PDA Kutai Barat Tegaskan Jabatan Kepala Adat Kampung Maksimal Dua Periode

October 20, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Ketua Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat, Yurang, menegaskan masa jabatan kepala adat kampung di seluruh wilayah Kubar hanya berlaku lima tahun untuk satu periode dan dapat dipilih kembali satu kali. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 24 Tahun 2001 tentang Lembaga Adat Kampung.

Pernyataan tersebut disampaikan Yurang saat ditemui di Kantor Presidium Dewan Adat Kutai Barat, Kecamatan Barong Tongkok. Menurutnya, aturan ini wajib dipatuhi agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.

“Masa jabatan kepala adat kampung hanya lima tahun, bukan tujuh tahun. Itu sudah jelas diatur dalam Perda,” tegasnya. Jumat (17/10/2025)

Ketua Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat, Yurang.

Ia menjelaskan, Surat Edaran Bupati Kutai Barat Nomor 1003.4/680 Tahun 2025 juga telah mengingatkan seluruh petinggi kampung agar segera melaksanakan pemilihan kepala adat baru jika masa jabatan lama telah berakhir.

Yurang menilai, anggapan bahwa masa jabatan dapat diperpanjang hingga tujuh tahun berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes) tidak berlaku karena bertentangan dengan Perda dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018.

“Acuan hukum kita hanya dua, yaitu Perda dan Permendagri. Hasil Mubes tidak sah jika bertentangan dengan aturan tersebut,” jelasnya.

Ia mengimbau seluruh petinggi kampung agar tidak menafsirkan aturan sesuai kepentingan pribadi serta selalu berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).

“Kalau semua taat aturan, lembaga adat akan tetap dihormati dan dipercaya masyarakat,” pungkas Yurang. (adv/diskominfo/kbr).

Wabup Kubar Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Sosial

October 18, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, menyampaikan harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menurutnya, koperasi ini harus lebih dari sekadar bangunan fisik, tetapi juga harus hidup secara ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.

Dalam pernyataannya, Wabup Nanang menegaskan bahwa koperasi harus menjadi wadah untuk menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di desa. “Koperasi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat,” ujarnya.

Nanang juga mengingatkan para pengurus dan anggota koperasi untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan organisasi. Ia menekankan, keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga integritas dan komitmen pengelola.

Wabup mengajak agar koperasi dijadikan sebagai tempat belajar, berinovasi, dan berkolaborasi. Potensi lokal desa, seperti pertanian, kerajinan, dan usaha kecil menengah harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber kekuatan ekonomi bersama.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyerukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat untuk mendukung gerakan koperasi ini. “Hanya dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan desa yang mandiri dan Indonesia yang berjaya,” katanya.

Wabup berharap langkah ini menjadi awal kebangkitan ekonomi desa, penguatan kemandirian masyarakat, serta terwujudnya cita-cita besar membangun koperasi desa demi kejayaan Indonesia.(adv/diskominfo/kbr).

Disarpus Layani Perpustakaan Keliling di SD Muhammadiyah 1 Melak

October 18, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat (Disarpus Kubar) melalui Bidang Perpustakaan kembali menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling di SD Muhammadiyah 001 Melak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/10/2025) dengan tujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus memperkenalkan layanan literasi Disarpus secara langsung ke lingkungan sekolah.

Mewakili Disarpus Kubar, Bambang berharap kehadiran Perpustakaan Keliling dapat memberikan manfaat positif bagi para siswa dalam meningkatkan minat baca mereka. “Siswa terlihat sangat antusias dalam membaca dan memilih buku yang disediakan,” ujarnya.

Salah satu siswi SD Muhammadiyah 001 Melak, Ana, menyambut baik program ini. Ia mengungkapkan bahwa Perpustakaan Keliling sangat membantu anak-anak didik untuk lebih gemar membaca, terutama di tengah maraknya penggunaan handphone yang kerap mengalihkan perhatian. “Ini sangat membantu kami agar lebih rajin membaca buku,” kata Ana.

Di harapkan Layanan Perpustakaan Keliling ini  mampu menjadi solusi efektif untuk membangkitkan kecintaan membaca dan meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar Kutai Barat. (adv/diskominfo/kbr).

Wabup Kubar Senam Bersama OPD di Alun Alun Itho

October 18, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Senam rutin yang di lakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pegawai dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar), setiap hari jumat pagi. Kali ini di ikuti Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, didampingi istri, Dewi Hariah, serta Kepala Bagian Ortal, Agung Sugara.

Senam bersama ini merupakan agenda rutin bulanan yang digagas dalam rangka mendukung program pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kebugaran dan kesehatan pegawai.

Dalam suasana santai dan penuh semangat, Wakil Bupati tampak berbaur dan mengikuti seluruh gerakan senam bersama peserta lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Dinas Kominfo, Aspiah, dan Plt. Kepala Satpol PP, Fauzan.

“Senam Jumat pagi ini sangat bermanfaat untuk kesehatan kita. Kalau tubuh sehat dan bugar, kita pun bisa bekerja dengan lebih nyaman dan produktif. Selain itu, ini juga menjadi momen untuk berkumpul, bersenang-senang, dan bergerak bersama setelah menjalani rutinitas kerja,” ujar Wakil Bupati ditemui setelah senam di Alun-Alun ITHO pada Jumat pagi, (17/10/2025).

Ia juga mengimbau kepada seluruh pimpinan OPD agar terus mendorong keikutsertaan para staf dalam kegiatan senam bersama. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis.

Senam Jumat pagi telah menjadi agenda resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan diharapkan terus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen ASN di lingkungan Pemkab Kubar.(adv/diskominfo/kbr).

Hendaq Pekayang, Wujud Harmoni dan Kebersamaan Berbudaya

October 17, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR  – Tradisi adat Hendaaq Pekayang kembali digelar dengan meriah di Kampung Muyut Aket, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat. Selasa (14/10/2025).

Kegiatan budaya yang sarat nilai kebersamaan dan spiritualitas ini menjadi bagian dari ritual adat Laliiq Ugal, yakni ungkapan rasa syukur masyarakat Dayak Bahau dalam menyambut musim tanam padi atau nugal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Ayonius, yang hadir mewakili Bupati Kutai Barat sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hendaaq Pekayang tahun 2025.

“Hendaaq Pekayang adalah salah satu bentuk tradisi luhur suku Dayak Bahau yang kaya akan nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan penghormatan terhadap alam serta leluhur. Tradisi ini merupakan warisan berharga dari para pendahulu kita,” ujar Ayonius.

Ayonius mengatakan, kegiatan adat seperti ini tidak hanya penting dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga sebagai media pembinaan karakter dan penguatan identitas masyarakat Kutai Barat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kembali rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya lokal, khususnya kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya di tengah arus modernisasi dan globalisasi,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Hendaaq Pekayang: Harmoni Kebersamaan dalam Berbudaya”, kegiatan tahun ini diharapkan mampu mempererat solidaritas antarwarga dan menumbuhkan semangat melestarikan nilai-nilai adat yang beradab dan berkarakter.

Sementara itu, Ketua Pekat Huwang Bahau, Hermanus Tingang, menjelaskan bahwa Hendaaq Pekayang dilaksanakan secara bergantian oleh dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tering dan Kecamatan Long Iram, berdasarkan hasil Musdat (Musyawarah Adat) bersama.

“Tujuannya untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya, terutama bagi generasi muda agar mereka bisa melihat, merasakan, dan menghayati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Hermanus juga menegaskan, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga sekaligus sarana memperkuat hubungan antar kampung.

“Hendaaq Pekayang ini wujud silaturahmi dan ajang bertemu antar kampung. Kalau budaya ini tidak terus dilestarikan, lama-kelamaan akan terkikis,” tuturnya.

Pelaksanaan Hendaaq Pekayang di Kampung Muyut Aket tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya leluhur Dayak Bahau agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman. (adv/diskominfo/kbr).

« Previous PageNext Page »

  • vb