DPRD Samarinda Soroti Dampak Pemadaman Listrik terhadap Aktivitas Ekonomi Warga

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

Share this news

SAMARINDA – Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda mendapat sorotan DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk operasional pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada pasokan listrik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pihaknya semula menduga pemadaman terjadi akibat keterbatasan pasokan energi primer ke sistem kelistrikan. Namun, setelah memperoleh penjelasan dari PLN, diketahui gangguan berasal dari kendala teknis pada salah satu unit pembangkit.

“Kami awalnya mengira persoalannya ada pada pasokan energi seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah. Setelah mendapat penjelasan, ternyata penyebabnya adalah gangguan teknis di pembangkit,” kata Abdul Rohim, Minggu (5/7/26).

Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tetap perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Menurutnya, apabila permasalahan berkaitan dengan sistem pembangkit maupun pasokan energi nasional, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang terbatas agar melakukan intervensi teknis. Karena itu, penyelesaian harus dilakukan melalui koordinasi antara PLN dan pemerintah pusat.

“Kami berharap gangguan ini bisa segera ditangani karena masyarakat dan pelaku usaha sudah merasakan dampaknya. Pemulihan layanan perlu menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi tidak terus terganggu,” ujarnya.

Selain percepatan perbaikan, dirinya juga meminta PLN lebih optimal dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan. Ia menilai pemberitahuan mengenai jadwal pemadaman sebaiknya diberikan lebih awal sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

“Kalau memang harus ada pemadaman terjadwal, informasinya jangan mendadak. Akan lebih baik jika diumumkan dua atau tiga hari sebelumnya sehingga masyarakat maupun pelaku usaha bisa menyesuaikan aktivitasnya,” tuturnya.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Annisa Nabiha, memastikan pemadaman bergilir yang terjadi di Samarinda bukan disebabkan kekurangan batu bara maupun energi primer.

Ia menjelaskan, gangguan terjadi akibat kendala teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memengaruhi keandalan sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan.

“Kondisi ini sama sekali tidak berkaitan dengan pasokan batu bara ataupun energi primer karena keduanya dalam kondisi aman. Gangguan berasal dari salah satu komponen PLTGU yang saat ini sedang dalam proses penanganan,” jelas Annisa.

PLN, kini mengoptimalkan seluruh pembangkit yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan guna mempercepat normalisasi pasokan listrik kepada pelanggan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal pemadaman melalui kanal resmi PLN, termasuk saluran WhatsApp yang dikelola PLN Area Samarinda, agar memperoleh informasi yang akurat dan terkini. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb