Inflasi Kalimantan Timur Maret 2026 Terjaga Saat Ramadan dan Idulfitri

April 2, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Inflasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode Maret 2026 tetap terjaga di tengah peningkatan permintaan masyarakat pada rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi. Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kaltim pada Maret 2026 mencatat inflasi sebesar 0,72% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,60% (mtm). Perkembangan tersebut mendorong inflasi Kaltim secara tahunan berada pada level 3,31% (yoy), dengan inflasi tahun berjalan sebesar 1,37% (ytd).

”Secara tahunan, inflasi Kaltim tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,48% (yoy). Secara umum, peningkatan tekanan IHK pada periode laporan didorong oleh meningkatnya permintaan pada periode HBKN yang mendorong kenaikan harga kelompok bahan makanan.” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan melalui siaran pers 1 April 2026

Disampaikan, Inflasi Kaltim pada Maret 2026 utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, seiring meningkatnya permintaan komoditas pangan strategis pada periode Ramadan, Idulfitri dan Nyepi 2026. Kelompok ini mencatat inflasi 1,74% (mtm) dengan andil 0,52% (mtm). Selain itu, kelompok transportasi turut memberikan andil inflasi, didorong meningkatnya mobilitas masyarakat dan permintaan angkutan udara yang tercermin dari tingginya okupansi penerbangan, termasuk cepat terserapnya extra flight.

Kelompok transportasi mencatat inflasi 0,88% (mtm) dengan andil 0,11% (mtm). Lebih lanjut, tekanan inflasi juga dipengaruhi penyesuaian harga beberapa jenis BBM nonsubsidi yang rata-rata meningkat, sehingga mendorong inflasi pada komponen administered prices. Berdasarkan komoditas, inflasi Maret 2026 terutama dipengaruhi oleh cabai rawit, bensin, ikan tongkol, ikan layang, dan tomat, sementara komoditas yang menahan inflasi antara lain emas perhiasan, parfum, tas sekolah, sawi hijau, dan kangkung. Tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami deflasi 0,57% (mtm), sejalan dengan koreksi harga beberapa komoditas pada kelompok tersebut.

Langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim dengan implementasi strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif). Pada aspek keterjangkauan harga, selama Maret 2026 TPID melaksanakan 83 kegiatan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan kegiatan serupa di berbagai kabupaten/kota, antara lain di Kota Samarinda (33 kali), Kabupaten Kutai Kartanegara (16 kali), Kabupaten Kutai Barat (14 kali), Kota Bontang (8 kali), Kabupaten Mahakam Ulu (6 kali), dan Kabupaten Berau (6 kali).

”Pada aspek komunikasi efektif, TPID terus memperkuat koordinasi melalui rapat rutin serta pelaksanaan High Level Meeting, sebagai langkah penguatan respons pengendalian harga pada periode HBKN. Ke depan, TPID akan terus menjaga konsistensi pelaksanaan strategi 4K serta memperkuat langkah mitigasi dini, agar stabilitas harga di Kalimantan Timur tetap terjaga, daya beli masyarakat terpelihara, dan aktivitas ekonomi daerah dapat terus berjalan dengan baik,” kata Jajang Hermawan. (*)

Wagub Kaltim Klarifikasi Isu Rumah Dinas Gubernur dan Wagub

April 2, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji memberikan penjelasan lanjutan tentang isu rumah dinas gubernur dan wakil gubernur yang ramai dibicarakan. Dalam penjelasannya, Seno Aji menyatakan anggaran Rp25 miliar untuk fasilitas rumah jabatan dan ruang kerja pimpinan daerah di APBD 2025 digunakan untuk rehabilitasi bangunan, perbaikan sistem keamanan, dan perlengkapan pendukung kegiatan resmi.

Seno Aji menjelaskan, rumah jabatan dan ruang kerja gubernur serta wakil gubernur bukanlah fasilitas pribadi, melainkan aset negara yang digunakan untuk mendukung tugas pelayanan publik.

”Anggaran tersebut tersebar dalam puluhan item belanja, termasuk rehabilitasi ruang kantor gubernur, rumah jabatan, dan ruang kerja wakil gubernur,” kata Seno Aji, Kamis (02/04/2026).

Dikatakan rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur sudah beberapa kali dibuka lebar-lebar untuk ribuan warga pada beberapa momen, termasuk saat Idulfitri. Warga bebas datang bersilaturahmi, berfoto, dan makan bersama.

”Itu menunjukkan rumah ini benar-benar menjadi rumah rakyat, bukan sekadar tempat tinggal pejabat,” kata Seno Aji.

Seno Aji juga menjelaskan, pola pengusulan dan penganggarannya mengikuti mekanisme standar penyusunan APBD daerah, dan seluruh proses ini diaudit dan diawasi sesuai peraturan perundang-undangan. Ia juga terbuka atas kritik dan saran terkait dengan kinerja sebagai pengambil kebijakan di daerah. (*)

Pemrov Kaltim Targetkan Seluruh Daerah Raih WTP

April 1, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim, Selasa (31/3/2026).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan komitmen daerah untuk mendukung penuh proses pemeriksaan yang akan berlangsung selama dua bulan ke depan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan data serta dokumen keuangan secara terbuka sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

“Seluruh perangkat daerah harus kooperatif. Ini penting agar hasil pemeriksaan benar-benar mencerminkan kondisi riil tata kelola keuangan kita,” ujarnya.

Ia menargetkan seluruh daerah di Kaltim kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, tetapi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Gubernur juga menekankan proses audit BPK harus dipandang sebagai momentum perbaikan. Evaluasi yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas laporan keuangan, serta memastikan konsistensi antara perencanaan dan realisasi anggaran.

“Yang paling utama, APBD harus berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim, Mochammad Suharyanto, mengapresiasi ketepatan waktu penyerahan LKPD oleh seluruh kepala daerah. Ia menegaskan pentingnya dukungan aktif dari pemerintah daerah selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Kami membutuhkan dokumen yang lengkap dan akurat agar hasil audit bisa memberikan gambaran yang utuh,” katanya.

Penyerahan LKPD ini diikuti seluruh kepala daerah di Kaltim, baik secara langsung maupun melalui perwakilan. Usai kegiatan, gubernur juga menggelar diskusi tertutup dengan para bupati dan wali kota untuk membahas arah pembangunan di masing-masing daerah. (sam)

Mahasiswa Unmul Beri “Kartu Merah” Program Gratispol

April 1, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Aksi simbolis “kartu merah” mewarnai forum Kalimantan Timur Strategic Issue Monitoring (K-SIM) di Universitas Mulawarman, Selasa (31/3/2026). Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menjadi sasaran kritik mahasiswa yang menyoroti pelaksanaan program pendidikan Gratispol.

Aksi tersebut muncul di tengah diskusi yang membahas berbagai isu strategis daerah, terutama sektor pendidikan. Mahasiswa menilai masih terdapat persoalan dalam implementasi kebijakan, khususnya terkait akses informasi dan kejelasan program.

Beberapa mahasiswa dari BEM KM Unmul bahkan membawa poster-poster bertuliskan “Gratispol Gagalpol”. Tulisan itu memperolok program andalan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Menanggapi hal itu, Seno Aji tidak mempersoalkan bentuk protes yang disampaikan. Ia menilai aksi tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi di lingkungan kampus.

“Ini bentuk aspirasi yang harus kita dengarkan. Kritik dari mahasiswa penting sebagai bahan evaluasi pemerintah,” ujarnya usai kegiatan.

Ia mengakui, salah satu kendala utama dalam program pendidikan gratis ini adalah minimnya sosialisasi, sehingga banyak mahasiswa belum memahami mekanisme maupun manfaat yang tersedia.

Sebagai langkah perbaikan, Pemprov Kaltim akan menyiapkan layanan call center khusus untuk memberikan informasi yang lebih mudah diakses. Layanan ini dirancang terintegrasi dengan beberapa operator, bahkan ditargetkan dapat beroperasi selama 24 jam. Selain itu, pemerintah juga berencana memperkuat sosialisasi langsung ke kampus-kampus dengan melibatkan pihak rektorat dan tim percepatan pembangunan daerah.

Seno menegaskan, komitmen pemerintah tetap pada tujuan utama, yakni memastikan mahasiswa di Kalimantan Timur dapat mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya.

“Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang dialog lebih luas dengan mahasiswa, termasuk organisasi kemahasiswaan, agar perbedaan persepsi yang selama ini muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi langsung. (sam)

Kreator Samarinda Gelar Graphic Memoir Exhibition

March 31, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA –  Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026 akan diselenggarakan pada 11–19 April 2026 di Gedung Samarinda Design Hub, Graha TVRI Asri, Sempaja, Samarinda.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 200 karya dari 20 kreator asal Samarinda yang mengangkat pengalaman personal sebagai cara membaca kota dari dalam.

Pameran ini digagas Ramadhan S. Pernyata—akademisi, praktisi desain, ilustrator, dan Founder Samarinda Design Hub. Pameran ini berangkat dari praktik menggambar yang kemudian berkembang menjadi berbagai bentuk, mulai dari karya visual, tulisan, hingga pameran sebagai ruang berbagi pengalaman.

Graphic memoir dipilih sebagai medium untuk merekam dan membagikan ingatan, relasi, serta pengalaman keseharian warga.

“Pameran ini berangkat dari pertanyaan mendasar bagaimana sebuah kota dapat dipahami melalui pengalaman personal warganya,” kata Ramadhan.

Dikatakan, selama ini, kota lebih sering dibaca melalui peta, data, dan narasi besar tentang pembangunan. Namun di balik itu, terdapat lapisan yang lebih intim, ngatan, emosi, dan relasi yang membentuk makna kota bagi setiap individu.

Melalui pendekatan graphic memoir, teks dan visual hadir secara simultan, membangun pengalaman membaca yang reflektif dan empatik. Kota tidak ditampilkan sebagai citra tunggal, melainkan sebagai kumpulan fragmen pengalaman yang beragam dan saling bertaut.

Pameran ini menampilkan lebih dari 200 karya dari 20 partisipan terkurasi yang seluruhnya berasal dari Samarinda. Karya-karya tersebut meliputi Graphic memoir, komik pendek, ilustrasi naratif serta zine dan eksplorasi visual storytelling

Beragam pengalaman dihadirkan dalam karya, mulai dari relasi keluarga, makanan khas, masa kecil di Samarinda, dinamika lingkungan tempat tinggal, perubahan ruang kota, hingga pengalaman sosial dan budaya. Setiap karya menjadi bagian dari lanskap narasi yang lebih luas tentang Samarinda.

Pameran yang terbuka untuk pelajar dan mahasiswa, pelaku industri kreatif, seniman visual dan masyarakat umum ini diharapkan dapat memperoleh pengalaman membaca kota melalui perspektif personal, membangun empati melalui narasi visual, serta menemukan keterhubungan dengan cerita-cerita yang dihadirkan.

 

“Semua berangkat dari menggambar. Dari gambar, lahir berbagai bentuk karya, tulisan, dan pameran. Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan Samarinda sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh ingatan dan pengalaman warganya,” ujar Ramadhan S. Pernyata, penggagas pameran sekaligus Founder Samarinda Design Hub.

Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026 mengundang media dan masyarakat luas untuk hadir dan menjadi bagian dari pembacaan kota melalui pengalaman personal. Pameran ini tidak hanya menjadi ruang untuk melihat karya, tetapi juga ruang untuk membaca, merenung, dan memahami Samarinda sebagai kota yang hidup melalui ingatan dan relasi warganya. (*)

Informasi Teknis

  • Nama Acara: Samarinda Graphic Memoir Exhibition 2026
  • Tanggal: 11–19 April 2026
  • Lokasi: Samarinda Design Hub, Griya Karpet Salma Shofa, Sempaja, Samarinda
  • Jumlah Karya: 200+ karya
  • Partisipan: 20 kreator (Samarinda)
  • Tiket: Rp25.000 / pengunjung
  • Instagram: https://www.instagram.com/samarindadesignhub_/

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1697734
    Users Today : 3018
    Users Yesterday : 4306
    This Year : 634244
    Total Users : 1697734
    Total views : 14416129
    Who's Online : 44
    Your IP Address : 216.73.216.84
    Server Time : 2026-04-23