Bandeng Tanpa Duri Bisa Jadi Andalan

December 1, 2020 by  
Filed under Berau

TANPA DURI: Bandeng tanpa duri bisa menjadi produk andalan Berau.

TANJUNG REDEB – Produk perikanan Berau, di antaranya bandeng tanpa duri, bisa menjadi komoditas andalan daerah ini. Atas alasan itu pula, Dinas Perikanan Berau terus berupaya mengembangkan produk ini melalui kerja sama kemitraan antara nelayan dengan badan usaha milik kampung.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Tenteram Rahayu, mengungkapkan dukungan pengembangan BUMK merupakan bagian dari strategi program Sistem Kemitraan Pelaku Utama Perikanan (Si Puri) yang diluncurkan beberapa waktu lalu.

“Kami melihat usaha bandeng tanpa duri binaan Diskan Berau ini bisa dikembangkan lebih maksimal,” sebut Tenteram di sela kunjungan ke BUMK Mandiri Sejahtera Kampung Tabalar Muara, (28/11/2020).

Dikatakan, usaha bandeng tanpa duri itu kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Sejak awal, Diskan Berau bersama YKAN melakukan pendampingan, mulai dari pelatihan, produksi, hingga pemasaran.

Di sela pendampingan teknis, juga mendukung sarana dan prasarana, mulai dari peralatan produksi, hingga sarana dan prasarana pendukung produksi, seperti panel surya rumah produksi.

“Terima kasih kepada mitra YKAN yang telah membantu fasilitas berupa PLTS rumah produksi dan freezer serta pendampingan selama ini. Diharapkan dengan bantuan fasilitas ini, usaha BUMK Mandiri Sejahtera Tabalar Muara makin meningkat,” katanya

Di sela kunjungan tersebut, tim Dinas Perikanan melihat rumah produksi yang dibangun kelompok binaan, serta panel surya yang didukung oleh YKAN. Selain itu, tim didampingi Kepala Kampung Tabalar Muara Jalaluddin, dan Direktur BUMK, Rukmana Paysal menyempatkan diri menyaksikan lomba cabut bandeng tanpa duri dengan peserta perempuan yang selama ini memproduksi bandeng tanpa duri.

“Lomba ini untuk memberikan semangat kepada kelompok untuk terus meningkatkan kualitas. Sekaligus menjadi inspirasi untuk memperingati Hari Ikan Nasional di Kabupaten Berau,” ujarnya. (vb1)

Setiap Orang Makan Ikan 61 Kg

November 30, 2020 by  
Filed under Berau

TEMBUS TARGET: Konsumsi ikan di Berau melebihi target nasional.

TANJUNG REDEB – Setiap orang di Berau, rata-rata makan ikan sebanyak 61 kilogram per tahun. Data itu membuktikan, bahwa tingkat konsumsi ikan warga Berau sangat tinggi, melebihi target nasional.

Kepala Dinas Perikanan Berau Tentram Rahayu mengatakan, untuk tingkat provinsi, angka konsumsi ikan ditarget 52 kilogram per kapita per tahun. Sementara target nasional mencapai 55,95 kilogram per kapita per tahun. “Konsumsi ikan di Berau sudah melebihi target nasional,” sebutnya (28/11).

Dijelaskan, produksi perikanan Berau 2019 sebesar 24.414,66 ton dengan jumlah penduduk 232.189 jiwa. Untuk pemasaran ke luar Berau 7.748,5 ton. Potensi sumber daya ikan di Berau diperkirakan berjumlah 104.915 ton per tahun.

“Hasil tangkapan didominasi ikan tangkap di laut yakni 35.000 ton per tahun,” bebernya.

Dijelaskan, budidaya perikanan laut, masih fokus di Kecamatan Maratua, Pulau Derawan, dan wilayah pesisir selatan Berau. Sementara beberapa kecamatan mengembangkan budidaya tambak. Seperti Kampung Pegat Batumbuk dan Kampung Kasai di Kecamatan Pulau Derawan. Selain itu, Kampung Suaran di Kecamatan Sambaliung, hingga Kampung Tabalar Muara di Kecamatan Tabalar.

Hasil perikanan dari perairan umum mencapai 8.950 ton per tahun. Sedangkan produksi ikan budidaya tambak 31.275 ton per tahun, budidaya air laut 28.620 ton per tahun, dan budidaya air tawar 1.070 ton per tahun.

“Kami terus berupaya meningkatkan angka konsumsi ikan. Target ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para nelayan. Dengan tingginya konsumsi ikan, diharapkan hasil produksi dan tangkapan semakin banyak, sehingga bisa meningkatkan perekonomian nelayan,” harapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan pemberdayaan nelayan. Dinas Perikanan pun meluncurkan Sistem Kemitraan Pelaku Utama Perikanan (SI PURI). Ini merupakan program jangka panjang hingga 2023 mendatang.

“Ada proses alih keterampilan manajemen dan teknis, pemasaran, permodalan, jaminan sosial ketenagakerjaan, dan sumber daya manusia. Selain itu teknologi sesuai pola kemitraan, tata niaga rantai pasok yang berkeadilan, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, dan program lingkungan,” urainya. (vb1)

2021 Fokus Pulihkan Ekonomi

November 30, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

EKONOMI: Pada 2021 nanti Berau fokus pemulihan ekonomi.

TANJUNG REDEB – Pada 2021 nanti, Pemkab Berau akan fokus pada pemulihan ekonomi, mengingat pada 2020 kondisi perekonomian di Berau sempat melemah akibat pandemi Covid19.

“Prioritas pembangunan 2021 yaitu pemerataan pembangunan infrastruktur dasar dan pendukung ekonomi, peningkatan dan pemeliharaan kualitas lingkungan hidup, peningkatan investasi jangka panjang, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat miskin,” sebut Pjs Bupati Berau, M Ramadhan, (28/11/2020)

Dikatakan, pandemi Covid-19 pun berdampak besar pada sektor pariwisata. Pemerintah pun berupaya memulihkan sektor tersebut. Ini masuk dalam program prioritas pembangunan pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta peningkatan daya saing dan diversifikasi produk wisata.

“Sektor pariwisata menyangkut berbagai jenis usaha jasa, mulai dari hotel, kuliner, transportasi dan pengusaha kecil lainnya. Jadi dampaknya sangat terlihat. Sehingga perlu ada pemulihan pasca covid-19 ini,” katanya.

Selain itu, peningkatan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan masyarakat kampung secara lestari, juga akan dilakukan, termasuk penataan dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, penataan pelayanan kesehatan dan sosial, peningkatan penganekaragaman pangan, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Kemudian pengembangan kualitas dan manajemen pelayanan publik,” jelasnya.

Begitu juga penanggulangan bencana tak bisa terpisahkan dalam kesiapan pembangunan di daerah. “Karena pandemi ini berdampak pada pembangunan Kabupaten Berau, sehingga kebijakan atau prioritas harus disusun dengan baik,” katanya. (vb1)

Batik Maluang Tarik Perhatian

November 30, 2020 by  
Filed under Berau

ANDALAN BERAU: Batik buatan Kampung Maluang Kecamatan Gunung Tabur ini sangat potensial dikembangkan.

TANJUNG REDEB – Kampung Maluang tak mau ketinggalan memunculkan hasil kerajinan unggulan, untuk mendukung sektor pariwisata Berau. Para perempuan Kampung Maluang, sukses membuat batik khas Maluang, yang diyakini bisa menjadi produk unggulan di Berau.

“Saya bersyukur bisa berkunjung dan melihat langsung produksi batik Maluang. Ini potensi Berau yang dikembangkan,” sebut Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Berau, Ratna Nugrarini Ramadhan, (28/11).

Ratna berkunjung ke Kampung Maluang Kecamatan Gunung Tabur didampingi Wakil Ketua TP PKK, Rohaini Marhansyah, melihat kegiatan pembuatan batik khas Bumi Batiwakkal tersebut.

Menurut Ratna, kegiatan usaha perempuan di daerah merupakan bagian program TP PKK melalui kelompok kerja yang ada, dengan program usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).

PKK berupaya memberikan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan untuk terus berkarya, menciptakan usaha. “Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga usaha dapat dipasarkan dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Dijelaskan Ratna, batik Maluang dengan berbagai corak unik dan berciri khas Berau, memiliki daya pikat tersendiri. Sehingga bagi siapa pun yang melihat batik ini akan tertarik. Ratna sempat mempraktikkan pembuatan batik berbahan alam. Ia pun mengaku senang dan berharap batik Maluang semakin populer di masyarakat.

“Ini menjadi potensi bagi pelaku usaha daerah untuk terus kreatif menciptakan karya unik,” ucapnya. (vb1)

Disdukcapil Berau Bakal Miliki Gedung Baru

November 28, 2020 by  
Filed under Berau

BARU: Gedung baru untuk Disdukcapil Berau.

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau sedang membangun gedung untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau di bekas kantor Kesbangpol, komplek Kantor Bupati Berau.

Gedung baru ini dibangun, karena gedung Disdukcapil Berau di Jalan Mangga 2 yang ada saat ini, sudah kurang representatif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemukiman, Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi (P3BJK), DPUPR Berau, Ismiyanto mengatakan, anggaran gedung Disdukcapil ini Rp 11,1 miliar. Anggaran tersebut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2020.

“Awalnya anggaran dialokasikan Rp 12 miliar. Tapi karena ada anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, jadi anggarannya menjadi Rp 11,1 miliar,” katanya.

Pembangunan gedung Disdukcapil mulai dilaksanakan sejak awal Agustus lalu dan direncanakan selesai akhir Desember 2020. Sesuai master plan pembangunannya, gedung tersebut akan memiliki dua lantai.

Pembangunan sebenarnya terlambat, karena ada beberapa persoalan. Seperti lokasi pembangunan awalnya direncanakan di gedung Disdukcapil sekarang di Jalan Mangga II.

“Kemudian rencananya dibangun di gedung kantor Dinsos (Dinas Sosial) di Jalan Pemuda. Tapi karena ada persoalan teknis juga seperti di gedung Disdukcapil sebelumnya, makanya dipindah lagi ke gedung eks Kesbangpol,” ungkapnya.

Meski waktu terbatas, pihaknya optimistis kontraktor bisa menyesaikan tepat waktu, akhir Desember ini.

“Progres pembangunan sudah 52 persen. Pekerjaannya dilakukan sampai malam, agar bisa tepat waktu. Makanya kami optimistis bisa selesai sesuai kontrak pembangunan,” pungkasnya. (vb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb