DPK Kaltim Komitmen Kembangkan Perpustakaan Berbasis Digital

August 12, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

Muhammad Syafranuddin

MALANG – Perpustakaan semakin terdepan dengan penerapan sistem digital pada pengelolaannya, Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI) sukses menggelar Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-14, pada 9 hingga 11 Agustus 2023.

Berlangsung selama tiga hari, Kota Malang kali ini terpilih menjadi tuan rumah. Tak mungkin melewatkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim turut hadir dalam giat yang diselenggarakan di Atria Hotel Malang tersebut.

Mengusung tema “Menggalang Masa Depan Melalui Preservasi Digital Pengetahuan Lokal Indonesia”, perwakilan DPK Kaltim dihadiri langsung Kepala DPK Kaltim, H Muhammad Syafranuddin, MM dan Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama DPK Kaltim, H.E.Mustika Wati, MM.

Agenda ini dihadiri 600 peserta dari berbagai perwakilan DPK 34 provinsi serta pustakawan, pengelola perpustakaan, hingga pemerhati perpustakaan digital.

Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, MSi secara formal membuka langsung jalannya KPDI yang terlaksana setiap tahunnya.

Syafranuddin menyambut baik KPDI ke-14. Pria yang akrab disapa Ivan tersebut berharap adanya komitmen dan upaya pengembangan perpustakaan berbasis digital yang diterapkan di DPK Kaltim.

“KPDI dapat membantu pengelolaan perpustakaan di Kaltim secara digital. Semoga apa yang ada di KPDI dapat menjadi referensi dan bekal bagi perpustakaan-perpustakaan yang ada di Kaltim. Selama pertemuan pun DPK Kaltim juga mendapat banyak ide dan inovasi dari DPK provinsi lain dalam pengembangan perpustakaannya,” papar Ivan.

Dalam upaya optimalisasi perpustakaan pada digitalisasi, DPK Kaltim telah memiliki 17.116 koleksi buku daring atau e-book selain itu 40 unit Buncu Baca Etam yang memuat koleksi buku daring sedang dalam tahap distribusi ke kabupaten dan kota, tak lupa aplikasi Pustaka Borneo sebagai wadah pengenalan kebudayaan Kalimantan Timur melalui naskah kuno dan koleksi buku yang telah digitalisasikan turut menjadi gerakkan DPK Kaltim dalam mewujudkan perpustakaan berbasis digital.

“Zaman berubah, begitu pula dengan perpustakaan yang harus sigap juga menyesuaikan. Semoga DPK Kaltim dapat terus bergerak memaksimalkan pengelolaan perpustakaan secara digital,” pungkas Ivan.(adv-dpk kaltim)

Perpustakaan Daerah Kaltim Memperhatikan Kenyamanan Pengunjung

August 12, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian khusus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) provinsi Kaltim dalam hal ini ke Perpustakaan Daerah Kaltim. Bentuk perhatian untuk pengunjung antara lain areal parkir yang luas serta tempat penitipan barang bagi pengunjung.

Staf Keamanan DPK Provinsi Kaltim, Darsono menyampaikan para pengunjung perpustakaan daerah saat ini bisa menitipkan barang bawaan kepada petugas jaga. Sebelumnya pengunjung masih diperbolehkan membawa masuk tas bawaan saat meminjam buku. Sehingga mengakibatkan buku bahan pustaka ada yang hilang.

“Sekarang sejak kepemimpinan kepala Dinas yang baru ditingkatkan segi keamanannya,” kata Darsono, Jumat (11/8/2023),

Dilihat dari kekurangan jumlah buku tidak dapat dilihat langsung dari mata. Tetapi pada saat pengunjung meminjam buku yang ada di data. Buku yang bersangkutan tidak ada fisiknya. Sedangkan di  komputer masih ada.

“Kita pastikan buku yang ada telah hilang. Akhirnya saat ini kita melakukan pembenahan. Alhamdulillah saat ini  tidak ada lagi dan sama sekali tidak ada kehilangan buku,” ucapnya.

Andre salah satu pengunjung merasa gembira dengan adanya tempat penitipan barang. Ia bisa bisa membaca buku-buku yang ada dengan tenang dan buku-buku yang ada di perpustakaan menjadi tidak berkurang.

“Karena saya dengar sebelum ada penitipan infonya buku di rak berkurang, tapi di data ada. Intinya sama sama saling menjadi dan menutup celah bagi mereka yang usil,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, adanya tempat penitipan ini bagian  pelayanan dari pengelola perpustakaan Kaltim. (adv-dpk kaltim)

DPK Kaltim Gelar Sosialisasi SNP di Ujoh Bilang

August 10, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

UJOH BILANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim melalui Bidang P3KM melakukan sosialisasi implementasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Ujoh Bilang Kabupaten Mahakam Ulu, Rabu (9/8/2023).

Sosialisasi dilakukan DPK Kaltim bekerjasama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Mahulu dengan latar belakang peserta yang menangani langsung Bidang Perpustakaan dan Arsip. Pembinaan diikuti oleh 27 peserta berasal dari pengelola Perpustakaan tingkat sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA,  staf dari Bagian Kesra hingga kantor Kecamatan.

Pustakawan Ahli Madya DPK Kaltim, Marthen Rumana  menjadi pemateri dalam sosialisasi tersebut. Sosialisasi SNP  mengupas tuntas mengenai dasar standar pengelolaan perpustakaan yang berlandasakan Undang Undang Nomor 43 Tahun 2007. Di antaranya standar koleksi buku, standar sarana dan prasarana, standar tenaga perpustakaan, standar pelayanan, standar penyelanggaran dan pengelolaan perpustakaan.

Mahulu turut menjadi daerah prioritas dalam upaya pengembangan serta peningkatan literasi di Kalimantan Timur. Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin berharap pembinaan SNP dapat menjadi gerbang pembuka akses membaca buku di Mahulu semakin disadari dan menjadi prioritas kabupaten.

“Kita senang, dimulai dari tingkat terkecil seperti perpustakaan sekolah saja hal tersebut dapat menjadi penggerak untuk pembentukan perpustakaan tingkat kabupaten. Apabila perpustakaan sekolah sudah terkelola sesuai standar, hal tersebut dapat membuat masyarakat nyaman dan mudah,” ucap pria yang akrab disapa Ivan tersebut.

Sebelumnya sosialiasi SNP telah diselenggarakan di daerah-daerah lainnya, seperti Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kabupaten Kukar, Kabupaten Kutim, dan Kabupaten Berau. (adv-dpk kaltim)

DPK Anggarkan Program Tahun 2024 Rp44 Miliar

August 10, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

M. Syafranuddin

SAMARINDA– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim akan memantapkan anggaran program kerja di tahun 2024 mendatang sebesar Rp 44 miliar. Kepala DPK Kaltim M Syafranuddin optimis realisasi anggaran tersebut dapat terserap sebesar 98 persen.

“Sekitar Rp 44 miliar lebih anggaran program kerja DPK Kaltim, kami optimis untuk dapat terserap 98 persen,” ungkapnya, Kamis (10/9/2023).

Ivan sapaan akrabnya memaparkan, beberapa program kerja unggulan DPK Kaltim tahun 2024, salah satunya persiapan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakornas) Lembaga Kearsipan se-Indonesia.

“DPK berupaya mematangkan anggaran itu sesuai tupoksinya masing-masing, dijalankan semaksimal mungkin,” paparnya.

Dirinya melanjutkan, kesiapan DPK Kaltim dalam mengikuti kegiatan Kaltim Expo 2023 yang akan diselenggarakan pada 24 hingga 28 Agustus 2023 di Bigmall Samarinda.

Selain itu, adapun program lainnya seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan kearsipan, pengadaan buku, peningkatan kualitas jaringan dan sebagainya.

Ia pun berharap agar wacana perpindahan DPK Kaltim ke eks Hotel Atlet segera terwujud karena di tempat tersebut banyak ruang yang bisa dimanfaatkan dalam penataan literasi daerah.(Adit/adv dpk kaltim)

Jelang Pemilu 2024, DPK Kaltim Dorong Masyarakat Tingkatkan Literasi

August 10, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

M Syafranuddin

SAMARINDA-Ditengah tahun politik menjelang Pemilu tahun 2024 mendatang. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim mendorong peningkatan literasi di tengah masyarakat.

Kepala DPK Kaltim M Syafranuddin menyebut, peningkatan literasi dilakukan demi menghindari kabar hoaks yang kerap menjadi kegaduhan mengenai kepemiluan.

“Literasi penting ditingkatkan jelang pemilu ini, hal tersebut sebagai langkah agar masyarakat tidak terjebak di dalam narasi yang menimbulkan konflik,” ucapnya Kamis (10/9/2023).

Ivan sapan akrabnya melanjutkan, jelang pemilu biasanya sering terjadi hal-hal yanh membuat kegaduhan, diantaranya pencemaran nama baik, suku agama dan ras kerap menjadi isu utama dalam merusak hubungan sosial melalui narasi.

Sehingga literasi kepemiluan harus lebih sering dilaksanakan demi memberikan pemahaman kepada masyarakat. Kendati demikian, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu kendala dalam melakukan hal tersebut.

“Ini menjadi tantangan bagi kami sendiri, khususnya di DPK Kaltim,” tutupnya.(Adit/adv dpk kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb