Kabupaten Berau Mengawal Gizi dan Koperasi

June 7, 2026 by  
Filed under Berau

Share this news

TANJUNG REDEB – Angin sepoi Kabupaten Berau hari itu sebenarnya membawa atmosfer yang santai. Di salah satu sudut ruangan, Wakil Bupati Berau, Gamalis, duduk berhadapan dengan Komandan Pusat Penerbangan TNI AD, Mayjen TNI Moch. Masrukin. Obrolan ringan mengawali pertemuan. Namun, bagi dua tokoh ini, urusan kesejahteraan rakyat bukan hal yang bisa dikesampingkan, bahkan dalam suasana paling rileks sekalipun.

Perbincangan hangat itu perlahan bermutasi menjadi sebuah pengarahan penting. Garis wajah sang Jenderal bintang dua berubah serius saat menyinggung dua hajat besar yang sedang bergulir di Bumi Batiwakkal, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bagi Mayjen Masrukin, secanggih dan sekokoh apa pun program yang dikirim dari pusat Jakarta, semua taruhannya ada di daerah. Kuncinya hanya satu, Forkopimda harus seirama.

“Kekompakan para pemangku kepentingan akan berdampak langsung terhadap situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Mayjen Masrukin, memecah keheningan ruang pertemuan.

Pesan itu menancap kuat. Sang Jenderal mengingatkan jika keamanan daerah goyah dan ego kelembagaan pecah, maka program sebagus apa pun akan berantakan di tengah jalan. KDMP yang digadang-gadang mampu mengerek ekonomi desa, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengincar penurunan angka stunting, butuh tanah yang subur bernama kondusivitas.

Wabup Gamalis tertegun, lalu mengangguk takzim. Baginya, ucapan Danpuspenerbad bukan sekadar basa-basi pejabat berkunjung, melainkan sebuah sentilan keras yang sarat makna.

“Pesan beliau sederhana tetapi sangat penting, yaitu menjaga kekompakan dan kondusivitas internal Forkopimda. Ketika semua unsur pemerintah dan aparat berjalan seirama, maka masyarakat juga akan merasakan ketenangan dan keamanan,” ujar Gamalis dengan nada optimis, Jumat (5/6/2026).

Bagi Berau, menjaga stabilitas bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak. Gamalis menyadari betul, tanpa adanya jaminan keamanan, jangankan menjalankan program nasional, investor pun akan berpikir dua kali untuk menanamkan modalnya di Berau.

“Tanpa situasi yang kondusif, pelaksanaan program pemerintah maupun investasi yang masuk ke daerah akan sulit berkembang secara optimal,” tambah Gamalis.

Isu sensitif seperti tapal batas wilayah sempat mengapung ke permukaan. Meski masalah ini sedang bergulir tenang di jalurnya sesuai mekanisme yang ada, kehadiran Mayjen Masrukin di Berau membawa pesan tersirat yang menenangkan, TNI AD selalu ada di garda terdepan untuk mengawal setiap jengkal perbatasan.

Bagi Gamalis, kunjungan ini adalah suntikan moral yang luar biasa bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Berau. TNI terbukti tidak hanya berdiri kaku di garis perbatasan dengan senjata laras panjang, tetapi juga hadir memastikan roda pembangunan dan ekonomi di Berau berputar tanpa hambatan.

Pertemuan pun berakhir, meninggalkan komitmen yang semakin menebal. Harapan besar kini digantungkan pada sinergi antara Pemkab Berau dan TNI. Sebuah harmoni yang dinanti, agar Bumi Batiwakkal tetap aman, tertib, dan pembangunannya melesat tanpa ragu. (Dy/Ok/ADV)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb