TAGUPP Belum Bisa Tidur Tenang

July 10, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SIAPA bilang anggota Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kaltim sudah bisa tidur tenang. Bisa lancar terima honor mulai 20 sampai 45 juta rupiah per bulan. Memang warga net tak banyak lagi menyoal. Tapi itu tak berarti tak ada serangan lagi. Sekarang TAGUPP lagi digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda.

Pihak yang menggugat adalah sejumlah advokat publik Kaltim yang dikomandani Dyah Lestari Wahyuningtyas. Dyah dikenal sebagai advokat publik dan pengacara profesional di Samarinda, yang aktif dalam melakukan pembelaan hukum, pendampingan warga serta mengawal isu-isu tata negara di tingkat daerah.

Tim advokat Kaltim di depan gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda setelah mengikuti jalannya sidang gugatan mereka terhadap SK TAGUPP Kaltim

Sedang yang digugat adalah Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud karena telah mengeluarkan SK Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.9/2026 tentang Pembentukan Tim Ahli Gubernur (TAGUPP) tertanggal 19 Februari 2026. Meski dikeluarkan bulan Februari tapi SK tersebut berlaku surut sejak Januari.

Dalam SK tersebut tercantum 47 orang. Sebagai ketua Irianto Lambrie, mantan Gubernur Kaltara yang memimpin Tim Sukses Rudy Mas’ud-Seno Aji. Irianto juga dapat jabatan lain. Dia juga dipercaya Gubernur Rudy Mas’ud sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kaltim.

Di posisi Dewan Penasihat TAGUPP ada nama tokoh terkenal yaitu Bambang Widjojanto, mantan petinggi KPK dan Irfan Wahid, praktisi komunikasi politik, yang juga Komisaris Telkomsel. Selain itu ada nama yang sangat menarik perhatian yaitu Hijrah Mas’ud, adik kandung Gubernur yang dipercaya menjadi wakil ketua. Ada juga nama Sudarno, tim komunikasi TAGUPP yang banyak disorot dan digunjing netizen.

Gugatan para advokat publik itu sudah didaftarkan sejak 11 Juni lalu dan mulai disidangkan 18 Juni. Saat ini sudah memasuki masa sidang ke-3 yang berlangsung pada Kamis (2/7) lalu. Gubernur menunjuk Soleh Abidin dari Biro Hukum Pemprov Kaltim mewakili dirinya.

Pihak advokat menuntut SK tersebut dibatalkan dan TAGUPP dibubarkan. Karena SK No 100.3.3.1 itu mengandung sejumlah persoalan hukum, mulai dasar pembentukan tim yang tidak tepat, pemberlakuan keputusan yang berlaku surut, kompetensi anggota tim yang diragukan, tumpang tindih kewenangan, adanya konflik kepentingan hingga penggunaan anggaran daerah (APBD) yang begitu besar.

Para advokat mencatat ada 15 anggota TAGUPP berdomisili di luar Kaltim. Ada yang double penerimaan, karena juga terima honor dari APBN. Ada 14 anggota TAGUPP tidak dicantumkan apa ada gelarnya padahal mereka tim ahli. Di situ juga terdapat 13 anggota Tim sukses Rudy-Seno.

Melalui APBD 2026, Gubernur Rudy Mas’ud sangat bermurah hati. Dia menyetujui pemberian anggaran sebesar Rp10,78 miliar untuk TAGUPP Kaltim. Anggaran sebesar itu terdiri Rp8,34 miliar untuk pembayaran honor atau uang kehormatan serta Rp2,44 miliar untuk perjalanan dinas. Enak kan?

“Dalam surat gugatan, kami juga minta agar honorium yang sudah diterima tim anggota TAGUPP segera dikembalikan kepada negara,” kata Dyah Lestari.

HIJRAH BELUM DICABUT

Menurut Dyah Lestari, selama persidangan berlangsung banyak hal menarik dan aneh terjadi. Misalnya, tanpa diduga datang Agus Amri dan Ivan Sihombing yang bermaksud hadir sebagai pihak ketiga atau intervensi. Mereka dikenal sebagai pengacara. Agus juga masuk dalam anggota TAGUPP Kaltim.

Ketika majelis hakim mempertanyakan legalitas atau legal standing pihak intervensi, Agus Amri awalnya menyatakan hadir membawa surat dari Ketua TAGUPP dan mewakili “sekumpulan orang.” Tapi belakangan dia mengatakan hanya mewakili diri sendiri, bukan mewakili institusi TAGUPP setelah diburu berbagai pertanyaan dan persyaratan oleh majelis hakim.

Juga dipandang aneh oleh penggugat ketika Soleh Abidin mengatakan pihaknya hanya mewakili 19 anggota TAGUPP. “Setahu saya anggota TAGUPP berjumlah 47 orang terdiri 43 anggota dan 4 staf pendukung. Mengapa tiba-tiba hanya mewakili 19 orang, apa mewakili hanya satu bidang,” tanya Dyah Lestari.

Berkaitan masalah ini, majelis hakim memerintahkan panitera memanggil seluruh anggota TAGUPP untuk dihadirkan di persidangan. Tapi sejauh ini banyak anggota TAGUPP tidak hadir tanpa alasan. “Sangat kita sayangkan, padahal keterangan mereka sangat penting dalam perkara ini,” kata Dyah Lestari.

Soleh Abidin juga menyatakan bahwa SK Gubernur tentang TAGUPP belum pernah direvisi. Itu artinya nama Hijrah Mas’ud masih tercantum sebagai wakil ketua. Soal status Hijrah ini dipertanyakan langsung oleh majelis hakim. Padahal dalam keterangan kepada publik beberapa waktu lalu, Rudy Mas’ud mengatakan sudah menarik adiknya dari tim tersebut.

Gubernur dalam berbagai kesempatan menjelaskan bahwa pembentuan Tim Ahli Gubernur merupakan strategi investasi kebijakan, bukan menjadi beban anggaran. Tim dibentuk untuk memberikan masukan strategis agar kebijakan yang dijalankannya tepat sasaran dan benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim.

Sementara Dyah Lestari menegaskan, dia bersama para advokat lainnya mengajukan gugatan ini bukan untuk kepentingan pribadi atau bermuatan kepentingan politik. “Ini murni masalah hukum. Yang kami persoalkan adalah undang-undang dan tata kelola pemerintahan yang benar,” tandasnya.

Banyak warga yang memuji langkah hukum yang dilakukan Dyah Lestari bersama para advokat lainnya. “Kita sangat mengapresiasi, mudah-mudahan majelis hakim tidak masuk angin. Gugatan dikabulkan dan menjadi pelajaran penting bagi Gubernur Rudy Mas’ud,” kata Samsuri, warga Teluk Lerong Samarinda.(*)

PT Astra International Tbk Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026

July 10, 2026 by  
Filed under Hukum & Kriminal

Environmental Content Creator Jerhemy Owen (kedua kanan), Head of Brand Communications Astra Yudha Prasetya (kedua kiri), dan Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat, Ritno Kurniawan (kanan) berbagi inspirasi pada sesi “Terhubung Dalam Aksi” yang menjadi bagian dari Young On Top National Conference (YOTNC) 2026, di Jakarta, pada Sabtu (4/7).

Vivaborneo.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiator perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2026.

Mengusung semangat “Terhubung Dalam Aksi”, Astra mengajak para inisiator perubahan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi untuk memperluas dampak inisiatif yang telah mereka bangun.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Astra bersama Young On Top National Conference (YOTNC) 2026 melalui sesi berbagi inspirasi hari ini (4/7) yang menghadirkan Environmental Content Creator Jerhemy Owen, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat, Ritno Kurniawan, serta Head of Brand Communications Astra Yudha Prasetya.

Ketiganya berbagi pengalaman mengenai bagaimana kepedulian terhadap berbagai persoalan dapat berkembang menjadi aksi nyata melalui kolaborasi, konsistensi, dan keberanian untuk memulai.

“Kami percaya masih banyak anak muda Indonesia yang telah memulai berbagai inisiatif dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Melalui SATU Indonesia Awards, Astra ingin menemukan para inisiator perubahan tersebut, memberikan apresiasi, sekaligus membantu memperluas dampak yang telah mereka bangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat. Young On Top National Conference menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kami dengan generasi muda yang memiliki semangat tersebut,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Ritno Kurniawan, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 yang kini menjadi Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat.

Berawal dari kepeduliannya terhadap tingginya ketergantungan masyarakat pada aktivitas penebangan kayu, Ritno bersama masyarakat mengembangkan potensi ekowisata desa. Melalui kolaborasi bersama Astra, kini lebih dari 100 masyarakat terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata, termasuk 45 pemandu arung jeram, yang menjadi sumber penghidupan baru sekaligus mendorong pelestarian lingkungan.

“Awalnya kami hanya ingin mengajak masyarakat melihat bahwa hutan bisa dijaga sekaligus memberikan penghidupan. Tidak pernah terpikir bahwa gerakan yang dimulai dari desa ini kini mampu melibatkan lebih dari 100 masyarakat dalam pengelolaan wisata. Dukungan melalui SATU Indonesia Awards dan kolaborasi bersama Astra memberikan kesempatan bagi kami untuk terus mengembangkan inisiatif ini agar manfaatnya semakin luas,” ujar Ritno Kurniawan.

Sementara itu, Jerhemy Owen berbagi pandangannya mengenai pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai aksi dari lingkungan terdekat dan menjaga konsistensi agar inisiatif yang dibangun dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Diskusi ini sekaligus mengajak peserta melihat bahwa setiap perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara nyata.

Melalui partisipasinya di Young On Top National Conference 2026, 17th SATU Indonesia Awards mengajak lebih banyak anak muda yang telah menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi untuk mengikuti program ini dan memperluas dampak yang telah mereka bangun.

Para penerima apresiasi 17th SATU Indonesia Awards 2026 berhak memperoleh dana bantuan kegiatan sebesar Rp65 juta, pembinaan kegiatan, serta kesempatan berkolaborasi bersama Desa Sejahtera Astra sehingga inisiatif yang telah dijalankan dapat berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak masyarakat.

Pendaftaran 17th SATU Indonesia Awards 2026 masih dibuka hingga 28 Juli 2026. Anak muda Indonesia yang telah menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi dapat mendaftarkan diri melalui situs resmi www.satu-indonesia.com.

Semangat Astra dalam berkolaborasi bersama anak bangsa untuk hari ini dan masa depan Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.(vb/yul/rls/adv)

 

 

BAZNAS Diminta Perkuat Tata Kelola Zakat di Kubar

July 9, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menegaskan zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel serta sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan perundang-undangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin melalui Asisten 2 Sekkab Ali Sadikin, pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pengelolaan Zakat oleh BAZNAS Kaltim, di Ruang Rapat Diklat Lantai 3, Kantor Bupati Kubar, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri, Kepala Dinsosl Adolfus Edhardus Pontus, Kabag Kesrasos Suwila Erpina, perwakilan Bappedalitbang, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kaltim Miswan Thahadi, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kaltim Abdurrahman AR, serta jajaran BAZNAS Kubar yakni Wakil Ketua 1 Syaprudin Kusasih, Wakil Ketua 2 Amirin dan Wakil Ketua 3 Sukawi.

Ali Sadikin mengatakan, Pemkab Kubar menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut karena bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan menjadi ruang pembinaan, pembelajaran, sekaligus evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja BAZNAS.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola zakat sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,”ujarnya.

Pemkab juga meminta BAZNAS Kubar terus berinovasi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak dan sedekah (ZIS), baik dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), sektor swasta, maupun masyarakat umum. Di sisi lain, penyaluran dana tersebut harus tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat.

Selain itu, Ali menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance melalui perbaikan administrasi, pelaporan keuangan, dan peningkatan efisiensi program kerja.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan aset terbesar yang harus dijaga BAZNAS.

Ia juga mengingatkan agar seluruh program BAZNAS berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat jaring pengaman sosial, menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap seluruh pengurus BAZNAS Kubar mengikuti proses evaluasi ini secara terbuka. Sampaikan seluruh data dan kendala yang dihadapi agar menjadi bahan perbaikan ke depan, khususnya dalam penyusunan laporan tahun 2026,”katanya.

Ali turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim atas pendampingan yang selama ini diberikan kepada Kabupaten Kubar. Ia berharap sinergi tersebut semakin memperkuat tata kelola zakat di daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kaltim Abdurrahman AR menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan zakat sebagai kewajiban umat Islam, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, dana zakat diperuntukkan bagi mustahik sesuai ketentuan syariat. Sedangkan dana infak, sedekah, dana sosial keagamaan lainnya (DSKL), hingga dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga non-Muslim.

Ia mencontohkan pelaksanaan khitanan massal di Kubar yang diikuti sekitar 100 anak, di mana sekitar 10 peserta berasal dari kalangan non-Muslim. Program tersebut menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dan semangat persaudaraan tetap menjadi landasan dalam berbagai kegiatan sosial BAZNAS.

Abdurrahman juga mendorong penguatan koordinasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah, terutama dalam mengoptimalkan potensi dana CSR perusahaan. Menurutnya, Kubar memiliki banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang berpotensi besar mendukung berbagai program sosial.

Karena itu, BAZNAS berharap Pemkab Kubar dapat memfasilitasi komunikasi dengan dunia usaha melalui forum CSR maupun pertemuan bersama perusahaan sehingga penghimpunan dana sosial dapat semakin optimal.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai indikator untuk mengukur kinerja BAZNAS di setiap daerah, mulai dari aspek tata kelola, penghimpunan, pendistribusian hingga pendayagunaan dana zakat.

“Dana yang dihimpun BAZNAS tidak boleh mengendap. Dana tersebut harus segera disalurkan kepada masyarakat yang berhak melalui berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi,”tegasnya.

Abdurrahman mengajak seluruh pengurus BAZNAS Kutai Barat untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha agar potensi zakat, infak, sedekah serta CSR dapat dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan di Kubar. (yan/adv/diskominfo)

Pelajar Samarinda Jadi Satu-satunya Wakil Asia Tenggara pada Final Hippo English Olympiad 2026 di Italia

July 9, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Pelajar asal Samarinda, Daevin Halbert Lius, akan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional setelah menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang lolos ke Global Round Hippo English Language Olympiad 2026 di Italia.

Remaja kelahiran Samarinda, 11 September 2013, itu memastikan tiket ke babak final dunia setelah meraih juara pertama tingkat Asia Tenggara pada Hippo English Contest yang digelar di Phuket, Thailand. Sesuai ketentuan kompetisi, hanya peraih juara pertama yang berhak melaju ke babak final dunia.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian terbaru Daevin, yang hingga kini telah mengoleksi hampir 100 penghargaan dari berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional di bidang matematika, bahasa Inggris, sains, jurnalistik, bahasa Mandarin, piano, hingga debat bahasa Inggris.

Saat ditemui bersama kedua orang tuanya di kawasan Jalan Pelita, Samarinda, Rabu (8/7/2026), Daevin mengaku awalnya tidak pernah membayangkan bahwa kegemarannya mengikuti berbagai perlombaan akan membawanya hingga ke tingkat dunia.

“Lomba sudah menjadi hobi saya. Sekarang saya sendiri yang minta didaftarkan kalau ada lomba,” ujar murid SMP Cita Hati Christian School Samarinda ini.

Perjalanan prestasi Daevin dimulai sejak duduk di kelas IV sekolah dasar ketika mengikuti program matematika internasional yang saat itu masih dilaksanakan secara daring pada masa pandemi Covid-19.

Sejak kelas V SD, ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi atas keinginannya sendiri. Ketertarikannya pun tidak hanya pada matematika, tetapi juga berkembang ke berbagai bidang lain.

“Dulu saya lebih suka matematika, sekarang lebih suka bahasa Inggris,” katanya.

Selain akan tampil pada final dunia di Italia, Daevin juga dijadwalkan mengikuti kompetisi debat bahasa Inggris tingkat dunia di Bangkok bersama tim Indonesia yang beranggotakan tiga peserta.

Untuk mempersiapkan diri, ia rutin belajar bersama mentor matematika dan mengikuti pembelajaran bahasa Inggris naik tatap muka maupun secara daring.

Sebelum menembus final dunia, Daevin telah mengikuti berbagai kompetisi internasional di sejumlah negara. Ia pernah meraih Diamond Award di Singapura sebagai salah satu peserta terbaik Asia Tenggara, mengikuti kompetisi matematika internasional di Shenzhen, Tiongkok, serta meraih prestasi pada ajang jurnalistik internasional di Bangkok.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, kedua orang tuanya, Welly Lius dan Melinda Tandrin, menjadi sosok yang paling banyak memberikan dukungan.

Sebagian besar perjalanan kompetisi Daevin dipersiapkan secara mandiri oleh keluarga, mulai dari mencari informasi perlombaan, proses pendaftaran, mencarikan mentor, hingga mendampinginya mengikuti kompetisi di berbagai negara dengan biaya sendiri.

“Kami hanya ingin memberikan kesempatan terbaik agar potensi Daevin terus berkembang. Soal hasil, kami percaya itu akan mengikuti prosesnya,” ujar Melinda.

Menurutnya, keluarga tidak pernah membebani Daevin dengan target tertentu, termasuk soal cita-cita. Yang terpenting adalah memberikan ruang bagi putranya untuk terus belajar dan mengeksplorasi kemampuannya.

Ke depan, keluarga berharap Daevin dapat melanjutkan pendidikan di luar Kalimantan Timur, bahkan bila memungkinkan di luar negeri, agar memperoleh pengalaman dan lingkungan belajar yang lebih luas.

Meski telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat internasional, Daevin mengaku masih menikmati masa remajanya seperti anak-anak seusianya. Ia gemar bermain basket dan Minecraft ketika memiliki waktu luang.

Keberhasilan Daevin menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara pada final Hippo English Language Olympiad 2026 di Italia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Samarinda sekaligus menunjukkan bahwa prestasi dunia dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga yang konsisten. (esf)

Anak Asuh UPTD PSAAH Diajak Wisata Pendidikan di Istana Bunga Jembayan

July 9, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

LOAKULU – UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Harapan (PSAAH) Dinas Sosial Provinsi Kaltim menggelar outbond dan family gathering bersama 100 anak asuh binaannya, di Istana Bunga Jembayan, Loakulu, Kamis (9/7/2026).

Dikatakan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak kegiatan menjadi momen mengembalikan semangat kembali memasuki kehidupan berasrama dalam panti dan semangat bersiap menjalankan belajar di sekolah dengan baik.

“Ada makna membangun semangat kebersamaan untuk mencapai tujuan dari kegiatan ini setelah kembali dari berlibur pulang ke rumah keluarga,” katanya.

Dia berharap kebiasaan yang ditanamkan di panti tidak hilang selepas pulang libur sekolah karena kebiasaan lamanya kembali.

“Ada tujuan mulia tinggal dalam panti yakni pembinaan iman dan taqwa dan semangat belajar. Termasuk semangat kebersamaan sesama penghuni panti,” sebutnya.

Kebersamaan ini, kata dia tidak dimiliki mereka yang tidak tinggal di asrama dalam panti. Sebab kecenderungan yang di luar lebih individual karena jarang ada permainan bersama dan semangat sosial seperti berempati dan tolong menolong.

“Manfaatkan momen ini. Semua harus bahagia bersemangat penuh kebersamaan. Dan juga ajang saling mengenal bagi anak asuhan baru di panti,” serunya.

Pada kesempatan itu Andi Ishak mengapresiasi semangat anak-anak yang tetap mau kembali ke panti setelah pulang ke rumah keluarga.

Ini menunjukkan mereka memiliki keinginan menjadi lebih baik. “Terpenting dalam hidup dan kehidupan ada aturan, norma, kebiasaan agar hidup lebih teratur dan tertib. Ini yang ditanamkan di dalam panti,” katanya.

Sementara Kepala UPTD PSAAH Achmad Rasyidi menyebut kegiatan dalam rangka mengisi waktu penghujung masa libur sekolah untuk berwisata pendidikan.

“Kita berharap setelah ini anak-anak bahagia dan kembali semangat saat kembali ke sekolah,” ujar PLT Achmad Rasyidi.

Menurutnya rekreasi dan pengembangan bakat merupakan bagian kebutuhan dasar yang masuk pelayanan minimal dalam panti sosial anak harapan.

Sebagai fasilitas untuk menyalurkan minat dan bakat anak melalui kegiatan olahraga, kesenian, maupun ruang bermain guna mendukung tumbuh kembang anak secara wajar dan bahagia.

“Ada beberapa kebutuhan dasar yang menjadi pelayanan minimal dalam panti, yakni penghidupan layak seperti sandang dan papan, maupun pangan, kemudian pelayanan pendidikan, kesehatan dan perawatan, serta bimbingan mental, spiritual, dan sosial (Psikososial),” sebutnya.

Ketua Panitia Fauzi Rahman menambahkan, tujuan kegiatan selain silaturahmi juga untuk mengenal lingkungan, karena banyak anak-anak yang belum pernah mengetahui ada Istana Bunga Jembayan.

Sedangkan agenda game yang dilaksanakan tidak lain untuk melatih anak-anak memecahkan masalah dalam mencapai tujuan bersama dan melatih kemandirian.

“Anak-anak meruapakan harapan bangsa ke depan. Mudahan anak-anak bisa membuktikan mereka generasi emas ke depan,” harapnya.

Family gathering diisi berbagai lomba ketangkasan yang dapat membangun kekompakan kelompok dan ditutup acara bebas dan hiburan. Nampak hadir Kepala UPTD PSAAH Dinsos Kaltim Indra Isnaini sebelumnya yang telah memasuki masa purna tugas.

« Previous PageNext Page »

  • vb