PLN Indonesia Power UBP Mahakam Perkuat Komitmen Net Zero Emission melalui Pengujian Emisi Kendaraan Operasional

June 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – PLN Indonesia Power UBP Mahakam melaksanakan pengujian emisi kendaraan bermotor terhadap seluruh kendaraan operasional perusahaan.  Ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengendalian pencemaran udara, pengurangan emisi gas buang, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

Kegiatan yang merupakan rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup se Dunia ini menjadi salah satu langkah konkret UBP Mahakam dalam mewujudkan operasional pembangkitan yang tidak hanya andal dalam menyediakan pasokan listrik bagi masyarakat, namun juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Pengujian emisi dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan operasional memenuhi baku mutu emisi yang ditetapkan serta beroperasi secara efisien dan ramah lingkungan.

Sebagai unit pembangkitan yang memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, UBP Mahakam terus mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam proses bisnis perusahaan. Pengendalian emisi dari kendaraan operasional merupakan bagian penting dari upaya perusahaan dalam mengurangi jejak karbon (carbon footprint) dan mendukung target transisi energi nasional menuju masa depan rendah emisi.

Melalui pengujian yang dilaksanakan secara menyeluruh, perusahaan dapat mengidentifikasi kondisi kendaraan secara dini, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, serta memastikan seluruh armada operasional tetap memenuhi standar lingkungan yang berlaku. Hasil pengujian ini juga akan menjadi dasar evaluasi dan tindak lanjut perbaikan guna menjaga performa kendaraan sekaligus meminimalkan dampak terhadap kualitas udara.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi’i, menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan aksi nyata seluruh insan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keandalan pasokan listrik dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan. Melalui pengujian emisi kendaraan operasional ini, kami menunjukkan komitmen bahwa setiap aktivitas perusahaan harus memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi kinerja operasional, tetapi juga bagi kualitas lingkungan yang lebih baik. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi kontribusi besar dalam mendukung pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Syafi’i.

Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan perannya sebagai perusahaan pembangkitan yang tidak hanya berorientasi pada keandalan energi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UBP Mahakam terus mendorong budaya kerja yang peduli lingkungan serta memperkuat langkah transformasi menuju operasional yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan demi mewujudkan masa depan energi yang bersih bagi Indonesia. (*)

Saatnya Aldi Satya Mahendra Beraksi Lagi, Berburu Poin Penting di Misano

June 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, siap melanjutkan perjuangannya di ajang World Supersport 2026 pada putaran 7 yang akan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, 12-14 Juni. El’ Dablek datang dengan motivasi tinggi untuk kembali mengamankan poin penting sekaligus mempertahankan performa kompetitif.

Rider yang bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team itu menargetkan finish di posisi 5 besar pada balapan akhir pekan ini. Perkembangan positif ditunjukkannya dengan menembus top 5 hasil race dalam dua seri terakhir di Autodrom Most dan Aragon. Konsistensi mengumpulkan poin signifikan juga menjadi indikator kemampuannya semakin tajam menghadapi persaingan tingkat dunia.

Misano menyimpan memori manis bagi Aldi Satya Mahendra dalam perjalanan karir internasionalnya. Dia berharap dapat memanfaatkan pengalaman sebelumnya untuk tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga balapan. Di trek Misano, Aldi Satya Mahendra sempat merebut juara race dan podium 3 R3 BLU CRU World 2023, lalu memenangi race dan podium 2 World Supersport 300 2024, juga finish ke-13 World Supersport 2025.

”Persiapan bersama tim berjalan dengan baik, saya sangat termotivasi masuk 5 besar race lagi sekaligus mengambil poin. Balapan di Misano selalu menantang dan saya ingin menjawabnya dengan mewujudkan target. Saya ingin mengeluarkan performa optimal dan tetap percaya diri bersaing dengan rider lainnya,” ungkap Aldi Satya Mahendra.

Menggeber Yamaha R9, rider asal Yogyakarta itu berkomitmen mempertahankan tren positif musim ini. Dia telah mengumpulkan 75 poin yang menempatkannya di peringkat 12 klasemen sementara. Masih terbuka peluang buat merangsek ke 10 besar.

”Di tahun ke-2 bertarung di World Supersport, Aldi Satya Mahendra kian bertumbuh dengan skill terasah mumpuni juga pengalaman bertambah. Progress itu turut membantunya bertarung di level dunia yang menghadirkan persaingan begitu ketat. Semangat juangnya tinggi dan Yamaha Racing Indonesia selalu memberikan dukungan penuh dalam perjuangannya mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan balap dunia,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Jadwal Seri 7 World Supersport, Misano Italia

Sabtu 13 Juni
Race 1 : 19:00 WIB

Minggu 14 Juni
Race 2 : 20:15 WIB

Sambut Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026, Belantara Foundation Ajak Sektor Swasta Jepang Tanam Pohon

June 13, 2026 by  
Filed under Hukum & Kriminal

Vivaborneo.com, Riau — Belantara Foundation mengajak mitra sektor swasta Jepang menanam bibit pohon secara simbolis di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH), Provinsi Riau pada Kamis (11 Juni 2026). Kegiatan ini menyambut Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia 2026,

Aksi tanam pohon ini terselenggara atas kerja sama dengan Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Minas Tahura serta Kelompok Tani Hutan yang menjadi mitra Tahura SSH.

Salah satu jenis bibit pohon yang ditanam adalah balangeran (Shorea balangeran), yang termasuk dalam kategori spesies pohon langka yang perlu dilestarikan. Penanaman ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata kerja sama multipihak dalam upaya restorasi hutan yang terdegradasi.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna mengatakan, restorasi ekosistem merupakan salah satu isu global yang sangat penting dan mendesak saat ini. Ditambahkan, jika dunia telah menargetkan pemulihan seluas 1,5 miliar hektar lahan terdegradasi pada 2030. Restorasi ekosistem dianggap sebagai salah satu langkah strategis dan efektif untuk memitigasi perubahan iklim, meningkatkan ketahanan pangan, menjaga suplai air, serta melindungi biodiversitas.

Dengan tema “Rangelands: Recognize. Respect. Restore” atau “Padang Rumput: Kenali. Hormati. Pulihkan”, Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia yang jatuh pada 17 Juni  2026.

Ini diharapkan menjadi momentum penting guna membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat global untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Lebih dari itu, peringatan ini bisa menjadi kesempatan bagi semua elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, untuk berkontribusi dalam upaya pemulihan lahan yang terdegradasi.

Tujuan utama penanaman simbolis ini adalah untuk memperluas keterlibatan sektor swasta dalam kerja sama pada program restorasi hutan yang terdegradasi untuk mendukung beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan melestarikan jenis pohon lokal terancam punah serta mengurangi dampak perubahan iklim.

Lebih lanjut, Dolly, yang juga merupakan pengajar di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan menegaskan bahwa kegiatan seremonial penanaman bibit pohon bersama mitra sektor swasta Jepang ini merupakan bagian dari program “Forest Restoration Project: SDGs Together!” yang dijalankan sejak 2020 lalu.

Program ini merupakan program pemulihan hutan yang terdegradasi yang diharapkan dapat membantu upaya mengembalikan fungsi iklim mikro dan pengaturan tata air pada ekosistem hutan, mengurangi resiko kerusakan lingkungan seperti tanah longsor dan erosi, tercemarnya sumber air, turunnya muka air tanah, kebakaran lahan, serta polusi udara.

Selain itu, restorasi hutan terdegradasi juga dapat memperbaiki kualitas lingkungan, termasuk kualitas udara, kualitas air, pohon, tanah, dan populasi satwa liar beserta habitat alaminya. Tidak hanya mendukung restorasi hutan terdegradasi, program ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan sosial-ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

“Sesuai dengan misi dari United Nation Sustainable Development Goals (UN SDGs) atau Persatuan Bangsa-Bangsa atau yaitu no one left behind dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, kami menggunakan pendekatan kolaborasi multipihak, salah satunya dengan menggandeng sektor swasta dari Jepang untuk mendukung gerakan restorasi hutan terdegradasi di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Riau”, tegas Dolly yang juga​ anggota Commission on Ecosystem Management IUCN.

Pada kesempatan yang sama, Representative Director APP Japan Ltd., Tan Ui Sian mengatakan pihaknya akan lebih gencar mengajak multi-stakeholders di Jepang untuk mendukung Forest Restoration Project: SDGs Together ini.

Saat ini, program tersebut berfokus untuk mendukung SDGs ke 12 yaitu memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan, target SDGs ke 13 yaitu mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya dan target SDGs ke 15 yaitu melindungi, memulihkan, dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem serta target SDGs ke 17 yaitu menguatkan sarana pelaksanaan dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan.

“Bagi kami kerja sama dengan KPHP Minas Tahura ini telah memberikan nilai tambah lebih besar untuk mengembangkan program dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di Jepang. Kami berharap dapat mengajak multi-stakeholders dari mancanegara lebih luas lagi untuk mendukung program Forest Restoration Project: SDGs Together,” tandas Tan.

Sementara itu, Kepala KPHP Minas Tahura, Sri Wilda Hasibuan, S.Sos., M.Si., menuturkan jika kawasan Tahura SSH merupakan kawasan konservasi alam yang ditetapkan oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1999. Tahura SSH memiliki luas kawasan lebih dari 6.000 hektar. Sayangnya, saat ini sebagian besar wilayah tersebut telah mengalami deforestasi dan degradasi akibat aktivitas ilegal seperti perambahan lahan, pembalakan liar dan lain sebagainya.

“Kami terus melakukan pengawasan dan pemulihan fungsi kawasan Tahura SSH melalui program perlindungan dan restorasi hutan yang terdegradasi. Upaya ini tidak bisa kami lakukan sendiri, namun perlu adanya sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Misalnya, pada pertengahan 2022 lalu, kami  bersama Belantara Foundation dan pemangku kepentingan di Jepang menggagas program yaitu Forest Restoration Project: SDGs Together. Program ini bertujuan untuk memulihkan kawasan hutan yang terdegradasi agar dapat berkontribusi pada upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta mendukung pemenuhan Nationally Determined Contribution (NDC) Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon di Provinsi Riau,” pungkas Sri.(*/adv)

 

 

Ketum SMSI Pusat Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi

June 13, 2026 by  
Filed under Nusantara

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus

JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjend) SMSI Pusat Makali Kumar memberikan arahan strategis dan menyeluruh kepada seluruh pengurus serta anggota SMSI se Tanah Air.

Pertemuan intensif yang berlangsung di kantor Sekretariat SMSI Pusat, Jakarta, Jumat (12/06/2026) ini membahas konstelasi politik nasional serta dampaknya terhadap masa depan industri pers di Indonesia.

​Dalam kesempatan tersebut, Firdaus menggunakan papan tulis untuk memetakan secara detail jaringan pengaruh politik, mulai dari geopolitik global, posisi tokoh-tokoh kunci nasional, hingga pola arus informasi dan pemberitaan negara. Langkah ini dilakukan guna memberikan pemahaman yang komprehensif bagi pengurus SMSI dalam menavigasi media siber di daerah masing-masing.

​”Sebagai organisasi media siber terbesar, kita harus jeli melihat ke mana arah angin perubahan bergerak. Pemetaan ini penting agar seluruh anggota SMSI di daerah tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu menjadi pemandu informasi yang sehat, objektif, dan tepercaya bagi masyarakat,” ujar Firdaus di hadapan jajaran pengurus yang hadir.

​Firdaus juga menekankan pentingnya independensi, profesionalisme, serta ketajaman analisis media siber di bawah naungan SMSI.

Menurutnya, lanskap media saat ini sangat dinamis. Sehingga pemilik media dan jurnalis dituntut memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu strategis, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Pertemuan tatap muka ini digelar sebagai langkah responsif SMSI Pusat dalam menyikapi dinamika nasional terkini. Melalui pemetaan tersebut, SMSI berkomitmen menjaga independensi serta meningkatkan kualitas jurnalisme anggotanya di seluruh daerah, sekaligus memastikan bahwa suara dari daerah tetap memiliki ruang yang kuat di kancah nasional.

​Jalannya arahan berlangsung interaktif. Firdaus secara runut mengurai poin-poin penting dari diagram pengaruh yang ia buat, dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para fungsionaris pusat mengenai langkah taktis yang perlu diambil oleh pengurus SMSI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Arahan ini diharapkan menjadi panduan bagi ribuan media siber yang tergabung dalam SMSI untuk tetap solid, adaptif, dan terus menjaga marwah jurnalisme yang berintegritas di tengah dinamika bangsa.(*)

Genjot Wisata dan Logistik, Dermaga Maratua Bakal Diperpanjang

June 13, 2026 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mematangkan rencana penguatan infrastruktur di wilayah kepulauan. Kali ini, Pulau Maratua yang merupakan destinasi wisata andalan Kalimantan Timur menjadi fokus utama lewat rencana perpanjangan dermaga di Kampung Teluk Harapan.

Langkah strategis ini dibidik untuk menyelesaikan dua masalah krusial sekaligus, kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kenyamanan wisatawan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan keterbatasan fasilitas sandar kapal saat ini masih menjadi kendala utama mobilitas di Maratua, terutama saat kondisi pasang surut laut berubah ekstrem.

“Maratua memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu akses dan infrastruktur pendukungnya harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan semakin baik,” ujar Sri Juniarsih. Jumat (13/06/2026)

Berdasarkan kajian Pemkab Berau bersama Dinas Perhubungan, dermaga Teluk Harapan rencananya akan diperpanjang sekitar 10 meter. Penambahan ini dinilai sangat mendesak karena, Aktivitas Bongkar Muat BBM, Dermaga ini merupakan urat nadi pasokan energi berkala ke Maratua. Keterbatasan panjang dermaga sering kali menghambat proses distribusi BBM ke Masyarakat dan kapal besar pembawa bahan pokok dapat bersandar dengan lebih aman tanpa terganggu pasang surut air laut.

Sadar bahwa proyek ini membutuhkan dana yang tidak sedikit di tengah efisiensi anggaran daerah, Pemkab Berau bergerak lincah mencari alternatif pembiayaan. Selain mengandalkan APBD kabupaten, Sri Juniarsih membuka peluang dari berbagai lini.

“Dukungan juga diharapkan datang dari bantuan pemerintah pusat melalui APBN maupun pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.

Lebih dari sekadar proyek fisik, perpanjangan dermaga ini diyakini akan menjadi game changer bagi perekonomian Maratua. Infrastruktur pelabuhan yang mumpuni secara otomatis akan meningkatkan daya saing pariwisata, memberikan kenyamanan lebih bagi turis domestik maupun mancanegara, dan pada akhirnya menggerakkan roda ekonomi warga lokal. (Dy/Ok/Adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb