Keindahan Wisata Harus Diimbangi Keamanan

June 10, 2026 by  
Filed under Berau

Share this news

‎‎TANJUNG REDEB – Euforia penyelenggaraan Maratua Music Festival 2026 yang diperkirakan akan mendatangkan ribuan wisatawan ke Pulau Maratua. Ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Berau untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan sektor pariwisata. Di balik gencarnya promosi destinasi, aspek keamanan dan kenyamananwisatawan masih menjadi perhatian serius.

‎Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti masih terbatasnya jumlah petugas penjaga pantai atau  lifeguard di sejumlah kawasan wisata unggulan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Berau.

‎“Ketika jumlah wisatawan terus bertambah, maka kesiapan sumber daya pendukung juga harus ditingkatkan. Keselamatan pengunjung tidak boleh dipandang sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian utama dalam pengelolaan destinasi wisata,” ujar Gamalis, Senin (8/6/2026).

‎Ia menjelaskan, Berau saat ini tengah mengalami transformasi ekonomi yang cukup signifikan. Jika sebelumnya sektor pertambangan menjadi tulang punggung perekonomian daerah, kini pemerintah mendorong sektor pariwisata dan perikanan sebagai sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

‎“Kita mengalami perubahan yang cukup cepat. Ketika sektor tambang mengalami perubahan akibat berbagai regulasi, maka pariwisata dan perikanan harus menjadi sektor yang diperkuat,” katanya.

‎Namun, pesatnya perkembangan sektor wisata dinilai belum sepenuhnya diikuti dengan kesiapan fasilitas pendukung. Selain minimnya lifeguard, sejumlah kebutuhan lain seperti jaringan telekomunikasi, sarana pelayanan wisata, hingga fasilitas keselamatan masih memerlukan perhatian lebih.

‎Menurut Gamalis, hal tersebut menjadi krusial mengingat sebagian besar destinasi unggulan Berau berbasis wisata bahari yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibanding destinasi daratan. Kehadiran petugas keselamatan yang siaga di kawasan pantai dan perairan dinilai sangat penting untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

‎“Keamanan dan kenyamanan wisatawan akan menentukan kepercayaan mereka terhadap destinasi yang kita tawarkan. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

‎Pemerintah Kabupaten Berau, lanjut Gamalis, telah memasukkan penguatan layanan keselamatan wisata ke dalam agenda evaluasi daerah. Beberapa langkah yang direncanakan meliputi penambahan tenaga lifeguard, peningkatan kompetensi petugas, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung keselamatan di kawasan wisata unggulan.

‎“Kita akan lakukan perbaikan secara bertahap. Ini menjadi evaluasi penting agar sektor pariwisata dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” ujarnya.

‎Maratua Music Festival yang akan segera digelar tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi wisata, tetapi juga menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa keberhasilan sebuah destinasi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam.

‎Di tengah meningkatnya eksposur Berau sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional dan internasional, jaminan keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan promosi destinasi. Sebab, wisata yang maju bukan hanya tentang banyaknya pengunjung yang datang, tetapi juga tentang bagaimana setiap wisatawan dapat pulang dengan rasa aman dan pengalaman yang berkesan.(Dy/Ok/ADV)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb