Pemdes Sungai Meriam Gandeng TP PKK Edukasi Kelola Sampah pada Warga

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

ANGGANA – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) rutin memberikan pembinaan dan pelatihan pengolahan sampah kepada Ibu Rumah Tangga (IRT).

Upaya ini dilakukan untuk membantu menyukseskan salah satu program prioritas Desa Sungai Meriam, yakni menangani sampah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Meriam, Sariati mengatakan, PKK Desa Sungai Meriam sangat aktif dalam melakukan pembinaan terhadap IRT dalam pengolahan sampah.

“Penanganan masalah sampah ini menjadi program prioritas kami, karena sampah ini bisa menimbulkan banyak masalah nantinya,” ujarnya, Selasa (7/5/2024).

Sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan akan disulap menjadi kerajinan, seperti kain sisa produk jahitan dan plastik bungkusan makanan. Bahkan, ada 20 bantuan mesin jahit yang didistribusikan untuk IRT yang aktif memanfaatkan sampah daur ulang.

“Tahun kemarin kita jadikan salah satu program prioritas, dan tahun ini juga masih sama. Masalah sampah tidak akan dilupakan dan akan menjadi prioritas sampai ke depannya,” tegasnya.

Selain kerajinan, sampah lain seperti kardus, botol-botol, dan bungkus rokok juga akan dimodifikasi menjadi barang yang memiliki nilai jual. Dia ingin masyarakat bisa lebih peduli pada lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Semoga masyarakat Desa Sungai Meriam nantinya menjadi masyarakat yang sadar akan kebersihan lingkungan, sadar akan lingkungan hidup yang sehat,” harapnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Bupati Kutai Kartanegara Sampaikan Tiga Poin Penting Pada Pembukaan Karya Bhakti dan Latsitarda Nusantara

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Karya Bhakti dan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-XLI (44) di Kukar, Selasa (7/5/24) di Lapangan Sepak Bola Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.  Pembukaan Latsitarda juga ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan peralatan tugas secara simbolis berupa cangkul kepada perwakilan peserta.

Peserta Latsitarda yang berjumlah 385 orang ini akan disebar di empat Kecamatan di Kukar yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Muara Kaman dan Loa Kulu. Adapun tema kegiatan ini yaitu “Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara Menuju Kaltim Maju dan Unggul”.

Hadir saat itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kukar, Komandan Batalyon Taruna, Sekretaris Daerah H Sunggono dan Jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kukar, Pamen Pendukung, sejumlah Camat beserta Forkopimcam.

Bupati mengucapkan terima kasih atas penghormatan sebagai salah satu daerah yang dijadikan sebagai lokus Latsitarda ke-44, diharapkan seluruh peserta dapat menimba ilmu dan pengalaman yang sangat berarti selama di Kukar, manunggal bersama rakyat dan memperkuat proses pembangunan daerah yang lebih sinergi dan harmoni.

Ada tiga poin penting yang disampaikan Edi terkait arah kebijakan Pemkab Kukar, dan dapat dijadikan sebagai pengetahuan awal kepada seluruh peserta Latsitarda, pertama yakni Pemkab Kukar berfokus pada proses Pembangunan Ekonomi Berbasis Non Ekstraktif. Dengan berupaya secara konsisten untuk membangun sektor Pertanian dalam Arti Luas sebagai kekuatan masa depan perekonomian yang ditopang pula oleh sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ke dua, Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan sebagai Modal dasar dalam Pembangunan Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing. Pemkab Kukar memahami bahwa kekuatan pembangunan pada masa yang akan datang bukan hanya dari sumber daya alam, namun harus diiringi dengan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, unggul dan berakhlak mulia. Sedangkan dari aspek kesehatan memperkuat peran keluarga dalam meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan dengan mendorong Posyandu menjadi lebih aktif sebagai pusat layanan kesehatan dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Selanjutnya yang ke tiga yaitu memperkuat pembangunan berbasis pemberdayaan. Pemkab Kukar melakukan serangkaian upaya strategis dalam memberikan ruang kepada masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilki secara produktif, baik sumber daya alam, ilmu pengetahuan, aset dan modal sosial, sebagai kekuatan pokok dalam proses pembangunan yang lebih membumi. Salah satu program yang di laksanakan selama 3 tahun terakhir adalah Rp 50 Juta per RT. Dimana RT sebagai lembaga terkecil yang berada di masyarakat dapat menjadi trigger proses pembangunan yang lebih harmoni, tepat sasaran dan berbudaya gotong royong. Selain daripada itu terdapat beberapa program pemberdayaan yang ditujukan untuk penguatan kapasitas petani, nelayan, pekebun, peternak, UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif, yang keseluruhannya menjadi satu kesatuan dalam memberdayakan potensi ekonomi masyarakat secara produktif, kolaboratif dan berdaya saing.

Edi mengatakan tiga arah kebijakan pembangunan tersebut, saat ini telah berjalan ditengah-tengah masyarakat dengan baik, dan telah memberikan pengaruh yang signifikan pada kinerja pembangunan secara makro, yakni kemiskinan yang mengalami trend positif, bahkan kemiskinan ekstrem yang menjadi target nasional 0% pada tahun 2024, telah dicapai oleh Kukar pada tahun 2023 yang lalu, selanjutnya pertumbuhan ekonomi Kutai Kartanegara tumbuh sebesar 5,13% tertinggi selama lima tahun terakhir.

Namun demikian, banyak hal yang perlu diperkuat dan perbaiki secara berkesinambungan, dan Pemkab Kukar tidak dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan secara parsial, namun harus secara komprehensif dengan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh stakeholders, dan dalam hal ini keberadaan para taruna dan kadet, praja yang berjumlah 385 Orang, tentunya akan memberikan warna dan semangat tersendiri bagi masyarakat Kukar.

Ia meyakini Interaksi yang terjalin selama pelaksanaan kegiatan diharapkan mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, mengingat kegiatan ini wujud dari kemanunggalan Peserta Latsitarda dengan masyarakat, sehingga tercipta silaturahmi yang kuat dan mampu meningkatkan kembali semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk itu saya berpesan agar selalu menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya masyarakat agar segala yang dilaksanakan dapat dijalankan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” demikian ujarnya. (kk04)

Kelurahan Baru Dapat 10 Paket Pembangunan Infrastruktur

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG –  Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara mendapatkan 10 paket pembangunan dan peningkatan kualitas jalan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Lurah Baru, Bayu Ramanda.

Ia mengatakan bahwa peningkatan infrastruktur di wilayah kelurahan merupakan salah satu prioritas bagi pihaknya.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan kemudahan konektivitas dalam wilayah kelurahan, sekaligus meningkatkan kenyamanan warga yang tinggal di wilayah tersebut.

“Untuk alokasi anggaran pembangunan jalan, kami berkolaborasi dengan sejumla pihak. Diantaranya bersumber dari dana aspirasi, anggaran Dinas Pekerjaan Umum, termasuk Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat,” kata Bayu, Senin (6/5/2024).

Bayu kemudian menjelaskan bahwa rencana peningkatan infrastruktur itu melibatkan sejumlah aspek, seperti peningkatan kualitas jalan dan gang di beberapa Rukun Tetangga (RT).

Setidaknya kata pria tersebut total panjang jalan yang di tingkatkan kualitasnya mencapai satu kilometer.

Lurah Baru itu merinci, proyek peningkatan jalan pada sejumlah RT di wilayah tersebut rata-rata mencapai 100 meter. Pekerjaannya meliputi pengerasan badan jalan, betonisasi, hingga pengaspalan.

Sementara total anggaran yang di alokasikan untuk menuntaskan seluruh peningkatan badan jalan tahun ini, mencapai Rp 1,5 miliar.

“Kami berharap dengan peningkatan jalan ini akan meningkatkan kenyaman konektivitas antar wilayah RT dan memudahkan aktivitas masyarakat,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Kukar) 

Sambut Peserta Latsitarda Nusantara, Bupati: Kegiatannya Tak Terlepas Dari Pengembangan Pertanian Kukar

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menyambut peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-XLI (44), dalam jamuan makan malam bersama di Halaman Kantor Bupati Kukar, Senin (6/5/24). Mereka juga dihibur dengan tarian selamat datang khas Dayak.

Peserta Latsitarda yang berjumlah 385 orang ini akan disebar di empat Kecamatan di Kukar yaitu Tenggarong, Tenggarong Seberang, Muara Kaman dan Loa Kulu. Adapun tema kegiatan ini yaitu “Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara Menuju Kaltim Maju dan Unggul”.

Edi mengucapkan Selamat Datang kepada seluruh peserta Latsitarda Nusantara ke-44 di Bumi Tuah Himba, Kukar.

“Kami merasa terhormat dan berbangga diri atas kepercayaan yang diberikan menjadi salah satu lokasi Latsitarda,” ujarnya.

Edi menyampaikan gambaran umum Kukar dengan Luas Wilayah 27.263,10 Km2, terdiri dari 20 Kecamatan, 193 Desa 44 Kelurahan, dengan jumlah penduduk 753.862 Jiwa.

Kukar sebagai miniatur Indonesia, beragam kultur, adat istiadat, dan tradisi berkembang di wilayah ini dengan Suku Kutai dan Dayak sebagai induk pemilik budaya asli daerahnya. Selanjutnya Edi mengatakan bahwa kegiatan para peserta Latsitarda tak terlepas dari ruang lingkup kegiatan Karya Bhakti TNI di Kukar, yakni berkaitan dengan pengembangan infrastruktur pertanian.

Diharapkan keberadaan Latsitarda ini bisa memberikan catatan khusus kepada Pemkab Kukar, untuk berkontribusi dalam pembangunan Kukar Idaman.

“Harapan saya kegiatan para taruna ini terukur dan terencana dengan baik, dan kami berikan support di lokasi yang menjadi titik lokasi Karya Bhakti TNI,” ujarnya.

Ia percaya bahwa para peserta Latsitarda adalah putera-puteri terbaik, tangguh dan cerdas, serta siap untuk membangun bangsa dan negara. Oleh karenanya, sikap disiplin, taat aturan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika perlu dikomitmeni selama melaksanakan pelatihan kurang lebih satu bulan lamanya.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga kembali ke kampus dan bisa bisa berhasil lulus dengan baik,” harapnya.

Selanjutnya kepada OPD dan Camat terkait agar mensupport kegiatan ini, sampaikan kepada Kades agar dapat berpartisipasi dengan baik. Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum Bulan Bhakti Gotong Royong, jadi bisa disesuaikan sehingga keberadaan Latsitarda bisa berjalan baik di Kukar.

Kepada Pangdam VI/Mulawarman, Kapolda Kaltim, Dandim 0906/Kukar, Polres Kukar, dan pihak-pihak terkait, Edi menyampaikan terima kasih atas kesediaan dan kepercayaannya dalam memilih Kukar sebagai salah satu tempat pelaksanaan Latsitarda Nusantara ke-44 ini.

Untuk diketahui Latsitarda dilaksanakan sebagai upaya memperkuat integrasi antara Taruna Akademi Militer (AKMIL) dan Akademi Kepolisian (AKPOL) Tingkat V menjelang akhir pendidikan, termasuk Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) , Praja IPDN, dan Kadet UNHAN. Tujuan utamanya adalah memperkuat dan memantapkan jiwa integrasi bersama rakyat, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat guna menyongsong tugas di masa yang akan datang. Khususnya kepada Taruna TNI/POLRI, sebagai alat utama pertahanan negara, tentunya harus terbiasa beradaptasi bersama masyarakat, terlibat aktif di tengah masyarakat, dan harus hadir bersama-sama masyarakat dalam mengentaskan problematika kemasyarakatan.

Hadir pada acara itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kukar, Sekretaris Daerah dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kukar. DPP Danyontar Wreda Akmil Letkol Kav M. Nashir, dan sejumlah Pamen Pendukung, para Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ormas dan Organisasi Kepemudaan. (kk04)

DPMD Kukar Lakukan Monitoring dan Penilaian Posyandu

May 7, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA –  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan monitoring dan pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar, Senin (6/5/2024)

Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa, Asmi Riyandi Elvandar mengatakan, kegiatan untuk memaksimalkan fungsi Posyandu. Selain melakukan monitoring dan pembinaan, DPMD juga melaksanakan penilaian Posyandu Balita Dahlia.

Dikatakan, penilaian dan pembinaan kader Posyandu perlu dilakukan untuk menekan angka kematian bayi dan anak balita serta menekan angka stunting. Langkah ini merupakan salah satu upaya menanggulangi hal tersebut, sehingga dilakukan monitoring kesehatan dan perkembangan balita melalui Posyandu.

Peran Posyandu ditengah masyarakat dinilai  sangat besar dan tak hanya sebatas balita dan bayi saja. Masih banyak program Posyandu lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, remaja maupun Posyandu Lansia.

“Posyandu merupakan garda terdepan di masyarakat. Selain itu Posyandu merupakan salah satu sumber daya yang akurat karena bersentuhan langsung dengan Masyarakat,” ujar Asmi Riyandi.

Diharapkan, dengan adanya penilaian ini bisa memacu dan memotivasi kepada kader-kader Posyandu  lainnya, untuk lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. Sehingga ke depannya keberadaan Posyandu benar-benar dirasakan Masyarakat.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Loa Kulu Siti Rahmah Ardiansyah, perwakilan TP PKK Kabupaten, perwakilan Dinkes dan Tim Gugus Tugas Kukar Idaman. (adv/diskominfo).

« Previous PageNext Page »

  • vb