Kabupaten Kutai Kartanegara Raih Wahana Tata Nugraha 2024

September 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

JAKARTA– Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin menerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2024 dari Kementrian Perhubungan di Ballroom JIExpo Kemayoran Convention Center & Theatre Area Jakarta, Sabtu (7/9/2024).

Rendi Solihin didampingi Kepala Dinas Perhubungan Ahmad Junaidi dan AKP Rachman Ashari Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas penyelenggaraan transportasi perkotaan yang dinilai tertib, lancar, aman, selamat, dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi yang menerima Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama adalah sebagai berikut: Pemprov Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Sumatera Utara, Yogyakarta, Jambi, Aceh, Bangka Belitung, dan Lampung. Sementara Piala Wahana Tata Nugraha diberikan kepada 61 Pemerintah Kota/Kabupten dan Sertifikat Wahana Tata Nugraha kepada 100 Pemerintah Kota/Kabupaten.

Saat ditemui usai menerima Penghargaan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Sebelumnya, kabupaten ini pernah menerima penghargaan yang sama tahun 2016 lalu.

Menurut Rendi, ini merupakan perjuangan yang cukup panjang karena event 2 tahunan menjadi bentuk dedikasi Kutai Kartanegara kepada masyarakat dalam pengelolaan transportasi. Rendi juga menjelaskan, dedikasi dari kementrian ini di berikan kepada darah yang transportasi di wilayahnya sangat baik.

“Dengan hadirnya piala WTN ini bisa menambah motivasi bagi Dinas perhubungan dan juga insan perhubungan di Kutai Kertanegara,”imbuhnya.

Rendi berharap seluruh stakeholder khususnya Dinas perhubungan untuk terus meningkatkan kinerja serta meningkatkan kualitas sehingga bisa menjadi motivasi demi Kutai Kartanegara yang lebih baik. Ia juga meminta agar bisa memberikan pelayanan dan terus memperbaiki kualitas transportasi di Kutai Kartanegara kepada Dinas terkaitnya seperti Dinas perhubungan.

“Ke depan akan terus berkembang dan meningkat fasilitas pelayanan masyarakat dan juga sarana dan prasarana baik di bidang transportasi darat maupun sungai,”ungkapnya.(kk08)

DWP dan DP3A Kukar Belajar Kiat Kota Layak Anak

September 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

MATARAM – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) melakukan Orientasi Lapangan dan Kaji tiru terkait Kota Layak Anak ke Propiynsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rombongan dipimpin Ketua DWP Kukar Hj. Yulaikah Sunggono, didampingi Plt. Kepala DP3A Hero Suprayetno dan diterima Ketua DWP Propinsi NTB Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB, Nunung Triningsih, di ruang rapat DP3AP2KB Propinsi NTB, Jumat (6/9/2024).

Yulaikah Sunggono dalam penyampaiannya mengatakan tujuan mengunjungi Provinsi NTB untuk belajar kiat – kiat dalam mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA),

NTB dipilih sebagai lokasi belajar karena seluruh Kabupaten/Kota di NTB telah mendapatkan predikat KLA, sehingga NTB juga mendapatkan predikat Provinsi Layak Anak (PROVILA).

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada DP3AP2KB Provinsi NTB karena telah memberikan sambutan dengan baik. Dirinya juga berterimakasih atas semua kiat-kiat yang disampaikan kepada rombongan DWP Kutai Kartanegara.

Plt. Kepala DP3A Kukar Hero Suprayetno mengungkapkan capaian Kukar selama tiga tahun ini masih pada level madya, sehingga untuk mencapai level Nidya diperlukan pembelajaran dan studi tiru ke NTB ini.

Ia berharap dengan kunjungan studi tiru ini Kukar mendapat ilmu dan kiat – kiat untuk menuju level yang lebih tinggi yaitu level Nindya

Sementara itu Ketua DPW Provinsi NTB, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan DWP Kabupaten Kutai Kartanegara. Ia mengungkapkan kunci dari semua kesuksesan dalam pekerjaan adalah sinergi.

Di NTB, jelasnya, DPW, PKK, BKOW dan organisasi wanita lainnya gotong royong untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

“Dengan bekerja sama semua masalah yg kita tangani dapat diselesaikan dengan baik, seperti stunting, perkawinan anak dan lainnya,” terangnya. (kk01)

Bupati Kukar Harap Kesejahteraan Petani Sawit Meningkat

September 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah berharap Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendukung dan memberdayakan petani kelapa sawit di Kutai Kartanegara sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

Hal tersebut disampaikan Edi Damansyah saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apkasindo Kukar Periode 2024 -2029, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (7/9/2024).

Pengukuhan dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah Apkasindo Kaltim Betman Siahaan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kukar Muhammad Taufik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Slamet Hadiraharjo, Kadis PMD Arianto, Plt Kadis Perumahan dan Pemukiman Penduduk M.Aidil serta dinas instansi terkait lainnya.

Edi Damansyah menyampaikan, kelapa sawit sebagai komoditi strategis yang harus mendapatkan skala prioritas dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah secara terstruktur, sistematik dan massif karena juga sebagai energi ketahan pangan yang harus dikedepankan mengingat adanya nilai nilai ekonomis positif yang bersifat makro dan mikro.

Kabupaten Kukar merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pada Tahun 2023luas areal perkebunan kelapa sawit mencapai lebih 400.000 hektar dengan produksi CPO mencapai 1,5 juta ton. Kontribusi sector kelapa sawit terhadap pendapatan asli daerah PAD juga sangat signifikan, yang mencapai lebih dari 20 % dari total PAD Kabupaten Kutai Kartanegara.Namun dibalik angka angka yang menggembirakan tersebut, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh para petani kelapa sawit. Mulai dari fluktuasi harga, kendala dalam penerapan praktik pertanian berkelanjutan, hingga isu isu terkait lingkungan dan sosial . Dalam konteks inilah peran Asosiasi Petani Kelapa Sawit menjadi sangat krusial.

Diharapkan Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi petani, meningkatkan kapasitas dan ketrampilan petani, serta memperjuangkan kepentingan petani dalam berbagai forum dan diskusi.

Karena itu, pemerintah daerah mengajak Apkasindo sebagai wadah para petani swadaya untuk turut serta bersama sama, bersinergi saling mendukung untuk meningkatkan Pembangunan di bidang pertanian, khususnya komoditi kelapa sawit, mengingat sumber daya terbarukan yang dimiliki kutai kartanegara belum maksimal, baik dari sisi pemanfaatan lahan ( pengembangan ) dan terutamanya juga dari sisi hilirisasi kelapa sawit.

Apkasindo merupakan wadah atau organisasi para petani mandiri/swadaya dengan harapan bermanfaat untuk meningkatkan posisi tawar menawar petani kelapa sawit membantu mewujudkan hak hak petani disekitar perusahaan, meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit, memberikan perlindungan dan advokasi hukum kepada petani serta mendorong sinergi antara pelaku usaha produksi kelapa sawit.

Edi yakin bahwa Pengurus DPD yang baru dilantik memiliki kapasitas dan komitmen yang tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. (kk 03).

Bupati Kutai Kartanegara Panen Raya Padi Mekongga Bersama Danrem 091/ASN

September 6, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah bersama Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul melakukan panen raya padi varietas Mekongga, dengan luas lahan sekitar 15,5 hektar setara 6.400 ton/hektar di Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu, Kamis (5/9/2024).

Acara diawali dengan penyerahan bantuan mesin pompa air dan sarana pertanian berupa handsprayer (alat semprot) kepada perwakilan kelompok tani oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, didampingi Bupati Kukar Edi Damansyah, dan Dandim 0906/Kkr Letkol Czi Damai Adi Setiawan.

Anggara Sitompul dalam sambutannya mengatakan pangan merupakan sumber dasar kehidupan, sehingga menurutnya tidak salah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mencanangkan program unggulannya terkait ketahan pangan.

“Saat ini itu hampir di seluruh Indonesia, seluruh jajaran TNI itu melakukan kegiatan ketahan pangan,” ujar Brigjen TNI Anggara Sitompul.

Ditambahkannya, baru-baru ini Kasad TNI baru saja menggelar panen raya komoditi jagung di Sumedang, berkenan dengan hal tersebut menurutnya Kasad TNI berharap hal tersebut juga dilakukan di Kodam dan Korem lainnya di Indonesia. Menyikapi hal tersebut dikatakannya saat ini telah dirancang bagaimana kedepannya kabupaten dan kota yang ada di Kaltim juga melaksanakan hal serupa namun di setiap kabupaten dan kota dibedakan komoditi yang dikembangkan.

“Kita rancang ke depan mungkin Kukar padi, Kubar mungkin apa sayuran, kemudian Kutim bisa ayam petelur atau ayam potong, dan ini sedang di konsep. untuk apa tentunya untuk mendukung program ketahanan pangan, ” ucap Brigjen TNI Anggara Sitompul.

Anggara Sitompul menyampaikan, panen raya yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI khususnya aparat komando kewilayahan dalam rangka menciptakan ketahanan pangan nasional.

“Selama ini Korem 091/ASN khususnya Kodim Kukar telah bekerjasama dengan dinas pertanian, dan peternakan Kabupaten Kukar untuk mempercepat program swasembada pangan, tentu ini juga merupakan program Bapak Bupati (Edi Damansyah-red), ” ucap Brigjen Anggara Sitompul.

Sementara itu, Edi Damansyah ditemui setelah kegiatan mengatakan sangat bersyukur atas kunjungan Danrem 091/ASN di Kabupaten Kukar dalam rangka panen raya tersebut, dimana dirinya berharap melalui kunjungan tersebut akan menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya beserta seluruh jajaran dilingkungan Pemkab Kukar, sehingga ke depan akan lebih fokus lagi dalam mengembangkan program pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Terimakasih pak Danrem, kunjungan ini semoga ini mendorong motivasi kami di Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya kami jajaran pemerintah kabupaten agar lebih fokus lagi bekerja di bidang pertanian ketahanan pangan ini, ” ucap Edi Damansyah.

Edi mengatakan dirinya memastikan program unggulan Kasad TNI di Kabupaten Kukar yaitu program TNI Manunggal Air berjalan dengan baik. karena menurutnya hal tersebut sejalan dengan program prioritas Kukar Idaman yaitu program pembangunan sektor pertanian.

Tahun ini merupakan tahun ketiga kolaborasi antara Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/KKR khususnya yang berkaitan dengan program pembangunan infrastruktur pertanian, seperti pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, irigasi, dan pengairan.

Edi Damansyah berharap dukungan yang tidak ada hentinya dari Korem 091/ASN beserta jajaran, sehingga kedepan kerjasama antara Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/KKR terkait program Karya Bakti TNI di sektor pertanian khususnya infrastruktur pertanian di Kukar bisa terus berlanjut.

“Saya bersama Pak Dandim (Letkol Czi Damai Adi Setiawan-red) sudah melakukan evaluasi, tahun pertama memang kami fokus pada jalan usaha tani, memang jalan usaha tani ini perlu setelah kami evaluasi bersama pak Dandim ternyata yang paling dibutuhkan itu adalah air, makanya kami bersepakat dengan pak Dandim yang tahun ketiga ini kami fokus dulu berkaitan dengan infrastruktur airnya,” pungkas Edi Damansyah.

Edi Damansyah juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sinergitas TNI selam ini, sehingga program pada sektor pertanian di Kabupaten Kukar mengalami peningkatan dalam perkembangannya. (kk07)

Percepatan Rehabilitasi dan Pengelolaan Ekosistem MangrovePerlu Upaya Bersama

September 6, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur membuka Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (5/9/2024).

Ahyani mengatakan Pemkab Kukar mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan itu, sebagai bagian upaya bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk membangun komitmen dan kolaborasi dalam pelestarian lingkungan khususnya melalui kegiatan percepatan rehabilitasi mangrove. Juga berterima kasih kepada BRGM RI yang menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Komitmen dan dukungan Pemkab Kukar terhadap pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup, sangat jelas dan tegas masuk dalam Visi dan Misi KUKAR IDAMAN khususnya kaitan dengan Misi Ke-5, yaitu Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berwawasan Lingkungan dengan sasaran pokok yaitu Pembangunan berwawasan lingkungan yang Lestari.

Dikatakan, geliat rehabilitasi mangrove global maupun nasional kini semakin kuat dan lebih terarah. PBB mendeklarasikan tahun 2021-2030 sebagai Dekade PBB untuk melakukan restorasi dengan target 350 juta hektare lahan termasuk ekosistem mangrove. Inisiatif global untuk restorasi mangrove didorong kuat Global Mangrove Alliance (GMA) yang menargetkan peningkatan tutupan mangrove global sebesar 20% di tahun 2030 (sekitar 3 juta hektar). Indonesia juga mendorong kuat upaya ini dan menargetkan 637 ribu hektare lahan mangrove direhabilitasi hingga 2024.

Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah target utama rehabilitasi mangrove nasional sebagaimana termaktub dalam Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 120 tahun 2020 tentang BRGM. Dan Kukar masuk dalam lokasi Indikatif Rehabilitasi Mangrove tersebut.

 

“Untuk mencapai target tersebut, tentunya dibutuhkan upaya bersama semua pihak , baik pemerintah, swasta, akademisi, NGO, penggiat, dan masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.

Upaya rehabilitasi mangrove penting dilakukan utamanya di ekosistem mangrove yang terdegradasi. Lahan-lahan potensial dan berpeluang untuk direhabilitasi perlu diidentifikasi agar tujuan pemulihan ekosistem mangrove dapat tercapai. Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah maraknya tambak rakyat di hutan mangrove yaitu sekitar 87,13 Ha dari mangrove potensi. Kerja sama lintas sektor diperlukan untuk edukasi dan sosialisasi tambak rakyat ramah lingkungan sehingga dapat menjamin kelestarian hutan mangrove dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakannya, rehabilitasi mangrove di Kukar , tidak hanya bisa dilakukan dalam bentuk kegiatan penanaman mangrove saja. Pada daerah- daerah yang mengalami abrasi pantai yang parah di perlukan pembangunan bangunan civil teknis yang berfungsi sebagai penahan atau pemecah gelombang.

‘Tentunya rehabilitasi mangrove yang terdegradasi perlu identifikasi dengan baik agar optimal pemulihan ekosistemnya,” ujarnya.

Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.

Pendekatan pengelolaan lanskap terpadu diharapkan mampu mencapai tujuan sosial, ekonomi dan lingkungan di wilayah yang menjadi sasaran. Harapannya dengan metode yang benar, penguatan pengelolaan pesisir melalui rehabilitasi, konservasi dan pemanfaatan mangrove berkelanjutan sekaligus dapat meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Ekosistem mangrove yang lestari tentu menjadi tujuan kita bersama agar mampu menjaga ketahanan iklim dunia.

Ahyani menyampaikan tiga hal yang menjadi faktor penting keberhasilan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan yakni kolaborasi, zonasi dan pemanfaatan.

Pelestarian ekosistem mangrove bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja akan tetapi juga melibatkan seluruh stakeholder sehingga perlu ada pembagian peran dan tanggung jawab.

“Kami mengajak semua pihak, mitra pembangunan dan segenap potensi, untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah dan masyarakat Kukar yang sejahtera, berdaya saing dan bermartabat. Semoga kita mampu menjaga alam ini demi kita dan anak cucu kita di masa mendatang,” demikian ujarnya. (kk04).

« Previous PageNext Page »

  • vb