KONI Kaltim Siap Buka Babak Baru Pembinaan Olahraga

July 7, 2026 by  
Filed under Olahraga

Share this news

SAMARINDA – Kabar baik datang untuk dunia keolahragaan Kalimantan Timur. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dipastikan akan hadir langsung ke Samarinda untuk melantik kepengurusan baru KONI Provinsi Kalimantan Timur periode 2026–2030, Sabtu (11/7/2026) mendatang.

Kepastian kehadiran orang nomor satu di KONI Pusat itu disampaikan Ketua KONI Kalimantan Timur, H Anderiy Syachrum setelah dirinya bertolak ke Jakarta dan mengantar lsurat undangan resmi ke Sekretariat KONI Pusat di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

“Beliau akan melantik kami langsung di Samarinda,” ungkap Anderiy Syachrum, dihubungi wartawan, Senin (6/7/2026)

Anderiy tak menampik kehadiran Ketua Umum KONI Pusat memiliki arti penting bagi organisasi yang dipimpinnya. Menurutnya, ini bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan bentuk perhatian pengurus pusat terhadap perkembangan olahraga di daerah, khususnya Kalimantan Timur yang tengah bersiap menyongsong sejumlah agenda besar ke depan.

“Kehadiran Pak Marciano bukan hanya soal seremonial. Ini menunjukkan bahwa KONI Pusat memberi perhatian serius kepada Kaltim, apalagi kita punya banyak agenda besar di depan mata, mulai PON Pantai, PON Bela Diri, hingga Sukan Borneo dan Kaltim menjadi tuan rumah,” tambahnya.

Sesuai rencana, prosesi pelantikan akan digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Sabtu (11/7/2026). Selain Ketua Umum KONI Pusat, acara ini juga dijadwalkan dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud beserta Wakil Gubernur Seno Aji. Kehadiran kepala daerah tersebut sekaligus menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan KONI dalam mendukung kemajuan olahraga di Benua Etam.

Pelantikan kali ini mengusung tema besar “Babak Baru Pembinaan Olahraga Kalimantan Timur”. Tema tersebut, kata Anderiy, dipilih bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin momentum pergantian kepengurusan ini benar-benar menjadi titik balik bagi pembenahan sistem pembinaan atlet di daerah, mulai dari level akar rumput hingga persiapan menuju pentas nasional.

“Kami ingin nama besar tema ini bukan sekadar slogan. Babak baru itu harus benar-benar terasa, dari cara kita membina atlet, mengelola organisasi, sampai mempersiapkan Kaltim di PON 2028 nanti,” tegasnya.

Saat ini, jajaran panitia disebut tengah memantangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis. Tak hanya soal jalannya prosesi, panitia juga menyiapkan rangkaian atraksi dari sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan Kalimantan Timur sebagai bagian dari perayaan sekaligus unjuk kesiapan menuju agenda-agenda besar mendatang.

“Akan ada atraksi dari beberapa cabor unggulan kita. Ini juga jadi ajang unjuk gigi, bahwa atlet-atlet Kaltim siap tampil dan berprestasi,” jelas Anderiy.

Dengan kepengurusan baru ini, KONI Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah program kerja strategis, salah satunya bertajuk “Efficiency for Champion”, sebagai payung besar arah pembinaan olahraga di Kalimantan Timur selama empat tahun ke depan. Program ini akan diselaraskan dengan agenda-agenda seperti PON Bela Diri 2026, dan Sukan Borneo, sebelum akhirnya bermuara pada persiapan matang menghadapi PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Di ujung perbincangan, Anderiy menitipkan harapan besar agar seluruh rangkaian acara pelantikan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga berharap, momentum ini bisa menjadi energi baru bagi seluruh insan olahraga di Kalimantan Timur untuk bangkit dan berprestasi.

“Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Dan yang terpenting, ini menjadi babak baru bagi kebangkitan olahraga Kalimantan Timur, menuju Generasi Emas PON 2028,” pungkas Anderiy Syachrum, mengakhiri perbincangan,”ungkapnya. (*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb