Camat Damai Ingatkan BUMK Segera Lengkapi Legalitas untuk Hindari Masalah Hukum

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kecamatan Damai menyoroti belum optimalnya pengelolaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di wilayahnya. Banyak BUMK yang masih beroperasi tanpa dokumen legal lengkap, sehingga berpotensi menimbulkan hambatan administratif maupun hukum di kemudian hari. Hal ini diungkapkan Camat Damai, Iman Setiadi, saat ditemui usai kegiatan evaluasi program ketahanan pangan di wilayahnya.

“Ahli atau dokumen legalnya itu mungkin belum semua dimiliki. Jadi masih ada BUMK yang belum melengkapi administrasi. Ini terus kami kejar agar mereka punya legalitas yang bisa dipegang,” ujar Iman Setiadi, Selasa (14/10/2025).

Camat Damai, Iman Setiadi

Menurutnya, legalitas bukan sekadar formalitas. Tanpa dasar hukum yang kuat, BUMK akan kesulitan menjalankan unit usaha, apalagi jika ingin menjalin kerja sama dengan pihak luar atau mengelola dana hibah pemerintah. Ia menegaskan, pemerintah kecamatan sudah berulang kali mengingatkan pengurus BUMK di seluruh kampung agar segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, mulai dari akta pendirian, NPWP, hingga izin usaha.

“Kalau tidak dilengkapi, mereka nanti bisa terbentur dengan masalah legalitas. Padahal niat kita ingin agar BUMK itu bisa berkembang dan menjadi penggerak ekonomi kampung,” ujarnya.

Iman menyebutkan bahwa dari 17 kampung di Kecamatan Damai, sebagian besar telah membentuk BUMK, namun belum semuanya berjalan optimal. Beberapa di antaranya masih pasif dan belum memiliki unit usaha yang berkelanjutan. Ia menilai, persoalan utama bukan hanya di modal, tetapi juga pada pengelolaan dan kapasitas sumber daya manusia.

“Menurut saya, untuk BUMK ini juga belum optimal. Banyak yang sudah terbentuk, tapi belum dikelola secara profesional. Apalagi nanti ada program baru seperti Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), ini harus bisa bersinergi dengan BUMK supaya hasilnya lebih kuat,” katanya.

Iman menambahkan, pemerintah kecamatan terus berupaya mendorong BUMK agar berperan aktif dalam program ketahanan pangan kampung. Ia menilai, peran BUMK bisa lebih luas dari sekadar pengelolaan dana desa, yaitu membantu masyarakat mengelola sumber daya lokal agar memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

“BUMK ini harusnya tidak hanya berdiri, tapi juga hidup dan berkembang. Dalam konteks ketahanan pangan, BUMK bisa menjadi wadah untuk mengelola hasil pertanian, peternakan, hingga perikanan masyarakat. Kalau dikelola secara profesional, ini bisa berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Iman, saat ini setiap kampung di Kecamatan Damai wajib mengalokasikan 15 persen dari Dana Desa untuk kegiatan ketahanan pangan. Namun, ia mengingatkan agar penggunaan anggaran tersebut tidak bersifat konsumtif atau berhenti di pemberian bantuan langsung kepada masyarakat.

“Kalau kita kasih terus bibit atau ternak tanpa ada pengelolaan yang baik, itu tidak akan berlanjut. Tahun depan minta lagi, begitu terus. Harapan kita, sesuai dengan peraturan menteri desa, kegiatan ketahanan pangan ini bisa dikelola oleh BUMK atau oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Program ketahanan pangan di Damai, lanjutnya, selama ini disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan masyarakat. Di beberapa kampung, program tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan bibit ternak sapi, babi, ikan, hingga tanaman pangan seperti padi dan jagung. Ada juga bantuan terpal dan pakan ikan, tergantung kebutuhan tiap kampung.

Namun Iman menilai, kegiatan seperti ini harus diarahkan agar memiliki nilai tambah ekonomi, bukan sekadar proyek tahunan. Ia mendorong agar setiap kampung bisa bekerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang ada di wilayah Damai, agar program lebih terarah dan berkelanjutan.

“Kami selalu tekankan kepada para petinggi kampung agar berkoordinasi dengan teman-teman penyuluh di lapangan. BPP ini punya tenaga ahli dan wilayah kerja yang bisa membantu. Jadi kalau ada masalah dalam pelaksanaan program ketahanan pangan, mereka bisa memberikan pendampingan,” katanya.

Iman juga menegaskan pentingnya monitoring rutin. Pihak kecamatan, katanya, selalu memantau pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan di setiap kampung agar penggunaan dana sesuai peruntukan dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

“Kita selalu lakukan monitoring setiap tahun, supaya kegiatan itu betul-betul berjalan. Karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, jangan sampai ada yang fiktif atau tidak dilaksanakan,” tegasnya.

Ia berharap, sinergi antara BUMK, pemerintah kampung, dan lembaga pertanian bisa terus ditingkatkan. Menurutnya, jika pengelolaan BUMK dan ketahanan pangan berjalan baik, maka kemandirian ekonomi kampung bukan hal yang mustahil dicapai.

“Kuncinya di pengelolaan dan komitmen. Kalau BUMK kuat dan ketahanan pangan berjalan, kampung-kampung kita akan lebih mandiri. Itu arah pembangunan yang ingin kita capai,” pungkas Iman Setiadi. (adv/diskominfo/kbr).

DPRD Kubar Gelar Rapat Paripurna Raperda APBD 2026 dan Pengesahan DOB Benua Raya

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat menggelar rapat Paripurna VII Masa Sidang III Tahun 2025 yang berlangsung di ruang sidang utama, Rabu pagi (8/10/2025).

Rapat ini mengusung dua agenda penting, yakni penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan dan pengesahan Daerah Otonomi Baru (DOB) Benua Raya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Ridwai, didampingi Wakil Ketua I Agustinus dan Wakil Ketua II Martinus Sepe. Dari total anggota DPRD, sebanyak 20 orang hadir dan 5 anggota tidak dapat mengikuti jalannya rapat. Turut hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Ayonius, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wakil Bupati H. Nanang Adriani menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota DPRD atas komitmennya dalam mengawal proses penyusunan APBD 2026. Ia berharap APBD yang disusun dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kutai Barat.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam membangun daerah, dengan memperhatikan kondisi keuangan yang ada,” ujarnya.

Setelah penyampaian nota pengantar, dokumen RAPERDA APBD 2026 selanjutnya diserahkan untuk dikaji lebih dalam oleh masing-masing Fraksi DPRD. Proses ini diharapkan menghasilkan kesepakatan yang konstruktif dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Selain itu, rapat paripurna ini juga menjadi momentum penting dalam proses pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Benua Raya.

Rapat paripurna ini menandai langkah strategis Pemerintah dan DPRD Kutai Barat dalam merencanakan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, menegaskan pentingnya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mempercepat proses tersebut.

“Untuk urusan ke pusat tidak bisa sendiri. Harus melalui tim. Makanya dibentuklah Pansus ini,” ujar Ridwai saat ditemui usai rapat.

Ia berharap dalam satu hingga dua hari ke depan, Pansus sudah dapat mulai bekerja secara efektif untuk merumuskan kebutuhan administrasi dan persyaratan teknis lainnya yang harus dipenuhi oleh panitia pembentukan DOB Benua Raya. (adv/diskominfo/kbr)

Bupati Kubar Berharap Bankaltimtara Beri Kontribusi Terbaik

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin berharap Bankaltimtara terus berkembang seiring dengan kemajuan Kutai Barat dan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung berbagai program Pembangunan.

Harapan bupati Kubar ini disampaikan saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 60 Bankaltimtara di Kantor Cabang Bank Kaltimtara Sendawar, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa, (14/10/2025).

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kubar, Maria Christina Mozes, Frederick Edwin menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun Bankaltimtara yang ke-60 dan berharap agar bank tersebut tetap menjadi kebanggaan masyarakat serta mitra strategis Pemerintah Kutai Barat dalam memajukan pembangunan daerah.

Acara peringatan tersebut dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Selain Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK, tampak hadir juga Komandan Kodim 0912/kbr, Letkol Inf Doni Fransisco, Sekretaris BKAD Lesmana Daniel, serta perwakilan dari Forkopimda Kutai Barat.

Kepala Cabang Bankaltimtara Sendawar, Sayid Mohammad Hasan mengatakan, dukungan yang diberikan Pemkab Kutai Barat menjadi motivasi dan “vitamin” bagi pihak bank untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Komunikasi dan sinkronisasi dalam percepatan pelayanan serta pencairan anggaran selalu kami jaga agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.(adv/diskominfo/kbr).

Kadispora Lepas Kontingen Porwada PWI Kubar

October 14, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melepas kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kubar, yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025 di Kota Bontang 17-19 Oktober 2025.

Suasana penuh semangat tampak saat sebanyak 23 atlet wartawan yang membawa nama daerah dalam ajang tahunan yang mempertemukan para jurnalis se-Kalimantan Timur saat pelepasan di Aula Kantor Dispora Kutai Barat, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Senin (13/10/2025).

Wakil dari PWI Kubar akan berlaga di sejumlah cabang olahraga, di antaranya tenis meja, bulu tangkis, domino, biliar, catur, serta lomba karya jurnalistik yang menjadi ciri khas kompetisi Porwada.

Kadispora Kubar, Gamas Laden, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap para peserta yang akan berjuang mewakili daerah di tingkat provinsi.

“Saya melihat semangat teman-teman wartawan sangat luar biasa. Fokuslah pada proses dan nikmati pertandingan. Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kegiatan positif seperti ini, dan kami siap terus berkolaborasi dengan PWI dalam pembinaan olahraga di Kutai Barat,” ujar Gamas.

Ia juga menegaskan kegiatan seperti Porwada menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam membangun prestasi olahraga.

“Porwada bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga wadah membangun semangat kebersamaan, terutama dalam mempromosikan olahraga dan potensi daerah melalui pemberitaan positif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kutai Barat, Alfian Nur, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dispora.

“Kami berterima kasih kepada Dispora yang telah memfasilitasi keberangkatan dan pembinaan atlet wartawan. Porwada ini bukan semata mengejar hasil, tetapi lebih kepada mempererat kebersamaan, solidaritas, dan sportivitas di antara wartawan se-Kalimantan Timur,” ungkap Alfian.

Ia menambahkan, meskipun pada ajang sebelumnya kontingen PWI Kubar belum berhasil meraih prestasi besar, namun semangat untuk tampil lebih baik di tahun ini sangat kuat.

“Hasil dari ajang ini juga akan menjadi modal penting bagi kami sebagai tuan rumah Porwada PWI Kaltim tahun berikutnya. Kami ingin menunjukkan kesiapan dan semangat insan pers Kutai Barat,” ujarnya. (adv/diskominfo/kbr).

Sanggar Senam Agape Rayakan HUT ke-22 Bersama Anak-Anak Spesial SLBN Kutai Barat

October 13, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Suasana Minggu sore di Alun-Alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, tampak semarak dan penuh semangat. Sanggar Senam Agape merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 dengan menggelar senam bersama yang diikuti berbagai sanggar senam dari seluruh Kutai Barat, serta menghadirkan anak-anak spesial dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kutai Barat sebagai tamu kehormatan, Minggu (12/10/2025).

Dengan mengusung tema “Bersama dalam Gerak, Setara dalam Prestasi”, kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kesetaraan bagi semua kalangan. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap gerakan senam diiringi musik ceria yang memeriahkan sore di pusat kota Kutai Barat.

Paina, selaku penyelenggara, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Sanggar Senam Agape dan SLBN Kutai Barat untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami tidak menutup mata terhadap keberadaan anak-anak istimewa. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat melihat bahwa mereka juga punya kemampuan, semangat, dan hak yang sama untuk tampil serta dihargai,” ujar Paina.

Ia menambahkan, penampilan tarian dari anak-anak SLBN menjadi momen yang membanggakan. Meski dengan segala keterbatasan, mereka tetap menari dengan semangat dan percaya diri di hadapan peserta senam lainnya.

“Anak-anak ini luar biasa, semangat mereka tinggi. Walau latihan sebentar, hasilnya sangat mengharukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Panji, selaku komite sekolah SLBN Kutai Barat, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Sanggar Senam Agape atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada anak-anak SLBN untuk ikut berpartisipasi.

Sebagai penutup acara, Sanggar Senam Agape memberikan apresiasi khusus kepada anak-anak spesial dan para penari SLBN, disusul pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Agape selama 22 tahun.

Melalui kegiatan ini, Sanggar Senam Agape berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Kutai Barat, menjadikan olahraga sebagai wadah inklusi dan kebahagiaan bersama. (arf)

« Previous PageNext Page »

  • vb