Pendidikan Berbasis Teknologi Dinilai Perlu Evaluasi Dampak Sosial

May 22, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

Share this news

Anhar

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda, Anhar, mengingatkan agar transformasi digital di dunia pendidikan tidak menghilangkan nilai-nilai dasar interaksi manusia dalam proses belajar mengajar.

Menurutnya, penggunaan teknologi secara berlebihan justru dapat membuat siswa kehilangan kemampuan berpikir mendalam serta mengurangi interaksi sosial.

“Teknologi memang membantu, tetapi jangan sampai membuat manusia kehilangan interaksi dan kebiasaan berpikir secara mendalam,” ujarnya, Kamis (21/5/26).

Dirinya mencontohkan sejumlah negara maju seperti Denmark, Cina, Jepang, dan Australia yang mulai membatasi penggunaan perangkat digital dalam ruang belajar dan kembali menghidupkan penggunaan buku cetak.

Ia menyebut langkah tersebut menjadi bentuk evaluasi terhadap dampak penggunaan teknologi yang terlalu dominan di dunia pendidikan.

“Beberapa negara sekarang mulai kembali menggunakan buku di sekolah karena mereka melihat ada sisi pembelajaran yang tidak bisa digantikan oleh layar digital,” katanya.

Menurutnya, membaca buku secara langsung dinilai mampu membangun konsentrasi dan pemahaman lebih baik dibandingkan membaca melalui layar digital yang cenderung membuat seseorang cepat terdistraksi.

Ia juga menilai teknologi tidak boleh menghilangkan hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan interaksi secara langsung.

“Kalau semuanya digantikan teknologi, maka hubungan manusiawi perlahan akan hilang. Padahal interaksi sosial itu penting dalam kehidupan,” ucapnya. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb