Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai

April 15, 2026 by  
Filed under Profil

Vivaborneo.com, PADANG PARIAMAN, SUMATRA BARAT: Perubahan besar di Desa Sejahtera Astra Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, bermula dari satu langkah warga desa, Ritno Kurniawan. Dahulu, seperti sebagian besar masyarakat di desanya, Ritno menggantungkan penghidupan dari aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan. Kini, ia justru menjadi salah satu penggerak utama Desa Sejahtera Astra Nyarai pengembang ekowisata yang mengedepankan pelestarian alam sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat.

Pada masa sebelumnya, sebagian besar masyarakat desa memperoleh penghasilan dari aktivitas penebangan kayu dengan pendapatan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut, dengan frekuensi rata-rata tiga kali dalam seminggu. Aktivitas tersebut tidak hanya memiliki risiko keselamatan yang tinggi, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan di kawasan lindung Bukit Barisan.

Melihat potensi alam Nyarai yang memiliki keindahan trekking, lubuk dan kolam alami, hingga jalur arung jeram, Ritno mulai mendorong pengembangan wisata berbasis masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan pendampingan langsung di lapangan, masyarakat secara bertahap mulai terbuka terhadap peluang baru dalam pengelolaan potensi wisata alam.

“Kawasan Nyarai yang berada di wilayah Bukit Barisan I merupakan kawasan dengan potensi wisata alam yang besar. Sebelumnya sekitar 80% masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas penebangan kayu dengan risiko tinggi terhadap keselamatan serta dampak kerusakan lingkungan yang signifikan. Dengan pendampingan yang konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata penghasilan rata-rata mencapai Rp400–500 ribu per minggu,” ujar Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai Ritno Kurniawan.

Perubahan tersebut mulai terasa yang diawali dengan dukungan program Desa Sejahtera Astra, yang memberikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan peralatan pendukung, serta pengembangan atraksi wisata baru seperti arung jeram. Dalam waktu sekitar tiga bulan, masyarakat yang sebelumnya belum memahami standar pengelolaan pariwisata mampu mengembangkan keterampilan sebagai pemandu wisata alam secara profesional.

Saat ini tercatat sebanyak 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 masyarakat terlibat aktif dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang di antaranya menjadi pengurus inti. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada aktivitas penebangan kayu kini bertransformasi menjadi pemandu wisata alam yang profesional dan tersertifikasi.

Seiring meningkatnya aktivitas wisata, ekosistem ekonomi desa turut berkembang melalui hadirnya homestay, layanan pemandu wisata, serta berbagai usaha pendukung lainnya. Peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara termasuk dari Malaysia, turut memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.

“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal. Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, mereka tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.

Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai Ritno Kurniawan yang menginisiasi transformasi masyarakat dari aktivitas penebangan kayu menjadi pelaku ekowisata berbasis komunitas.

Ke depan, pengembangan Desa Sejahtera Astra Nyarai diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi desa berbasis pariwisata alam yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagaimana pengelolaan potensi lokal dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan upaya pelestarian lingkungan.

Semangat Astra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi multipihak dan pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan adalah sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.(vb/yul)

 

Bantuan Keuangan 2027 Dihapus, DPRD Kaltim Dihadapkan Ujian Representasi Rakyat

April 14, 2026 by  
Filed under DPRD Kaltim

Akhmed Reza Fachlevi

SAMARINDA— Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk tidak mengalokasikan Bantuan Keuangan kepada kabupaten/kota dalam APBD Tahun Anggaran 2027 menuai sorotan. Kebijakan ini dinilai tidak biasa, bahkan cenderung problematik karena berpotensi berdampak luas, tidak hanya pada aspek fiskal, tetapi juga terhadap sistem demokrasi lokal.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, menyebut kebijakan tersebut menjadi ujian serius bagi DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi representasi rakyat.

“Di titik ini, DPRD menghadapi ujian apakah tetap berdiri sebagai representasi rakyat yang substantif, atau justru tereduksi menjadi sekadar institusi formal dalam proses penganggaran,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Menurut Reza, dalam sistem pemerintahan daerah, aspirasi masyarakat dihimpun melalui mekanisme resmi reses anggota DPRD yang kemudian dirumuskan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Secara normatif, hal ini telah dijamin dalam kerangka hukum perencanaan pembangunan daerah.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menegaskan fungsi DPRD meliputi representasi, penganggaran, dan pengawasan. Selain itu, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 juga mengatur bahwa Pokir DPRD harus diintegrasikan dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya RKPD.

Namun demikian, Reza menekankan bahwa sebagian besar aspirasi masyarakat yang bersifat konkret dan menyentuh kebutuhan dasar berada di wilayah kabupaten/kota. Di sinilah Bantuan Keuangan dari provinsi selama ini menjadi instrumen penting untuk merealisasikan aspirasi tersebut.

“Ketika Bantuan Keuangan dihapus, maka yang terjadi bukan sekadar pengurangan anggaran. Yang terjadi adalah terputusnya jalur implementasi aspirasi rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penghapusan Bantuan Keuangan juga harus dilihat dalam konteks hubungan keuangan antar daerah yang, menurut Undang-Undang, harus berlandaskan prinsip keadilan, pemerataan, dan sinergi.

“Bantuan Keuangan selama ini berfungsi sebagai instrumen koreksi ketimpangan kapasitas fiskal, alat percepatan pembangunan di daerah, sekaligus pengikat sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota,” jelas Reza.

Jika kebijakan tersebut diterapkan secara penuh, ia menilai akan muncul berbagai konsekuensi serius, mulai dari potensi melebaranya ketimpangan antar wilayah, melemahnya kapasitas pelayanan publik di daerah, hingga terjadinya fragmentasi pembangunan.

“Alih-alih memperkuat desentralisasi, kebijakan ini justru mengarah pada re-sentralisasi fiskal di tingkat provinsi,” pungkasnya. (*)

PT Itci Hutani Manunggal Antisipasi Dini Menghadapi Musim Kemarau

April 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

Memasuki periode musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian utama berbagai pihak. Bagi PT Itci Hutani Manunggal (IHM), kondisi ini bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga bagaimana mencegahnya sejak awal.

Di lapangan, upaya tersebut dijalankan secara sistematis mulai dari sosialisasi, patroli rutin, hingga penyiagaan tim dan peralatan. Salah satu yang terlibat langsung dalam implementasi ini adalah Fauzi, Fire Mandor yang telah bekerja selama lebih dari satu dekade.

“Sudah kurang lebih 12 tahun saya di sini,” ujarnya singkat.

Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya pengalaman individu, melainkan bagaimana perusahaan membangun sistem pencegahan yang terintegrasi.

Mendorong Kesadaran Melalui Sosialisasi

PT IHM menempatkan sosialisasi sebagai salah satu langkah utama dalam pencegahan kebakaran. Tidak hanya menyasar karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di area operasional.

Dikatakan Fauzi, perusahaan terus melakukan sosialisasi kepada karyawan, masyarakat, maupun pengguna jalan, apalagi saat musim kemarau sebagai antisipasi kebakaran. Sosialisasi ini dilakukan secara berkala melalui program tahunan, serta secara langsung di lapangan. Setiap interaksi menjadi kesempatan untuk mengingatkan pentingnya kehati-hatian terhadap potensi kebakaran.

“Pendekatan ini dinilai efektif karena membangun kesadaran secara kolektif, bukan hanya mengandalkan tim internal,” kata Fauzi.

Kesiapsiagaan Tim di Tengah Musim Kemarau antisipasi Karhutla

Selain edukasi, perusahaan juga memperkuat kesiapan operasional tim fire, khususnya saat kondisi cuaca mulai mengering. Pemantauan kondisi lingkungan dilakukan menggunakan indikator seperti Fire Danger Rating (FDR). Ketika curah hujan rendah dalam beberapa hari, status kesiapsiagaan langsung ditingkatkan.

Dijelaskan Fauzi, tim harus siap saat memasuki musim kering. Jika beberapa hari tidak hujan, tim langsung siaga.

“Patroli dilakukan setiap hari, bahkan malam juga standby,” katanya.

Patroli difokuskan pada area-area yang berpotensi rawan, termasuk wilayah perbatasan dengan lahan masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Penguatan Peralatan dan Respons Awal

Dalam mendukung kesiapsiagaan, PT IHM juga memastikan ketersediaan dan kesiapan peralatan. Tim di lapangan dilengkapi dengan berbagai sarana, antara lain kendaraan patroli seperti sepeda motor, kendaraan operasional (LV) dan mobil pemadam kebakaran, baby tank untuk suplai air. Selain itu juga harus sedia peralatan manual dan semi-mekanis, mesin pompa air dan perangkat pemadam portabel seperti mini striker untuk penanganan awal.

“Peralatan portabel ini menjadi penting untuk merespons titik api kecil sebelum berkembang menjadi lebih besar,” ujar Fauzi. .

Dijelaskan Fauzi, perusahaan selalu memastikan peralatan selalu siap digunakan. Pengecekan rutin dilakukan setiap minggu, dan untuk mesin dilakukan uji fungsi setiap bulan. Langkah ini memastikan seluruh peralatan dalam kondisi optimal saat dibutuhkan.

Kolaborasi dengan Masyarakat Sekitar

Upaya pencegahan juga diperkuat melalui komunikasi aktif dengan masyarakat sekitar. Dalam beberapa kondisi, aktivitas masyarakat seperti pembukaan lahan memiliki potensi risiko jika tidak diawasi.

“Sekarang masyarakat biasanya sudah memberi informasi jika ada aktivitas di lahannya, jadi kita bisa antisipasi,” terang Fauzi.

Meski demikian, perusahaan tetap menegaskan bahwa tidak ada izin untuk praktik pembakaran. Pendekatan yang dilakukan lebih kepada pengawasan dan pencegahan agar api tidak menyebar.

Dari Reaktif ke Preventif

Pengalaman masa lalu menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan dalam membangun sistem yang lebih baik. Pendekatan yang sebelumnya lebih berfokus pada pemadaman kini bergeser menjadi pencegahan.

Sosialisasi yang konsisten, patroli yang intensif, serta kesiapan tim dan peralatan menjadi pilar utama dalam strategi ini.

Menjaga Bersama, Mencegah Lebih Awal

Menghadapi musim kering bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga bagaimana meminimalisir potensi sejak awal.

PT Itci Hutani Manunggal menunjukkan, pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari kesadaran, didukung oleh sistem, dan dijalankan secara konsisten di lapangan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya diukur dari seberapa cepat api dipadamkan,

melainkan dari seberapa efektif api itu dicegah untuk tidak pernah muncul. (*)

Perumdam Tirta Kencana Ganti Panel Intake Loa Kulu

April 14, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan penggantian panel kubikel Intake Loa Kulu, Selasa (14/4/2026).

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan, kegiatan ini berdampak terhadap kegiatan produksi serta aliran distribusi air bersih ke pelanggan terhenti.

Beberapa kawasan yang terdampak diantaranya Kelurahan Loa bahu, Jalan M. Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, Perum Citra Griya.

Daerah lainnya yang juga terdampak yaitu Jalan Adam Malik, Jalan Suryanata, Perum Bukit Pinang, Jalan Kampung Pinang, Jl. AW. Syahranie, Jalan Solong Durian, Jalan Batu Cermin, Perum Samarinda Residence, Jalan Batu Besaung, jalan Ring Road I, II dan III serta pelayanan dari boster AW Syahranie dan sekitarnya.

Taufik menjelaskan, pekerjaan membutuhkan waktu 2 x 24 jam. Setelah pekerjaan selesai, distribusi bisa lancar kembali. Meski demikian, pemulihan distribusi akan bertahap, karena distribusi air akan mengaliri pelanggan yang terdekat dari intake.

“Kami mengucapkan permohonan maaf atas terganggunya layanan ini,” ucap Taufik.

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (**)

Yamaha Cup Race Kembali Gebrak Sidrap Gelar MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima

April 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

Gebyar perhelatan Yamaha One Make Race 2026 segera dimulai akhir pekan ini yang dibuka dengan event racing legendaris Tanah Air. Ditandai dengan digelarnya seri perdana Yamaha Cup Race di sirkuit Puncak Mario, Sidrap Sulawesi Selatan, 18-19 April 2026. Sejumlah aktivitas teranyar mewarnai musim Yamaha Cup Race tahun ini, membuat ajang ini makin atraktif selalu Semakin di Depan.
Sulawesi Selatan menjadi area yang rutin masuk dalam kalender Yamaha Cup Race yang telah berusia 37 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, sudah 30 kali kejuaraan race melegenda itu menyambangi Sulsel dengan lokasi penyelenggaraan bervariasi baik itu digelar di Makassar, Sidrap, Pangkep, dan Tanjung Bira Bulukumba.

”Antusiasme masyarakat terhadap Yamaha One Make Race sangat besar, dan tahun ini beragam kreatifitas baru akan diimplementasikan menjadi daya tarik yang kuat bagi semua pihak yang ambil bagian. Dimulai dengan bergulirnya Yamaha Cup Race pertengahan April ini, ada suguhan paling baru untuk menambah semarak acara dan value aktivitas. Melalui event racing ini, kami juga menyediakan kelas kompetisi produk-produk unggulan yang digemari seperti MAXi dan GEAR Ultima. Pecinta Yamaha mendapatkan experience berbeda, sensasi balapan merasakan kualitas performa mesin dan teknologi line up MAXi yaitu XMAX, NMAX, AEROX dan LEXi dalam MAXi Race serta GEAR Ultima pada balap Endurance. Keseruan Race Class beragam segmen ditambah dengan Yamalube Turbo Matic Drag Battle dengan MAXi Drag Combat Battle jadi bagiannya, serta kegiatan exhibition bakal memeriahkan Sidrap weekend ini,” ungkap Johannes B.M.S, Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Tahun ini agenda utama Race Class diikuti para pembalap profesional, termasuk kelas baru menggunakan line up MAXi dan GEAR Ultima mengajak konsumen dan komunitas menikmati passion racing menggeber produk-produk unggulan Yamaha di lintasan sirkuit. Pada putaran pertama ini dibuka 13 kelas yaitu YCR1 (MX King 150cc Tune Up Mix Expert), YCR2 (MX King 150cc Tune Up Mix Novice), YCR3 (MX King 150cc Rookie), YCR4 (Matic Standard Showroom 125cc Lokal Open), YCR5 (MAXi GP Open 155cc), YCR6 (MAXi GP Semi Pro 155cc Open), YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif), YCR8 (Bebek 4T 130cc Tune Up Open Ex MP2), YCR9 (Bebek 4T 125cc Tune Up U23 Ex MP4), YCR10 (Bebek Standard 2T 116-125cc Lokal), YCR11 (Bebek Standard 2T 116-125cc U23), YCR12 (Bebek Standard 2T 116-125cc Open), YCR13 (Endurance GEAR Ultima).

MAXi Race & Endurance GEAR Ultima

Untuk pertama kalinya, MAXi Race diadakan di Yamaha Cup Race yang tersaji di kelas YCR5, YCR6, YCR7 menggunakan skutik MAXi Yamaha. Untuk kelas YCR5 (MAXi GP Open 155cc) motor disediakan oleh Yamaha dan peserta diseleksi oleh tim Yamaha Riding Academy dimana penilaian diantaranya mencakup riding posture (posisi tangan, posisi badan, posisi kaki, posisi kepala / pandangan mata) dan skill berkendara (akselerasi, pengereman, berbelok / menikung), serta catatan waktu tercepat di trek yang di set up oleh tim Yamaha Riding Academy. Sedangkan YCR6 (MAXi GP Semi Pro Open 155cc) dan YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif) dibuka untuk rider profesional, komunitas dan konsumen yang menggunakan motor mereka masing-masing.
Kelas paling baru lainnya yang juga bakal jadi magnet perhatian adalah YCR13 (Endurance GEAR Ultima), balapan memakai GEAR Ultima “Motor Kuat Mantap” yang akan diuji hingga power atau performa maksimalnya. Dalam balap ketahanan 1 jam tanpa henti (engine on) dengan dua rider bergantian menggunakan satu motor, setiap lap merepresentasikan kondisi ekstrem dari pemakaian harian dimana mesin digeber sampai batas maksimal, handling atau kestabilan motor diuji dengan karakter sirkuit di trek lurus yang panjang, tikungan-tikungan tajam, kontur naik turun dengan jumlah lap yang banyak. Daya tahan motor GEAR Ultima benar-benar dibuktikan di lintasan. Motor yang digunakan oleh seluruh peserta akan di set up sama dan ditunggangi oleh peserta yang sudah terseleksi. Kelas ini bukan sekadar balapan, tapi ajang pembuktian bahwa GEAR Ultima mampu tetap andal, stabil, dan kuat bahkan saat dipacu tanpa henti.

Selain keseruan Race Class, turut disuguhkan Yamalube Turbo Matic Drag Battle (YTMDB) yang tahun ini diisi dengan kategori baru yakni MAXi Drag Combat Battle. Ada 10 kelas yang dilombakan yaitu YTMDB 1 (Aerox Turbo), YTMDB 2 (Aerox Alpha SMK), YTMDB 3 (Matic Open), YTMDB 4 (Bebek Mix Open), YTMDB 5 (MAXI Open 155c NMAX), YTMDB 6 (MAXI Open 155cc AEROX), YTMDB 7 (MAXI Open 155cc LEXi LX), YTMDB 8 (Dynamic MAXI Open 155cc), YTMDB 9 (Dynamic MAXI Open 250cc), YTMDB 10 (Dynamic MAXI Class On Track KOL & Media). Deretan MAXi Combat Drag Battle tersaji dalam YTMDB 5, YTMDB 6, YTMDB 7, YTMDB 8, YTMDB 9, YTMDB 10.

Selain itu, juga terdapat kelas Dyno Jet (DJ) yang melombakan horse power melalui test dyno skutik MAXi modifikasi, terbagi dalam dua kelas yaitu DJ 155 (NMAX, AEROX, LEXi LX) dan DJ 250 (TMAX, XMAX). Pada dua kelas tersebut peserta menggunakan motor pribadi masing-masing, modifikasi bisa dilakukan pada semua bagian motor termasuk dengan modifikasi bagian engine (Bore Up).

Aktivitas Exhibition
Tidak hanya balapan, terdapat pula aktivitas lainnya yaitu sunmori, kompetisi SMA / SMK, senam Zumba, kompetisi dance, bazaar UMKM, entertainment. Pengunjung juga bisa menyambangi exhibition booth yang menghadirkan produk-produk unggulan Yamaha. Pengunjung bisa mendapatkan berbagai doorprize yang telah disiapkan pada aktivitas exhibition.
Gelaran Yamaha Cup Race di Sidrap didukung para sponsor yaitu Idemitsu, Yamalube, KYB, Yuasa, GS Astra, Aspira Premio, Ulti-X, IRC Tire, NGK, Cargloss, Megacools, YES24 (Yamaha Executive Service 24 Hours), Service di Bengkel Yamaha : Handal Teknisinya Asli Sparepartnya dan SKY (Service Kunjung Yamaha).

Tonton keseruan aksi para pembalap di Yamaha Cup Race Sidrap termasuk persaingan di MAXi Race, Endurance GEAR Ultima dan Drag Battle yang mengundang banyak atensi ! Nikmati juga sajian acara lainnya yang akan memeriahkan akhir pekan tak terlupakan di Sidrap bersama Yamaha Cup Race.
Siaran live Yamaha Cup Race Sidrap dapat disaksikan di YouTube @yamaharacingidn

« Previous PageNext Page »

  • vb