang publik belakangan ini, salah satu ahli bahasa Kalimantan Timur, Ali Kusno, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat etika berkomunikasi dan literasi media. Penggunaan bahasa yang bijak dan berbasis data dinilai menjadi kunci utama agar ruang diskusi tetap sehat serta melindungi warga dari potensi pelanggaran hukum di tengah pesatnya arus informasi digital.

Ali Kusno menekankan, menjaga ketenangan situasi publik bukan berarti membatasi ruang demokrasi atau daya kritis masyarakat. Sebaliknya, hal ini merupakan upaya edukasi agar warga tetap aman dan produktif dalam menyampaikan setiap masukan maupun koreksi demi perbaikan kinerja pemerintah daerah.

“Saat ini publik Kaltim sudah makin kritis. Itu sangat bagus dalam ruang demokrasi. Tinggal bagaimana kita membangun ruang kritis yang sehat dan bertanggung jawab,” kata Ali Kusno saat memberikan keterangan di Samarinda, Selasa (14/4).

Menurut Ali Kusno, keberadaan Ibu Kota Nusantara di Kaltim harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia. Ini saatnya menggunakan paradigma warga Ibu Kota Nusantara yang cerdas, melek informasi, dan kritis kepada setiap kebijakan pemerintah.

Sebagai pakar yang mendalami linguistik forensik, Ali Kusno menggarisbawahi beberapa poin krusial sebagai panduan dasar bagi publik Kaltim dalam berinteraksi di ruang siber.

Ia mengimbau masyarakat lebih selektif dalam memilah dan memilih sumber informasi agar tidak terjebak dalam ruang gema (echo chamber) yang provokatif. Ali menyarankan agar publik secara sadar mengalihkan fokus dari konsumsi konten media sosial yang spekulatif ke arah sumber informasi yang dapat dipercaya, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun jurnalistik. Dengan memperbaiki algoritma asupan informasi secara mandiri, masyarakat akan memiliki sudut pandang yang lebih jernih dan tidak mudah terprovokasi.

Kedua, mewaspadai arus propaganda dan amplifikasi kesesatan informasi. Masyarakat diingatkan untuk ekstra waspada terhadap dugaan propaganda yang sengaja dirancang untuk menggiring opini publik. Ali menjelaskan, sebuah ketidakbenaran yang diresonansi, ditebalkan, dan diulang-ulang secara masif akan menciptakan ‘ilusi kebenaran’. Amplifikasi informasi yang sesat berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan. Publik diharapkan tidak terjebak pada narasi yang mengandalkan sentimen emosional tanpa landasan fakta yang kuat.

Ketiga, Ketelitian dalam Memilah Informasi dan Budaya ‘Saring Sebelum Sharing

Verifikasi terhadap sumber informasi sangat diperlukan guna menghindari intervensi opini yang dapat memecah belah kerukunan warga. Budaya saring sebelum sharing harus menjadi kebiasaan baru. Sebelum membagikan sebuah informasi, warga diharapkan memastikan terlebih dahulu kebenaran materi serta manfaatnya agar tidak menjadi jembatan bagi penyebaran hoaks. Ingat, penyebar konten melanggar hukum, juga dapat turut diduga terlibat menyebarluaskan.

Keempat, Kritik Berbasis Data dan Solusi

Dukungan penuh diberikan terhadap semangat masyarakat dalam memberikan koreksi demi perbaikan kinerja pemerintah. Namun, Ali mengingatkan agar kritik disampaikan dengan cara yang tepat. “Kritik dan masukan adalah motor penggerak perbaikan kinerja pemerintah. Mari kita sampaikan koreksi tersebut dengan bahasa yang bermartabat dan berbasis data. Akan lebih bagus berikanlah opsi solusi,” tuturnya.

Kelima, Mewaspadai Potensi Delik Hukum

Masyarakat diingatkan untuk tidak terjerat masalah hukum akibat emosi sesaat. Hindari tuduhan tanpa fakta yang berpotensi menjadi fitnah. Hindari melabeli seseorang dengan diksi kasar dapat dikategorikan sebagai penghinaan. Hindari diksi dan narasi merendahkan martabat seseorang di media sosial yang berpotensi pencemaran nama baik. “Hindari diksi yang bermuatan pengancaman. Sebuah ancaman bernada candaan, tetaplah sebuah ancaman dan harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ali Kusno memberikan penekanan, “Jangan sekali-kali menggunakan diksi dan narasi menyerang dan menimbulkan kebencian terhadap Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Itu sangat berbahaya. Sudah cukup catatan konflik SARA di Kalimantan. Jangan pernah membuka luka lama. Jangan coba-coba bermain api dengan SARA.”

Keenam, Kesadaran akan Jejak Digital yang Permanen

Ali Kusno mengingatkan masyarakat untuk ekstra hati-hati dalam menggunakan bahasa di media sosial karena sifat jejak digital yang permanen. “Setiap kata, kalimat, titik, koma, dan unggahan dalam bentuk apa pun akan terekam selamanya. Menghapus komentar tidak berarti menghilangkan jejak digital. Apa yang kita tulis hari ini bisa menjadi beban hukum dan sosial di masa depan,” tegasnya.

Ali Kusno mengajak seluruh masyarakat untuk kembali pada semangat persaudaraan sebagai satu keluarga besar Kalimantan Timur. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada kepentingan lain yang menunggangi selain kepentingan untuk menjaga Kaltim yang cerdas,  sejahtera, dan berkeadilan.

Ali Kusno menyampaikan harapan, “Kunci ketaatan publik kepada ketentuan hukum ada pada penegakan. Penegakan hukum bagi siapa pun, pemroduksi maupun penyebar, yang melakukan tindak kejahatan berbahasa menjadi kunci bagi tindak bahasa yang bertanggung jawab.”

“Tetaplah kritis dan harus lebih kritis. Kebebasan berpendapat hak setiap orang. Kritislah berpendapat dengan bahasa yang baik, benar, dan aman,” pungkas Ali Kusno. (*)

Kesiapan Jaringan Terdepan untuk Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel  Pamasuka Jaga Konektivitas Pelanggan Selama Ramadan-Idulfitri 2026

April 15, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Kalimantan– Pada periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H (RAFI 2026), mobilitas masyarakat meningkat pesat beriringan dengan lonjakan aktivitas digital di berbagai wilayah. Berbekal kesiapan jaringan terdepan dan terluasnya sebagai wujud komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel berhasil menjaga kualitas konektivitas pelanggan agar tetap aman, nyaman, dan andal tanpa gangguan berarti.

Sebelumnya, Telkomsel telah bersiap siaga sejak awal Ramadan melalui penguatan dan optimalisasi jaringan di titik-titik prioritas, melakukan pemantauan kualitas layanan berbasis AI secara end-to-end, serta memperkuat kesiapan tim lapangan untuk mendukung pelanggan agar dapat menjalani ibadah, perjalanan mudik, hingga momen Lebaran dengan sepenuh hati.

Berdasarkan data internal Telkomsel Pamasuka, selama periode RAFI 2026 puncak pergerakan pelanggan antarwilayah mencapai 807 ribu pelanggan pada H+2 Idulfitri. Arus pergerakan pelanggan terbesar mengarah ke Sulawesi (390 ribu), Kalimantan (284 ribu), dan Papua (132 ribu).

Seiring meningkatnya kebutuhan komunikasi dan hiburan digital, Telkomsel Pamasuka  mencatat payload puncak trafik data mencapai 17,4 PetaByte – meningkat 10,4% dibanding hari normal

Dari sisi wilayah, pertumbuhan trafik data tertinggi tercatat di:

  • Sulawesi : +12,9%
  • Maluku Papua: +10,9%
  • Kalimantan : +7.8%

Secara Area Pamasuka , aktivitas digital pelanggan berdasarkan volume payload tertinggi didominasi oleh penggunaan WhatsApp ,TikTok, Facebook, Instagram , YouTube, dan Instagram. Di antara aplikasi tersebut, WhatsApp mencatat pertumbuhan payload tertinggi, meningkat 38,13% dibanding hari biasa, mencerminkan semakin kuatnya peran layanan pesan dan panggilan suara maupun video sebagai sarana utama silaturahmi digital.

Sementara itu, dari sisi kategori layanan digital, Layanan Komunikasi menjadi kontributor pertumbuhan payload terbesar, tumbuh 37.32% dibanding hari biasa, didorong oleh popularitas aplikasi pesan instan seperti Whatsapp, Telegram, dan Facebook messenger. Kategori Media Sosial seperti Instagram, Facebook, dan aplikasi media sosial lain juga meningkat signifikan hingga 34,61%, diikuti oleh aplikasi E-Commerce seperti TiktokShop, Shopee dan Tokopedia (+29,7%).

Memastikan pelanggan tetap terhubung di momen penting kebersamaan merupakan inti dari semangat Melayani Sepenuh Hati. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama RAFI 2026, Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, area permukiman, hingga titik-titik keramaian lainnya.

Penentuan titik prioritas dilakukan berbasis analitik dan pemodelan Machine Learning (ML), serta diperkuat pemanfaatan AI melalui Autonomous Network untuk menjaga stabilitas layanan secara end-to-end. Selama periode RAFI 2026, hampir seluruh gangguan jaringan di titik prioritas berhasil diselesaikan tepat waktu (97,2%), dengan ketersediaan layanan mencapai 99,5%.

Hasilnya, meskipun terjadi lonjakan trafik di kota-kota tujuan mudik seperti : Jeneponto-Sulawesi ( +82,7%), Hulu Sungai Utara-Kalimantan (+72,6%), Hulu Sungai Tengah-Kalimantan (+68.5%), kualitas layanan Telkomsel tetap terjaga. Hal serupa juga terlihat di sejumlah lokasi wisata favorit, termasuk Kawasan Wisata Tanjung Bira Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang mencatatkan payload tertinggi 2,9 TB, kemudian  Pantai Liang, Kab Maluku Tengah, yang mencatatkan payload sebesar 2.2 TB.

VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menyatakan, Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal bagi banyak orang, mulai dari momen untuk beribadah, mudik, hingga menjaga kedekatan dengan keluarga dan kerabat. Karena itu, Telkomsel telah berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati.

“Kami terus memantau performa layanan dan melakukan penguatan di titik-titik prioritas, supaya koneksi tetap stabil ketika dibutuhkan, baik untuk silaturahmi, perjalanan, maupun aktivitas digital sehari-hari,” tutupnya. (*)

ESDM Kaltim Sediakan Charging Gratis Berbasis PLTS untuk Ojol

April 15, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur menghadirkan inovasi pemanfaatan energi terbarukan dengan membuka layanan pengisian daya (charging) gratis berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi pengemudi ojek online.

Fasilitas tersebut tersedia setiap Jumat hingga Minggu serta pada hari libur nasional, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Layanan ini dipusatkan di Kantor Dinas ESDM Kalimantan Timur, Jalan MT. Haryono, Samarinda.

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, mengatakan kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah agar mendorong pemanfaatan energi bersih sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik di sektor transportasi harian.

Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi energi matahari yang melimpah dan telah dimanfaatkan melalui teknologi panel surya untuk menghasilkan listrik. Namun, pada hari libur atau saat penerapan sistem kerja dari rumah (work from home), pemanfaatan listrik dari PLTS tersebut belum optimal.

“Energi listrik dari PLTS pada hari libur cenderung berlebih dan tidak terpakai secara maksimal. Karena itu, kami membuka akses pemanfaatannya secara gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek online yang menggunakan kendaraan listrik,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, program ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan energi daerah. Selain menjadi bentuk insentif bagi pengguna energi ramah lingkungan, kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi solusi alternatif agar menghadapi potensi krisis energi yang dipengaruhi dinamika geopolitik global.

Dinas ESDM Kaltim berharap layanan ini dapat mempercepat transisi menuju energi terbarukan di daerah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar beralih ke penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Ini bukan hanya soal efisiensi energi, tetapi juga upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. (yud)

Dispar Kaltim Gelar Bimtek Manajemen Pra Produksi Film

April 15, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sumber Daya Manusia (SDM) Ekonomi Kreatif dengan fokus pada “Manajemen Pra Produksi Film”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15-16 April 2026, di Hotel Puri Senyiur, Samarinda.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan, subsektor film merupakan bagian penting pada industri ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar agar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, film juga berperan sebagai media ekspresi budaya dan identitas bangsa.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital serta meningkatnya konsumsi konten audiovisual membuka peluang luas bagi pelaku industri film, baik di tingkat lokal maupun nasional. Namun, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, khususnya pada aspek manajemen pra produksi.

“Pra produksi merupakan tahapan krusial yang menentukan kualitas keseluruhan proses produksi film. Perencanaan yang kurang matang sering kali berujung pada pembengkakan biaya, ketidakefisienan, hingga risiko kegagalan produksi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan SDM yang memiliki kompetensi di bidang manajemen pra produksi juga menjadi kendala tersendiri, terutama bagi pelaku film di daerah. Banyak di antaranya belum mendapatkan akses pelatihan yang sistematis dan terstruktur.

Melalui kegiatan bimtek ini, Dispar Kaltim berupaya meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di bidang film, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun profesionalisme. Peserta dibekali pemahaman menyeluruh terkait tahapan pra produksi, mulai dari pengembangan ide, penyusunan skenario, perencanaan produksi, hingga pengelolaan tim dan anggaran.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kemampuan teknis seperti penyusunan anggaran, penjadwalan, perekrutan tim, pencarian lokasi, serta manajemen sumber daya guna meminimalisasi kendala produksi.

Dirinya berharap, melalui bimtek tersebut, para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan mengelola tahapan pra produksi secara efektif, efisien, dan sistematis. Dengan demikian, karya film yang dihasilkan mampu memiliki kualitas tinggi serta daya saing di industri.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif agar membangun jejaring (networking). Hal ini dinilai penting guna mendorong kolaborasi serta membuka peluang tindak lanjut berupa pengembangan proyek film di masa mendatang.

“Melalui forum ini, kami berharap peserta dapat aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan untuk memperluas jaringan kerja sama, sehingga dapat melahirkan karya-karya film yang lebih berkualitas dari Kalimantan Timur,” pungkasnya. (yud)

Yamaha Luncurkan Aplikasi “YAMAHA MOTOR ON”, Digital Hub yang Berikan Pengalaman Berkendara Lebih Menyenangkan Kepada Konsumen

April 15, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Jakarta – Ditengah perubahan teknologi dan gaya hidup yang terus berkembang cepat, Yamaha senantiasa melakukan gebrakan inovasi yang berfokus pada peningkatan pelayanan dan pengalaman berkendara kepada konsumen. Tidak hanya sebatas peluncuran produk-produk anyar, aksi inovasi yang dilakukan Yamaha juga dilakukan melalui penetrasi digital dengan meluncurkan aplikasi baru bernama YAMAHA MOTOR ON (Y-ON), yang telah resmi tersedia pada bulan April tahun ini.

Aplikasi Y-ON sendiri merupakan “Digital Hub” yang dirancang untuk menggabungkan fungsi berbagai aplikasi Yamaha yang telah eksis sebelumnya, yaitu Y-Connect dan My Yamaha Motor, sehingga menjadi “One Stop Info” yang semakin mempermudah konsumen mendapatkan informasi, layanan dan pengalaman baru bersama Yamaha.

“Yamaha secara konsisten menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen, baik melalui produk maupun layanan. Kehadiran aplikasi Y-ON sebagai Digital Hub merupakan langkah strategis kami dalam mengintegrasikan berbagai layanan digital Yamaha menjadi satu ekosistem terpadu yang praktis dan terpersonalisasi, sehingga konsumen dapat menikmati kemudahan akses serta mendapatkan pengalaman yang lebih menyenangkan bersama Brand Yamaha.” Ungkap Adita, Manager Digital Customer eXperience, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Pada tahap awal, Y-ON akan mengintegrasikan aplikasi Y-Connect terlebih dahulu ke dalam platform digital-nya secara bertahap yang diikuti dengan pembaruan tampilan serta fitur. Karena proses integrasi yang masih berjalan ini, untuk beberapa waktu ke depan aplikasi Y-Connect masih tetap bisa diakses oleh user hingga seluruh proses integrasi selesai.

Secara update tampilan, Y-ON kini mengelompokan fitur-fitur kedalam 4 kategori yang meliputi Home, Ride, Memories, dan Account. Pengategorian ini dilakukan dengan mempertimbangkan skenario penggunaan user agar mempermudah pemahanan dan pengalaman mereka.

Bagian Home juga ditingkatkan secara signifikan guna memberikan akses yang lebih cepat ke fitur utama atau favorit melalui fungsi Widget, Recently Used Features dan Global Navgation yang terdapat di bagian bawah.Sementara dari sisi fitur, jika sebelumnya Y-Connect memiliki 9 fungsi fitur, pada Y-ON bertambah menjadi 12 dengan tambahan Multi Kendaraan, Perawatan, dan Statistik Pengguna. Adapun detail rinciannya sebagai berikut :

 

No. Nama Fitur Status
Y-ON Y-Connect
1 Multi Kendaraan (Baru)
2 Perawatan / Maintenance (Baru)
3 Statistik Pengguna (Baru)
4 Kondisi Oli & Baterai
5 Riwayat Konsumsi BBM
6 Lokasi Parkir Terakhir Saat Terhubung
7 Ranking Berkendara
8 Riding Log
9 Notifikasi
10 Revs Dashboard
11 Navigasi
12 Pom Bensin Terdekat

Penjelasan Fitur Baru

Salah satu fitur baru yang tersedia pada Y-ON adalah Multi Kendaraan yang membuat pengguna bisa mendaftarkan lebih dari 1 motor pada aplikasi. Selain itu melakukan peralihan ke sepeda motor lain kini juga bisa dilakukan tanpa harus pairing ulang terlebih dahulu sehingga lebih mudah dan praktis.

Sementara terkait fitur Perawatan atau Maintenance, memungkinkan pengguna mendapatkan notifikasi pengingat servis, dalam hal pengecekan atau penggantian part berdasarkan jarak tempuh maupun periode waktu yang diatur secara mandiri (kustomisasi). Jika telah melakukan perawatan di bengkel resmi, service record pun juga akan tersimpan di dalam aplikasi.

 

Lalu untuk Statistik Pengguna, menyajikan ringkasan informasi perihal jarak tempuh perjalanan, rata-rata efisiensi bahan bakar, waktu perjalanan, dan konsumsi bahan bakar secara total. Seluruh data-data tersebut akan diakumulasi dan ditampilkan dalam bentuk visual grafik serta tabel, bahkan rentang waktunya-pun bisa diatur berdasarkan bulan atau tahun.

 

Pengembangan Berkelanjutan

Sebagai Digital Hub, aplikasi Y-ON akan terus diintegrasikan dengan berbagai aplikasi Yamaha lainnya secara bertahap dan mendapat sentuhan pembaruan agar terus dapat menjawab kebutuhan berkendara konsumen dari waktu ke waktu. Berikut adalah link untuk mengunduh aplikasi Y-ON :

PlayStore : Yamaha Motor On – Apps on Google Play

AppStore : ‎Yamaha Motor On App – App Store

« Previous PageNext Page »

  • vb