Tokoh Agama Kutai Barat Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Kedamaian

July 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

‎‎KUTAI BARAT – Tokoh Agama Kristen Kutai Barat, Pdt. Yohanes Traksin, mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat semangat toleransi antar umat beragama menjelang kegiatan keagamaan yang menghadirkan penceramah Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat.

Yohanes menegaskan tidak perlu ada aksi penolakan terhadap pihak mana pun. Menurutnya, masyarakat perlu menunjukkan sikap saling menghormati dan menjadi tuan rumah yang baik bagi setiap tamu yang datang.

‎“Tidak perlu ada aksi penolakan terhadap siapa pun. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah tuan rumah yang baik. Jangan menabur benih kebencian kepada kelompok mana pun agar kita tidak menuai buah yang sama di kemudian hari,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

‎‎‎Ia menilai upaya menjaga kerukunan lebih penting dibanding melakukan tindakan yang berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat. Karena itu, Yohanes mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan kegiatan-kegiatan positif yang dapat mempererat persaudaraan.

‎‎“Lebih baik kita mengadakan gerakan doa bersama lintas agama daripada melakukan hal-hal yang justru dapat menciptakan kondisi yang tidak kondusif di Kutai Barat,” katanya.

‎‎Selain menyampaikan imbauan kepada masyarakat, Yohanes juga meminta panitia pelaksana kegiatan bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan tidak menyinggung kelompok tertentu.

‎‎Ia berharap materi ceramah yang disampaikan tetap menjaga semangat persaudaraan serta menghormati keberagaman yang ada di Kutai Barat.

‎‎“Saran saya kepada panitia pelaksana agar memastikan ceramah yang disampaikan nanti tidak menyinggung pemeluk agama lain maupun kelompok tertentu. Mohon panitia berkomitmen penuh untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tegasnya.

‎‎Terkait aspek keamanan, Yohanes juga meminta aparat TNI dan Polri terus bersinergi dalam mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan menjaga situasi tetap aman selama kegiatan berlangsung.

‎‎“Kepada TNI dan Polri, saya harapkan dapat menjaga kondusivitas daerah. Segala potensi kerawanan hendaknya diantisipasi sejak dini. Dengan demikian, nilai-nilai toleransi antarumat beragama di daerah kita tetap terjaga dengan baik dan harmonis,” tutupnya.*


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb