Laut Menyumbang Oksigen dan Sumber Ekonomi

July 2, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

KUTAI KARTANEGARA – Laut, sebagai anugerah bagi kehidupan manusia dan makhluk Tuhan lainnya, tidak hanya memiliki nilai ekonomi. Laut juga berperan sebagai sumber oksigen yang kita hirup setiap detik.

Penghasil oksigen terbanyak di Bumi justru berasal dari laut, yang dihasilkan oleh mikroorganisme kecil bernama fitoplankton. Mengutip akun resmi media sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), fitoplankton disebutkan menyumbang sekitar 85 persen oksigen yang ada di Bumi.

Laut Indonesia memiliki sekitar 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 jenis biota yang hidup di terumbu karang.

“Sebenarnya kita bisa bernapas berkat keberadaan laut. Laut tidak hanya memanjakan mata dengan keindahannya, tetapi juga memberi oksigen untuk kehidupan. Oksigen yang kita hirup setiap hari sebagian besar berasal dari laut,” ujar Mansur, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas/Pokmaswas) Bina Lestari Pangempang Desa Tanjung  Limau seraya memandang hamparan laut yang terbentang luas di hadapannya, Minggu (30/6/2026)

Bagi Mansur, memancing di lepas pantai Pangempang, Tanjung Limau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sangat menyenangkan.  Setidaknya ada tujuh potensi yang dapat menjadi sumber pendapatan dari kekayaan laut Indonesia, khususnya dari keanekaragaman hayatinya. Potensi tersebut yaitu perikanan tangkap, bioteknologi dan biofarmakologi, pemanfaatan garam, sumber daya mineral dan pertambangan, energi kelautan, jasa pariwisata serta jasa transportasi

Bagi penghobi memancing, sebenarnya telah memanfaatkan tiga dari potensi ekonomi tersebut, yaitu penangkapan ikan, jasa transportasi, dan jasa pariwisata. Sebagian besar penghobi memancing merasa sangat senang, bangga, dan puas ketika berhasil mendapatkan ikan. Rasa bahagia itu mampu menutupi rasa lelah dan biaya yang telah dikeluarkan untuk melakukan perjalanan memancing tersebut. (misman)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb