Laila Dorong Pemkot Samarinda Terus Gali Potensi PAD di Semua Sektor

November 15, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

Laila Fatihah

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah meminta pemkot untuk terus menggali potensi di semua sektor Kota Samarinda guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Laila mengaku telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkot Samarinda dan membahas Undang-Undang (UU) RI Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Menurutnya, untuk membahas terkait produk hukum tersebut, diperlukan proses yang cukup panjang.  Sebab, kata dia, terlebih dahulu dibuatkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang mengatur tentang pajak dan retribusi daerah. Nantinya akan diusulkan ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) di 2023.

“Karena dalam UU itu menghilangkan 20 persen porsi penarikan retribusi dan pajak daerah. Makanya kita dorong pemkot untuk menyiapkan regulasi, karena maksimal pungutan PAD hanya sebesar 10 persen saja. Selama ini ‘kan maksimal 30 persen,” kata Laila, Selasa (15/11/2022).

Ia mengaku pihaknya akan lebih fokus terkait pendataan dari pengelolaan pajak barang dan jasa, seperti tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, kesenian dan hiburan yang selama ini penarikannya hanya 10 persen saja ke kas daerah.

“Kami akan berupaya agar tidak terjadi kecolongan, karena dari UU itu hanya mewajibkan memungut 10 persen saja. Ini  jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

Ia juga mendorong Pemkot Samarinda untuk terus menggali potensi pengelolaan retribusi parkir non tunai dan berharap pengelolaannya dan penerapannya betul-betul maksimal di lapangan

“Ini untuk meningkatkan PAD Samarinda, semua objek yang ada mestinya digali potensinya secara maksimal,” serunya. (Adv)

 

Anggota DPRD Samarinda Markaca Dukung Gelaran Pasar Murah

November 14, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

Markaca

SAMARINDA – Setiap daerah kini tengah fokus dalam menjalankan kegiatan pengendalian inflasi. Termasuk Pemkot Samarinda yang terus berupaya dalam menumbuhkan daya beli masyarakat, melalui gelaran operasi pasar murah maupun gelaran pangan dan peternakan.

Upaya ini pun menjadi perhatian juga bagi Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca. Menurutnya sudah seharusnya pemerintah turun langsung dan terlibat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terlebih di saat terjadi gejolak harga di pasaran.

“Tentu kami di DPRD akan mendukung dan terus bersinergi dengan pemkot, dalam menekan inflasi daerah. Karena masalah ini terjadi di seluruh daerah di Indonesia,” bebernya, Senin (14/11/2022).

Sehingga Politikus Partai Gerindra ini pun turut mengapresiasi apa yang sudah dijalankan oleh Pemkot Samarinda. Dia pun berharap dengan diadakannya operasi pasar murah di berbagai kecamatan, mampu menjadi pilihan masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Apalagi ibu-ibu rumah tangga, pasti sangat membutuhkan ini untuk memenuhi sembako kan dengan harga yang sedikit turun. Paling tidak mereka bisa hematlah,” ujar Markaca.

Dia pun menilai, Pemkot Samarinda sudah bekerja keras dalam upaya menekan inflasi daerah. Hal ini dibuktikan dengan pemberian bonus dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memberikan Dana Insentif Daerah (DID) kepada Samarinda sebesar Rp19 miliar. Dengan anggaran tersebut, Markaca meyakini, inflasi di Kota Samarinda akan tetap stabil, sekalipun hingga saat ini masih ketergantungan dengan daerah lainnya dalam memenuhi beberapa komoditas.

“Ini juga untuk menunjang untuk perekonomian masyarakat, semoga akan terus berjalan lancar hingga akhir tahun,” Pungkasnya.(Adv)

 

Banggar DPRD Samarinda Kebut Pembahasan Raperda APBD 2023  

November 13, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

Helmi Abdullah

SAMARINDA – APBD Samarinda 2023 akan segera disahkan dalam rapat paripurna. Sebelumnya Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda akan membahas terlebih dahulu mengenai berbagai peluang yang dapat meningkat nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Samarinda. Guna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2023.

Politikus Partai Gerindra ini memastikan tahun depan tentu akan dipasang nilai PAD lebih tinggi dari tahun ini. Pasalnya berdasarkan laporan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sulit sekali. Sekarang tembus hingga Rp600 miliar.

“Dulu hanya Rp 450 miliar, sekarang sudah bisa mencapai Rp 600 miliar tentu ini sudah pencapaian yang luar biasa dilakukan oleh Pemkot Samarinda,” ujarnya, Sabti (12/11/2022)

Adapun beberapa sektor yang paling banyak menyumbang PAD, kata Helmi masih berasal dari sektor retribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Terlebih pembangunan di Samarinda terus meningkat setiap tahunnya.

“Sektor lainnya ada dari pajak restoran, perhotelan, termasuk industri pertambangan,” sebutnya.

Namun pembahasan bersama TAPD masih akan terus berlanjut, lantaran saat ini belum sampai ke tahap final. Namun pembahasan itu akan segera dikebut kata Helmi agar tidak lewat dari tenggat waktu yang ditentukan, yaitu di akhir November.

“Tentu masih ada rapat lanjutan tapi akan kami gelar dalam waktu dekat,” demikian Helmi.(Adv)

DPRD Samarinda Siap Dukung Perumdam Tirta Kencana Samarinda untuk Tingkatkan Mesin

November 12, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA — Menjawab keluhan warga Samarinda tentang ketersediaan dan kualitas air bersih, DPRD Samarinda akhirnya angkat bicara. Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin menegaskan, pihaknya siap menerima penjelasan dari pihak pengelola air bersih di Samarinda, dalam hal ini Perumdam Tirta Kencana.

Fuad melanjutkan, pihaknya terbuka untuk mendengar penjelasan Perumdam Tirta Kencana tentang apa yang selama ini menjadi kendala perusahaan daerah Kota Tepian itu.

Fuad Fakhruddin

“Kalau memang pelaksanaannya ada masalah atau kendala, silahkan disampaikan. Jangan sampai dibiarkan, dan malah jadi kerugian bagi masyarakat,” terang Fuad, Sabtu (12/11/2022).

Politisi Partai Gerindra ini melanjutkan, jika memang ternyata Perumdam Tirta Kencana membutuhkan peningkatan mesin atau alat untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Tepian, maka pihaknya siap mendukung terwujudnya kebutuhan itu.

“Asalkan pelayanan air bersih bagi warga Samarinda ini bisa terjamin. Masa untuk hal baik tidak didukung,” sambungnya.

Berkaitan dengan keberadaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Samarinda, Fuad juga memberikan perhatian tersendiri. Mulai dari kapasitas aliran air yang di beberapa IPA masih terbatas, belum maksimal sesuai dengan spesifikasi IPA yang ada.

Seperti contohnya IPA Sungai Kapih yang menurut spesifikasinya mampu mengalirkan air hingga 200 liter tiap detiknya, namun lantaran beberapa keterbatasan, maka hingga saat ini masih, aliran airnya hanya berada di angka 50 liter per detik.

“Fasilitas dan sarananya sudah ada. Tinggal kita optimalkan sesuai dengan kapasitasnya,” lanjut Fuad.

Dia juga menyorot beberapa kondisi lain. Seperti aliran air di beberapa daerah di Samarinda yang hanya bisa dirasakan warga pada malam hari. Hal seperti ini menurutnya masih sering dikeluhkan, sehingga harus menjadi perhatian serius untuk ditangani.(Adv)

Tingkatkan Perputaran Rupiah dari Ekonomi Kreatif, Ketua DPRD Samarinda: Contoh Anak Muda

November 12, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Pasca lebih dua tahun lamanya wabah pandemi Covid-19 menghantam sektor perekonomian. Kini perlahan roda perputaran uang kembali menemukan titik gairahnya seperti semula.

Semangat kebangkitan pun mulai disuarakan. Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono pun kembali mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan perputaran ekonomi, khususnya dengan mencontoh semangat dan kreativitas kaula muda di Kota Tepian.

Sugiyono

“Kita ini bisa belajar dari anak-anak muda. Mereka bisa melihat peluang dan kondisi pasar. Tidak terpaku dengan waktu dan selalu fleksibel,” terang Sugiyono, Sabtu (12/11/2022).

Salah satu kreativitas yang dibangun anak-anak muda Samarinda bisa dilihat dari keberadaan kedai-kedai di Kota Tepian. Kondisi ini menurutnya sesuai dengan kebiasaan nongkrong yang dilakukan warga Samarinda. Sehingga menurutnya, Samarinda memang menjadi pasar yang tepat bagi usaha-usaha tersebut.

“Anak-anak muda kita melihat peluang. Setelah adanya kelonggaran, masyarakat yang rindu berkumpul pasti mencari lokasi-lokasi untuk bertemu dengan teman atau kolega mereka. Nah itu yang kemudian dimanfaatkan,” sambungnya.

Keberadaan kedai-kedai di Samarinda, tentunya tidak hanya memberikan ruang bagi pelanggan untuk melakukan pertemuan, atau sekadar memanfaatkan waktu luang.

Namun secara langsung juga memberikan kesempatan bagi warga Samarinda untuk bekerja, dan mengurangi angka pengangguran yang nantinya diharapkan mampu memperbaiki kondisi perekonomian warga.

Sedangkan, untuk pelaku usaha yang belum memiliki tempat, bisa memanfaatkan internet untuk memasarkan produk mereka secara digital.

“Untuk urusan digital, internet itu sudah jadi makana sehari-hari anak muda. Tinggal bagaimana memanfaatkan kemudahan itu untuk menciptakan kegiatan ekonomi yang menguntungkan dan memberikan manfaat,” pungkasnya. (Adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb