Kolaborasi BPVP dan Roda Seni Anthaqa Cetak Penjahit UMKM Berdaya Saing

July 22, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui pelatihan keterampilan menjahit yang digelar Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) bersama Roda Seni Anthaqa di Temindung Creative Hub, Samarinda. Rabu (21/7/26)

Program yang berlangsung selama 10 hari itu membekali 16 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dengan kemampuan menjahit berstandar kompetensi nasional.

Founder Roda Seni Anthaqa, Emelda Andayani, mengatakan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan BPVP yang difokuskan agar meningkatkan kemampuan para penjahit, baik dari sisi teknik maupun kualitas produk.

“Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari dengan 16 peserta yang mayoritas merupakan pelaku UMKM. Tujuannya agar meningkatkan keterampilan mereka, khususnya dalam membuat rompi atau vest dengan teknik jahit yang lebih rapi menggunakan metode clean sewing tanpa obras,” ujarnya.

Peserta berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Samarinda, Anggana, Handil, hingga Tenggarong. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka akan mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan BPVP selama dua hari sebelum memperoleh sertifikat profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Sertifikat BNSP ini menjadi pengakuan kompetensi secara nasional. Jadi, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memiliki bukti profesional bahwa mereka memiliki kemampuan di bidang menjahit,” jelas Emelda.

Ia mengungkapkan, program tersebut merupakan pelatihan ketiga yang dilaksanakan Roda Seni Anthaqa bersama BPVP. Pelatihan serupa dijadwalkan kembali berlangsung pada Agustus mendatang dengan sasaran peserta pemula yang ingin belajar menjahit dari dasar.

Menurutnya, setiap pelatihan memiliki materi yang berbeda sesuai tingkat kemampuan peserta. Pada kelas mahir, peserta diajarkan membuat produk fesyen dengan teknik yang lebih kompleks, sedangkan kelas pemula difokuskan pada pengenalan mesin jahit hingga teknik dasar menjahit.

“Untuk kelas pemula, kami mengajarkan mulai dari cara mengoperasikan mesin jahit, menjahit lurus, hingga membuat produk sederhana. Sementara kelas mahir lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas hasil jahitan agar memiliki nilai jual lebih tinggi,” katanya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal agar meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

“Harapan kami, keterampilan yang mereka dapatkan bisa diterapkan dalam usaha masing-masing sehingga mampu meningkatkan pendapatan. Selain itu, pelatihan ini juga melatih kedisiplinan karena seluruh peserta harus mengikuti kegiatan secara serius dan tepat waktu,” tambahnya.

Salah seorang peserta asal Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sari Liana, mengaku mengikuti pelatihan setelah mendapat informasi dari penyelenggara. Meski sebelumnya tidak memiliki latar belakang di bidang tata busana, ia tertarik mengembangkan keterampilan menjahit yang selama ini hanya dijadikan kegiatan mengisi waktu luang.

“Awalnya saya justru memiliki latar belakang di bidang kecantikan. Saya diajak ikut pelatihan menjahit dan ternyata saya menikmati prosesnya. Sekarang saya ingin terus belajar supaya kemampuan menjahit saya semakin berkembang,” katanya.

Sari mengaku saat ini telah menerima jasa permak pakaian dan pemasangan atribut seragam sekolah di rumah. Namun, melalui pelatihan tersebut ia berharap mampu meningkatkan kemampuan hingga dapat menerima pesanan pembuatan pakaian secara utuh.

“Selama ini saya baru menerima jasa permak dan pemasangan atribut baju sekolah. Harapan saya setelah mengikuti pelatihan ini, saya bisa membuat pakaian untuk pelanggan dan usaha jahit yang saya jalankan semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, BPVP bersama Roda Seni Anthaqa berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kalimantan Timur yang memiliki keterampilan bersertifikat sehingga mampu menghasilkan produk fesyen berkualitas serta lebih siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif. (yud)

IPPRISIA Kaltim Edukasi Lansia Jaga Kesehatan Mental

July 22, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kesehatan mental menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kualitas hidup lansia. Berangkat dari kepedulian tersebut, DPD Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur memberikan edukasi kepada peserta Sekolah Lansia di Day Care Lansia Husnul Khotimah, Majelis Kesejahteraan Sosial DPW ’Aisyiyah Kalimantan Timur, Rabu (22/7/2026).

Materi bertajuk “Menjadi Lansia dengan Hati Riang, Bahagia, dan Sehat Mental” disampaikan oleh praktisi hipnoterapi klinis Endro S. Efendi, M.Sos., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPD IPPRISIA Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Endro hadir mewakili Ketua DPD IPPRISIA Kalimantan Timur, Marliana Wahyuningrum. Kegiatan dipandu oleh Mira Farenola Hasril sebagai moderator.

Kegiatan turut dihadiri Erminawati, M.Pd. dan Kalia selaku pengurus Day Care Lansia Husnul Khotimah, bersama puluhan peserta Sekolah Lansia yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Endro menyampaikan bahwa menjadi lansia bukan sekadar tentang bertambahnya usia, tetapi bagaimana seseorang mampu menikmati setiap fase kehidupan dengan hati yang tenang, pikiran yang sehat, dan hubungan yang harmonis dengan keluarga.

“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Ketika hati dipenuhi rasa syukur dan pikiran tetap positif, seseorang akan lebih mudah menikmati hidup, meski usia terus bertambah,” ujarnya.

Menurut Endro, salah satu persoalan yang kerap tersimpan di usia lanjut adalah endapan emosi yang belum terselesaikan dalam hubungan keluarga. Karena itu, ia mengajak para peserta untuk berani berdamai dengan masa lalu, termasuk tidak ragu meminta maaf kepada anak apabila pernah melakukan kesalahan.

“Meminta maaf kepada anak bukan berarti orang tua kehilangan wibawa. Justru itu adalah bentuk kebesaran hati yang dapat menyembuhkan luka batin, memperbaiki hubungan dalam keluarga, sekaligus memutus mata rantai luka emosional yang bisa diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” katanya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mempraktikkan teknik sederhana untuk melepaskan energi negatif sebagai cara membantu melepaskan beban emosi yang selama ini dipendam. Teknik tersebut diharapkan dapat membantu para lansia menjalani kehidupan dengan hati yang lebih lapang, tenang, dan bahagia.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Waktu penyampaian materi yang semula dijadwalkan selama satu jam ternyata tidak mencukupi karena banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta. Sesi diskusi pun berlangsung melebihi jadwal agar seluruh pertanyaan dapat terjawab.

Bahkan setelah acara resmi ditutup, sejumlah lansia masih mendatangi narasumber untuk berkonsultasi secara langsung mengenai persoalan yang mereka alami. Salah seorang peserta berharap materi serupa dapat kembali diberikan karena dinilai sangat bermanfaat dan memberikan perspektif baru dalam menjalani kehidupan di usia senja.

Secara terpisah, Ketua Day Care Lansia Husnul Khotimah, Dr. Hj. Nunung Herlina, S.Kep., M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada DPD IPPRISIA Kalimantan Timur atas terselenggaranya edukasi tersebut. Menurutnya, kesehatan mental merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi para peserta Sekolah Lansia. Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan diharapkan dapat membantu para lansia menjalani masa tua dengan lebih bahagia, sehat secara mental, serta memiliki hubungan keluarga yang semakin harmonis. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujar Nunung.

Melalui kegiatan tersebut, DPD IPPRISIA Kalimantan Timur berharap edukasi mengenai kesehatan mental bagi lansia dapat terus diperluas. Dengan kesehatan mental yang terjaga, emosi yang terkelola, serta hubungan keluarga yang harmonis, para lansia diharapkan dapat menikmati masa tua dengan lebih sehat, bermartabat, dan penuh kebahagiaan. (esf)

KONI Kaltim Libatkan Cabor Susun Arah Prestasi

July 22, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – KONI Kaltim mengundang 47 cabor harapan dan binaan, dalam satu forum untuk menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi pelatih, atlet, dan pengurus, mulai dari kebutuhan pembinaan hingga penggunaan anggaran. Pertemuan ini menjadi lanjutan setelah sebelumnya KONI Kaltim mengundang 21 cabor unggulan dan andalan.

Ketua Umum KONI Kaltim H Anderiy Syachrum menegaskan kepengurusannya tidak ingin hanya hadir ketika atlet membawa pulang medali.
Pengurus, tegas dia, harus ikut memikul persoalan yang dihadapi cabang olahraga sejak proses pembinaan.

“Yang bertanding bukan kami, tetapi para atlet. Kami ingin mendengar masukan pelatih, pengurus, dan atlet supaya kita berjalan bersama. Masalah cabang olahraga juga menjadi masalah kami. Kami tidak ingin tampil hanya saat kalian berprestasi,” tegasnya, di Ruang Rapat KONI Kaltim, Rabu (22/7/2026).

Forum ini ditekankannya fokus utamanya membangun sistem pembinaan yang lebih terbuka dan melibatkan seluruh pihak.
“Kami hanya ingin mendengar masukan supaya tidak ada salah sangka. Dana cabor bisa diakses pelatih, pengurus, maupun atlet sesuai mekanisme. Kita sama-sama ingin membenahi dan mengubah sistem agar lebih baik,” bebernya.

Penjelasan mengenai pola pembinaan kemudian dilanjutkan Bendahara KONI Kaltim Siti Astridya. Ia mengingatkan kemampuan fiskal daerah masih menjadi tantangan sehingga pola bantuan 2026 tetap memakai sistem klaster yang telah disusun kepengurusan sebelumnya.

Cabor dibagi ke dalam kelompok harapan dan pembinaan. Masing-masing memperoleh batas bantuan yang berbeda sesuai kemampuan anggaran.
Untuk cabor kategori harapan, nilai maksimal yang dapat diajukan mencapai Rp105 juta. Sementara kategori pembinaan memperoleh batas maksimal Rp35 juta.

“Silakan masing-masing cabor mengatur strategi terbaik agar tetap bisa mencetak prestasi dengan dana yang tersedia,” katanya.
Ia juga memastikan mekanisme laporan pertanggungjawaban masih menggunakan indeks tahun 2025.
Sementara dukungan untuk pelaksanaan kejuaraan provinsi dibatasi maksimal Rp 65 juta, sedangkan kejuaraan provinsi junior maksimal Rp 50 juta.

“Pintu kami tetap terbuka untuk berbagi dan berdiskusi. Yang terpenting bagaimana kita tetap bisa mendedikasikan prestasi untuk Kalimantan Timur dengan anggaran yang ada,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, KONI Kaltim mengundang 47 cabor yang terbagi dalam dua kelompok pembinaan.

Sebanyak 30 cabang olahraga masuk kategori harapan, yakni Atletik, Ski Air, Sambo, Judo, Taekwondo, Tinju, Balap Sepeda, Kick Boxing, Wushu, Soft Tennis, Golf, Arung Jeram, Squash, Biliar, Karate, Boling, Rugby, Dayung, Selam, Panjat Tebing, Paramotor, Tenis Meja, Hapkido, Muaythai, Ju-Jitsu, Aeromodelling, Menembak, Terjun Payung, Sepak Takraw, dan Tenis.

Adapun 17 cabang olahraga lainnya berada dalam kategori pembinaan, terdiri atas Aquatik, Softball dan Baseball, Bola Basket, Bola Voli, Bulu Tangkis, Drum Band, Barongsai, Bridge, E-Sport, Gateball, Korfball, Petanque, Senam, Sepak Bola, Woodball, Triathlon, serta Berkuda. (rm-1/upi)

Ketua KONI Kaltim Tinjau SKOI

July 22, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur H Anderiy Syachrum meninjau langsung kondisi Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim di Komplek GOR Utama Palaran, Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anderiy yang didampingi jajaran pengurus KONI Kaltim tidak hanya mengecek fasilitas latihan, tetapi juga menyempatkan diri menyapa langsung atlet-atlet muda binaan SKOI yang sedang berlatih.

Kunjungan sore itu bertujuan memastikan proses pembinaan atlet muda berjalan optimal, sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang olahraga.

Didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading, Anderiy berdialog langsung dengan para atlet dan pelatih untuk mengetahui perkembangan program pembinaan yang tengah berjalan. Dialog dimulai dari atlet dan pelatih cabang olahraga bela diri Taekwondo, Kempo, dan Karate, dilanjutkan dengan pelatih atletik nomor tolak peluru, hingga cabor gulat dan angkat berat.

“Alhamdulillah, semua atlet SKOI ini saya lihat luar biasa. Walaupun usianya masih belasan tahun, tapi porsi latihannya sudah seperti atlet nasional,” ujar Anderiy dengan nada kagum.

Ia berharap pembinaan yang terarah di sekolah ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Apalagi menjelang Porprov Paser akhir tahun ini, para atlet tersebut tengah dipersiapkan untuk membela daerah masing-masing.

Namun demikian, dari hasil dialog tersebut Anderiy mengakui masih ada keluhan soal fasilitas latihan, khususnya lapangan tolak peluru yang kondisinya perlu pembenahan.

“Setelah saya tanya, untuk membiayai perbaikan lapangannya butuh dana sekitar Rp35 miliar. Ini bukan angka yang kecil,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini lapangan tolak peluru yang memadai di Kaltim hanya tersedia di Kabupaten Berau. KONI Kaltim pun telah menjajaki opsi tersebut, dan pelatih serta atlet menyatakan kesiapannya untuk berlatih di sana.

“Jadi skemanya, satu tahun sebelum PON 2028, kita akan kirim atlet tolak peluru ini untuk latihan intensif di Berau. Sebab atlet ini punya potensi besar untuk meraih emas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SKOI Kaltim Abdul Afif menyampaikan bahwa kunjungan Ketua KONI tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus berkembang, sekaligus mendorong Pemprov dan KONI Kaltim agar lebih memperhatikan pengembangan olahraga di Kalimantan Timur.

“Karena memang SKOI ini merupakan gudang atlet penyumbang PON bagi Kaltim. Jadi hal ini perlu lebih disupport agar terus berkembang,” pungkasnya. (ain)

Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race Terheboh Se-Asia Pasifik, Euforia Fans Dinilai Tak Kalah dengan MotoGP di Mandalika

July 22, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Semarak satu dekade Yamaha Sunday Race berskala internasional mengisi panggung Mandalika akhir pekan lalu 17-19 Juli 2026. Ribuan pengunjung memadati sirkuit internasional Mandalika yang kali ini diwarnai dengan adanya kejuaraan R3 BLU CRU Asia Pacific. Hampir 300 starter berbagai kelas beraksi menampilkan skill mumpuni dalam pertarungan sengit.

Perayaan momen bersejarah 10 tahun Yamaha Sunday Race berlangsung meriah dengan rangkaian agenda atraktif. Semua larut dalam kegembiraan momentum selebrasi ini. Mulai dari rangkaian race hingga aktivitas lainnya sukses dilaksanakan dalam atmosfer penuh keseruan dan fun.

”Satu dekade Yamaha Sunday Race menyimpan memori-memori indah bagi pembalap, komunitas, penggemar dan segenap pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ajang akbar ini. Tahun ini bersama-sama merayakan keberhasilan Yamaha Sunday Race sebagai salah satu event inspiratif yang terus menjadi wadah pengembangan dunia racing, dan telah memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. Kami berkomitmen mengadakan kejuaraan ini secara berkelanjutan, untuk konsisten menghasilkan pembalap-pembalap berprestasi nasional dan mendunia. Selain itu, bagi komunitas jadi tempat berkumpul menyalurkan passion balap dan kecintaan terhadap Yamaha. Penggemar dan masyarakat pada umumnya pun selalu ikut menikmati beragam suguhan aktivitas khas Yamaha Sunday Race,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

R Series & MAXi Race Class
Berlomba dengan spirit tinggi dalam edisi istimewa kali ini, para pembalap dan komunitas ambil bagian dalam 15 kelas yang dikompetisikan. Terdiri dari Superstock 600cc – 1000cc, R3 Professional Rider, R3 BLU CRU Asia-Pacific (APAC), R25 Community Professional, R25 Community A, R25 Community B, R15 Professional Rider, R15 Idemitsu BLU CRU Junior Pro, R15 Community A, R15 Community B. Termasuk MAXi Race meliputi kelas 155cc menggunakan NMAX, AEROX, LEXi dan 250cc memakai XMAX. Pada kategori 155cc terbagi dalam kelas MAXi 155c Standard Community (YIMM Bike), MAXi 155cc Standard Media (YIMM Bike), MAXi 155cc Semi Pro (Own Bike), sedangkan kelas 250cc yaitu MAXi 250cc FFA Community, MAXi 250cc Semi Pro.

Candra Hermawan tampil impresif dengan memenangi dua race kelas R15 Pro Rider. Rider tim Yamaha Yamalube Aditama SCM Grup NHK STSJ RK RBT34 GDT Racing Berau ini menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap internasional yang sarat prestasi. Di balapan kali ini meskipun terkendala harus start dari paddock exit karena tidak ikut sesi kualifikasi akibat klep mesin motor bermasalah, Candra Hermawan mampu mengatasinya dengan kemenangan meyakinkan.

Di kelas R3 Pro, Candra Hermawan juga membuktikan kapasitasnya dengan naik podium 3 dalam dua race. Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) menjuarai race 1 disusul Muhammad Fadhil Musyavi (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS). Pada race 2 pemenangnya adalah rider Thailand, Krittapat Keankum (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) lalu posisi 2 Muhammad Haikal Ramadhan (Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing).

”Ini pencapaian berkesan yang saya raih pada 10 tahun Yamaha Sunday Race. Kemenangan race dan podium 3 di dua kelas rider pro makin mempertajam kemampuan saya di kejuaraan lokal. Pastinya bermanfaat juga sebagai latihan untuk kompetisi di Asia yang saya ikuti,” tutur Candra Hermawan.

Pada kelas pembinaan rider muda belia R15 Idemitsu Junior Pro menghasilkan persaingan ketat Moch Jallu Vesgio (Yamaha Nitiracing DRS35 Xfile Pikoli Dynavolt KYT RCB) dan Kenzie Akbar Da Ninos (Yamaha Nitiracing DRS35 Pikoli Dynavolt KYT RCB Ganesha Lathe). Keduanya bergantian merebut podium 1 dan 2. Race 1 dimenangi Moch Jallu Vesgio lalu ada di peringkat 2 race 2. Sedangkan Kenzie Akbar Da Ninos menjuarai race 2 dan urutan 2 race 1.

Kelas MAXi Race 250cc FFA menghadirkan Adi Putra Suryana (Coin Racing Team) sebagai kampiun, sedangkan di kelas MAXi Race 250cc Semi Pro dimenangi Ihsan Supian (Coin Racing Team). Di kelas MAXi 155cc Standard Community (YIMM Bike) pemenangnya adalah Fernandi Fajar Rahmadi (Coin LPN Racing Team). Sedangkan Aldyansyah Pratama (Yamaha TSM SMK Walang Jaya Hasston) menjuarai kelas MAXi 155cc Semi Pro (Own Bike). Dari kelas MAXi 155cc Standard Media (YIMM Bike), Eka Budhiansyah keluar sebagai juara 1.

Untuk SMK Binaan Yamaha yang ikut hadir berlomba membawa pulang 11 trofi dari partisipasi di sejumlah kelas. Pada race 1 kelas R15 Comm A posisi 4 diraih oleh M. Firza Hibatullah (SMK Mekanik Cibinong) dan Peter Tjandra (posisi 5, SMK Walang Jaya). Kemudian di kelas R25 Comm Pro, dua pembalap SMK Walang Jaya meraih podium yaitu Bone Fizer T podium 1 dan peringkat 2 rekan setimnya M. Iqbal. SMK Binaan Yamaha memborong podium kelas R15 Comm B, peringkat pertama oleh Aditya Ramdani (SMK Islamiyah Adiwerna Tegal), Naufal Sidqi (posisi 2, SMK Mekanik Cibinong), Aldric Atha P. M (posisi 3, SMK Walang Jaya), Hilmi Affan (posisi 5, SMK Gelora Bekasi).

Pada race 2 pertarungan cukup ketat, SMK Binaan Yamaha meraih tiga podium. Di kelas R25 Comm Pro, posisi 3 direbut Bone Fizer T (SMK Walang Jaya). Kemudian di kelas R15 Comm B podium 1 diraih Aldric Atha (SMK Walang Jaya). Lalu di kelas MAXi 155 Semi Pro peringkat pertama oleh Aldyansyah Pratama (SMK Walang Jaya).

Ribuan Fans Hadir, Exhibition & Promosi
Acara Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race juga semakin meriah dengan kehadiran Ing Asavanund, rider asal Thailand berusia 20 tahun yang tampil di R3 BLU CRU Asia Pacific. Dia juga seorang aktor drama entertainment yang dikenal oleh publik Indonesia dan punya banyak fans. Di sirkuit internasional Mandalika, dia disambut sangat meriah oleh ribuan fans yang datang menghadiri acara meet & greet, juga menikmati keseruan race dan aktivitas lainnya.

Keramaian juga berpusat di area exhibiton yang menyuguhkan aktivitas lainnya dan promo. Para pengunjung mengunjungi exhibition booth (Yamaha booth dan sponsor booth), juga ambil bagian dalam fun riding competition. Ada community gathering, entertainment, pit walk, seremonial 10 tahun anniversary. Yamaha juga mengajak komunitas untuk bergabung dalam sunmori dan melakukan victory lap di sirkuit setelah opening acara.

Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 sukses dilaksanakan berkat dukungan para sponsor yaitu Idemitsu, KYB, GS Astra, Pirelli, Ulti-X, IRC Tire, Cargloss, Yamalube, YES24 (Yamaha Executive Service 24 Hours), Service di Bengkel Yamaha : Handal Teknisinya Asli Sparepartnya dan SKY (Service Kunjung Yamaha).

Next Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1928004
    Users Today : 1521
    Users Yesterday : 704
    This Year : 864514
    Total Users : 1928004
    Total views : 15825870
    Who's Online : 10
    Your IP Address : 216.73.216.25
    Server Time : 2026-07-22