Bantuan Keuangan 2027 Dihapus, DPRD Kaltim Dihadapkan Ujian Representasi Rakyat

April 14, 2026 by  
Filed under DPRD Kaltim

Akhmed Reza Fachlevi

SAMARINDA— Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk tidak mengalokasikan Bantuan Keuangan kepada kabupaten/kota dalam APBD Tahun Anggaran 2027 menuai sorotan. Kebijakan ini dinilai tidak biasa, bahkan cenderung problematik karena berpotensi berdampak luas, tidak hanya pada aspek fiskal, tetapi juga terhadap sistem demokrasi lokal.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, menyebut kebijakan tersebut menjadi ujian serius bagi DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi representasi rakyat.

“Di titik ini, DPRD menghadapi ujian apakah tetap berdiri sebagai representasi rakyat yang substantif, atau justru tereduksi menjadi sekadar institusi formal dalam proses penganggaran,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Menurut Reza, dalam sistem pemerintahan daerah, aspirasi masyarakat dihimpun melalui mekanisme resmi reses anggota DPRD yang kemudian dirumuskan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Secara normatif, hal ini telah dijamin dalam kerangka hukum perencanaan pembangunan daerah.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menegaskan fungsi DPRD meliputi representasi, penganggaran, dan pengawasan. Selain itu, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 juga mengatur bahwa Pokir DPRD harus diintegrasikan dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya RKPD.

Namun demikian, Reza menekankan bahwa sebagian besar aspirasi masyarakat yang bersifat konkret dan menyentuh kebutuhan dasar berada di wilayah kabupaten/kota. Di sinilah Bantuan Keuangan dari provinsi selama ini menjadi instrumen penting untuk merealisasikan aspirasi tersebut.

“Ketika Bantuan Keuangan dihapus, maka yang terjadi bukan sekadar pengurangan anggaran. Yang terjadi adalah terputusnya jalur implementasi aspirasi rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penghapusan Bantuan Keuangan juga harus dilihat dalam konteks hubungan keuangan antar daerah yang, menurut Undang-Undang, harus berlandaskan prinsip keadilan, pemerataan, dan sinergi.

“Bantuan Keuangan selama ini berfungsi sebagai instrumen koreksi ketimpangan kapasitas fiskal, alat percepatan pembangunan di daerah, sekaligus pengikat sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota,” jelas Reza.

Jika kebijakan tersebut diterapkan secara penuh, ia menilai akan muncul berbagai konsekuensi serius, mulai dari potensi melebaranya ketimpangan antar wilayah, melemahnya kapasitas pelayanan publik di daerah, hingga terjadinya fragmentasi pembangunan.

“Alih-alih memperkuat desentralisasi, kebijakan ini justru mengarah pada re-sentralisasi fiskal di tingkat provinsi,” pungkasnya. (*)

PT Itci Hutani Manunggal Antisipasi Dini Menghadapi Musim Kemarau

April 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

Memasuki periode musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian utama berbagai pihak. Bagi PT Itci Hutani Manunggal (IHM), kondisi ini bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga bagaimana mencegahnya sejak awal.

Di lapangan, upaya tersebut dijalankan secara sistematis mulai dari sosialisasi, patroli rutin, hingga penyiagaan tim dan peralatan. Salah satu yang terlibat langsung dalam implementasi ini adalah Fauzi, Fire Mandor yang telah bekerja selama lebih dari satu dekade.

“Sudah kurang lebih 12 tahun saya di sini,” ujarnya singkat.

Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya pengalaman individu, melainkan bagaimana perusahaan membangun sistem pencegahan yang terintegrasi.

Mendorong Kesadaran Melalui Sosialisasi

PT IHM menempatkan sosialisasi sebagai salah satu langkah utama dalam pencegahan kebakaran. Tidak hanya menyasar karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di area operasional.

Dikatakan Fauzi, perusahaan terus melakukan sosialisasi kepada karyawan, masyarakat, maupun pengguna jalan, apalagi saat musim kemarau sebagai antisipasi kebakaran. Sosialisasi ini dilakukan secara berkala melalui program tahunan, serta secara langsung di lapangan. Setiap interaksi menjadi kesempatan untuk mengingatkan pentingnya kehati-hatian terhadap potensi kebakaran.

“Pendekatan ini dinilai efektif karena membangun kesadaran secara kolektif, bukan hanya mengandalkan tim internal,” kata Fauzi.

Kesiapsiagaan Tim di Tengah Musim Kemarau antisipasi Karhutla

Selain edukasi, perusahaan juga memperkuat kesiapan operasional tim fire, khususnya saat kondisi cuaca mulai mengering. Pemantauan kondisi lingkungan dilakukan menggunakan indikator seperti Fire Danger Rating (FDR). Ketika curah hujan rendah dalam beberapa hari, status kesiapsiagaan langsung ditingkatkan.

Dijelaskan Fauzi, tim harus siap saat memasuki musim kering. Jika beberapa hari tidak hujan, tim langsung siaga.

“Patroli dilakukan setiap hari, bahkan malam juga standby,” katanya.

Patroli difokuskan pada area-area yang berpotensi rawan, termasuk wilayah perbatasan dengan lahan masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Penguatan Peralatan dan Respons Awal

Dalam mendukung kesiapsiagaan, PT IHM juga memastikan ketersediaan dan kesiapan peralatan. Tim di lapangan dilengkapi dengan berbagai sarana, antara lain kendaraan patroli seperti sepeda motor, kendaraan operasional (LV) dan mobil pemadam kebakaran, baby tank untuk suplai air. Selain itu juga harus sedia peralatan manual dan semi-mekanis, mesin pompa air dan perangkat pemadam portabel seperti mini striker untuk penanganan awal.

“Peralatan portabel ini menjadi penting untuk merespons titik api kecil sebelum berkembang menjadi lebih besar,” ujar Fauzi. .

Dijelaskan Fauzi, perusahaan selalu memastikan peralatan selalu siap digunakan. Pengecekan rutin dilakukan setiap minggu, dan untuk mesin dilakukan uji fungsi setiap bulan. Langkah ini memastikan seluruh peralatan dalam kondisi optimal saat dibutuhkan.

Kolaborasi dengan Masyarakat Sekitar

Upaya pencegahan juga diperkuat melalui komunikasi aktif dengan masyarakat sekitar. Dalam beberapa kondisi, aktivitas masyarakat seperti pembukaan lahan memiliki potensi risiko jika tidak diawasi.

“Sekarang masyarakat biasanya sudah memberi informasi jika ada aktivitas di lahannya, jadi kita bisa antisipasi,” terang Fauzi.

Meski demikian, perusahaan tetap menegaskan bahwa tidak ada izin untuk praktik pembakaran. Pendekatan yang dilakukan lebih kepada pengawasan dan pencegahan agar api tidak menyebar.

Dari Reaktif ke Preventif

Pengalaman masa lalu menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan dalam membangun sistem yang lebih baik. Pendekatan yang sebelumnya lebih berfokus pada pemadaman kini bergeser menjadi pencegahan.

Sosialisasi yang konsisten, patroli yang intensif, serta kesiapan tim dan peralatan menjadi pilar utama dalam strategi ini.

Menjaga Bersama, Mencegah Lebih Awal

Menghadapi musim kering bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga bagaimana meminimalisir potensi sejak awal.

PT Itci Hutani Manunggal menunjukkan, pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari kesadaran, didukung oleh sistem, dan dijalankan secara konsisten di lapangan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya diukur dari seberapa cepat api dipadamkan,

melainkan dari seberapa efektif api itu dicegah untuk tidak pernah muncul. (*)

Perumdam Tirta Kencana Ganti Panel Intake Loa Kulu

April 14, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan penggantian panel kubikel Intake Loa Kulu, Selasa (14/4/2026).

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan, kegiatan ini berdampak terhadap kegiatan produksi serta aliran distribusi air bersih ke pelanggan terhenti.

Beberapa kawasan yang terdampak diantaranya Kelurahan Loa bahu, Jalan M. Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, Perum Citra Griya.

Daerah lainnya yang juga terdampak yaitu Jalan Adam Malik, Jalan Suryanata, Perum Bukit Pinang, Jalan Kampung Pinang, Jl. AW. Syahranie, Jalan Solong Durian, Jalan Batu Cermin, Perum Samarinda Residence, Jalan Batu Besaung, jalan Ring Road I, II dan III serta pelayanan dari boster AW Syahranie dan sekitarnya.

Taufik menjelaskan, pekerjaan membutuhkan waktu 2 x 24 jam. Setelah pekerjaan selesai, distribusi bisa lancar kembali. Meski demikian, pemulihan distribusi akan bertahap, karena distribusi air akan mengaliri pelanggan yang terdekat dari intake.

“Kami mengucapkan permohonan maaf atas terganggunya layanan ini,” ucap Taufik.

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (**)

Yamaha Cup Race Kembali Gebrak Sidrap Gelar MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima

April 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

Gebyar perhelatan Yamaha One Make Race 2026 segera dimulai akhir pekan ini yang dibuka dengan event racing legendaris Tanah Air. Ditandai dengan digelarnya seri perdana Yamaha Cup Race di sirkuit Puncak Mario, Sidrap Sulawesi Selatan, 18-19 April 2026. Sejumlah aktivitas teranyar mewarnai musim Yamaha Cup Race tahun ini, membuat ajang ini makin atraktif selalu Semakin di Depan.
Sulawesi Selatan menjadi area yang rutin masuk dalam kalender Yamaha Cup Race yang telah berusia 37 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, sudah 30 kali kejuaraan race melegenda itu menyambangi Sulsel dengan lokasi penyelenggaraan bervariasi baik itu digelar di Makassar, Sidrap, Pangkep, dan Tanjung Bira Bulukumba.

”Antusiasme masyarakat terhadap Yamaha One Make Race sangat besar, dan tahun ini beragam kreatifitas baru akan diimplementasikan menjadi daya tarik yang kuat bagi semua pihak yang ambil bagian. Dimulai dengan bergulirnya Yamaha Cup Race pertengahan April ini, ada suguhan paling baru untuk menambah semarak acara dan value aktivitas. Melalui event racing ini, kami juga menyediakan kelas kompetisi produk-produk unggulan yang digemari seperti MAXi dan GEAR Ultima. Pecinta Yamaha mendapatkan experience berbeda, sensasi balapan merasakan kualitas performa mesin dan teknologi line up MAXi yaitu XMAX, NMAX, AEROX dan LEXi dalam MAXi Race serta GEAR Ultima pada balap Endurance. Keseruan Race Class beragam segmen ditambah dengan Yamalube Turbo Matic Drag Battle dengan MAXi Drag Combat Battle jadi bagiannya, serta kegiatan exhibition bakal memeriahkan Sidrap weekend ini,” ungkap Johannes B.M.S, Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Tahun ini agenda utama Race Class diikuti para pembalap profesional, termasuk kelas baru menggunakan line up MAXi dan GEAR Ultima mengajak konsumen dan komunitas menikmati passion racing menggeber produk-produk unggulan Yamaha di lintasan sirkuit. Pada putaran pertama ini dibuka 13 kelas yaitu YCR1 (MX King 150cc Tune Up Mix Expert), YCR2 (MX King 150cc Tune Up Mix Novice), YCR3 (MX King 150cc Rookie), YCR4 (Matic Standard Showroom 125cc Lokal Open), YCR5 (MAXi GP Open 155cc), YCR6 (MAXi GP Semi Pro 155cc Open), YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif), YCR8 (Bebek 4T 130cc Tune Up Open Ex MP2), YCR9 (Bebek 4T 125cc Tune Up U23 Ex MP4), YCR10 (Bebek Standard 2T 116-125cc Lokal), YCR11 (Bebek Standard 2T 116-125cc U23), YCR12 (Bebek Standard 2T 116-125cc Open), YCR13 (Endurance GEAR Ultima).

MAXi Race & Endurance GEAR Ultima

Untuk pertama kalinya, MAXi Race diadakan di Yamaha Cup Race yang tersaji di kelas YCR5, YCR6, YCR7 menggunakan skutik MAXi Yamaha. Untuk kelas YCR5 (MAXi GP Open 155cc) motor disediakan oleh Yamaha dan peserta diseleksi oleh tim Yamaha Riding Academy dimana penilaian diantaranya mencakup riding posture (posisi tangan, posisi badan, posisi kaki, posisi kepala / pandangan mata) dan skill berkendara (akselerasi, pengereman, berbelok / menikung), serta catatan waktu tercepat di trek yang di set up oleh tim Yamaha Riding Academy. Sedangkan YCR6 (MAXi GP Semi Pro Open 155cc) dan YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif) dibuka untuk rider profesional, komunitas dan konsumen yang menggunakan motor mereka masing-masing.
Kelas paling baru lainnya yang juga bakal jadi magnet perhatian adalah YCR13 (Endurance GEAR Ultima), balapan memakai GEAR Ultima “Motor Kuat Mantap” yang akan diuji hingga power atau performa maksimalnya. Dalam balap ketahanan 1 jam tanpa henti (engine on) dengan dua rider bergantian menggunakan satu motor, setiap lap merepresentasikan kondisi ekstrem dari pemakaian harian dimana mesin digeber sampai batas maksimal, handling atau kestabilan motor diuji dengan karakter sirkuit di trek lurus yang panjang, tikungan-tikungan tajam, kontur naik turun dengan jumlah lap yang banyak. Daya tahan motor GEAR Ultima benar-benar dibuktikan di lintasan. Motor yang digunakan oleh seluruh peserta akan di set up sama dan ditunggangi oleh peserta yang sudah terseleksi. Kelas ini bukan sekadar balapan, tapi ajang pembuktian bahwa GEAR Ultima mampu tetap andal, stabil, dan kuat bahkan saat dipacu tanpa henti.

Selain keseruan Race Class, turut disuguhkan Yamalube Turbo Matic Drag Battle (YTMDB) yang tahun ini diisi dengan kategori baru yakni MAXi Drag Combat Battle. Ada 10 kelas yang dilombakan yaitu YTMDB 1 (Aerox Turbo), YTMDB 2 (Aerox Alpha SMK), YTMDB 3 (Matic Open), YTMDB 4 (Bebek Mix Open), YTMDB 5 (MAXI Open 155c NMAX), YTMDB 6 (MAXI Open 155cc AEROX), YTMDB 7 (MAXI Open 155cc LEXi LX), YTMDB 8 (Dynamic MAXI Open 155cc), YTMDB 9 (Dynamic MAXI Open 250cc), YTMDB 10 (Dynamic MAXI Class On Track KOL & Media). Deretan MAXi Combat Drag Battle tersaji dalam YTMDB 5, YTMDB 6, YTMDB 7, YTMDB 8, YTMDB 9, YTMDB 10.

Selain itu, juga terdapat kelas Dyno Jet (DJ) yang melombakan horse power melalui test dyno skutik MAXi modifikasi, terbagi dalam dua kelas yaitu DJ 155 (NMAX, AEROX, LEXi LX) dan DJ 250 (TMAX, XMAX). Pada dua kelas tersebut peserta menggunakan motor pribadi masing-masing, modifikasi bisa dilakukan pada semua bagian motor termasuk dengan modifikasi bagian engine (Bore Up).

Aktivitas Exhibition
Tidak hanya balapan, terdapat pula aktivitas lainnya yaitu sunmori, kompetisi SMA / SMK, senam Zumba, kompetisi dance, bazaar UMKM, entertainment. Pengunjung juga bisa menyambangi exhibition booth yang menghadirkan produk-produk unggulan Yamaha. Pengunjung bisa mendapatkan berbagai doorprize yang telah disiapkan pada aktivitas exhibition.
Gelaran Yamaha Cup Race di Sidrap didukung para sponsor yaitu Idemitsu, Yamalube, KYB, Yuasa, GS Astra, Aspira Premio, Ulti-X, IRC Tire, NGK, Cargloss, Megacools, YES24 (Yamaha Executive Service 24 Hours), Service di Bengkel Yamaha : Handal Teknisinya Asli Sparepartnya dan SKY (Service Kunjung Yamaha).

Tonton keseruan aksi para pembalap di Yamaha Cup Race Sidrap termasuk persaingan di MAXi Race, Endurance GEAR Ultima dan Drag Battle yang mengundang banyak atensi ! Nikmati juga sajian acara lainnya yang akan memeriahkan akhir pekan tak terlupakan di Sidrap bersama Yamaha Cup Race.
Siaran live Yamaha Cup Race Sidrap dapat disaksikan di YouTube @yamaharacingidn

PWI Kaltim Buka Ruang Diskusi bagi Tokoh Politik dan Masyarakat

April 13, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan sikap keterbukaan mereka terhadap seluruh elemen masyarakat. PWI Kaltim kini membuka ruang seluas-luasnya bagi para pimpinan daerah, tokoh politik, hingga tokoh masyarakat untuk bertandang dan berdiskusi mengenai isu apa pun di markas mereka.

​Pada rapat internal yang digelar di Sekretariat PWI Kaltim, Jalan Biola No. 8, Samarinda, Ketua PWI Kaltim Abdurachman Amin menegaskan, meskipun pintu diskusi terbuka lebar, organisasi profesi tertua di Indonesia ini tetap teguh menjaga independensi.

​”Silakan saja (datang dan berdiskusi), tetapi PWI tetap berdiri di garis netral,” tegas sosok yang akrab disapa Rachman tersebut.

​​Rapat internal tersebut secara khusus membahas persiapan menyikapi rencana kunjungan Gubernur Kaltim ke Gedung PWI Kaltim. Duito Susanto, pengurus PWI Kaltim yang juga Wakil Pemimpin Redaksi SKH Kaltim Post, mengundang seluruh anggota dan wartawan senior (legend) untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

​”Kita membolehkan apa saja, namun poin pentingnya adalah tidak menggiring PWI, apalagi mencoba mengkondisikan PWI Kaltim dalam kepentingan tertentu,” ujar Duito.

​Rachman menambahkan, dalam momentum tersebut, pihaknya juga berencana merangkul seluruh ekosistem media di Benua Etam. “Kami akan mengundang semua asosiasi pers yang ada di Kalimantan Timur,” imbuhnya.

​​​Menutup diskusi, Sekretaris Umum PWI Kaltim, Achmad Shahab, menegaskan kembali posisi organisasi yang inklusif.

​”Pokoknya kita tidak menolak siapapun yang ingin bertandang ke PWI. Kita terbuka untuk komunikasi dengan siapa saja,” pungkasnya. (rd)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1750557
    Users Today : 2896
    Users Yesterday : 3720
    This Year : 687067
    Total Users : 1750557
    Total views : 14769916
    Who's Online : 30
    Your IP Address : 216.73.217.119
    Server Time : 2026-05-05