Pj Ketua Dekranasda Kaltim Minta Lestarikan Tumbuhan Khas Kalimantan

December 3, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Timur, Yulia Zubir, mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tumbuhan khas Kalimantan, seperti rotan dan ulin. Hal ini disampaikan usai memberikan apresiasi kepada para pengrajin dalam acara Dekranasda Kaltim Award 2024 yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Senin (2/12/2024).

“Kita patut berbangga karena masih memiliki rotan dan ulin, yang merupakan potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah jika terus dilestarikan,” ungkap Pj Ketua Dekranasda Kaltim Yulia Zubir.

Ia menekankan, rotan dan ulin bukan hanya bagian dari kekayaan alam Kalimantan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi bagi masyarakat lokal.

Rotan, tumbuhan khas tropis dari keluarga Calameae, dikenal karena kekuatan dan fleksibilitasnya. Bahan ini menjadi komponen utama berbagai produk kerajinan seperti anyaman, furnitur rumah tangga, tas, hingga aksesoris. Di sisi lain, pohon ulin (Eusideroxylon zwageri), yang merupakan ikon flora Kalimantan, terkenal dengan kayunya yang keras dan tahan lama. Kayu ulin sering digunakan dalam konstruksi bangunan dan pembuatan perabotan yang kuat. Namun, Yulia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan pohon ulin.

“Eksploitasi yang tidak terkontrol bisa mengancam kelestarian pohon ulin. Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama memastikan bahwa pemanfaatannya tetap berkelanjutan, serta terus melakukan penanaman ulin,” tegasnya.

Tak hanya soal pelestarian, Yulia juga menyoroti pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kerajinan. Dekranasda Kaltim, kata dia, aktif menyelenggarakan pelatihan seperti anyaman rotan kombinasi manik yang diikuti para perajin muda dari seluruh Kalimantan Timur.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan kualitas produk kerajinan, serta mendorong para perajin untuk lebih inovatif dalam menciptakan desain yang menarik dan bernilai tinggi. Saya juga sangat mengapresiasi adanya perajin muda yang sudah mulai menunjukkan kualitas karyanya dalam kompetisi ini,” ujar Yulia.

Yulia juga menekankan pentingnya regenerasi dalam industri kerajinan. Ia berharap generasi muda lebih aktif menggali potensi industri ini agar keberlanjutannya tetap terjaga.

“Perajin muda yang berbakat sangat diperlukan untuk menggantikan perajin yang lebih senior. Melalui pelatihan dan ajang kompetisi seperti ini, kami berharap bisa menciptakan atmosfer yang mendukung bagi perajin muda untuk berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” pungkasnya Yulia.

Acara Dekranasda Kaltim Award 2024 menjadi ajang penghargaan sekaligus motivasi bagi perajin lokal untuk terus berkarya dan memajukan industri kerajinan khas Kalimantan. (adv diskominfo kaltim)

Kaltim Jadi Model Nasional dalam Pengelolaan Hutan dan Pengurangan Emisi Karbon

December 3, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Kalimantan Timur terus menunjukkan diri sebagai pelopor pembangunan hijau di Indonesia melalui keberhasilan implementasi program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF). Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim, Daddy Ruhiyat, dalam acara jumpa pers yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur di Hotel Aston Samarinda, Senin (2/12/24).

Dirinya mengungkapkan, keberhasilan Kaltim tak lepas dari kebijakan strategis yang dibuat pemerintah daerah.

“Kunci keberhasilan program ini adalah kepala daerah yang memahami pentingnya pelestarian lingkungan. Dukungan kebijakan yang jelas memungkinkan integrasi kegiatan pembangunan rendah emisi ke dalam rencana pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga memuji komitmen Gubernur Isran Noor yang melanjutkan fondasi kebijakan yang sebelumnya dirintis oleh Awang Faroek Ishak.

“Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan, program pelestarian lingkungan di Kaltim tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang,” tambahnya.

Namun, Daddy menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, NGO, dan perguruan tinggi telah menjadi model keberhasilan yang bisa diterapkan oleh provinsi lain.

“Sinergi ini menjadi faktor kunci, terutama untuk mengatasi tantangan besar seperti deforestasi dan konflik satwa-manusia akibat ekspansi perkebunan,” jelasnya.

Salah satu fokus utama FCPF-CF adalah pengelolaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Program ini bertujuan menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dengan pelestarian hutan dan ekosistem. Daddy menegaskan bahwa FCPF-CF berkomitmen melindungi hutan alam yang tersisa untuk menjaga habitat satwa liar dan mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.

Selain itu, DDPI dan pemerintah Kaltim terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di 441 desa terkait manfaat jangka panjang menjaga hutan.

“Kami ingin masyarakat menjadi agen perubahan dalam pelestarian hutan. Program ini mendorong kesadaran masyarakat, bukan paksaan,” kata Daddy.

Kaltim, dengan 51% tutupan hutan dari 12,7 juta hektare sebelumnya, menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan ekosistem ini. Namun, semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat diharapkan mampu menjadikan Kaltim sebagai model pembangunan hijau yang berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia. (yud)

Produk Kerajinan Lokal Makin Berdaya Saing

December 2, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Ajang penghargaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Timur Award 2024 sukses diselenggarakan di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, pada Senin (2/12/2024).

Sebanyak 167 produk unggulan dari 10 kabupaten/kota di Kaltim berkompetisi dalam ajang bergengsi ini. Tujuan utamanya adalah memberikan penghargaan sekaligus dorongan kepada perajin lokal agar terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya terbaik yang merepresentasikan kekayaan budaya daerah.

Pj. Ketua Dekranasda Kaltim, Yulia Zubir, mengungkapkan kebanggaannya atas keberlanjutan kerajinan rotan asli Kalimantan Timur yang tetap relevan meskipun di tengah gempuran produk modern.

“Kita harus berterima kasih karena rotan masih menjadi salah satu material unggulan yang memiliki banyak manfaat. Ini adalah kesempatan kita untuk mengembangkan rotan sebagai solusi ramah lingkungan di tengah penggunaan plastik yang semakin masif,” kata Yulia.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi desain tradisional agar lebih modern dan sesuai dengan tren pasar.

“Pelestarian tradisi harus berjalan beriringan dengan inovasi. Kita perlu menghadirkan desain rotan yang lebih kreatif agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Melalui Dekranasda Kaltim Award 2024, diharapkan produk kerajinan khas Kalimantan Timur dapat semakin dikenal luas, meningkatkan daya saing industri lokal, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur di kancah global.

Kompetisi ini terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu Serat Alam, Kayu, dan Batik. Berikut daftar pemenangnya:

Kategori Serat Alam

  • Juara I: Tas Berambut Doyo Kristal – Novaritha (Dekranasda Samarinda)
  • Juara II: Tas Tabung Sisik Naga – Nursaidah (Dekranasda Balikpapan)
  • Juara III: Home Decor Motif Kayan – Dekranasda Samarinda

Kategori Kayu

  • Juara I: Vas Bunga Guci Pesut Nusantara – Suradi (Dekranasda Penajam Paser Utara)
  • Juara II: Patung Penari Burung Enggang – Suherman (Dekranasda Balikpapan)
  • Juara III: Mangkuk Kepala Naga Kembar – Anasruddin (Dekranasda Samarinda)

Kategori Batik

  • Juara I: Batik Motif Lembuswana Kumala – Etiek Insafiani (Dekranasda Penajam Paser Utara)
  • Juara II: Batik Motif Topeng Hudoq – Ises Rahayu (Dekranasda Kutai Timur)
  • Juara III: Batik Motif Penyu Rotan – Mohammad Shodik (Dekranasda Berau)

Disperindagkop Kaltim Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kreatif

December 2, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA— Rotan dan manik-manik tradisional Kalimantan Timur menjadi sorotan dalam acara pembukaan Dekranasda Award 2024 yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Senin (2/12/24).

Acara ini tidak hanya sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ekonomi kreatif melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan para pengrajin.

Pj. Ketua Dekranasda Kaltim, Dr. Yulia Zubir, menyoroti pentingnya regenerasi pengrajin lokal. Ia ingin memastikan keterampilan mengolah rotan diwariskan kepada generasi muda dengan sentuhan inovasi yang tetap menghormati tradisi. Dengan tren global pengurangan plastik, rotan memiliki peluang besar sebagai produk ramah lingkungan.

Pelatihan kerajinan anyaman rotan kombinasi manik menjadi salah satu program unggulan dalam acara ini. Pelatihan ini dirancang untuk membekali pengrajin lokal dengan kemampuan menciptakan desain modern yang relevan dengan kebutuhan pasar internasional.

Heni Purwaningsih, Ketua Harian Dekranasda Kaltim sekaligus Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Kami fokus meningkatkan kualitas produk, kompetensi SDM pelaku ekonomi kreatif, dan membuka akses pasar. Dengan dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat, ekonomi kreatif Kaltim dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah,” jelasnya.

Sebanyak 167 peserta berkompetisi dalam Dekranasda Award 2024, menunjukkan kreativitas mereka dalam berbagai kategori kerajinan. Hasil karya para peserta, seperti anyaman rotan, ulap doyo, dan batik, mendapat apresiasi tinggi karena keasliannya.

Dekranasda Award 2024 diharapkan menjadi ajang pemacu semangat bagi para pelaku ekonomi kreatif Kaltim untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa kerajinan lokal ke panggung internasional. (yud/adv)

Pemprov Kaltim Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis

December 2, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur akan segera melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis di tiga daerah: Samarinda, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara (PPU). Program ini akan menyasar siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah luar biasa (SLB) sebagai langkah awal sebelum diterapkan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik menyampaikan, program ini direncanakan mulai berjalan pada minggu pertama Desember 2024.

“Kalau memungkinkan, kita mulai laksanakan di awal Desember,” ujar Akmal (02/12/2024).

Akmal menjelaskan, dipilihnya tiga daerah ini didasarkan pada jumlah penduduk yang tinggi dan kesiapan infrastruktur.

“Walaupun anggaran untuk program ini belum sepenuhnya tersedia, kami ingin memulai dari percobaan agar dapat mengevaluasi pelaksanaannya secara langsung,” jelasnya.

Dalam uji coba ini, setiap daerah akan melibatkan tiga sekolah, yaitu satu SD negeri, satu SD swasta, dan satu SLB. Program ini tidak hanya mencakup sekolah negeri, tetapi juga swasta, untuk memastikan inklusivitas.

“Saya sudah meminta Dinas Pendidikan agar program ini mencakup sekolah negeri maupun swasta. Dengan ini, kita bisa melihat bagaimana pelaksanaannya di berbagai jenis sekolah,” tambah Akmal.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Surasa, menuturkan bahwa program ini masih dalam tahap pembicaraan lebih lanjut terkait sumber pendanaan. Dana diproyeksikan dapat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Semua masih dibahas, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun pendanaannya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di masing-masing kabupaten/kota,” kata Surasa.

Pemprov Kaltim optimistis, uji coba di tiga daerah ini akan memberikan gambaran konkret untuk mengembangkan program makan bergizi gratis di 10 kabupaten/kota lainnya. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak, sekaligus mendukung tujuan pembangunan sumber daya manusia di Kaltim.

“Dengan keberhasilan program percontohan ini, harapannya program makan bergizi gratis bisa diterapkan secara utuh di seluruh wilayah Kaltim,” pungkas Akmal Malik. (adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb