FKDM Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Kewaspadaan dini menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas sosial dan keamanan di masyarakat. Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), informasi terkait potensi ancaman dan bencana dapat dijaring, ditampung dan dikomunikasikan secara cepat dan tepat, sehingga langkah pencegahan maupun penanggulangan dapat dilakukan lebih efektif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, saat membuka kegiatan FKDM Tahun 2025, di Gedung BPU, Kampung Gunung Rampah, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kubar.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota FKDM, tokoh adat, masyarakat, agama, dan pemuda yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini,”ujarnya.

Bupati menegaskan, partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman, gangguan maupun tantangan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan daerah.

“Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat dan harapan baru dalam membangun Kubar  yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” tambahnya.

Kegiatan FKDM ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 beserta perubahannya, serta Surat Keputusan Bupati Kubar tentang pembentukan tim jewaspadaan dini daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan kewaspadaan dini demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Saya berharap melalui forum ini, seluruh peserta semakin peka dan sigap dalam mengantisipasi berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan keamanan. FKDM harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketentraman dan kenyamanan masyarakat,”tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kubar, Suwito, menjelaskan, bahwa kewaspadaan dini masyarakat merupakan kondisi kepekaan, kesiapsiagaan dan antisipasi masyarakat terhadap potensi bencana, baik yang disebabkan oleh alam, manusia, maupun faktor lainnya.

“Forum ini menjadi wadah strategis bagi elemen masyarakat untuk menjaga dan memulihkan kewaspadaan dini di tengah masyarakat,”tuturnya.

Ia menyebut, melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih proaktif dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman, tantangan, hambatan serta gangguan terhadap stabilitas sosial dan keamanan daerah.

Kegiatan ini diikuti 70 peserta, terdiri anggota FKDM, tokoh masyarakat, agama, pendidikan, adat dan pemuda. Narasumber berasal dari Polres Kubar yang menyampaikan materi tentang peran kewaspadaan dini masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban serta dari Kodim 0912/Kubar dengan materi pendeteksian dan pencegahan potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di masyarakat. (adv/diskominfo/kbr).

Sekda Kutai Barat Tekankan Pelestarian Nilai Budaya Bahau

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Ayonius menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan Hendaaq Pekayang di Kampung Muyub Aket, Kecamatan Tering, Selasa (14/10/2025). Acara adat suku Dayak Bahau yang sarat nilai-nilai kearifan lokal ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Ayonius menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan adat tersebut. Menurutnya, kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan merawat tradisi merupakan wujud nyata semangat “Kutai Barat yang Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat.”

“Hendaaq Pekayang merupakan tradisi luhur suku Bahau yang mengandung nilai spiritual, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur. Tradisi ini adalah ungkapan syukur masyarakat dalam menyambut musim tanam padi,” ujar Ayonius.

Ia menegaskan, kegiatan adat seperti Hendaaq Pekayang tidak hanya penting dari sisi budaya, tetapi juga berperan besar dalam pembentukan karakter dan identitas masyarakat Kutai Barat. Di tengah kemajuan zaman, kata dia, generasi muda perlu terus dikenalkan dengan tradisi agar tidak tercerabut dari akar budayanya.

“Kita ingin generasi muda tetap bangga dengan budayanya sendiri. Dari sini terbentuk karakter yang kuat, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Hendaaq Pekayang: Harmoni Kebersamaan dalam Berbudaya,” kegiatan tahun ini menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat nilai persaudaraan dalam kehidupan masyarakat adat Bahau.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, lanjut Ayonius, berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan adat seperti Hendaaq Pekayang agar terus berlanjut dari tahun ke tahun dengan pelaksanaan yang semakin baik.

Suasana penuh warna, dentuman gong, dan tarian adat khas Bahau mewarnai jalannya acara. Tradisi turun-temurun ini kembali menghadirkan semangat persatuan, kebanggaan, dan kecintaan terhadap budaya lokal yang menjadi bagian penting dari jati diri masyarakat Kutai Barat. (adv/diskominfo/kbr).

OPD Lakukan Persiapan Stand Pameran Jelang HUT ke-26 Kutai Barat

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar), yang dirangkai dengan Pesta Budaya Dahau 2025, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai sibuk menyiapkan stan pameran di Taman Budaya Sendawar, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.

Sejak awal pekan, suasana di kawasan taman tampak ramai. Sejumlah dinas dan masyarakat menata stan mereka untuk menampilkan hasil karya, inovasi, dan program unggulan selama satu tahun terakhir.

Kasubag Umum Dinas Perikanan Kutai Barat, Kartika, mengatakan pihaknya turut berpartisipasi dengan menampilkan dua bidang utama, yakni perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

Kasubag Umum Dinas Perikanan Kutai Barat, Kartika

“Untuk kegiatan kali ini kami adakan pameran di dua bidang, yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Pesan utamanya supaya masyarakat paham apa saja yang bisa didapat dari Dinas Perikanan,” ujar Kartika, Selasa (18/10/2025).

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih mengenal manfaat program dinas, sekaligus mendorong nelayan dan pelaku usaha budidaya untuk lebih aktif mengembangkan potensi perikanan daerah.

“OPD sangat mendukung kegiatan ini agar masyarakat lebih paham dan termotivasi untuk membudidayakan serta mengonsumsi ikan. Kalau dibandingkan tahun lalu, perayaan kali ini lebih meriah dan persiapannya juga lebih baik,” tambah Kartika.

Sementara itu, dari Dinas Pariwisata Kutai Barat, Susanto, selaku bagian Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Bidang Pemasaran, menyampaikan pihaknya juga turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam informasi dan produk lokal.

“Ada tiga bidang yang kami tampilkan, yaitu bidang pemasaran, bidang ekonomi kreatif, dan bidang destinasi,” jelasnya.

Susanto menjelaskan, bidang destinasi menampilkan informasi pembangunan obyek wisata di Kabupaten Kutai Barat, sementara bidang ekonomi kreatif menghadirkan hasil kerajinan tangan binaan Dinas Pariwisata.

“Untuk bidang pemasaran, kami menyiapkan stan informasi agar masyarakat mengetahui potensi wisata dan kegiatan ekonomi kreatif di tingkat kampung maupun kecamatan,” tambahnya.

Ia juga menuturkan, Dinas Pariwisata mendukung penuh kegiatan ini sebagai wujud komitmen memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kutai Barat kepada masyarakat luas.

“Perbedaannya tidak terlalu mencolok dari tahun sebelumnya, tetapi tahun ini terasa lebih meriah dan kami berusaha menampilkan yang lebih maksimal,” tutupnya.

Suasana semangat dan gotong royong tampak di seluruh area Taman Budaya Sendawar. Masyarakat, pelaku UMKM, dan OPD bahu-membahu menyiapkan penampilan terbaik untuk menyambut puncak perayaan HUT ke-26 dan Dahau Kutai Barat 2025 yang dijadwalkan berlangsung meriah dalam waktu dekat. (adv/diskominfo/kbr).

Puluhan Siswa Ikuti Pelatihan Tarian Daerah

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – PT Taman Budaya Sendawar (TBS), menggelar pelatihan tarian daerah bagi pelajar tingkat SMP, di panggung TBS Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Selasa (14/10/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yakni 13 hingga 14 Oktober 2025, ini menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk melestarikan seni tari tradisional serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan lokal.

Perwakilan PT TBS, Loewenstein, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai sekolah menengah pertama yang ada di Kutai Barat.

“Acara ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Pesertanya anak-anak SMP, dan kami mengirimkan informasi melalui surat maupun pesan WhatsApp ke sekolah-sekolah. Karena keterbatasan tempat dan waktu, peserta kami batasi hanya sekitar 30 anak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pelatihan ini menampilkan berbagai tarian kreasi yang bersumber dari gerak dan budaya lokal masyarakat Kubar.

“Jenis tarian yang diajarkan merupakan tarian kreasi dari unsur-unsur tarian lokal. Tujuannya agar anak-anak mengenal, mencintai, dan bisa melestarikan seni tradisional daerahnya,” ujarnya.

Loewenstein menambahkan, kegiatan ini sudah berjalan sejak beberapa bulan terakhir dengan antusiasme peserta yang terus meningkat.

“Kegiatan pelatihan ini sudah beberapa kali kami adakan dan selalu mendapat sambutan baik. Harapannya, dari sini muncul generasi muda yang mampu meneruskan dan mengembangkan tarian khas Kutai Barat,” tambahnya.

Pelatihan tari yang digelar di Taman Budaya Sendawar tersebut juga menjadi bagian dari persiapan rangkaian HUT ke-26 dan Pesta Budaya Dahau Kutai Barat 2025, yang akan menampilkan beragam seni pertunjukan daerah di panggung utama. (adv/diskominfo/kbr).

Dinas Pariwisata Dukung Program Kreatif Generasi Muda Kutai Barat

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Musisi dan pelatih vokal asal Kutai Barat, Daniel Setiawan, menyuarakan pentingnya dukungan nyata bagi generasi muda daerah yang memiliki potensi di bidang seni dan budaya. Menurutnya, banyak talenta lokal yang telah berani tampil di ajang besar, namun masih berjuang tanpa dukungan publik yang memadai.

Daniel mengatakan, semangat dan keberanian anak-anak muda Kutai Barat perlu diiringi perhatian serius dari berbagai pihak, terutama media dan pemerintah daerah. Ia menilai, kurangnya eksposur dari media membuat potensi besar para pelaku seni muda sering luput dari perhatian masyarakat.

“Banyak talenta muda dari Kutai Barat yang sudah berani tampil di ajang besar, tapi sayangnya dukungan media masih minim. Akibatnya, mereka berjuang sendiri tanpa sorotan atau dukungan publik. Padahal, pemberitaan media sangat penting untuk menumbuhkan semangat dan kebanggaan daerah,” ujar Daniel Setiawan, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, dukungan publikasi bukan sekadar soal popularitas, tetapi juga sarana memperkenalkan identitas daerah dan membangun kepercayaan diri para pelaku seni. Daniel menilai, ketika media aktif mengangkat kisah perjuangan anak-anak muda daerah, hal itu dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Selain itu, Daniel juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku seni dan pemerintah. Ia berharap ada ruang kerja sama yang konkret untuk memfasilitasi pelatihan, promosi, hingga kesempatan tampil di berbagai kegiatan resmi daerah.

“Kita tidak bisa hanya berharap anak-anak muda berkembang sendiri. Mereka perlu wadah, mentor, dan dukungan nyata. Saya percaya Kutai Barat punya banyak bakat besar, tinggal bagaimana kita bersama mengangkatnya,” katanya.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX Sumardi, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai Daniel adalah sosok inspiratif yang berhasil membawa nama Kutai Barat di tingkat nasional melalui karya dan dedikasinya di dunia musik.

“Daniel adalah contoh nyata bahwa anak daerah bisa bersaing di level nasional. Karena itu, kami menyambut baik ide untuk mengembangkan kerja sama, terutama dalam pembinaan generasi muda,” ungkap Sumardi.

Ia menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan program pelatihan khusus yang dapat melibatkan Daniel sebagai pelatih maupun motivator. Program itu diharapkan menjadi langkah awal membangun ruang kreatif bagi anak-anak muda Kutai Barat.

“Dukungan moril saja tidak cukup. Kita perlu langkah nyata dengan bekerja sama dan berkolaborasi. Karena itu, Dinas Pariwisata berencana membuat program khusus agar Daniel bisa kembali ke Kutai Barat sebagai pembicara dan pelatih dalam pelatihan public speaking,” tutur Sumardi.

Sumardi juga menyampaikan apresiasinya kepada Daniel yang tetap peduli terhadap kampung halamannya. Ia berharap, kerja sama ini bisa membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda di Kutai Barat untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Ke depan, Kutai Barat akan menjadi daerah yang strategis karena dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN). Kami berharap Daniel terus membawa nama Kutai Barat lewat karya dan kiprahnya,” tutupnya. (adv/diskominfo/kbr).

« Previous PageNext Page »

  • vb