Kaltim Halal Festival 2024 Tingkatkan Literasi Ekonomi Keuangan Syariah dan Perluas Ekosistem Halal

June 2, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Rangkaian Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2024 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur menghasilkan capaian yang positif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur (Kaltim). Closing ceremony pada Jumat, 1 Juni 2024 di atrium utama BigMall Samarinda dihadiri Sekda Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, jajaran Forkopimda Kaltim dan Kota Samarinda, anggota Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kaltim,  pelaku industri keuangan syariah, akademisi hingga masyarakat umum.

KalaFest digelar dengan agenda utama yakni meningkatkan awareness dan literasi  terhadap potensi ekonomi dan keuangan syariah (eksyar), mendorong perluasan halal value chain, serta platform promosi produk halal dan terkurasi dalam dua agenda utama yaitu sharia conference dan sharia expo yang berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Budi Widihartanto menyampaikan apresisasi atas dukungan dari seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan KalaFest 2024. Kolaborasi bersama KDEKS dan Pemerintah Provinsi Kaltim dilakukan untuk mendiseminasikan berbagai kebijakan dan isu-isu terkini terkait eksyar dan peningkatan awareness masyarakat terhadap perluasan halal value chain.

Capaian transaksi dalam sharia expo termasuk Business Matching tercatat Rp1,36 milyar dengan jumlah pengunjung mencapai 74.325 orang. Sementara, sharia conference diikuti oleh 5.557 peserta dari seluruh Kalimantan Timur. Lebih lanjut indeks pemahaman peserta terhadap ekonomi dan keuangan syariah dalam kegiatan berada pada rata-rata 89 per 100, sementara pengajuan SEHATI sebanyak 220 aplikasi.

Pemerintah Provinsi Kaltim sebagaimana disampaikan Ibu Dra. Sri Wahyuni, MPP, menyambut dengan sangat baik kolaborasi dan sinergi untuk mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Ibu Dra. Sri Wahyuni, MPP menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur pada Triwulan I mencapai 7.23% dengan harapan pertumbuhan tersebut serta kedepannya, terdapat bagian yang berasal dari ekonomi syariah, karena ekonomi syariah menyongsong keadilan dan kemasalahatan Umat. Selain itu, pemahan ekonomi syariah juga harus terus ditingkatkan agar masyarakat semakin familiar dengan ekonomi syariah.

Adapun pada KalaFest telah di-launching Gerakan Wakaf Kaltim melalui Aplikasi Satu Wakaf Indonesia yang merupakan proyek wakaf pertama di Kawasan Timur Indonesia yang berhasil onboard pada Aplikasi Satu Wakaf Indonesia, peluncuran digitalisasi ZIS (QRIS Drive Thru) di 3 (tiga) masjid di Kalimantan Timur, serta inisiasi Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (Zona KHAS) pada Wisata Belanja Islamic Centre Samarinda.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur terus bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah terutama penguatan halal value chain, peningkatan literasi masyarakat, serta perluasan dan pemanfaatan akses keuangan syariah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur secara inklusif dan berkelanjutan. (**)

KalaFest 2004 Mendorong Pengembangan Ekonomi Syariah

May 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Budi Widihartanto menyampaikan Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2024  dimaksudkan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Timur.

“Melalui KalaFest KPw BI Kaltim menghadirkan berbagai program dan inisiatif sebagai wujud nyata dalam mengimplementasikan strategi utama syariah,” ujarnya ketika memberi sambutan pada pembukaan KalaFest 2024 yang berlangsung di di Atrium Utama BigMall Samarinda, pada Kamis (30/5/2024).

Acara yang mengangkat  tema “Sinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan” ini turut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah provinsi Kaltim, Pimpinan instansi Vertikal, pimpinan perbankan, pelaku usaha, perwakilan OPD kabupaten/kota se Kaltim, serta pegiat ekonomi syariah.

Budi Widihartanto menyampaikan, kegiatan KalaFest ini merupakan rangkaian road to Fesyar Kawasan Timur Indonesia melalui sinergi bersama dengan pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga akademisi.

 

Dijelaskan Budi, strategi yang dimaksud yaitu mengembangkan Masterplan Eksyar Indonesia tahun 2023-2029 di daerah, dengan peningkatan prodüktivitas dan daya saing, penerapan serta penguatan kebijakan dan regulasi dan penguatan keuangan dan infrastruktur,  serta penguatan Halal Brand and Awareness.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Kaltim yang terus bersinergi mendorong halal value chain di Kaltim.

Pada kesempatan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Bersama Pemerintah Provinsi Kaltim  meluncurkan Gerakan Wakaf Kaltim melalui aplikasi Satü Wakaf Indonesia, launching digitalisasi ZIS Drive Thru pada tiga lokasi masjid di Kaltim, inisiasi Zona KHAS (Kuliner Halal Aman dan Sehat) pada wisata belanja di Islamic Centre Samarinda.

 

Selain itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Budi Widihartanto juga melakukan penandatanganan MOU Kerjasama Halal Center dengan LP3H Uinsi dan Unmul untuk mendorong perluasan sertifikasi halal.

Rangkaian KalaFest ini memuat dua kegiatan utama yaitu sharia expo dan sharia conference yang berlangsung mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2024 di Atrium Utama BigMall Samarinda dan Hotel Fugo. Dalam sharia expo terdapat berbagai kompetisi İslami, pameran prodük halal, modest fashion Show, live demo halal food and make up, klinik halal, dan pojok wakaf.

Sementara sharia conference berisi berbagai talkshow dan seminar terkait ekonomi dan keuangan syariah serta business matching UMKM dengan perbankan. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mendorong sinergi dan kolaborasi untuk memperluas ekonomi dan keuangan syariah untuk pertumbuhan ekonomi Kaltim yang berkelanjutan dan inklusif.(*)

KPw BI Kaltim Gelar Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah

May 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Sebagai upaya mendukung ekonomi syariah dan meningkatkan Awareness keuangan syariah masyarakat Kalimantan Timur, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur menggelar Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan tema “Menakar Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kalimantan Timur”. Seminar ini merupakan rangkaian Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2024 yang digelar pada Kamis, 30 Mei 2024 di Hotel Fugo Samarinda.

Kegiatan dibuka dengan opening remaks Deputi Kepala Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid diikuti oleh lebih dari 400 peserta yang berasal dari organisasi perangkat daerah se Kaltim, instansi vertikal, perbankan, organisasi masyarakat, pelaku usaha, akademisi serta pegiat ekonomi syariah Kalimantan Timur.

Bayuadi Hardiyanto menyampaikan besarnya potensi ekonomi di Kalimantan Timur dengan mayoritas penduduk muslim yang mencapai lebih dari 85%, dapat menjadi pondasi yang kokoh bagi penerapan ekonomi syariah. Hingga Mei 2024, jumlah produk yang bersertifikasi halal self declare (SEHATI) melalui LP3H di Kota Samarinda telah mencapai 6.572 UMKM. Upaya mendukung akselerasi sertifikasi halal juga harus terus dilakukan, mengingat pentingnya peran industri halal untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperluas basis ekonomi syariah sehingga berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada sesi seminar yang dimoderatori Senandung Nacita, hadir sebagai narasumber yang berasal dari praktisi dan otoritas yaitu Ali Sakti selaku Ekonom Senior Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Muhammad Edwin selaku Direktur Bisnis & Syariah Bank kaltimtara, dan Iwan Darmawan selaku Kepala Biro Perekonomian Prov Kaltim. Ali Sakti menyampaikan bahwa ekonomi syariah memiliki pondasi pemikiran ilmu yang kuat, tidak hanya sebagai sistem tapi juga nilai moral yang tidak dimiliki ekonomi modern.

Ekonomi syariah mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sehingga dalam kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Bank Indonesia secara end to end, dari hulu ke hilir.  Muhammad Edwin yang menyebutkan tingginya persentase penduduk muslim memberikan peluang dalam akselerasi Perkembangan keuangan shariah. Mengacu pada sharia banking growth, pertumbuhan dari sharia banking per tahun 2022 adalah 7.3%, meningkat 1%dari tahun sebelumnya. Namun demikian, meskipun mengalami pertumbuhan, hanya 10,87% dari penduduk Indonesia yang menggunakan keuangan syariah, sehingga menjadi tantangan dan peluang bagi industri perbankan syariah.

Sementara, Iwan Kurniawan menyampaikan peran pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mendukung Ekonomi syariah di Kalimantan Timur sudah dimulai dari Perda yang yang telah di buat pada tahun 2014. Selain itu program pemberdayaan UMKM melalui Disperindag dengan program Sertifikasi halal dan peningkatan penyertaan modal pada BUMD Perbankan untuk memperkuat peran bank syariah. Tak hanya itu, telah dibentuknya KDEKS sebagai katalisator dan akselerator pengembangan eksyar di Kaltim.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mendorong literasi tentang ekonomi syariah agar masyarakat di Kalimantan Timur dapat berpartisipasi aktif memperluas kontribusi eksyar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (**)

Dinsos Pastikan Rp2,588 Miliar Bantuan Logistik Korban Bencana Mahulu Tersalurkan

May 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

UJOH BILANG — Bantuan Logistik dari Pemprov Kaltim melalui Dinas Sosial berupa 6 ribu paket logistik permakanan dan peralatan pengungsi dengan total nilai Rp2,588 miliar bagi korban bencana banjir Mahakam Ulu (Mahulu) dipastikan sudah tersalurkan.

“Hari ini terakhir penyaluran barang logistik kita. Langsung diserahkan ke Dinas Sosial Mahulu di Ujoh Bilang,” ujar Kepala Dinas Sosial Kaltim Andi Muhammad Ishak melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Akhmad Rasyidi saat serah terima

Rasyidi mengungkapkan barang logistik yang diserahkan tidak genap 4.500 paket seperti penyaluran logistik tahap satu sebanyak 1.500 langsung ke Dinas Sosial Mahulu.

Pendistribusian tahap dua sebanyak 4.500 paket dilakukan dengan mekanisme dibagikan langsung ke kecamatan terdampak yang dilalui kapal pengangkut barang.  Akan tetapi tetap dibawah koordinasi Dinas Sosial Mahulu, Kepolisan, TNI, dan Kecamatan setempat.

“Sisanya saja yang di drop ke Dinas Sosial Mahulu. Ini dinilai lebih efektif ketimbang barang dari ilir didrop ke hulu di Dinas Sosial Mahulu kemudian didistribusikan ke hilir lagi,” tambahnya.

Rasyidi menjelaskan Rp2,588 miliar bantuan bagi korban bencana banjir Mahulu yang disalurkan terdiri dari 6 ribu paket sembako berupa Beras @ 5 kg 6 ribu sak, gula pasir 6 ribu kg, cornet @ 189 grm 6 ribu kaleng, kue kaleng @ 450 grm 6 ribu kaleng, Mie instan 6 ribu dos, minyak goreng 6 ribu liter dan susu kental 6 ribu kaleng.

Kemudian ada tambahan barang perlengkapan pengungsian berupa bantal 300 pcs, matras 300 lembar, peralatan dapur (panci, dandang, wajan, Sutil, pisau) 300 set, dan terpal plastik ukuran 4×6 300 lembar.

Penyaluran dilakukan dalam dua tahap yakni sebanyak 1.500 paket pada 16 Mei 2024 bersamaan barang bersumber APBN di Gudang Dinsos Kaltim senilai Rp273,376 juta berupa Tenda Keluarga portabel 10 unit, Family Kid 150 paket Kids Ware 150 paket, Kasur busa 150 buah dan selimut 150 buah dengan total anggaran Rp 273,37 juta  dan 4.500 paket pada 26 Mei 2024.

Bersamaan itu juga difasilitasi penyaluran Rp1,318 miliar dari Kementerian Sosial RI melalui Dirjen Rehabilitasi Sosial Sentra Budi Luhur Banjarbaru bagi korban bencana banjir Mahakam Ulu berupa paket permakanan, sandang, dan peralatan pengungsian. (AM)

Dinsos Hadir Bantu Dapur Lapangan Kodam VI/Mlw Peduli Bencana Mahulu

May 29, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

UJOH BILANG — Dinas Sosial Kaltim ikut hadir membantu kegiatan dapur lapangan yang didirikan Kodam VI Mulawarman melalui Unit Denbekang Korem O91/Aji Surya Natakusuma dalam rangka peduli bencana banjir di Mahakam Ulu.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Akhmad Rasyidi mengerahkan jajarannya dan relawan TAGANA ikut memasak dan membungkus 200 nasi bungkus bagi masyarakat korban bencana yang masih membutuhkan.

“Ini hanya mengisi waktu saja sembari menunggu barang logistik kita sampai. Kebetulan tim dapur lapangan yang diterjunkan dari Denbekang Korem 091/ASN memang mitra kita setiap mendirikan dapur umum saat bencana,” ujar Akhmad Rasyidi saat di Dapur Lapangan Kodam VI/Mlw Peduli Bencana, di Lapangan Koramil Long Bagun, Rabu (29/5/2024).

Dikatakan Rasyidi, ini merupakan hari terakhir Dapur Lapangan Kodam VI/Mlw Peduli Bencana buka sejak terjadi bencana banjir Mahulu. Bertepatan hari terakhir status tanggap darurat banjir yang ditetapkan Pemkab Mahakam Ulu.

Dihari terakhir ini dan beberapa hari sebelumnya porsi makanan disiapkan hanya 200 bungkus. Tidak sebanyak saat awal bencana yang mencapai 500 bungkus setiap kali menyiapkan.

“Menurut teman-teman Denbekang jumlah porsi yang disiapkan menyesuaikan kebutuhan. Sebagian besar masyarakat sudah mulai beraktivitas normal,” terangnya.

Terkait pelaksanaan dapur lapangan tersebut, sejauh ini jajaran Denbekang dibantu pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup Mahulu.

Dinas Sosial dan Relawan TAGANA hanya sempat membantu di hari terakhir Dapur Lapangan Korem VI Mulawarman Peduli Bencana buka.

“Terimakasih teman – teman TNI sudah bersinergi dalam penanganan bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar permakaman bagi korban bencana,” katanya.

Jajaran Dinas Sosial Kaltim bersama Relawan TAGANA sendiri berangkat ke Mahulu untuk mengawal distribusi logistik bencana banjir sebanyak 4.500 paket melengkapi kekurangan target 6.000 paket yang disalurkan. (AM)

« Previous PageNext Page »

  • vb