Hasil Survei CSI: 80,92 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Edi-Rendi Pimpin Kukar

May 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Hasil survei menunjukkan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) puas dengan kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah-Rendi Solihin.

Hal itu terungkap dari hasil survei yang dirilis oleh Curva Survei Indonesia (CSI).

CSI menggelar survei pada 19 Januari – 23 Januari 2024 di Kukar, yang merupakan salah satu pusat populasi terbesar di Kalimatan Timur (Kaltim).

Selain karena faktor jumlah pendudukan, Kukar kini berada di dalam posisi strategis, karena berdekatan dengan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Terlebih sebagian wilayah Kukar, sekarang menjadi bagian dari IKN.

Hal inilah yang membuat Kukar menjadi salah daerah yang disorot dalam Pilkada serentak 2024.

Dalam survei yang dilakukan CSI, survei menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.200 responden dengan margin of error +/- 2.83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei menjangkau 20 kecamatan di Kukar secara proporsional.

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi digital terhadap responden yang telah terpilih secara acak.

Maksud dan tujuan dari survei ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pemerintah Kabupaten Kukar dan mengukur peta kekuatan elektoral.

Berikut hasilnya:

1. Tingkat kepuasan kinerja pemerintahan Edi-Rendi adalah 80.92%.

Bila dibedah lebih lanjut per-individu, maka tingkat kepuasan kinerja terhadap Bupati Kukar, Edi Damansyah 81.75% dan tingkat kepuasan kinerja terhadap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin 74.67%.

2. Bila ditelusuri lebih lanjut, tingkat kepuasan di atas dalam rentang 80% – 70% tadi menyebar dalam beberapa bidang, mulai soal Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama (83.3%), Meningkatkan Kegiatan Keagamaan (82.2%), Pelayanan Kesehatan (81.4%), Pendidikan Terjangkau (79.2%), Menjaga Moral Masyarakat (78.6%), Pelayanan Publik Administratif (79.4%), Menciptakan Kebersihan dan Keindahan (76.3%), Menjaga Kriminalitas dan Menjaga Keamanan (75.3%), Pengelolaan Sampah, Sanitasi, dan Air Bersih (73.2), dan Mengatasi Masalah Listrik yang Sering Padam (74.4%), dan Mengembangkan Potensi Pariwisata (71.5%)

3. Elektabilitas Kandidat dalam Simulasi Bupati Edi Damansyah – Wakil Bupati Rendi Solihin saat berpasangan sebagaimana periode sebelumya (2020-2024) melawan Kotak Kosong, maka hasilnya, 76.5%, kemudian untuk Kotak Kosong 4.3%, dan Tidak tahu/Tidak jawab, 19.2%

4. Di sisi lain mengemuka tantangan soal kebutuhan mendasar bagi masyarakat yang harus dipenuhi.

Mulai Menciptakan Lapangan Pekerjaan (21.6%), Mengendalikan Harga Kebutuhan Pokok (20.9%), dan Menurunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan (8.8%).

5. Ke depan untuk pengembangan Kukar, masyarakat memiliki aspirasi agar kabupaten ini diarahkan dalam 4 hal, Pusat Pertanian/Perkebunan (21.6%), Pusat Pendidikan (21.6%), Pusat Pariwisata (18.3%), dan Pusat Perdagangan (10.3%).

“Temuan-temuan survei di atas merupakan hasil potret di Bulan Januari 2024. Naik-turunnya penilaian dan persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah sangat bergantung pada berbagai kebijakan dan dampaknya bagi masyarakat,” ucap Direktur Eksekutif Curva Survei Indonesia, Hendra Yasin.

Ia menyimpulkan, berdasarkan hasil survei tersebut, diketahui tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap pemerintah Kabupaten Kukar, konsisten dengan raihan elektabilitas Edi Damansyah – Rendi Solihin yang juga tinggi. (*)

Desa Rapak Lambur Optimis Jadi Lumbung Pangan Kukar

May 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong meyakini potensi wilayahnya bisa menjadi lumbung pangan bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf menyampaikan, desanya memiliki luasan lahan persawahan mencapai 800 Hektare (Ha). Menurutnya, potensi tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Rencana Desa Rapak Lambur menjadi lumbung pangan Kukar pun sudah disampaikan Yusuf kepada Bupati Kukar Edi Damansyah.

Menurutnya, keinginan itu sudah disambut baik oleh Bupati Kukar dan mendapat persetujuan.

“Di Rapak Lambur, mayoritas petani 80 persen yang terbagi atas pertanian sayuran di kebun dan petani gabah di sawah,” kata Yusuf, Selasa (7/5/2024).

Dari 800 Ha lahan pertanian di Rapak Lambur, hanya 500 Ha saja yang saat ini terbilang produktif dan 300 Ha masih belum produktif.

Untuk 500 Ha lahan yang produktif tersebar di tiga wilayah, yakni Dusun Durian, Dusun Kejawi dan Dusun Caruban.

Rencana yang sudah mendapatkan persetujuan dari bupati ini memperoleh keuntungan alat penunjang dari Pemerintah Kabupaten Kukar.

Pada akhir 2023 lalu, Desa Rapak Lambur mendapat bantuan pipanisasi dan pelebaran parit irigasi.

Selain pertanian, pihaknya juga bakal menyembangkan sektor peternakan. Rencana ini sudah dimulai secara perlahan sejak 2023.
Program peternakan dimulai dari RT 9 yang menjadi awal pengembangan peternakan kambing.

“Kita mulai pengembangan di tahun lalu, sudah kita bagikan 10 ekor kambing betina dan satu ekor pejantan. Kambing itu nantinya akan dikembangkan dulu dan hasil anakannya akan dibagi lagi ke warga yang lain,” ucapnya.

Sebelum membagikan kambing, ia sudah mengadakan pembekalan untuk masyarakat yang nantinya ingin menjadi peternak kambing.

Berkaitan dengan ini, Pemdes Rapak Lambur bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar.

“Masyarakat diberikan pelatihan cara mengatur makanan, mengolah makanan, mengetahui kesehatan kambing. Ada juga kami hadirkan pemateri peternak yang sudah profesional berkompeten di bidang peternakan kambing,” jelasnya.

Kemudian di 2024 ini, pihaknya akan kembali mengadakan bibit kambing untuk diserahkan kepada warga di RT 2. Yusuf menargetkan,  15 RT di Rapak Lambur mendapat bantuan bibit kambing agar bisa dikembangkan.

“Nanti kami ingin dikenal dengan desa penghasil kambing dari peternakan-peternakan warga, kalau masyarakat sudah siap dari segi cara pengolahan pakan dan lain-lain, desa juga siap menghadirkan bantuan pengadaan bibit,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Pembangunan TPI Desa Sungai Meriam Capai 90 Persen

May 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

ANGGANA – Kepala Desa (Kades) Sungai Meriam, Norjali menyatakan bahwa pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di desanya telah mencapai 90 persen. Bahkan, ditargetkan rampung tahun ini.

Jika rampung, maka TPI akan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat bersama dengan BUMDes.

“Nanti akan kita coba maksimalkan BUMDesnya, agar ada juga pendapatan yang masuk ke desa,” ucapnya, Selasa (7/5/2024).

TPI ini dihadirkan untuk memfasilitasi para nelayan di Desa Sungai Meriam. Penuntasan TPI sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan infrastruktur di wilayah ini, sekaligus menunjang kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

“Tahun-tahun kemarin kami fokus memperbaiki jalan dan jembatan. Tahun ini masih sama, ditambah merampungkan tempat pelelangan ikan,” sebutnya.

Selain TPI, Pemdes Sungai Meriam juga akan kembali melanjutkan pekerjaan untuk pembangunan jalan desa. Totalnya ada 30 jalan dalam desa atau gang yang sudah diukur dan akan diperbaiki.

Ia mengatakan, program pembangunan infrastruktur itu berdasarkan usulan dari sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Meriam yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang.

“Sepanjangan sungai itu masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan semua, ada beberapa bantuan juga dari pemerintah daerah, seperti mesin diesel dan juga mesin buat perahu-perahu nelayan,” ujarnya.

Ia berharap rencana pembangunan infrastruktur nantinya berjalan dengan lancar dan akan dimanfaatkan dengan baik oleh warga Desa Sungai Meriam.

“Semoga tidak ada hambatan agar bisa dimanfaatkan untuk menaikan taraf ekonomi masyarakat,”harapnya.(ADV/Diskominfo Kukar)

Warga Desa Perjiwa Mandiri Melalui Budidaya Ikan

May 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Warga Desa Perjiwa di Kecamatan Tenggarong Seberang secara ekonomi sudah dapat mandiri dengan berbagai usaha yang ditekuni.

Kepala Desa (Kades) Perjiwa, Erik Nur Wahyudi mengungkapkan, warga Desa tinggal di pinggiran Sungai Mahakam menekuni usaha budidaya ikan. Bahkan, mereka memiliki keramba pribadi.

“Kita banyak kelompok peternak ikan, rata-rata warga kita ini banyak yang tinggal di pinggir sungai, jadi mereka memiliki keramba masing-masing,” ucapnya, Rabu (8/5/2024).

Erik menyebut, pihaknya memberikan perhatian kepada para pembudidaya ikan di Perjiwa untuk meningkatkan produktivitas perikanan.

Dukungan yang kerap diberikan merupakan hasil usulan proposal yang telah diajukan kepada DKP Kukar. Bantuan yang disalurkan biasanya berupa bibit ikan nila, pakan, dan pembuatan keramba. 

“Berdasarkan kebutuhan dari masyarakat kita mengusulkan, kita bikin proposal ke DKP, baru mereka memberikan bantuan,” jelasnya. 

Disampaikan Erik, setiap tahunnya selalu ada bantuan yang disalurkan untuk satu kelompok pembudidaya ikan. Bantuan-bantuan tersebut akan disalurkan secara bergantian oleh pemerintah daerah, sehingga penyalurannya merata. 

Menurut dia, budi daya ikan di Desa Perjiwa bisa membantu meningkatkan perekonomian warganya.

Dalam satu kali panen saja, satu kelompok pembudi daya ikan bisa menghasilkan hingga 300 kilogram (kg) ikan. Tak hanya dijual di wilayah Kukar saja, hasil panen ini biasanya dijual hingga Samarinda dan Bontang

“Dalam satu kali panen, satu kelompok budi daya di sini bisa menghasilkan ikan sebanyak tiga puluh kantong. Satu kantong berisi 10 kg, dari keramba milik satu kelompok saja,”kuncinya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Desa Bendang Raya Miliki Posyandu Lansia

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Desa Bendang Raya bekerja sama dengan Posyandu dengan menghadirkan Program Posyandu Lansia yang digelar terpusat di Kantor Desa Bendang Raya. Posyandu ini diperuntukkan khusus para lansia yang mengecek kesehatannya tiap tahun secara gratis.

Pengecekan kesehatan dilakukan oleh bidan dari Puskesmas Mangkurawang, beserta kader-kader Posyandu dari Desa Bendang Raya.

“Selain kegiatan posyandu lansia, kita juga sering kegiatan posyandu anak dan balita, itu setiap bulan pasti ada,” tutur Kepala Desa (Kades) Bendang Raya, Muhammadin, Selasa (7/5/2024).

Ia mengatakan, Program Posyandu Lansia selalu disambut antusias oleh masyarakat di desanya. Pemeriksaan dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun.

“Dengan program seperti ini warga yang sudah lansia tidak harus turun langsung ke rumah sakit untuk cek kesehatan, bisa menghemat biaya,” sebutnya.

“Kegiatan yang seperti ini yang di harapkan masyarakat baik dari desa maupun dari pemerintah daerah Kukar,” sambungnya.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting dilakukan untuk membantu para lansia mengontrol kesehatannya dan mengetahui penyakit yang kemungkinan diderita.

“Namanya lansia itukan perlu adanya pengontrolan, makanya kita melaksanakan kegiatan posyandu lansia,”tandasnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

« Previous PageNext Page »

  • vb