BBPJN Kaltim Uji Mutu Aspal di Ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu

June 24, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Proses trial mix atau uji campuran aspal pada ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu oleh BBPJN Kaltim.(FOTO: BBPJN Kaltim)

SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus memperketat pengawasan kualitas pekerjaan jalan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melaksanakan trial mix atau uji campuran aspal pada ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu untuk memastikan material yang digunakan memenuhi spesifikasi teknis.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pekerjaan penghamparan dilakukan secara penuh. Melalui trial mix, komposisi campuran aspal dan agregat diuji guna menghasilkan perkerasan jalan yang memiliki daya tahan optimal terhadap beban lalu lintas maupun pengaruh cuaca.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 BBPJN Kalimantan Timur, Puput Setya Nugroho, mengatakan pengujian campuran aspal dilakukan sebagai bentuk pengendalian mutu agar kualitas pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Pelaksanaan trial mix di ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu dilakukan untuk memastikan mutu campuran aspal yang digunakan telah memenuhi spesifikasi teknis. Dengan demikian, kualitas hasil pekerjaan dapat terjaga dan memberikan umur layanan jalan yang lebih baik,” ujar Puput.

Dikatakan, seluruh material yang akan digunakan harus melalui tahapan pengujian terlebih dahulu, mulai dari proporsi agregat hingga kadar aspal yang tepat. Hasil dari trial mix nantinya menjadi acuan dalam proses produksi campuran aspal secara massal.

Puput menegaskan, kualitas konstruksi jalan menjadi perhatian utama Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Kaltim. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara cermat dan mengacu pada standar teknis yang berlaku.

“Kami ingin memastikan material yang dihampar benar-benar sesuai dengan desain dan spesifikasi. Pengendalian mutu dilakukan sejak proses produksi hingga pelaksanaan di lapangan agar jalan yang dibangun aman, nyaman, dan memiliki ketahanan yang optimal,” katanya.

Ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu sendiri merupakan salah satu jalur penting yang mendukung konektivitas dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Berau. Dengan pengawasan mutu yang ketat, diharapkan infrastruktur jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan dan mendukung kelancaran distribusi barang maupun mobilitas masyarakat.(*)

Tiga Tahun Terakhir, Kaltim Berhasil Raih 90 Prestasi Nasional dan Internasional

June 21, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Sri Wahyuni

SAMARINDA – Capaian hasil pembinaan yang dilakukan Pemprov Kaltim melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim sejak 2024 hingga 2026 menunjukkan hasil membanggakan.

“Alhamdulillah kita berhasil menghantarkan anak-anak binaan LPTQ mengharumkan nama Bumi Etam dikancah nasional dan internasional. Sepanjang tiga tahun terakhir kita sudah berhasil meraih sebanyak 90 prestasi tingkat Nasional dan Internasional,” sebut Ketua LPTQ Kaltim Sri Wahyuni, di Samarinda, Minggu (21/6/2026).

Rinciannya, di tingkat Nasional berhasil meraih sebayak 71 prestasi yang terdiri dari 51 prestasi pada perhelatan MTQN XXX Kaltim pada 2024 dan 20 prestasi pada perhelatan STQHN 2025.

Prestasi yang diraih berhasil menghantarkan Kaltim sebagai juara umum pada kedua ajang permusabaqohan tingkat Nasional tersebut dua tahun berturut-turut.

Kemudian tingkat Internasional sebanyak 19 prestasi yang terdiri dari 4 prestasi pada 2024, 11 prestasi pada 2025, 4 prestasi hingga Juni 2026.

Pencapaian prestasi nasional dan internasional ini bahkan disebut melampaui prestasi 25 tahun terakhir sejak 1976.

“Jika melihat data dan angka perolehan gelar juara nasional 2024 dan 2025 mencapai 71 prestasi. Sementara sebelumnya selama 25 tahun hanya 45 prestasi,” urainya.

Lebih lanjut, Kaltim dalam 25 tahun hanya berhasil meraih 15 prestasi internasional, sementara tiga tahun terakhir sudah ada 19 prestasi internasional.

“Ini hingga Juni 2026. Yakin akan terus bertambah seiring keikutsertaan anak-anak kita di MTQ Internasional mewakili Indonesia,” yakinnya.

Keberhasilan meraih prestasi tersebut diakui tidak lepas hasil pembinaan yang masif, terstruktur, dan berkesinambungan yang dilakukan LPTQ Kaltim kepada kafilah.

“Semoga dengan pola pembinaan baik, kerjasama baik, dukungan pembiayaan baik Kaltim bisa terus bersinar di tingkat Nasional dan Internasional,” pungkasnya. (AM)

Sekprov Kaltim Sebut Kalimat Membobol APBD Terlalu Ekstrim dan Tidak Mendasar

June 16, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni menyebut penggunaan kata membobol APBD pada pemberitaan terkait dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim terlalu ekstrem dan tidak berdasar.

Ia mempertanyakan dana APBD yang mana yang dibobol? Menurutnya, penggunaan kata membobol APBD tidak berdasar dan bentuk tuduhan.

“Saya tanya yang dibobol ini apa? Gimana caranya bobolnya itu gimana? Makanya hati-hati dengan kata-kata membobol. Kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita tulis,” kata Sekprov Sri Wahyuni ketika dikonfirmasi, Senin (15/6/2026)

Menurutnya, penyusunan rencana anggaran dan pelaksanaan kegiatan LPTQ telah dilakukan sesuai aturan. Bahkan dalam proses menyusun RAB hingga melaksanakan kegiatan, LPTQ telah konsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sebagai contoh pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), LPTQ Kaltim juga menggunakan pendampingan dari BPKP. “Jadi bagaimana caranya mau membobol?” terangnya.

Terkait pemberitaan yang juga menyebut adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2024-2025 yang belum ditindaklanjuti Pemprov Kaltim terkait dana hibah LPTQ dikatakan Sri Wahyuni  sudah ditindaklanjuti, sehingga sudah tidak ada temuan.

Sedangkan terkait dugaan rangkap jabatan karena Sri Wahyuni merupakan Ketua LPTQ, ia mengatakan posisinya sebagai Ketua LPTQ Kaltim bukan sesuatu yang baru. Hampir seluruh Sekda di Indonesia juga menjabat sebagai ketua LPTQ di daerah masing-masing.

“Secara nasional hampir seluruh Sekda itu menjadi Ketua LPTQ. Mungkin hanya hitungan jari yang tidak. Jadi bukan karena ada kepentingan,” sebutnya.

Dia mengaku diminta pengurus sebelumnya untuk membenahi tata kelola LPTQ Kaltim. Pembenahan dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan prestasi, tetapi juga dari sisi administrasi dan pengelolaan organisasi.

Karenanya dia berharap sebelum membuat pemberitaan lebih dulu melakukan verifikasi dan konfirmasi pihak terkait agar ada keberimbangan dalam penyampaian informasi.  Tidak terkesan menggiring opini sebelum memperoleh konfirmasi darinya.

“Kami tidak anti kritik. Silakan konfirmasi. Jangan menggiring opini yang tidak perlu dengan berita yang liar. Kita ingin media di Kaltim kredibel dan memberitakan sesuai fakta serta berimbang,” ucapnya.

Sementara Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah menjelaskan penggunaan dana LPTQ tidak terlepas dari agenda besar yang diemban Kaltim sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2024.

Pada tahun anggaran 2024 LPTQ mendapat anggaran mencapai sekitar Rp124 miliar karena Kaltim menjadi tuan rumah kegiatan nasional yang melibatkan 34 provinsi. Sementara pada 2025, anggaran berada di angka sekitar Rp50 miliar, termasuk untuk mendukung keikutsertaan kafilah Kaltim dalam STQH Nasional di Kendari hingga berhasil meraih juara umum.

“Alhamdulillah, anggaran LPTQ sudah diperiksa BPK untuk tahun 2024 dan 2025, dan tidak ada temuan,” pungkasnya.

Ia berharap pemberitaan mengenai penggunaan anggaran pemerintah dapat dilakukan secara berimbang dengan mengedepankan data, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh.

Dasmiah menjelaskan, LPTQ memiliki fungsi yang hampir sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun berada dalam bidang yang berbeda. KONI bertugas melakukan pembinaan atlet untuk ajang olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), sedangkan LPTQ memiliki tanggung jawab membina para qori dan qoriah untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional.

“LPTQ itu seperti KONI, hanya bidangnya berbeda. Kalau KONI membina atlet, LPTQ membina qori dan qoriah untuk membawa nama daerah dalam MTQ maupun STQH (Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis) nasional,” jelasnya.

Hasilnya, prestasi LPTQ Kaltim Meningkat dalam Dua Ajang Nasional permusabaqohan. Pada MTQ Nasional 2024 yang digelar di Kalimantan Timur, Kaltim berhasil mencatat sejarah dengan meraih juara umum setelah hampir 48 tahun belum pernah mencapai posisi tersebut.

“Dari 58 peserta yang mengikuti 13 cabang lomba, mayoritas kafilah Kaltim berhasil meraih prestasi,” urainya.

Tentunya menjadi pencapaian yang sangat luar biasa. Setelah 48 tahun kembali menjadi juara umum. Tidak hanya MTQ Nasional, Kaltim juga berhasil menjadi juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional 2025.

“Bahkan banyak anak-anak kita yang berhasil menjadi juara MTQ tingkat Internasional,” tambahnya.

Terkait unsur kepengurusan Dasmiah mengatakan keterlibatan unsur pemerintah daerah dalam kepengurusa LPTQ telah diatur dalam sejumlah regulasi sejak lama. LPTQ dibentuk berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Agama Nomor 19 Tahun 1977 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 151 Tahun 1977 yang kemudian diperbarui melalui Keputusan Bersama Menteri Agama Nomor 182A Tahun 1988 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1988.

Aturan itu menyebut kepengurusan LPTQ berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, perguruan tinggi, Majelis Ulama Indonesia hingga tokoh masyarakat.

Selain itu, Keputusan Menteri Agama Nomor 240 Tahun 1989 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja LPTQ juga mengatur bahwa ketua umum LPTQ daerah dijabat oleh seorang pejabat pemerintah daerah.

Pun demikian keterlibatan Biro Kesra dalam struktur LPTQ, semua tidak terlepas dari tugas pokok bidang tersebut yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan dan penyelenggaraan MTQ.

“Kalau saya tidak jadi Kepala Biro Kesra, saya juga tidak akan jadi pengurus LPTQ. Sudah ada beberapa orang pengurus yang saat sudah tidak menduduki jabatannya secara otomatis tidak menjadi pengurus digantikan dengan pejabat yang baru. Jadi memang melekat dengan jabatan,” katanya. (AM)

Pemprov Kaltim Terima Penghargaan Kemendikdasmen

May 26, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menerima penghargaan atas kolaborasi dengan sekolah swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026.

Penghargaan itu diserahkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, kepada Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, pada Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin malam (25/5/2026).

Penghargaan tersebut diberikan karena provinsi ini dinilai memiliki komitmen dalam menjadikan sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan,  Pemprov Kaltim memberikan perhatian yang setara bagi sekolah negeri maupun swasta, mulai jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

Rudy menyebut, kebijakan pendidikan di Kaltim diarahkan untuk menciptakan akses pendidikan yang inklusif tanpa membedakan latar belakang gender, agama, suku, maupun budaya. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia hanya bisa dicapai lewat transformasi dan inovasi di sektor pendidikan. Karena itu, penghargaan dari pemerintah pusat disebut menjadi dorongan bagi daerah untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan.

“Program dan kebijakan pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam pengembangan dunia pendidikan di Benua Etam. Dia menilai pendidikan menjadi jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan.

Rudy juga menegaskan komitmen Pemprov Kaltim terhadap program pendidikan gratis. Ia berharap seluruh anak di Kaltim minimal menempuh pendidikan dasar hingga SMA/SMK, bahkan melanjutkan ke perguruan tinggi. Menurutnya, Pemprov Kaltim saat ini mendorong pendidikan gratis bagi warga hingga jenjang S3, baik yang menempuh pendidikan di dalam daerah, luar daerah, maupun luar negeri. (*)

Pemprov Kaltim Dukung Proyek PLTA Batoq Kelo

May 25, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendukung pembangunan proyek strategis energi baru terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt yang berlokasi di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Sumber energi tersebut digadang menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar di Kalimantan Timur sekaligus simbol masa depan energi hijau di Indonesia.

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud menegaskan proyek ini bukan sekadar pembangunan pembangkit listrik. Melainkan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu menghidupkan perekonomian masyarakat dan membuka akses kawasan pedalaman.

“Ini bukan hanya proyek listrik 300 megawatt, tetapi proyek masa depan untuk masyarakat Kalimantan Timur,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud saat prosesi Groundbreaking Ceremony Batoq Kelo Hydropower Project di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim, Senin (25/5/2026).

Selain pembangunan PLTA, proyek tersebut juga disertai pembangunan jalan sepanjang 122 kilometer dan jembatan sepanjang 120 meter yang akan menghubungkan wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan PT Tujuan Mulia Makmur (TMM), City Jamiah menyampaikan proyek PLTA Batoq Kelo merupakan bagian dari komitmen mendukung transisi energi bersih nasional di tengah tantangan perubahan iklim global.

“PLTA Batoq Kelo bukan sekadar proyek infrastruktur kelistrikan, tetapi wujud visi besar Indonesia menuju kemandirian energi ramah lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai investor utama pembangunan hydropower ini, pihaknya berkomitmen menjalankan pembangunan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Chairman Handa Group sekaligus Owner PT TMM Zi Fenggao, Chairman Sinohydro Wang Qi, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan serta sejumlah investor dan pemangku kepentingan lainnya. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb