Pesona Bekudung Betiung Bersiap Guncang Panggung Nasional

July 4, 2026 by  
Filed under Berau

Share this news

Tanjung Redeb – Riuh rendah musik tradisional dan sakralnya prosesi adat Dayak Ga’ai menggema di Balai Adat (Rumah Sunta), Kecamatan Sambaliung, Selasa (30/6/2026).

Festival Adat Bekudung Betiung bukan lagi sekadar pesta rakyat tahunan di Kampung Tumbit Dayak. Bertepatan dengan HUT ke-263 kampung tersebut, festival ini resmi dicanangkan untuk naik kelas menjadi magnet wisata nasional melalui Kharisma Event Nusantara (KEN).

Langkah besar ini mendapat dukungan penuh dari jajaran petinggi daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir langsung dan disambut dengan prosesi adat yang sarat makna sebuah simbol kuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur.

Potensi besar Bekudung Betiung diakui langsung oleh Kepala Adat Suku Dayak Ga’ai Kampung Tumbit Dayak, Muksin. Menurutnya, festival ini sudah saatnya dinikmati oleh audiens yang lebih luas, bukan hanya warga lokal.

“Ini bukan hanya kebanggaan Kampung Tumbit Dayak, tetapi juga Kabupaten Berau. Dukungan pemerintah sangat kami butuhkan agar festival ini memenuhi syarat masuk dalam KEN,” tegas Muksin optimis.

Senada dengan Muksin, Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, menaruh harapan agar perhatian pemerintah tidak berhenti pada ceremonial budaya saja. Ia bermimpi adanya pembangunan yang holistik di desanya. Infrastruktur pendukung destinasi budaya. Penguatan pertanian, perkebunan, dan pengelolaan sumber daya alam

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga pembangunan kampung dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya,” harap Ahmad.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa keberagaman suku asli di Berau termasuk Dayak adalah aset tak ternilai. Pemerintah Kabupaten Berau siap pasang badan untuk memperjuangkan festival ini ke tingkat nasional.

“Festival ini memiliki nilai budaya yang tinggi. Kami berharap pemerintah provinsi dapat bersama-sama memperjuangkan agar Bekudung Betiung masuk dalam Kharisma Event Nusantara,” ujar Gamalis.

Gayung bersambut, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, melemparkan apresiasi tinggi kepada masyarakat Tumbit Dayak yang kokoh menjaga tradisi di tengah gempuran zaman modern. Namun, Seno juga mengingatkan satu poin krusial: Stabilitas Daerah.

Menurut Seno, untuk membangun pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan, kenyamanan investasi adalah kuncinya.

“Bila daerah aman dan kondusif, investasi akan tumbuh. Dampaknya bukan hanya bagi ekonomi, tetapi juga bisa mendukung pelestarian budaya melalui berbagai program kemitraan,” pungkas Seno Aji menutup festival dengan optimisme baru.

Dengan sinergi kuat antara adat, pemerintah, dan sektor swasta, Bekudung Betiung kini bersiap melangkah dari pedalaman Berau menuju pentas budaya nasional. Bersiaplah menyaksikan keajaiban Dayak Ga’ai yang akan memikat dunia. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb