Ketua KONI Kaltim Tinjau SKOI

July 22, 2026 by  
Filed under Olahraga

Share this news

SAMARINDA – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur H Anderiy Syachrum meninjau langsung kondisi Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim di Komplek GOR Utama Palaran, Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anderiy yang didampingi jajaran pengurus KONI Kaltim tidak hanya mengecek fasilitas latihan, tetapi juga menyempatkan diri menyapa langsung atlet-atlet muda binaan SKOI yang sedang berlatih.

Kunjungan sore itu bertujuan memastikan proses pembinaan atlet muda berjalan optimal, sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang olahraga.

Didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading, Anderiy berdialog langsung dengan para atlet dan pelatih untuk mengetahui perkembangan program pembinaan yang tengah berjalan. Dialog dimulai dari atlet dan pelatih cabang olahraga bela diri Taekwondo, Kempo, dan Karate, dilanjutkan dengan pelatih atletik nomor tolak peluru, hingga cabor gulat dan angkat berat.

“Alhamdulillah, semua atlet SKOI ini saya lihat luar biasa. Walaupun usianya masih belasan tahun, tapi porsi latihannya sudah seperti atlet nasional,” ujar Anderiy dengan nada kagum.

Ia berharap pembinaan yang terarah di sekolah ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Apalagi menjelang Porprov Paser akhir tahun ini, para atlet tersebut tengah dipersiapkan untuk membela daerah masing-masing.

Namun demikian, dari hasil dialog tersebut Anderiy mengakui masih ada keluhan soal fasilitas latihan, khususnya lapangan tolak peluru yang kondisinya perlu pembenahan.

“Setelah saya tanya, untuk membiayai perbaikan lapangannya butuh dana sekitar Rp35 miliar. Ini bukan angka yang kecil,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini lapangan tolak peluru yang memadai di Kaltim hanya tersedia di Kabupaten Berau. KONI Kaltim pun telah menjajaki opsi tersebut, dan pelatih serta atlet menyatakan kesiapannya untuk berlatih di sana.

“Jadi skemanya, satu tahun sebelum PON 2028, kita akan kirim atlet tolak peluru ini untuk latihan intensif di Berau. Sebab atlet ini punya potensi besar untuk meraih emas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SKOI Kaltim Abdul Afif menyampaikan bahwa kunjungan Ketua KONI tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus berkembang, sekaligus mendorong Pemprov dan KONI Kaltim agar lebih memperhatikan pengembangan olahraga di Kalimantan Timur.

“Karena memang SKOI ini merupakan gudang atlet penyumbang PON bagi Kaltim. Jadi hal ini perlu lebih disupport agar terus berkembang,” pungkasnya. (ain)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb