Rancangan APBD 2026 Kabupaten Kutai Barat Rp3,51 Triliun

October 9, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar)nmengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 senilai Rp3,51 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai sektor, mulai dari belanja operasional pemerintahan, pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga alokasi untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Penyampaian ini disampaikan Pemkab (Kubar) pada Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna VII Masa Sidang III Tahun 2025 DPRD Kutai Barat, Rabu (8/10/ 2025).

Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Andriani mewakili pemerintah daerah untuk membacakan nota pengantar tersebut menjelaskan, rancangan APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp2,81 triliun. Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan provinsi, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk belanja tidak terduga sebagai langkah antisipatif terhadap keadaan darurat yang mungkin terjadi. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp701,85 miliar, sementara pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp5 miliar.

Pemerintah menekankan pentingnya peningkatan PAD agar ketergantungan terhadap dana transfer dapat perlahan dikurangi, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Dikatakan Nanang Adriani, rancangan APBD 2026 merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kutai Barat dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kebutuhan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

“Penyampaian rancangan APBD ini menggambarkan adanya komitmen bersama antara pemerintah dan DPRD untuk terus melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang relevan dengan kondisi yang dihadapi oleh Kutai Barat,” ujar Nanang dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kutai Barat.

Nanang menyampaikan, tahun anggaran 2026 akan menjadi tahap penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat arah pembangunan menuju tercapainya Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.

Ia menegaskan, fokus pembangunan tahun depan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan nilai adat dan keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang ditopang oleh pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Menurutnya, tema pembangunan daerah tahun 2026 adalah “Pemenuhan Sumber Daya Manusia serta Penguatan Nilai Adat dan Keagamaan untuk Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Kerakyatan Didukung Infrastruktur Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi panduan bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan struktur anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

Nanang menekankan bahwa penyusunan rancangan APBD 2026 dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan akuntabilitas.

Pemerintah memastikan setiap program dan kegiatan yang dibiayai anggaran daerah benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien. Setiap rupiah yang dianggarkan harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Barat,” tegas Nanang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kutai Barat atas kerja sama dan dukungan yang terjalin selama proses penyusunan rancangan APBD.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kerja sama yang baik ini dapat terus dipertahankan, sehingga setiap kebijakan dan keputusan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2026 ini selanjutnya akan dibahas bersama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan DPRD untuk memperoleh persetujuan dan penetapan menjadi Peraturan Daerah sebelum tahun anggaran baru dimulai.

Nanang berharap, pembahasan yang akan dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan daerah.

“Kami optimistis, melalui kerja sama yang solid antara Pemerintah dan DPRD, kita dapat mewujudkan Kutai Barat yang semakin maju, sejahtera, dan beradat,” tutupnya. (adv/diskominfo/kbr).

Tiga Wakil Kutai Barat Ukir Prestasi di Ajang Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kaltim

October 8, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Putra-putri terbaik Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur kembali meraih prestasi yang membanggakan daerah. Tiga wakil daerah ini sukses menorehkan hasil gemilang pada ajang Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kalimantan Timur 2025 yang digelar di Hotel Swissbell Samarinda, Kecamatan Samarinda, Kota Samarinda, Sabtu (4/10/2025)

Ketiganya adalah pasangan Stevanus Lories dan Lusiana Agatha, yang berhasil meraih gelar Wakil 2 Duta Wisata Kalimantan Timur 2025, Nadita Ria Novita sebagai Putri Pariwisata Best Performance, dan Septiana yang dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Advokasi Kalimantan Timur 2025.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat FX Sumardi dengan para pemenang Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kalimantan Timur 2025 dan tim Dinas Pariwisata.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat FX Sumardi menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menilai hasil ini menunjukkan bahwa generasi muda Kutai Barat memiliki kemampuan dan potensi bersaing di tingkat provinsi.

“Kita patut bersyukur, meskipun belum menjadi juara utama, Kutai Barat berhasil masuk dalam jajaran terbaik dengan menempati posisi Wakil 2 Duta Wisata Kalimantan Timur. Selain itu, dua perwakilan kita juga membawa pulang penghargaan dari ajang Putri Pariwisata. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujar Sumardi. Selasa (07/10/2025).

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Kutai Barat untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam promosi pariwisata daerah.

“Dengan prestasi ini, semoga mereka dapat berperan lebih aktif dalam edukasi, promosi, dan pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif, baik di tingkat daerah maupun provinsi,” tutupnya. (adv/diskominfo/kbr)

Polsek Damai Tanam Jagung Serentak di Lokasi PT. THA Group

October 8, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Program nasional dalam hal ketahanan pangan penanaman jagung serentak kuartal IV, dilaksanakan Polisi ektor (Polsek) Damai,  di lokasi areal pembibitan (lahan reklamasi) PT. Tsani Hutani Abadi (THA) Group, dan PT. Harapan Rimba Raya (HRR), dengan luas dua hektare, di Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rabu (8/10/2025).

Kapolsek Damai Iptu. Roni Parsaulian Gultom menyampaikan, kegiatan penanaman jagung serentak kwartal lV, sebagai dukungan program nasional dalam rangka Ketahanan Pangan nasional di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Damai.

Dijelaskan, Polsek Damai berupaya menggerakkan semua elemen masyarakat dan perusahaan yang berada di Wilkum Polsek Damai, guna meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Damai.

“Kami dari Polsek Damai, dan juga masyarakat serta perusahaan berkolaborasi dalam penanaman jagung untuk menunjang ketahanan pangan khususnya di Wilkum Polsek Damai dan umumnya Polres Kutai Barat,”ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Damai, anggota Koramil Damai, RC PT KLJ, dan manajemen dan karyawan PT. THA Group. (arf).

Kampung Mendika Sampaikan Hasil Pembangunan Insfrastruktur

October 8, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pembangunan infrastruktur yang ada di Kampung Mendika, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) disampaikan pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan, Selasa (7/10/2025).

Pihak kecamatan melakukan Monev dan sekaligus pengecekan pembangunan insfrastruktur ke lapangan hasil pekerjaan yang bersumber dari DD maupun DK.

Turap Kampung Mendika

Petinggi Kampung Mendika melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Bambang Sumarijono mengatakan, dari tujuh banguanan insfrastruktur yang sudah terealisasi bersumber dari DD diantaranya, turap pinggir jalan masuk kampung sepanjang tiga puluh meter, penambahan semenisasi satu meter dan panjang seratus meter, pembuatan sumur bor yang masih dalam tahap pengerjaan. Sedangkan yang bersumber dari DK diantaranya, rehab kantor, rehab gedung BPU, rehab lapangan bulutangkis. Ketiganya telah selesai seratus persen. Sedangkan bantuan Keuangan (Bankeu) dari Provinsi untuk pembuatan toilet umum, pekerjaan baru tiga puluh persen.

Sekdes Kampung Mendika. Bambang Sumarijono

“Untuk pekerjaan di Kampung Mendika semua sudah terealisasi di tahun ini,”ujarnya.

Dijelaskannya, untuk tahun 2025, Kampung Mendika mendapat bantuan Dana Desa sebesar Rp638 juta serta Dana Kampung sebesar Rp1,13 miliar. Selain itu juga mendapat Bankeu sebesar Rp75 juta yang telah terserap semua.

Ia berharap, kedepannya bantuan untuk pekerjaan yang sifatnya urgent atau prioritas, yang akan di bahas di musrembang bulan November mendatang oleh BPK dan masyarakat bisa terealisasi semua.

“Kami juga berharap besaran DD maupun DK tidak berkurang dan kalau bisa bertambah agar yang di harapkan warga bisa terlaksana semua,” harapnya. (adv/diskominfo/kbr).

Pembangunan Kios dan Turap Bahu Jalan di Kampung Damai Rampung

October 8, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pembangunan insfrastruktur di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang bersumber dari dana desa dan dana kampung sudah selesai. Bangunan tersebut terdiri dari kios yang bersumber dari dana desa sebesar Rp357,4 juta. Sedangkan bangunan kedua yaitu semenisasi pelataran dan turap bahu jalan di depan gedung Posyandu, atau pelayanan kesehatan sebesar Rp120,4 juta.

Pos Yandu Kampung Damai

Petinggi Kampung Damai Kota, John Wesli saat ditemui usai Monev menyampaikan selain  Pembangunan infrastruktur tersebut, satu rencana pembangunan fisik yaitu pembuatan gapura yang masih ditangguhkan karena berbatasan dengan jalan kabupaten.

Petinggi Damai Kota, John Wesli

“Bangunan gapura ini yang masih di tangguhkan dan akan direview kembali,”ujarnya, Selasa (7/10/2025).

Dijelaskan, infrastruktur yang sudah selesai seratus persen masih belum diserahkan dari PPK ke kampung. Untuk Pembangunan kios bertujuan meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dan akan diserahkan ke BUMdes untuk pengelolaannya.

“Kedua bangunan ini belum ada penyerahan dari PPK ke Pemerintah Desa,”ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk sasaran yang belum terealisasi diantaranya ketahanan pangan dan hewani, karena masih terkendala aturan yang sangat ketat Selain itu prosedur baku yang harus sesuai sehingga bisa dialokasikan pihak kampung.

“Kendalanya hanya pada administrasi,”ungkapnya.

Dijelaskan, ada beberapa kegiatan yang belum terealisasi seperti BLT Tri wulan ke empat. Bantuan masjid belum terealisasi karena kendala administrasi. Selain itu tunjangan pegawai masih tersisa dua bulan terakhir yang belum direalisasikan. Demikian juga untuk kegiatan pelatihan yang baru memberangkatkan sebanyak dua orang.

“Terakhir sisa anggaran untuk tahun baru yang belum terealisasi,”tutupnya.

Ia berharap kapada seluruh masayarakat Kampung Damai Kota khususnya,  dan masyarakat Kutai Barat pada umumnya untuk sama sama menjaga aset kampung dan pemerintah yang  ada di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai ini.

“Kami baru saja melaksanakan monev bersama pihak Kecamatan,”tutupnya. (adv/diskominfo/kbr).

« Previous PageNext Page »

  • vb